Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

6/22/20141 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "6/22/20141 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian."— Transcript presentasi:

1 6/22/20141 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Kebijakan Pendayagunaan TIK dalam Pendidikan Pelatihan Pengembangan & Pemanfaatan Konten Jardiknas 2010

2 6/22/20142 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/20142 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Tujuan, Sasaran, Landasan, & Manfaat Pelatihan Tujuan:Meningkatkan kompetensi dan membangun komunitas guru pengembang konten Jardiknas yang siap berbagi kemahiran dan pengalamannya di bidang TIK dengan guru lainnya melalui fasilitasi Balai Tekkom/Dinas Pendidikan Provinsi. Sasaran:Guru SD, SMP, SMA, dan SMK yang dapat menggunakan TIK untuk pembelajaran. Landasan:Permendiknas No.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik & Kompetensi Guru. Manfaat:Guru-guru peserta pelatihan akan beroleh berbagai kecakapan dalam mendayagunakan TIK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

3 6/22/20143 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/20143 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Outline  Renstra Kemdiknas  Kebijakan TIK Pendidikan Nasional  Jardiknas 2010  Renstra Jardiknas

4 6/22/20144 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/20144 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional RENSTRA KEMDIKNAS Kebijakan Pendayagunaan TIK dalam Pendidikan

5 6/22/20145 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/20145 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Kondisi Teknologi dalam Kurun 5 Tahun Mendatang 1.kesenjangan literasi TIK antar wilayah, 2.kebutuhan akan penguasaan dan penerapan iptek, 3.terjadinya kesenjangan antara perkembangan teknologi dan penguasaan iptek di lembaga pendidikan, 4.semakin meningkatnya peranan TIK dalam berbagai aspek kehidupan, 5.semakin meningkatnya kebutuhan untuk melakukan berbagi pengetahuan dengan memanfaatkan TIK, 6.perkembangan internet yang menghilangkan batas wilayah dan waktu untuk melakukan komunikasi dan akses terhadap informasi, dan 7.perkembangan internet yang juga membawa dampak negatif terhadap nilai dan norma masyarakat.

6 Renstra Kemdiknas

7 6/22/20147 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/20147 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Kebijakan Strategis Kemdiknas  Penguatan dan Perluasan Pemanfaatan TIK merupakan salah satu kebijakan strategis Kemdiknas untuk mendukung “Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan Nasional untuk Membentuk Insan Indonesia Cerdas Komprehensif” (Visi Kemdiknas )

8 6/22/20148 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/20148 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Paradigma Baru  Pertama*: Wajib Belajar 9 Tahun menjadi Hak Belajar 9 Tahun  Kedua: kesetaraan dalam pelayanan pendidikan  Ketiga: pentingnya pendidikan yang komprehensif /seimbang  Keempat*: paradigma sekolah negeri adalah sekolah publik  Kelima**: perlunya efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan wajib belajar * memerlukan solusi e-Pembelajaran **memerlukan solusi e-Administrasi

9 6/22/20149 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/20149 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional KEBIJAKAN TIK DIKNAS Kebijakan Pendayagunaan TIK dalam Pendidikan

10 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional UU No.14/2005 tentang Guru dan Dosen  Pasal 8: Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.  Pasal 10 ayat (1): Kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.  Pasal 20 ayat (a): Dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berkewajiban: merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran;

11 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Permendiknas No.16/2007 ttg Standar Kualifikasi Akademik & Kompetensi Guru Standar Kompetensi Guru Kelas SD/MI, Guru Mata Pelajaran di SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK:  Kompetensi Pedagogik No.5: Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.  Kompetensi Profesional No.24: Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.

12 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Permendiknas No.38/2008 ttg Pengelolaan TIK di Lingkungan Depdiknas  Pasal 2 ayat (1): TIK Departemen meliputi Jardiknas dan LAN Departemen.  Pasal 2 ayat (2): Jardiknas merupakan jaringan TIK nasional yang digunakan oleh Departemen guna keperluan komunikasi data administrasi, konten pembelajaran, serta informasi dan kebijakan pendidikan.  Pasal 2 ayat (4): LAN Departemen adalah jaringan intranet yang menghubungkan titik pusat Jardiknas ke setiap simpul di gedung- gedung kantor pusat Departemen  Pasal 3 ayat (b): Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) sebagai penanggung jawab pengelolaan TIK Departemen.

13 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Inpres No.1/2010 ttg Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010  Program: Peningkatan kualitas pengelolaan dan layanan pendidikan.  Tindakan: Penerapan pembelajaran berbasis TIK di sekolah.  Keluaran: • 40% SMA menerapkan pembelajaran berbasis TIK. • 20% SMP menerapkan pembelajaran berbasis TIK.  Target Penyelesaian: Desember  Sasaran: Meningkatnya kualitas dan daya saing pendidikan.  Instansi Penanggung Jawab: Kemdiknas.

