Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Metode penelitian sosial paradigma penelitan & memilih responden

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Metode penelitian sosial paradigma penelitan & memilih responden"— Transcript presentasi:

1 Metode penelitian sosial paradigma penelitan & memilih responden
Unita Werdi Rahajeng unita.lecture.ub.ac.id

2 Paradigma Penelitian Sosial
Setidaknya ada 2 paradigma penelitian sosial: Quantitative vs Qualitative Memiliki kekhasan masing-masing dan dapat saling melengkapi

3 Penelitian kuantitatif
Data merupakan angka. Jika informasi atau hal yang akan diteliti bukan dalam bentuk angka (misalnya sikap, kecerdasan) maka harus dapat dikuantifikasikan (diangkakan) Pada bidang psikologi  adanya operasionalisasi Tujuan utama adalah pembuktian teori  hyphothesis testing Fungsi untuk generalisasi pada populasi yang lebih luas Kritik bagi penelitian kuantitatif  kurang alamiah, menyederhanakan

4 4. Devise measure of concepts
1. Theory 2. Hypothesis 3. Research design 4. Devise measure of concepts 5. Select research site(s) 6. Select research subject/respondents 7. Administer research instrument/collect data 8. Process data 9. Analyse data 10. Findings/conclusions 11. Write up findings/conclusion

5 Penelitian kualitatif
Lebih mengutamakan kata-kata (naratif) daripada penggunaan angka Peran utama bukan pembuktian teori namun ingin membentuk teori Beberapa teknik dalam penelitian kualitatif: Etnografi, wawancara kualitatif, focus group design, discourse analysis, fenomenologi, studi kasus Kritik penelitian kualitatif  potensi subjektivitas tinggi, transparansi data rendah, generalisasi rendah

6

7 Kuantitatif & kualitatif
Persaman Kuantitatif & Kualitatif: Melakukan reduksi data Berusaha menjawab pertanyaan penelitian Mengkaitkan hasil analisa data dengan literature review Memperhatikan validitas serta reliabilitas

8 Memilih subjek atau responden penelitian
Baik penelitian kuantitatif dan kualitatif sangat memperhatikan bagaimana cara memilih responden atau subjek penelitian Hasil penelitian biasanya akan digeneralisasikan kepada suatu lingkup tertentu  POPULASI Misalnya: Penelitian tentang persepsi siswa SMA Indonesia mengenai Ujian Nasional  Populasi penelitian ini adalah Siswa SMA Apakah mungkin untuk mengambil data dari “seluruh siswa SMA se-Indonesia”??? Jika tidak mungkin maka data diambil dari sebagian siswa SMA dengan strategi khusus Sebagian siswa SMA yang diambil datanya  Sample Strategi untuk memilih sample  Teknik Sampling

9 Simple Random Sampling Stratified Random Sampling
Probability Sampling Simple Random Sampling Stratified Random Sampling Cluster Random Sampling Non Probability Sampling Convenience/Accidental Sampling Quota Sampling Purposive Sampling Snowball Sampling

10 PROBABILITY VS NON-PROBABILITY SAMPLING
Probability Sampling  kans yang jelas bagi subjek untuk dijadikan sample dalam penelitian atau tidak diambil menjadi sample Non-probability Sampling  pengambilan keputusan bagi suatu subjek untuk dijadikan sample lebih subjektif Dalam penelitian yang melibatkan manusia, probability sampling merupakan hal yang cukup sulit untuk diwujudkan

11

12 SIMPLE RANDOM SAMPLING
Semua bagian dari populasi memiliki kans yang sama besar untuk menjadi bagian dari sample Prinsip undian Mudah pada populasi yang homogen dan tidak terlalu besar Try This!!!

13 STRATIFIED RANDOM SAMPLING
Untuk suatu populasi yg terbagi atas beberapa strata atau subkelompok, dan dari masing-masing subkelompok diambil sampel-sampel terpisah Jika faktor – faktor spesifik yang membedakan subjek-subjek dalam populasi (social class, gender) adalah penting dan berhubungan dengan penelitian maka teknik ini penting untuk digunakan. Dengan teknik ini peneliti bisa tahu bahwa strata / layer dalam populasi telah diwakilkan secara adil/merata di dalam sampel

14 CLUSTER RANDOM SAMPLING
Kelompok lebih dipilih daripada individu Teknik ini sangat menghemat waktu Di dalam kelompok harus relatif homogen sehingga perbedaan – perbedaan di dalam kelompok itu sendiri tidak akan cukup kuat untuk menimbulkan bias

15 CONTOH APLIKASI PROBABILITY SAMPLING
Penelitian tentang academic self-efficacy Mahasiswa Semester 3 Psikologi UB. Ditetapkan samplenya adalah 25% dari populasi Simple Random Sampling Mengundi setiap mahasiswa yang terdaftar sebagai mahasiswa semester 5. Semua mahasiswa semester 5 punya kans yang sama untuk menjadi sample Stratified Random Sampling Diambil secara acak 25% mahasiswa dari masing-masing kelas sebagai sample Cluster Random Sampling Ada 4 kelas semester 5, diundi salah satu kelas untuk seluruh mahasiswanya dijadikan sample penelitian

16

17 CONVENIENCE/ACCIDENTAL SAMPLING
Cara yang paling praktis Subjek yang kebetulan ditemui peneliti dan memenuhi kriteria karakteristik populasi dapat dijadikan sample Banyak pada penelitian menggunakan

18 QUOTA SAMPLING Teknik menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu hingga dianggap dapat merefleksikan jumlah populasi Misal: Populasi sejumlah 1000, dengan proporsi 40% laki2 dan 60% perempuan. Sample diambil sebanyak 25% dari populasi (250 orang) sehingga idealnya sample melibatkan 100 laki-laki dan 150 perempuan. Peneliti mengambil data dari laki-laki dan 150 perempuan yang ditemui pertama kali.

19 PURPOSIVE SAMPLING Teknik pengambilan sample dengan ciri-ciri yang jelas Biasanya dilakukan pada kelompok yang sulit untuk diprediksi populasinya (hidden population), misal pada remaja yang telah melakukan hubungan seks pranikah

20 SNOWBALL SAMPLING Network/ Chain Referral/ Reputational Sampling
Teknik multi-stage Prinsip kerja seperti MLM Efektif untuk hidden population namun masing-masing anggota populasi memiliki keterikatan yang kuat, misal pada populasi pengguna narkoba, kelompok homoseksual

21 BERAPA JUMLAH SAMPLE PENELITIAN SAYA.....??
Pertimbangan efisiensi sumber daya akan membatasi besarnya sampel yang dapat diambil (Azwar, 2013) Semakin banyak sample semakin kuat memprediksi populasi Sample yang banyak adalah baik, namun lebih baik lagi jika merepresentasikan ciri-ciri dari populasi Sebaiknya menyiapkan untuk sample lebih banyak dari ukuran minimal (cadangan jika ada subjek yang tidak memenuhi syarat penelitian) Untuk penelitian kulitatif, khususnya studi kasus, jumlah sample yang minimal ditoleransi. Penelitian kuantitatif memiliki metode tersendiri dalam menentukan berapa jumlah minimal subjek/responden penelitian

22 Persiapan ujian tengah semester
Materi mulai pertemuan 1 s/d 7 Ujian tulis tertutup Soal MC dan Essay Diselenggarakan 26 September 2015 jam 08.00 Harap mengumpulkan tugas literature review


Download ppt "Metode penelitian sosial paradigma penelitan & memilih responden"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google