Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Peran Lembaga Dalam Pengembangan Arkeologi di Masyarakat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Peran Lembaga Dalam Pengembangan Arkeologi di Masyarakat."— Transcript presentasi:

1 Peran Lembaga Dalam Pengembangan Arkeologi di Masyarakat

2 Berkembangnya arkeologi dan lembaga yang menanganinya di Indonesia sebenarnya dimulai lebih dari 200 tahun lalu. Peminat sejarah, seni, dan bahasa mengawali kajian maupun dokumentasi kepurbakalaan yang mereka lihat di Jawa.

3 Pada Awalnya…. Pada tahun 1778 didirikan Bataviaach Genootschap van Kunsten en Wetenschappen di Batavia (Jakarta) untuk menampung minat penelitian tentang kebudayaan dan ilmu pengetahuan di Hindia- Belanda

4 Sir Thomas Stamford Raffles ( ) Gubernur Jenderal Inggris Peminat Sejarah dan Arkeologi

5 Ilustrasi Candi Borobudur dan Brambanan dalam buku A History of Java karangan Sir Thomas Stamford Raffles

6 Franz Wilhelm Junghuhn ( ) Dokter, Penjelajah, Naturalis, dan Peminat Arkeologi Membuat gambar litografi tentang Jawa tahun 1850an an

7 Pendokumentasian kepurbakalaan di Jawa Candi Kalasan, BogemCandi Parikesit, Dieng

8 Kasjan Chepas : Juru Foto Indonesia Pertama Tahun ia mengabadikan relief cerita Karmawibhangga yang (hingga sekarang) tersembunyi di kaki candi Boobudur

9 ± tahun 1890

10 Jan Laurens Andries Brandes, ahli filologi Kepala Commissie in Nederlandsch-Indie voor Oudheidkundige Onderzoek op Java en Madoera Johan Hendrik Caspar Kern, ahli lingustik Kepala Commissie van Bijstand voor het Oudheidkundige Onderzoek op Java en Madoera. Tahun 1931 Pemerintah Hindia-Belanda mendirkan dua komisi yang menjai cukal-bakal Lembaga Purbakala (Oudheidekindige Dienst)

11 Ketua Pertama ( ) Nicolaas Johannes Krom: arkeologi dan filsafat Ketua Kedua ( ) F.D.K. Bosch: ahli sejarah dan arkeologi Para pendiri dan pengembang Lembaga Purbakala (Oudheidekindige Dienst – Dinas Purbakala) Ketua Ketiga ( ) Willem Frederik Stutterheim ahli sejarah dan arkeologi Ketua Keempat ( ) Raden Mas Ngabehi Poerbatjaraka ahli sastra Jawa Kuna Ketua Keenam ( ) Raden Soekmono ahli arkeologi Ketua Kelima ( ) August Johan Bernet Kempers ahli arkeologi

12 Pemugaran Candi Siwa – Kompleks Prambanan 1949

13 Hasil-hasil pelestarian dan penelitian menginspirasi masyarakat awam dan cendikiawan untuk menghasilkan karya-karya baru, walaupun tidak selalu berhubungan dengan dunia kepurbakalaan.

14 Java Instituut di Surakarta tahun 1919, dipimpin oleh Dr. Huesin Djajadiningrat yang kemudian membuka cabang di Yogyakarta. Atas inisiatif Ir. Maclaine Pont dan Bupati Mojokerti bernama Kromodjojo Adinegoro bererta teman-teman mereka, tahun 1924 didirikanlah Oudheidekinge Vereeniging Majapahit di Mojokerto. Atas izin Ouheidekundige Dienst didirikanlah….

15 Patih Gajah Mada sebagai tokoh Diangkat oleh Muhammad Yamin (1948), sebelum menjadi Menteri Sosial dan Kebudayaan ( )

16 Penalaran dan pentokohan dalam dunia baru….

17 Lara Croft mempopulerkan Angkor – Tomb Rider

18 “Indie” mempopulerkan Budaya Maya

19 Hendra Cipta mempopulerkam Mu Gandring

20 Rekonstruksi awam….

21 Membuat alat batu jaman paleolitik

22 Rekonstruksi menggunakan data arkeologi Mempertemukan hasil penelitian dengan imajinasi “common sense”

23 W ajah-wajah patih Mada

24 Gunawan Kartapranta

25 Piramid Gunung Padang karya Pon Pura atnika

26 M entertawakan diri sendiri - karena tidak bisa menerka masa depan

27 Ketika Mahluk Luar Angkasa Mengajarkan Kebudayaan Kepada Manusia Melepas nalar masuk ke imajinasi Dewa Aztec menunggang roket - Meksiko


Download ppt "Peran Lembaga Dalam Pengembangan Arkeologi di Masyarakat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google