Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pembuatan Interaksi di dalam Movie Flash (1) R0312 – Grafik Komputer.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pembuatan Interaksi di dalam Movie Flash (1) R0312 – Grafik Komputer."— Transcript presentasi:

1 Pembuatan Interaksi di dalam Movie Flash (1) R0312 – Grafik Komputer

2 Penggunaan Action Go To  Di dalam suatu animasi sederhana, program Macromedia Flash akan memainkan Scene dan frame secara berurutan  Di dalam suatu interaktif movie, audien harus menggunakan keyboard atau mouse untuk melompat ke bagian tertentu di dalam movie, menggeser objek, maupun aksi lainnya  Pembuatan interaksi di dalam movie dilakukan dengan menggunakan ActionScript  Action Go to digunakan untuk melompat ke Scene atau frame tertentu, dan juga untuk memainkan atau menghentikan suat movie

3 Melompat ke Frame Tertentu  Berikut dipraktekan penggunaan action Go to untuk melompat ke frame tertentu, (untuk hasil jadi klik link berikut) (untuk hasil jadi klik link berikut) – Buatlah movie baru dengan memilih menu File > New – Pada Layer 1 dan frame 1, buatlah objek seperti gambar berikut

4 Melompat ke Frame Tertentu (lanjutan) – Buatlah tombol Button sesuai keinginan, kemudian sisipkan ke dalam Stage (pada layer 1 dan frame 1) – Pada panel Timeline, tambahkan layer baru dengan mengklik tombol New Layer. Kemudian klik kanan frame 10 dan pilih perintah Insert Keyframe

5 Melompat ke Frame Tertentu (lanjutan) – Pada Layer 2 (layer baru) dan frame 10, buatlah objek dan tombol baru

6 Melompat ke Frame Tertentu (lanjutan)  Frame dapat diberi nama untuk identifikasi frame. Sebagai contoh jika pada suatu tombol diterapkan action Go to, parameter tujuan frame bisa menggunakan nama frame – Pada panel Timeline, klik frame 10 pada Layer2 untuk menseleksinya – Pada Property Inspector ketikan nama identifikasi frame pada kotak frame. Sebagai contoh ketikkan nama Tujuan – Dengan pemberian nama, maka pada panel Timeline frame tersebut akan ditampilkan dengan tanda bendera

7 Melompat ke Frame Tertentu (lanjutan)

8  Langkah selanjutnya adalah memberikan action go to pada masing-masing tombol (Go dan Back) – Posisikan playhead pada frame 1, kemudian gunakan tool Arrow dan klik tombol Go untuk memilihnya – Tampilkan panel Action, pada bagian Script editor ketikkan: on (release) { gotoAndStop ("Tujuan"); } – Langkah selanjutnya, posisikan playhead pada frame 10 kemudian klik tombol Back untuk memilihnya

9 Melompat ke Frame Tertentu (lanjutan)  Pada Timeline, tambahkan layer baru dengan mengklik tombol New Layer, kemudian berikan nama Action  Pada layer Action klik frame 1 untuk menyorotnya, kemudian beriakan action stop sehingga movie akan berhenti pada saat pertama kali dimainkan  Lakukan test movie dengan memilih menu Control > Test Movie  Pada saat dimainkan movie akan berhenti di frame 1. Jika tombol GO diklik, movie akan melompat dan berhenti ke frame Tujuan (frame10). Jika tombol BACK diklik, movie akan melompat dan berhenti ke frame 1

10 Melompat ke Scene Tertentu  Scene digunakan untuk memudahkan pembuatan dan pengelolaan movie Flash  Di dalam suatu movie Flash yang komplek, scene dapat digunakan untuk membagi movie Flash dalam beberapa segmen

11  Berikut dipraktekan pemberian action untuk melompat ke scene tertentu (untuk hasil jadi klik link berikut) (untuk hasil jadi klik link berikut) – Buat file baru dengan memilih menu File > New – Buat tampilan awal movie yang terdiri atas teks dan tombol Melompat ke Scene Tertentu (lanjutan)

12 – Buat Scene baru dengan memilih menu Insert > Scene, sehingga secara otomatis tampilan akan masuk ke Scene 2 – Buat tampilan yang terdiri atas teks dan tombol seperti gambar berikut

