Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By: Runtut Prih Utami.  Keterbelakangan dalam publikasi (kuan-kualitatif)  Kerisauan etika - pelanggaran kode etik tulisan maupun penulis  Budaya membaca.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By: Runtut Prih Utami.  Keterbelakangan dalam publikasi (kuan-kualitatif)  Kerisauan etika - pelanggaran kode etik tulisan maupun penulis  Budaya membaca."— Transcript presentasi:

1 By: Runtut Prih Utami

2  Keterbelakangan dalam publikasi (kuan-kualitatif)  Kerisauan etika - pelanggaran kode etik tulisan maupun penulis  Budaya membaca menulis rendah  Budaya mendengar dan melihat masih dominan

3 Angka kredit ProfesionalismeProfesionalisme Yang lain

4 Kendala-kendala penulisan ilmiah  I don’t have time for writing  I can’t write in my office  I’m not ambitious  My teaching comes first  I review papers regularly, but I don’t write myself.  I don’t want to play the publications game  I’m too tired when I get home to do any writing  I resent giving up so much of my personal time  I do a lot of writing, just not for publication  I haven’t done any research

5  Kebiasaan guru menulis karya ilmiah dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas dan guru mempunyai pandangan yang luas tentang proses pembelajaran tersebut, sehingga guru akan selalu berinovasif dan kreatif dalam melaksanakan kewajibannya di kelas.

6 Apa Itu Makalah Ilmiah? Laporan hasil riset yang ditulis dan dipublikasi oleh satu atau beberapa orang: Isi harus orisinal Penemuan yang benar-benar baru Penyempurnaan penemuan yang sudah ada Tidak hanya koleksi data, tetapi juga menuntut analisis intelektual Dalam jurnal ilmiah Dokumen ilmiah lain yang tersedia dalam komunitas ilmiah

7 Makalah Ilmiah Yang Baik 1) Bahasa yang baik 2) Singkat dan jelas 3) Banyak informasi & sedikit kata-kata Physical Review Letters (4 hal.) Applied Physics Letters (3 hal.) Letters to Nature (3 hal.) Physical Review Letters (4 hal.) Applied Physics Letters (3 hal.) Letters to Nature (3 hal.)

8  Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh penulis pemula adalah mencoba membuat artikel ilmiah terlebuh dahulu, baru mencari Jurnal yang cocok untuk memuatnya. Dan hasilnya tidak ada Jurnal yang bersedia memuatnya.

9  Ini disebabkan karena sewaktu menulis, belum ada rujukan kriteria penulisan yang dipergunakan sesuai dengan yang dikehendaki oleh masing-masing jurnal baik dari segi bidang keahliannya, substansi isi, tata tulis, maupun persyaratannya. (Nurhadi, 2012)

10  memahami berbagai bentuk publikasi ilmiah sebagai media untuk memasarkan karya ilmiah ke masyarakat ilmiah yang ditujunya, serta ciri khas artikel ilmiah yang dimuatnya.

11  Setidak-tidaknya ada empat jenis media publikasi ilmiah, yaitu: buku, proceeding, majalah ilmiah, dan jurnal ilmiah.

12  Buku biasanya memuat karya ilmiah seseorang, beberapa orang dalam bentuk pengarang bersama, atau kumpulan artikel ilmiah kontribusi banyak orang yang kemudian disusun secara sistematis dan diterbitkan.

13  Prosiding (proceeding), atau juga disebut risalah seminar, adalah publikasi karya ilmiah yang diterbitkan sebagai hasil seminar atau symposium, berisi kumpulan artikel ilmiah yang ditulis atas permintaan Panitia/Tim Editor beserta pembahasannya, dan artikel ilmiah sebagai kontributor peserta lainnya yang diterima panitia setelah melalui proses seleksi.

14  Majalah ilmiah biasanya untuk mempublikasikan artikel ilmiah yang berupa gagasan baru dari hasil studi literer, analisis permasalahan yang berkembang di lapangan, dan pemikiran baru hasil meta analisis terhadap berbagai pemikian dan hasil penelitian yang ada.

15

16  mencari judul jurnal/majalah ilmiah yang sesuai.