14 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional JARDIKNAS 2010 Kebijakan Pendayagunaan TIK dalam Pendidikan

15 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Pilar Strategis Kemdiknas 1.Pendidikan Agama serta Akhlak Mulia 2.Pengembangan dan Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kopetensi 3.Proses Pembelajaran yang Mendidik dan Dialogis 4.Evaluasi, Akreditasi, dan Sertifikasi Pendidikan yang Memberdayakan 5.Peningkatan Profesionalitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan 6.Menyediakan Sarana Belajar yang Mendidik 7.Pembiayaan Pendidikan sesuai dengan Prinsip Pemerataan dan Berkeadilan 8.Penyelenggaraan Pendidikan yang Terbuka dan Merata 9.Pelaksanaan Wajib Belajar 10.Pelaksanaan Otonomi Satuan Pendidikan 11.Pemberdayaan Peran Masyarakat 12.Pusat Pembudayaan dan Pembangunan Masyarakat 13.Pelaksanaan Pengawasan dan Sistem Pendidikan Nasional

16 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Hal Strategis tentang Jardiknas  Penerapan TIK sebagai kebijakan Nasional pada seluruh Kementerian Republik Indonesia.  e-Pendidikan sebagai salah satu dari 7 Flagship Dewan TIK Nasional (DeTIKNas).  Peningkatan Mutu Pendidikan melalui e-Pembelajaran.  Penerapan e-Administrasi di lingkungan Kemdiknas.  Kolaborasi antar perguruan tinggi dalam knowledge sharing dan riset/ilmu pengetahuan.

17 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Jardiknas kini: Infrastruktur KOMPONEN Target Perguruan Tinggi (Inherent)363 Sekolah (SchoolNet) Kantor Personal (TeacherNet)

18 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Jardiknas kini: Pemanfaatan Perguruan Tinggi (Inherent): •Kuliah Jarak Jauh (Distance Learning) •Diskusi & Konferensi via Video Conference •Digitalisasi Perpustakaan, Jurnal Ilmiah, Referensi, dsb •Media kerjasama Penelitian Ilmiah oleh kampus di dalam dan luar negeri Sekolah (SchoolNet): •Akses ke Buku Sekolah Elektronik (BSE) •Uji-Coba akademis di Bank Soal Jardiknas •Ada Bimbingan Belajar on-line. •Media updating data Padatiweb •Media updating Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Personal (TeacherNet): •Media update pengetahuan •Sarana berkomunikasi dengan guru lain di wilayah berbeda •Membangun komunitas guru dan berbagi pengalaman Zona Kantor: Pemutakhiran Data dan Administrasi Kependidikan: •Komunikasi dan Transaksi Data (SIMKEU, SIMPEG, SIM Perencanaan, DSS, Padatiweb dan SIM Lainnya) JARDIKNAS

19 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Jardiknas kini: Manfaat bagi Stakeholder orang tua •Mendampingi siswa dalam mencari bahan belajar •Memperoleh informasi sekolah •Mencari peraturan, informasi dan panduan pendidikan •Bimbingan belajar on-line •Sarana uji-coba / try-out ke Bank Soal •Akses ke buku2 standard BSE murid lembaga pendidikan •Mendapat data terbaru statistik pendidikan •Memudahkan perencanaan •Transparansi pendidikan guru •Mendapat bahan yang standar secara nasional •Meningkatkan kompetensi •Mendapat informasi pendidikan

20 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Jardiknas kini: Layanan Konten  Bank Soal  Bimbingan Belajar Online  Buku Sekolah Elektronik (BSE)  Dapodik  e-dukasi.net  EPSBED, e-Procurement  Portal Video  Si Cerdik  TVE Streaming

21 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Pranala Konten Jardiknas  Bimbingan Belajar Online:  Buku Sekolah Elektronik [BSE]:  Portal Video Pembelajaran:  Situs Cerdas dan Mendidik:  Televisi Edukasi [TVE]:  Edukasi.Net:  Bank Soal:  Karya Anda:  Materi Pokok:  Modul Online:  Pengetahuan Populer:  Uji Kompetensi:  Video On Demand:

22 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional RENSTRA JARDIKNAS Kebijakan Pendayagunaan TIK dalam Pendidikan

23 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Visi Jardiknas Menjadi tulang punggung utama layanan TIK pendidikan dalam upaya mencapai visi pendidikan nasional, yakni: Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan Nasional untuk Membentuk Insan Indonesia Cerdas Komprehensif

24 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Misi Jardiknas Misi Jardiknas, adalah menerapkan TIK untuk mendukung: 1.ketersediaan dan keterjangkauan akses layanan pendidikan. 2.terselenggaranya kesetaraan dalam pembelajaran. 3.percepatan capaian standar pendidikan nasional. 4.peningkatan mutu dan relevansi Pendidikan. 5.sistem informasi dan tata kelola layanan administrasi pendidikan.

