Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Jurusan Teknik Lingkungan ITS 2014

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Jurusan Teknik Lingkungan ITS 2014"— Transcript presentasi:

1 Jurusan Teknik Lingkungan ITS 2014
PENGOLAHAN AIRLIMBAH Jurusan Teknik Lingkungan ITS 2014 TL 4001 Rekayasa Lingkungan 2009 Program Studi Teknik Lingkungan ITB

2

3 KUALITAS AIR LIMBAH (DOMESTIK)
Umumnya seragam, Perbedaan pada konsumsi air, pola makan Parameter Senyawa organik : BOD5 dan COD Senyawa golongan Nitrogen : NH3, NO3, NO2, N-organik Padatan : TSS Bahan lain : Deterjen Mikrobiologi : Total coli

4 Kualitas Air Limbah (Domestik
Parameter Kunci: TSS, BOD5, Oil&Grease, pH Baku Mutu Effluen : Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 112 Tahun 2003 tentang Baku Mutu Effluen Air Limbah Domestik

5 Kualitas Air Limbah (Domestik

6 Karakteristik Air Limbah

7 Kualitas Air Limbah (Domestik)
PERHITUNGAN TIMBULAN DAN KONSENTRASI AIR LIMBAH Setiap orang Indonesia menghasilkan 40 gr BOD per hari Pemakaian air bersih 125 liter per orang perhari Timbulan Air Limbah (asumsi 60-80%) = 80% x 125 L/o.hari =100 L/o.hari

8 Kualitas Air Limbah (Domestik)
Konsentrasi Air Limbah = (40 gr BOD/o.hari)/(100 L/o.hari) = 0,4 gr/l = 400 mg/l = 400 ppm BOD Senyawa organik : BOD5 atau COD Rasio BOD/COD : indikasi seberapa sulit suatu air limbah dapat diolah secara biologi COD > BOD : makin sulit jenis limbah tersebut diolah dengan proses biologi

9 What is BOD?

10 Biochemical Oxygen Demand (BOD)
Mengukur tingkat (rate) penguraian materi organik (memerlukan oksigen) oleh mikroba Pengukuran dalam gelap Pada 20oC untuk 5 hari, didefinisikan sbg BOD5 Menggunakan botol BOD standar 300 mL

11 What is COD?

12 Chemical Oxygen Demand (COD)
Jumlah oksidan-oksidan yang bereaksi dalam sebuah contoh air. Jumlah oksigen yang dikonsumsi diekspreskan dalam oxygen equivalent: mg/L of O2 Dapat jadi parameter tingkat pencemaran limbah domestik dan industri

13 Kualitas Air Limbah (Industri)
Berbeda dengan air limbah domestik Bervariasi tergantung jenis industri dan proses Parameter Kimia : beragam Logam berat : industri elektroplating, industri metal, industri penyamakan kulit, industri batu batere dll. BOD/COD industri makanan-minuman : biodegradable Industri kimia/farmasi BOD/COD kecil

14 Kuantitas Air Limbah DOMESTIK
cukup seragam dengan pemakaian air bersih 80% pemakaian air bersih pola discharge mengikuti pemakaian air keb domestik INDUSTRI sulit diprediksi pola pemakaian air di industri oleh karena itu perlu survey lapangan Bila tidak ada proses basah maka tidak ada air limbahnya (industri) hanya dari kegiatan domestik

15 Fluktuasi Pemakaian Air

16 Perbedaan Limbah Cair Domestik dan Industri

17 Typical range of BOD and S. S
Typical range of BOD and S.S. loadfor industrial and municipal wastewater

18 Typical range of concentration valuesfor industrial and municipal wastewater

19 PENGOLAHAN AIR LIMBAH

20 Skema Pengolahan Air Limbah
Pre-treatment (Primary Treatment) Secondary Treatment Tertiary Treatment (Advance Treatment) Sludge Handling

21 SKEMA PENGOLAH LIMBAH

22 PENGOLAHAN AIR LIMBAH Pre-treatment (Primary Treatment)
Menghilangkan Suspended solid dan materi-materi kasar Secondary Treatment Menghilangkan kandungan organik terlarut Tertiary Treatment (Advance Treatment) Menghilangkan nutrien (N&P) atau bahan-bahan pencemar sepesifik yang tidak dapat dihilangkan pada pengolahan tingkat sebelumnya Sludge Handling Mengolah lumpur yang dihasilkan dalam proses sebelumnya sehingga siap dibuang ke lingkungan

