# PIUTANG WESEL/ NOTES RECEIVABLE WESEL PROMES WESEL TIDAK BERBUNGA

## Presentasi berjudul: "PIUTANG WESEL/ NOTES RECEIVABLE WESEL PROMES WESEL TIDAK BERBUNGA"— Transcript presentasi:

PIUTANG WESEL/ NOTES RECEIVABLE WESEL PROMES WESEL TIDAK BERBUNGA
PERINTAH TAK BERSYARAT UNTUK MEMBAYAR SEJUMLAH TERTENTU PADA TANGGAL YANG TELAH DITETAPKAN WESEL JANJI TAK BERSYARAT UNTUK MEMBAYAR SEJUMLAH TERTENTU PADA TANGGAL YANG TELAH DITETAPKAN PROMES WESEL TIDAK BERBUNGA JENIS WESEL WESEL BERBUNGA

WESEL TIDAK BERBUNGA WESEL BERBUNGA
WESEL YANG NILAI AKHIRNYA SAMA DENGAN NILAI NOMINALNYA NILAI AKHIR WESEL MERUPAKAN NILAI WESEL PADA TANGGAL JATUH TEMPO WESEL YANG NILAI AKHIRNYA TIDAK SAMA DENGAN NILAI NOMINALNYA, DIMANA NILAI AKHIR WESEL BERBUNGA ADALAH : NILAI NOMINAL + BUNGA WESEL WESEL BERBUNGA

CARA MENGHITUNG BUNGA WESEL
1.HITUNG HARI BUNGA WESEL CARA MENGHITUNG BUNGA WESEL HARI BUNGA WESEL DIHITUNG : MULAI TANGGAL WESEL SAMPAI DENGAN TGL JATUH TEMPO SYARATNYA : TGL WESEL TIDAK DIHITUNG TGL JATUH TEMPO DIHITUNG SATU BULAN DIHITUNG BERDASAR KAN JUMLAH HARI SEBENARNYA 2.HITUNG BUNGA WESEL DENGAN PERHITUNGAN : M X L X P M X L X P 12 X 100 360 X 100

P = PERSENTASE BUNGA WESEL
M = NILAI NOMINAL WESEL L = HARI BUNGA WESEL P = PERSENTASE BUNGA WESEL WESEL DICATAT SEBESAR NILAI NOMINALNYA PENCATATAN WESEL JIKA TERJADI SELISIH ANTARA NILAI NOMINAL DENGAN NILAI AKHIR MAKA SELISIHNYA DICATAT PADA PERKIRAAN BUNGA WESEL CONTOH : PADA TGL 1 MARET 2002 TUAN A MENJUAL BARANG SEHARGA RP ; KEPADA TUAN B. ATAS PENJUALAN TERSEBUT TUAN A MENERIMA SEBUAH WESEL NOMINAL RP ; BERJANGKA WAKTU 2 BULAN DENGAN BUNGA 12% SETAHUN

PENCATATAN AKUNTANSI TUAN B TUAN A WAKTU TRANSAKSI
PEMBELIAN RP ; UTANG WESEL RP ; 01 MARET, PIUTANG WESEL RP ; PENJUALAN RP ; UTANG WESEL RP ; BIAYA BUNGA RP ; KAS RP ; 01 MEI KAS RP ; PIUTANG WESEL RP ; PENDPTAN BUNGA RP ;

MENDISKONTOKAN WESEL/ MENJUAL WESEL SEBELUM TGL JT
1.HITUNG HARI DISKONTO PERHITUNGANNYA : MULAI TGL DISKONTO SAMPAI DENGAN TGL JATUH TEMPO 2.HITUNG BESARNYA DISKONTO : BESARNYA DISKONTO DIDASARKAN PADA NILAI AKHIR. CONTOH : PADA TGL 26 MARET 02 TUAN A MENJUAL WESEL TERSEBUT KEPADA TUAN C DENGAN DISKONTO SEBESAR 10%

PERHITUNGANNYA : NILAI NOMINAL WESEL RP ; BUNGA WESEL RP ; NILAI AKHIR RP ; DISKONTO : X 36 X 10 = RP ; 360 X 100 KAS YANG DITERIMA RP ;

PENCATATAN : TUAN A TUAN B TUAN C WAKTU TRAN SAKSI
01/ PIUTANG W RP ; PENJ RP ; PEMBELIAN RP ; UTANG W RP ; PIUTANG W RP ; BIAYA BUNGA ; KAS ; 26/ KAS RP ; PITANG WDD RP ; PENDT BUNGA ; UTANG W ; B.BUNGA ; KAS ; KAS ; PIUTANG W ; PEND BUNGA ; 01/ PIUTANG WDD ; PIUTANG WESEL ;