Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Larutan Asam dan Basa Kelas XI Semester 2. Larutan Asam dan Basa Kelas XI Semester 2.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Larutan Asam dan Basa Kelas XI Semester 2. Larutan Asam dan Basa Kelas XI Semester 2."— Transcript presentasi:

1

2 Larutan Asam dan Basa Kelas XI Semester 2

3 SK / KD Standar Kompetensi (4)
Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya. SK / KD Standar Kompetensi (4) Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya. Kompetensi dasar (4.1) Mendeskripsikan teori-teori asam basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan.

4 Indikator Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Arrhenius; Bronsted dan Lowry dan menunjukkan pasangan asam dan basa konjugasinya; menurut Lewis. Mengidentifikasi sifat larutan asam dan basa dengan berbagai indikator.  Memperkirakan pH suatu larutan elektrolit yang tidak dikenal berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna berbagai indikator asam dan basa.

5 MATERI Teori asam basa ARRHENIUS
Kita sering menemukanrasa asam atau pahit dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari,misal buah-buahan dan air sabun.

6 Teori asam basa ARRHENIUS
Konsep asam dan basa sudah dikenal sejak abad 18-an. Untuk pertama kalinya, pada tahun 1884 seorang ilmuwan Swiss, Svante August Arrhenius, mengemukakan suatu teori tentang asam basa.

7 Teori asam basa ARRHENIUS
Arrhenius berpendapat bahwa dalam air, larutan asam dan basa akan mengalami penguraian menjadi ion-ionnya. Asam merupakan zat yang di dalam air dapat melepaskan ion hidrogen (H+). Sedangkan basa merupakan zat yang di dalam air dapat melepaskan ion hidroksida (OH–).

8

9 Teori asam basa ARRHENIUS
HA(aq) → H+ (aq) + A–(aq) Asam Ion hidrogen B(aq) + H2O(l) BH +(aq) + OH–(aq) Basa Ion hidroksida

10 Teori asam basa ARRHENIUS
Teori ini cukup rasional, akan tetapi setelah beberapa saat, para ahli kimia berpendapat bahwa ion H+ hampir tidak bisa berdiri sendiri dalam larutan. Hal ini dikarenakan ion H+ merupakan ion dengan jari-jari ion yang sangat kecil. Oleh karena itu, ion H+ terikat dalam suatu molekul air dan sebagai ion oksonium (H3O+).

11 Teori asam basa ARRHENIUS
Sehingga reaksi yang benar untuk senyawa asam di dalam air adalah sebagai berikut. HA(aq) + H2O(aq)→ H3O+(aq) + A–(aq) Asam Ion oksonium Akan tetapi, ion H3O+ lebih sering ditulis ion H+, sehingga penulisannya menjadi seperti berikut. HA(aq) H2O H+(aq) + A–(aq)

12 Johannes N. Bronsted adalahseorang ahli
Teori Asam Basa Bronsted-Lowry Johannes N. Bronsted adalahseorang ahli kimia dari Denmark.

13 Teori Asam Basa Bronsted-Lowry
Teori asam basa yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada senyawa asam basa dalam pelarut air dikemukakan oleh Johannes N. Bronsted dan Thomas M. Lowry yang bekerja secara terpisah pada tahun 1923. Keduanya menyatakan bahwa reaksi asam basa melibatkan transfer proton (H+).

14 Teori Asam Basa Bronsted-Lowry
Menurut Bronsted-Lowry, asam adalah senyawa yang dapat memberikan proton (H+) kepada basa (donor proton), basa adalah senyawa yang dapat menerima proton (H+) dari asam (akseptor proton).

15 Teori Asam Basa Bronsted-Lowry
Perhatikan reaksi berikut. CH3COOH(aq) + H2O(l) → CH3COO(aq) + H3O+(aq) Dari reaksi di atas terlihat bahwa CH3COOH memberi 1 proton (H+) kepada H2O, sehingga CH3COOH bersifat sebagai asam dan H2O bersifat sebagai basa.

16 Teori Asam Basa Bronsted-Lowry
Bronsted-Lowry menyatakan : jika suatu asam memberikan proton (H+), maka sisa asam tersebut berkemampuan untuk bertindak sebagai basa. Sisa asam tersebut dinyatakan sebagai basa konjugasi. Demikian pula untuk basa, jika suatu basa dapat menerima proton (H+), maka zat yang terbentuk berkemampuan sebagai asam disebut asam konjugasi.

17 Perhatikan reaksi di bawah ini.
Pasangan asam basa konyugasi HCOOH(aq) + H2O(l) → HCOO–(aq) H3O+(aq) Asam basa basa konyugasi asam konyugasi NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq) OH-(aq) Basa asam asam konyugasi basa konyugasi

18 Indikator asam basa dan pH
Harga pH suatu larutan dapat diketahui dengan menggunakan pH-meter atau suatu indikator. pH-meter merupakan suatu rangkaian elektronik yang dilengkapi suatu elektrode yang dirancang khusus untuk dicelupkan ke dalam larutan yang akan diukur.

19

20 LATIHAN Arrhenius mendefinisikan asam sebagai ....
a. dalam air melepas ion H+ b. dalam air melepas ion OH– c. donor proton d. akseptor proton e. donor pasangan elektron

21 Anda salah kembali lanjutkan

22 Anda BENAR lanjutkan

23 Dari beberapa larutan berikut
HCl, NH3, CH3COOH, HF, dan HNO3 yang termasuk larutan asam lemah adalah .... a. HCl dan NH3 b. CH3COOH dan HF c. HCl dan HNO3 d. HF dan HNO3 e. CH3COOH dan HNO3

24 Anda salah kembali lanjutkan

25 Anda BENAR lanjutkan

26 UJI KOMPETENSI

27 REFERENSI Irvan Permana, dkk. 2009, Memahami Kimia SMA/MA Klas 2, Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas. Budi Utami, dkk. 2009, Kimia Untuk SMA/MA Kelas XI IPA, Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas. Chrys Fajar Partana, dkk, 2009, Mari Belajar Kimia Untuk SMA-MA, Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas.

28 PENYUSUN Renny Poerwanti SMA Negeri 3 Bitung Editor Eko Nuryanto

29 Sekian Terima Kasih

30

31

32

33


Download ppt "Larutan Asam dan Basa Kelas XI Semester 2. Larutan Asam dan Basa Kelas XI Semester 2."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google