23 Pengolahan Air Limbah(Unit Proses)
Pengolahan secara Fisika Pengolahan secara Kimia Pengolahan secara Biologi

24 Pengolahan Air Limbah(Unit Proses)
Pengolahan secara Fisika-Kimia Diaplikasikan untuk menghilangkan bahan tersuspensi, senyawa yang tidak biodegradable serta logam-logam Contoh: Koagulasi –Flokulasi Oksidasi Presipilatasi Filtrasi Teknologi Membran

25 Pengolahan Air Limbah(Unit Proses)
Pengolahan Secara Biologi Ditujukan untuk menghilangkan bahan-bahan organik terutama yang terlarut dalam air limbah Prinsip Menggunakan mikroorganisme (biokatalis) dalam reaksi perombakan (degradasi) bahan organik menjadi mineral (CO2dan H2O (aerob) atau CH4(anaerob) Mikroorganisme Biomassa diukur sebagai Mixed Liquor Volatile Suspended Solid(MLVSS)

26

27 Primary Treatment Solids Removal

28 Pre Treatment & Primary Treatment
Proses Fisika Bar Screen Grit Removal unit Flotation unit Comminution PRIMARY TREATMENT Straining Sedimentasi

29

30 Bar screen

31 Grit Removal

32 Comminution

33 Fat Flotation

34 Sedimentation

35 Secondary Treatment Removal of Soluble Organics

36 Secondary Treatment

37 Jenis Pengolahan Secara Biologi
BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN: PENGOLAHAN SECARA AEROB COD < 4000 mg/l (relatif rendah) Contoh: Kolam (Kolam Stabilisasi, aerated Lagoon) Trickling Filter Rotating Biological Contractor Activated Sludge Modifikasi Activated Sludge (Kontak Stabilisasi, Extended Aeration, Oxidation Ditch)

38 Jenis Pengolahan Secara Biologi
Pengolahan secara anaerob Contoh: Imhoff Tank Up flow Anaerobic Sludge Blanket (UASB)

39 Konsep Pengolahan Biologi
Organik + O CO2 + H2O + biomassa

40

41 Tangki Aerasi

42 Secondary Sedimentation

43 Tangki Aerasi dan ClarifierReaktor

44 ClarifierReaktor Dengan Menggunakan Feedback Biomassa (Lumpur Aktif)

45 Trickling Filter

46 RBC – Rotating Biological Contractor

47 Kombinasi Extended Aeration DENGAN Contact Stabilization
Total waktu untuk aerasi untuk Extended Aeration adalah 20 jam Total waktu untuk contact stabilization adalah 6-7 jam Sistem TSB mempunyai spare capacity 3 kali bila dioperasiikan sebagai contact stabilisasi

48 TANK ADVANCE TREATMENT
PROSES KIMIA PROSES BIOLOGI PROSES FISIKA

49 Sludge Handling

50

51

52

53 CONTOH PENGOLAHAN AIR MINUM NGAGEL III SURABAYA

54 GAMBAR KANAL I

55 GAMBAR KANAL I

56 KANAL PEMBAGI

57 AERASI PADA KANAL

58 KOAGULASI

59 SLOW MIXING (PENGADUK LAMBAT/FLOKULASI

60 SEDIMENTASI DAN KANAL III

61 POMPA KE FILTER

62 FILTER DAN RESERVOAR

63 KLORINASI DENGAN GAS KLOR

64 POMPA DISTRIBUSI

65 CONTOH PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI PIER PASURUAN

66 GAMBAR PINTU AIR INLET IPAL PT. PIER-PASURUAN

67 PENAMPUNG FLOATING SOLID
GAMBAR PENAMPUNG FLOATING SOLID PT. PIER-PASURUAN

68 Gambar Bar Screen PT. PIER-Pasuruan

69 GAMBAR GRIT CHAMBER PT. PIER-PASURUAN

70 Gambar Bangunan Pengendap I PT. PIER-Pasuruan

71 GAMBAR OXIDATION DITCH PT. PIER-PASURUAN

72 CLARIFIER/PENGENDAP II
GAMBAR CLARIFIER/PENGENDAP II PT. PIER-PASURUAN

73 GAMBAR KOLAM MONITORING PT. PIER-PASURUAN

74 Gambar Sludge Drying Bed PT. PIER-Pasuruan

75 GAMBAR POMPA LUMPUR PT. PIER-PASURUAN

76 GAMBAR FILTER PRESS LUMPUR PT. PIER-PASURUAN

77 UNIT SLUDGE THICKENING
GAMBAR UNIT SLUDGE THICKENING PT. PIER-PASURUAN

78 TERIMA KASIH


Download ppt "Jurusan Teknik Lingkungan ITS 2014"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google