25 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Strategi Jardiknas Untuk mendukung Visi dan Misi Jardiknas, maka strategi Jardiknas mengacu kepada 1.Mengembangkan akses layanan pendidikan berbasis TIK 2.Mengembangkan sistem pembelajaran berbasis TIK di sekolah- sekolah. 3.Mendukung peningkatan mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam pendayagunaan TIK untuk pembelajaran. 4.Mendukung kegiatan perkuliahan dan riset antar perguruan tinggi melalui pendayagunaan TIK. 5.Mendukung pengolahan, pemutakhiran dan komunikasi data kependidikan dari dinas-dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dan satuan-satuan kerja.

26 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Key Success Indicators Indikasi ketercapaian program harus ditentukan melalui mekanisme terukur, yakni Key Success Indicators, berikut:  Meningkatnya keterjangkauan akses dan ketersediaan layanan berkualitas  Meningkatnya kesetaraan dalam pembelajaran  Meningkatnya indeks komponen-komponen 8 standar pendidikan nasional: (1) Standar Kompetensi Lulusan, (2) Standar Isi, (3) Standar Proses, (4) Standar Sarana dan Prasarana, (5) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, (6) Standar Manajemen, (7) Standar Pembiayaan, dan (8) Standar Penilaian.  Meningkatnya mutu dan relevansi pendidikan  Meningkatnya tertib administrasi dan tata-kelola pendidikan

27 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Testimoni dari Zona Kantor  Sangat berharap Bandwidth Internet Jardiknas tetap, tidak dikurangi dan kalau bisa ditambah. Karena Dinas Pendidikan akan berupaya terus mengembangkan dari sisi jaringan dan konten [Dinas Pendidikan Kab. Bojonegoro, Jatim]  Dengan diberikannya bandwidth Jardiknas yg kami share ke sekolah-sekolah yang terjangkau, sangat membantu kelancaran PBM mata pelajaran, khususnya pelajaran IT [Dinas Pendidikan Kab. Dompu, NTB]  Semua sekolah yang telah bergabung telah dapat menikmati akses internet yang disediakan oleh Jardiknas, untuk kepentingan kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan guru [Dinas Pendidikan Kab. Gianyar, Bali]

28 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Testimoni dari Zona PT  Dengan adanya Jardiknas Zona Perguruan Tinggi (Inherent) kami dapat mengikuti berbagai perkuliahan yang diberikan oleh dosen- dosen senior dari berbagai perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri [Universitas Udayana, Bali]  Berbagai Jurnal Nasional maupun Internasional bisa kami download dengan mudah dan gratis (sudah dilanggan oleh Dikti) melalui Inherent [Unhas, Sulsel]

29 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Testimoni dari Zona Sekolah  Mohon diperpanjang batas waktu bantuan akses internetnya karena sangat bermanfaat sekali untuk proses pembelajaran di sekolah [SDN Sapuro 02 Kota Pekalongan]  Terimakasih kepada Depdiknas, karena dengan adanya schoolnet di sekolah kami, kami bisa lebih mudah mendapatkan informasi tentang kependidikan dan dapat dengan mudah berkomunikasi dengan institusi pendidikan di seluruh Indonesia [Kepala SMP Muhammadiyah Tersono, Kab. Batang, Jateng]  Melihat perkembangan pendidikan di Indonesia saat ini, perlahan lahan mulai bangkit. Kami sangat berharap Jardiknas tidak hanya memfasilitasi para siswa untuk berkembang, tetapi juga para pengajarnya [SMA 3 Tarakan, Kaltim]

30 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Target Jardiknas 2014  Tersedianya akses terhadap internet/intranet dan bahan-bahan pembelajaran di sekolah.  Tersedianya kesetaraan dalam pembelajaran pada 1500 sekolah (250 sekolah binaan dan 1250 sekolah imbas), dan 363 Perguruan Tinggi  Terdapat peningkatan indeks dalam standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan serta standar sarana dan prasarana pada 30% satuan pendidikan  Terdapat peningkatan mutu dan relevansi pendidikan pada 250 sekolah binaan  Terdapat peningkatan dalam tertib administrasi dan tata-kelola pendidikan pada 466 satker.

31 6/22/ Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional 22 April 2010 pustekkom.depdiknas.go.id


Download ppt "6/22/20141 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google