Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By Boynton, Johnson, and Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By Boynton, Johnson, and Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service."— Transcript presentasi:

1 By Boynton, Johnson, and Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

2 Saldo Kas  Saldo kas meliputi penerimaan ditangan yang belum disetor, kas di bank, pada rekening giro umum dan rekening tabungan, serta akun impres seperti kas kecil dan rekening di bank untuk gaji.  Ini merupakan kas yang diperlukan untuk melunasi kewajiban serta membayar gaji, dan kebanyakan entitas akan memindahkan kelebihan kas ke beberapa investasi yang menghasilkan Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

3 Relationships of Cash in the Bank and Transaction Cycles Cash in Bank Capital Stock – Common Paid-in Capital in Excess of Par – Common Redemption of stock Redemption of stock Issue of stock Issue of stock Dividends Payable Payment of dividends Capital Acquisition and Repayment Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

4 Relationships of Cash in the Bank and Transaction Cycles Acquisition and Payment Cycle: Cash in Bank Accounts Payable Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

5 Relationships of Cash in the Bank and Transaction Cycles Sales and Collection Cycle: Cash in Bank Accounts Receivable Gross Sales Cash sales Cash receipts Cash Discounts Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

6 Relationships of Cash in the Bank and Transaction Cycles Payroll and Personnel Cycle: Cash in Bank Accrued Wages, Salaries, Bonuses, and Commissions Withheld Income Taxes and Other Deductions Payment Accrued Payroll Tax Expense Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

7 Relationships of Cash in the Bank and Transaction Cycles Payroll and Personnel Cycle: Cash in Bank Accrued Wages, Salaries, Bonuses, and Commissions Withheld Income Taxes and Other Deductions Payment Accrued Payroll Tax Expense Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

8 Jenis-Jenis Akun Kas  Akun kas umum  Akun imprest  Akun bank cabang  Dana kas kecil imprest  Ekuivalen Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

9 Akun Kas Umum Merupakan kas yang penting bagi sebagian besar organisasi karena hampir semua penerimaan dan pengeluaran kas mengalir melalui akun Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

10 Akun Imprest  Banyak perusahaan membuat akun penggajian imprest yang terpisah untuk memperbaiki pengendalian internal terhadap pengeluaran penggajian.  Satu-satunya setoran ke akun itu adalah untuk penggajian mingguan, dan setengah bulanan, dan satu-satunya pengeluaran adalah pembayaran cek kepada Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

11 Akun Bank Cabang  Berguna untuk membangun hubungan perbankan di komunitas lokal dan memungkinkan sentralisasi operasi pada tingkat cabang.  Di beberapa perusahaan, setoran dan pengeluaran untuk setiap cabang di lakukan di rekening bank terpisah, dan kelebihan kas akan ditransfer secara elektronik dan secara periodik ke rekening umum kantor Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

12 Dana Kas Kecil Imprest  Bukan merupakan rekening bank, tetapi hampir serupa dengan kas di bank dalam hal pencantumannya.  Akun kas kecil: akun sederhana seperti memisahkan sejumlah kas dalam kotak terkunci untuk beban yang tak tertuga.  Dana tersebut digunakan untuk akuisisi kas bernilai kecil yang dapat dibayar secara lebih mudah dan lebih cepat dengan kas ketimbang cek, atau untuk memudahkan karyawan dalam mencairkan cek pribadi atau cek Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

13 Ekuivalen Kas  Perusahaan menginvestasikan kelebihan kas yang diakumulasikan selama bagian tertentu dari siklus operasi, yang akan diperlukan lebih cepat dalam bentuk ekuivalen kas yang bersifat jangka pendek dan sangat likuid.  Ekuivalen kas, yang sangat material dicantumkan dalam laporan keuangan sebagai bagian dari akun kas hanya jika ekuivalen kas tersebut merupakan investasi jangka pendek yang siap di konversikan menjadi sejumlah kas tertentu, dan terdapat risiko perubahan nilai yang tidak signifikan akibat perubahan tingkat Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

14 Hubungan Saldo Kas Dengan Siklus Transaksi  Lima siklus transaksi berkaitan dengan saldo kas umum:  Siklus pendapatan,  Siklus pengeluaran,  Siklus pembiayaan,  Siklus investasi, dan  Siklus jasa Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

15 Siklus Pendapatan  Siklus ini akan menaikkan jumlah kas yang dimiliki.  Penjualan tunai ini me(+) kas  Penerimaan Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

16 Siklus pembiayaan  Siklus ini akan dapat menaikkan dan menurunkan kas.  Menerbitkan obligasi,  Menerbitkan saham ini akan menambah kas  Menarik obligasi  Menarik saham  Membeli treasury stock ini akan mengurani kas  Membayar bunga dan Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

17 Siklus Investasi  Siklus ini juga kan dapat menambah kas dan menguarangi kas  Membeli sekuritas ini me(-) kas  Membeli aktiva tetap  Menjual sekuritas ini me (+) kas  Penerimaan bunga dan Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

18 Siklus Pengeluaran  Siklus ini akan mengurangi jumlah kas yang ada di perusahaan  Pembelian kredit  Pembayaran Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

19 Siklus Jas Personalia  Siklus ini akan menyebabkan pengurangan jumlah kas di perusahaan  Membayar karyawan  Membayar otorisasi Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

20  Bagi banyak entitas, volume transaksi siklus pendapatan dan pengeluaran dapat berjumlah besar, demikian juga dengan siklus personalia  Volume serta ukuran masing-masing transaksi kas dalam siklus pembiayaan dan investasi sangat bervariasi dari satu entitas ke yang lainnya dapat sangat berbeda dari tahun ke tahun untuk satu Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

21 Tujuan Audit  Pertimbangan pengendalian internal berkenaan dengan berbagai kelompok transaksi yang mempengaruhi kas,  Tujuan audit atas kelompok transaksi yang bertalian dengan Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

22 Pertimbangan Perencanaan Audit  Materialitas  Risiko Inheren  Risiko Prosedur Analitis  Risiko Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

23 Materialitas  Bagi entitas, aktiva lancara/total aktiva dalam saldo kas akan disajikan sangat kecil dan sering tidak material.  Volume transaksi yang mempengaruhi kas biasanya lebih besar daripada akun lainnya dalam laporan Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

24 Risiko Inheren  Volume transaksi yang tinggi dapat menimbulkan resiko inheren yang signifikan untuk asersi saldo kas tertentu, terutama keberadaan dan keterjadian serta kelengkapan.  Asersi hak dan kewajiban, penilaian atau alokasi, dan penyajian serta pengungkapan untuk kas bersifat Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

25 Risiko Prosedur Analitis  Saldo kas dipengaruhi secara signifikan oleh keputusan dan strategi operasi, investasi, serta pembiayaan manajemen.  Prosedur analitis yang efektif mencakup pembandingan saldo kas dengan peramalan atau anggaran, atau dengan kebijakan perusahaan mengenai saldo kas minimum dan investasi atas kelebihan Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service

26 Risiko Pengendalian  Unsur-unsur pengendalian internal dalam lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, prosedur pengendalian, serta pemantauan, termasuk pembahasan tentang dokumen dan catatan penting serta fungsi dan pengendalian yang Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service


Download ppt "By Boynton, Johnson, and Arenz et al. e/12, auditing and Assurance service."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google