Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh: Ambar Wahyuningsih Roestam DIVISI KEDOKTERAN KERJA FKUI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh: Ambar Wahyuningsih Roestam DIVISI KEDOKTERAN KERJA FKUI."— Transcript presentasi:

1 Oleh: Ambar Wahyuningsih Roestam DIVISI KEDOKTERAN KERJA FKUI

2 PENGANTAR :  UU no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, pada Bab XII Kesehatan Kerja pasal 164 : upaya kesehatan kerja ditujukan untuk melindungi pekerja.  Puskesmas  tempat kerja yg mempunyai risiko kerja  Permasalahan : kepatuhan melaksanakan kewaspadaan standard kurang (18.6%); vaksinasi Hep B rendah (12.5%0, riwayat ketusuk benda tajam (84.2%)

3 KONSEP DASAR K3  Hazard, Risk dan Sistem K3  komponen dan hazard : - Pekerja  hazard tubuh pekerja (somatic hz) - Perilaku  hazard perilaku kesehatan (behav.hz) - Lingkungan kerja  environmental hazard - Pola kerja  ergonomic hazard - Pengorganisasian kerja  work org. Hazard -Budaya kerja  work culture hazard  psikosoial

4 Kesehatan Kerja : Suatu layanan untuk peningkatan dan pemeliharaan derajat kesehatan (fisik, mental, sosial ) Yng se tinggi tinginya bagi pekerja di semua jabatan, pencegahan penyimpangan kesehatan yang disebabkan oleh kondisi pekerja, perlindungan pekerja dari risiko kesehatan dan risiko akibat faktor yang kesehatan, penempatandan pemeliharaan pekerja dalam lingkungan kerja yaitu adaptasi pekerjaan dengan manusia serta manusia dengan jabatannya. ( ILO/WHO 1995) Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja : Kegiatan pengendalian Risiko kesehatan yang mencakup rekognisi hazard, penilaian risiko dan intervensi risiko.

5 SISTEM MANAJEMEN K3 Puskesmasadalah Unit pelaksana Tehnis Sistem manajemen K3 di Puskesmas merupakan bagian sistem manajemen Puskesmas meliputi : - Struktur organisasi - Perencanaan Sumber daya yang dibutuhkan - Tanggung jawab - Pelaksanaan prosedur/program - Pengkajian - Moniroring dan evaluasi -  dalam rangka pengendalian risiko, bertujuan terciptanya tempat kerja yang aman, sehat, efisien dan produktif.

6 1) melindungi kesehatan pekerja dari ancaman potential yang berasal dari tempat kerja 2)membantu pekerja untuk mencipta kan lingkungankerja yang sesuai dengan kapasitas phisik, mental &emosional, shg tercapai tingkat effisiensi tanpaadanya keadaan yang membahayakan kesehatan &keselamatannya 3)menjamin pelayanan kesehatan yangadequateserta rehabilitasi dr sakit dan cidera 4)mendorong pekerja untuk mempertahankan derajat kesehatan yang baik

7 TUJUAN SISTEM MANAJEMEN K3 DI PUSKESMAS  Menciptakan suatu sistem kesehatan dan keselamatan kerja di Puskesmas dengan melibatkan unsur manajemen, karyawan, kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

8 1. Berlandaskan perencanaan 2. Dilaksanakan melalui penggunaan waktu yang effektif 3. Melibatkan pengambilan keputusan 4. Fokus memenuhi kebutuhan askep klien 5. Terorganisir 6. Motivasi 7. Komunikasi yang effektif 8. Pengendalian

9 1. Perencanaan penerapan K3 di Dinkes/Puskesmas 2. Komitmen dan kebijakan K3 3. Pembentukan Tim K3 4. Perencanaan Program K3 5. Tahap Pelaksanaan K3 6. Tahap Monitoring dan Evaluasi

10 Manajemen Pelayanan Kesehatan kerjadapat dilakukan dengan cara : Perencanaan penerapan K3 di Dinkes/ Puskesmas  Komitmen dan kebijakan K3 Dinkes/Puskes  mas  Evaluasidan monitoring : -program -kinerja staff Pelaksanaan Program K3 di Dinkes/ Puskesmas Pembentukan Tim K3 Dinkes/ Puskesmas Perencanaan Program K3 Tingkat Dinkes/ Puskesmas

11 1. TAHAP PERENCANAAN  Pada tahap ini Puskesmas membuat perencanaan penerapan Sistem Manajemen K3 sebagai salah satu upaya pengendalian risiko kerja