13 Melompat ke Scene Tertentu (lanjutan)  Scene baru secara otomatis akan mempunyai nama berdasarkan urutan nomor scene sebelumnya. Untuk memudahkan pengeditan movie Flash, nama scene tersebut dapat diganti – Untuk mengganti nama scene, pilih menu Window > Design Panels > Scene, maka akan tampil panel Scene – Klik ganda nama Scene 2 sehingga menjadi keadaan siap edit – Ketikan nama baru untuk mengganti nama Scene 2, misalnya Tujuan

14 Melompat ke Scene Tertentu (lanjutan) – Untuk menampilkan Scene 1 dapat dilakukan dengan cara:  Pada panel Scene, klik nama Scene 1 untuk menyorotnya  Klik tombol Edit Scene yang berada di bagian kanan atas jendela movie, kemudian pilih Scene 1

15 Melompat ke Scene Tertentu (lanjutan) – Setelah tampilan movie berada pada Scene 1, gunakan tool Arrow kemudian klik objek tombol GO untuk memilihnya – Pada panel Action, di bagian Script editor, masukkan: on (release) { gotoAndStop("Tujuan", 1); }

16 Melompat ke Scene Tertentu (lanjutan) – Pada Scene Tujuan, klik tombol BACK untuk memilihnya, kemudian berikan action Go to dengan memasukan paramater sebagai berikut ke dalam Script editor, on (release) { gotoAndStop("Scene 1", 1); } – Sebelum animasi dimainkan, pada Scene 1 tambahkan layer baru kemudian berikan action Stop pada frame 1 (layer baru) – Lakukan test movie dengan memilih menu Control > Test Movie

17 Penggunaan Action Play dan Stop  Action Play dan Stop digunakan untuk memainkan dan menghentikan movie  Berikut dipraktekan penggunaan action tersebut (untuk hasil jadi klik link berikut) (untuk hasil jadi klik link berikut) – Buat movie baru dengan memilih menu File > New – Buat animasi pergeseran objek dari frame 1 sampai 20

18 Penggunaan Action Play dan Stop (lanjutan) – Buatlah tiga objek tombol yang berbentuk segitiga, persegiempat, dan dua persegiempat. Masing-masing untuk tombol play, stop, dan pause. Setelah itu buatlah layer baru untuk menempatkan ketiga tombol tersebut seperti gambar berikut

19 Penggunaan Action Play dan Stop (lanjutan)  Langkah selanjutnya adalah memberikan action untuk tombol segitiga (play) – Gunakan tool Arrow dan klik objek segitiga untuk memilihnya – Pada panel Actions, pada bagian Script editor masukkan on (release) { play(); }

20 Penggunaan Action Play dan Stop (lanjutan)  Memberikan tombol action untuk dua persegiempat (pause) – Gunakan tool Arrow untuk memilih tombol dua persegiempat (pause) – Pada panel Action, pada bagian Script editor masukkan on (release) { stop(); }

21 Penggunaan Action Play dan Stop (lanjutan)  Memberikan tombol action untuk tombol stop – Gunakan tombol Arrow dan klik objek tombol stop – Pada panel Action masukkan on (release) { stop(); } – Buatlah layer baru dan beri nama layer tersebut Action. Kemudian berikan action Stop pada frame 1 – Lakukkan test movie dengan memilih menu Control > Test Movie

22 Membuat Loop Movie  Pada praktek sebelumnya, animasi hanya dimainkan satu kali, yaitu setelah mencapai frame terakhir (frame 20) animasi akan berhenti di frame 1. Hal ini dikarenakan frame 1 telah diberikan Stop. Agar animasi dimainkan secara berulang-ulang (loop) : – Pada layer Action, klik kanan frame 20 kemudian pilih Insert Keyframe – Pastikan frame 20 pada layer Action dalam keadaan tersorot, kemudian pada panel Action masukkan: gotoAndPlay(2); – Lakkukan test movie dengan memilih Control > Test Movie

23 Penggunaan Action Get URL  Action Get URL digunakan untuk membuka jendela URL tertentu. Sebagai contoh, suatu tombol diberikan action Get URL dengan alamat URL maka setiap kali tombol tersebut diklik, akan terbuak jendela browser alamat tersebut  Untuk memberikan action Get URL pada tombol: – Dengan menggunakan tool Arrow klik tombol yang akan diterapkan action-nya – Pada panel Action, masukkan: On (release) { getURL (“alamat link”) }  Action get URL dapat juga digunakan untuk membuat link ke alamat . Adapun caranya adalah dengan mengtikkan script pada kotak Link yang terdapat di dalam jendela Property Inspector


Download ppt "Pembuatan Interaksi di dalam Movie Flash (1) R0312 – Grafik Komputer."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google