12 2. KOMITMEN DAN KEBIJAKAN K3 PUSKESMAS  Komitmen Kepala Dinkes Kab/Kota/Kepala Puskesmas memberikan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja seluruh tenaga kesehatan maupun karyawan serta pekerja di wilayah kerja  Kebijakan tertulis  dana, sarana, sdm  Komitmen pelaksanaan K3 dilaksanakan jajaran Dinkes & seluruh pegawai Puskesmas  Penetapan program K3 dan pelaksanaan K3  Surat keputusan Kepala Dinkes /Puskesmas

13 3. PEMBENTUKAN TIM K3 Berbentuk Surat Keputusan Dinkes kab/kota atau Kepala Puskesmas, meliputi : - Susunan organisasi - Tim K3masuk dalam struktur organisasi - Terdiri dari Ketua, Sekretaris dan anggotanya adalah seluruh unit yang ada di Puskesmas - Menetapkan tugas pokok dan fungsi organisasi dan Tim K3

14 TUGAS DAN FUNGSITIM K3 Tugas : 1. Merumuskan kebijakan,peraturan,pe doman, petunjuk pelaksanaan, SOP dll 2. Mengembangkan, melaksanakan dan mengevaluasi program K3 3. Membuat rekomendasi Fungsi : a. Perumusan kebijakan, peraturan, pedoman, petunjuk pelaksanaan dan prosedur K3 b. Penyusunan Program K3 c. Pelaksanaan Program K3 d. Pengawasan dan Evaluasi Program K3 e. Pengumpulan dan pengolahan data K3

15 4. TAHAP PERENCANAAN PROGRAM K3  Dibuat oleh Kepala Puskesmas dan Tim K3  berupa perencanaan tahunan atau lima th  Perencanaan meliputi : -perencanaan identifikasi bahaya potensial -perencanaan penilaian risiko -perencanaan pengendalian risiko -menetapkan tujuan dan sasaran ( terukur, satuan/indikator pengukuran, jangka waktu pencapaian )

16 1.Perencanaan (P1)  Perencanaan tingkat Puskesmas Perencanaan Mikro (Micro Planning) 2.Penggerakan pelaksanaan (P2)  Lokakarya mini (Mini Workhop) 3.Pengawasan, Pengendalian dan Penilaian (P3)  Penilaian Kinerja (Performance Evaluation)

17 TUJUAN  Umum Terlaksananya upaya program K3 sesuai dengan fungsi dan asas penyelenggaraanyasecara efektif dan efisien.  Khusus 1.Tersusunnya Rencana Usulan Kegiatan (RUK) K3 untuk tahun berikutnya (Rencana Anggaran Satuan Kegiatan = RASK). 2.Tersusunnya Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) untuk kegiatan tahun berjalan (Dokumen Anggaran Satuan Kegiatan = DASK)

18 Instrumen Manajemen Puskesmas Micro Planning Mini Workshop Performance Evaluation

19 PERENCANAAN MELIPUTI : Ruang lingkup : 1. K3 di Puskesmas 2. K3 di perusahaan/industri kecil Sasaran langsung: 1.Staff /karyawan Puskesmas/Klinik/Lab di wilayah kerja 2.Taklangsung: karyawan /pekerja di wilayah kerja

20 Ruang lingkup perencanaan kegiatan : 1.Identifikasi Bahaya Potensial -phisik,kimia,ergonomi,biologi,psikososial -kecelakaan kerja  2. Penilaian Risiko  - menentukan besaran Risiko  Risiko = penilaian potensi bahaya x probabilitas  3. Pengendalian Risiko : sesuai hirarki pengendalian

21 Unsur Pengembangan Program Kes Kerja 1. Menentukan rumusan masalah kesehatan dan keselamatan kerja di perusahaan 2. Menentukan jalan keluar atau aktivitas untuk menanggulangi masalah  perencanaan program yang akan dikembangkan 3. Menentukan tujuan program 4. Menentukan sasaran dan area kerja 5. Merumuskan kegiatan yang akan dilaksanakan 6. Menentukan waktu pelaksanaan 7. Menentukan organisasi pelaksana 8. Merancang evaluasi program ( kapan dan tehnik) 9. Budgeting

22 MATRIKS PERENCANAAN PROGRAM KegiatanLokasiPenanggung jawab PelaksanaWaktuDanaKeterang

23 5. TAHAP PELAKSANAAN 1. Kepala Puskesmas memberikan informasi kebijakan K3 di Puskesmas 2. Memberikan pelatihan/peningkatan pengetahuan mengenai K3 kepada seluruh staff 3. Melakukan identifikasi bahaya potential dan penilaian risiko kerja 4. Melakukan tindakan pengendalian

24 IDENTIFIKASI BAHAYA POTENTIAL NoRuang/tempat Bahaya Potential FisikKimiaErgonomiBiologiPsiko sosial Kecelaka an Kerja 1Poli Umum 2Poli Gigi 3Kia 4Apotik 5Ruang admin Dll

25 PENGENDALIAN RISIKO : NoRuang/tempatBahaya potensialPengendalian Risiko 1Poli Klinik Umum (BP) Fisik : Kimia : Ergonomi Biologi Kecelakaan Kerja

26 PENGENDALIAN RISIKO ASPEK KESEHATAN : 1. Promotif, ( informasi bahaya potensial, penyuluhan APD, leaflet, SOP,PHBS,OR dll 2. Preventif( PI, immunisasi, penatalaksanaan limbah, cara kerja aman, deteksi dini/MCU) 3. Kuratif(penatalaksanaan tertusuk benda tajam, PAK/PAHK,rujukan dll) 4. Rehabilitatif ( penempatan kembali, pemantauan HBsAg)

27 1. identifikasi faktor risiko/penyebab Penyakit Akibat Kerja/peny. Akibat Hub. Kerja 2.membuat konfirmasi Penyakit Akibat Kerja 3.membantu menanggulangi permasalahan 4.melakukan tindak lanjut di tempat kerja 5.memberi rekomendasi preventif, kuratif, dan rehabilitatif 6.pencatatan dan pelaporan 7.penelitian epidemiologis

28 PELAYANAN KESEHATAN KERJA PERMENAKERTRANS NO. 03 /1982  TUGAS POKOK PELAYANAN KESEHATAN KERJA : 1.Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja 2.Penyesuaian pekerjaan thd tenaga kerja 3.Pembinaan & pengawasan Lingkungan Kerja 4.Pembinaan & pengawasan sanitair 5.Pembinaan & pengawasan perlengkapan kesehatan naker 6.Pencegahan thd penyakit umum & PAK 7.P3K 8.Pelatihan Petugas P3K 9.Perencanaan tempat kerja, APD, gizi, & penyelenggaraan makanan di tempat kerja 10.Rehabilitasi akibat Kecelakaan atau PAK 11.Pembinaan thd tenaga kerja yg punya kelainan. 12.Laporan berkala

29 Pelayanan kesehatan kerja informal 29 Indi- vidu Kelom- pok teror- ganisir Kelom- poktak teror- ganisir 1.Pelayanan kesehatan kerja perorangan terintegrasi dengan Poliklinik, KIA, Pusling, Konsultasi dll 2.Sasaran utama pekerja 1.Pendekatan perorangan 2.Pendekatan kelompok secara proaktif Pelayanan kesehatan Pelatihan Pembinaan 3. Sasaran pekerja dan tempat kerja 1.Pelayanan oleh Pos UKK (kontak pertama) 2.Rujukan oleh Puskesmas 3.Fasilitasi dan pembinaan oleh Puskesmas dan sektor lain 4. Sasaran pekerja dan tempat kerja

30 KEGIATAN PELAKSANAAN K3 MELIPUTI : 1. Penerapan K3 di Puskesmas 2. Pelatihan Petugas/karyawan di Puskesmas 3. Pelaksanaan Kesehatan Kerja bagi petugas Puskesmas : pemeriksaan kesehatan awal, berkala dan khusus 4. Penerapan ergonomi ( posisi kerja, proses kerja, lifting and handling dll) 5. Promosi Kesehatan 6. Survailance 7. Protap/SOP/ 8. Penyediaan sarana/prasarana

31 6. MONITORING DAN EVALUASI  Penilaian adalah suatu proses untuk menentukan nilai atau jumlah keberhasilan dari pelaksanaan suatu program dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan (APHA)  Dilaksanakan internal oleh Tim K3  Penilaian tersebut dilaksanakan dengan instrumen Penilaian Kinerja Program K3 sesuai rencana kegiatan  Evaluasi indikator Keberhasilan P3

32 INDIKATOR KEBERHASILAN 1. Kebijakan tertulis Program K3 di Puskesmas 2. SK Tim K3 Puskesmas 3. Tersedianya dokumen perencanaan program/kegiatan K3 Puskesmas 4. Dukungan sumber daya 5. Tingkat kepatuhan pelaksanaan ( % rencana) 6. Angka prevalensi NSI 7. Jumlah SOP, rambu, petunjuk K3 8. Pelayanan Kesehatan Kerja 9. Pengelolaan Limbah  pemilahan 10. dll

33 TUGAS KELOMPOK : Kembangkan : Rencana Program K3 di Puskesmas masing masingtim peserta  Ingat komponen perencanaan program

34


Download ppt "Oleh: Ambar Wahyuningsih Roestam DIVISI KEDOKTERAN KERJA FKUI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google