17  menelaah jenis artikel ilmiah yang dimuat

18  UNTUK SUATU BIDANG ILMU TERTENTU TERDAPAT BANYAK (ATAU BAHKAN SANGAT BANYAK) JURNAL ILMIAH YANG BERTARAF INTERNASIONAL  PERLU MEMILIH JURNAL ILMIAH MANA YANG PALING COCOK DENGAN TOPIK YANG AKAN KITA TULIS

19  CARA YANG PALING SEDERHANA ADALAH ◦ PERGILAH KE PERPUSTAKAAN ATAU DENGAN MENGGUNAKAN INTERNET UNTUK MENCARI JURNAL ILMIAH INTERNASIONAL YANG SESUAI DENGAN BIDANG KEILMUAN ANDA ◦ BACALAH KETERANGAN TENTANG CAKUPAN BIDANG ILMU YANG SESUAI DENGAN JURNAL TERSEBUT

20 KALAU TIDAK MENEMUKAN JURNAL YANG SESUAI COBALAH BERKONSULTASI DENGAN KOLEGA ANDA UNTUK MEMBICARAKAN KE JURNAL MANA ARTIKEL TERSEBUT PALING TEPAT DIKIRIM

21 (i) artikel asli atau disebut dengan original papers atau regular papers, (ii) artikel tinjauan atau review papers, (iii) catatan penelitian atau research note, dan (iv) surat pembaca atau letter to the editor.

22  menelaah persyaratan dan panduan dalam menulis artikel yang bisa dimuat.

23  Idealnya, jurnal yang dipilih adalah yang sudah terkareditasi karena penghargaan kredit point bagi artikel yang dimuatnya cukup besar.  Namun demikian, bagi penulis pemula dapat dimulai terlebih dahulu dengan jurnal yang belum terakreditasi atau jurnal yang diterbitkan di perguruan tingginya sendiri.

24

25 Bagian-bagian Makalah Ilmiah Title Authors Affiliation Abstract Introduction Materials and Method Results Discussion Conclusion References

26 Title 1)Abstraksi tertinggi 2) Sedikit kata-kata tetapi menjelaskan isi makalah 3) Tidak bermakna ganda Bagian makalah yang paling banyak dibaca!! Judul = “Nama” suatu makalah. Ditulis paling akhir

27  Bertanggung jawab pada isi artikel  Setiap hasil penelitian yang akan dipublikasikan harus disetujui oleh semua orang yang terlibat dalam pelaksanaannya  Misal: pembimbing harus mengetahui hasil penelitian yang akan dipublikasikan, jika lulusan program studi akan mempublikasikan  Urutan nama penulis dibicarakan dalam tim

28 Abstract Ringkasan makalah yang memungkinkan pembaca 1)Menyimpulkan apa tujuan dari penelitian 2) Bagaimana metode/pelaksanaan penelitian 3) Apa hasil-hasil yang diperoleh 4) Apa signifikansi/nilai manfaat/impact dari penelitian Bagian makalah yang paling banyak dibaca setelah judul

29 Apa yang dilakukan (wajib) Apa yang dihasilkan (wajib) Apa manfaat/signifikansi/ impact (kadang-kadang) Abstract Pendahuluan (kadang-kadang)

30 Ulasan singkat yang menjelaskan seluruh isi tulisan: latar belakang, pendekatan/metode, hasil, simpulan penting  Dapat dibaca mandiri  Satu paragraf, umumnya maksimum 200 kata  Tidak ada singkatan, kutipan, tabel, gambar, merk dagang  Dalam bahasa Indonesia dan Inggris

31 Kata atau istilah yang dibahas  Untuk mempermudah penelusuran artikel  Mempunyai makna yang khas dan jelas  3-5 kata/istilah yang dibahas di dalam artikel  Ada di dalam judul atau bahasan  Sebaiknya mengacu pada tesaurus (kumpulan istilah dalam satu bidang tertentu)

32 P A H

33 A H I

34 A H

35 Ditulis terakhir kali, setelah seluruh tubuh makalah selesai ditulis. Tujuan abstrak: Menyediakan informasi kepada pembaca untuk mengambil keputusan apakah dia perlu membaca atau tidak keseluruhan isi makalah

36 Introduction 1)Undangan pada pembaca untuk menginvestasikan waktu membaca makalah 2) Batasi hanya pada hal-hal yang berkaitan langsung dengan kajian yang sedang dilakukan dan kontribusi khas yang dihasilkan.

37 Isi Pendahuluan Mengapa penelitian dilakukan (topik menarik) Sampai di mana pemahaman hingga saat ini Apa permasalahan yang masih ada Apa hipotesis anda Apa yang akan dilakukan (agenda)

38 Menarik Pemahaman sampai saai ini Masalahan yang masih ada Hipotesis Agenda

39

40

41

42

43  Latar belakang mengapa penelitian dilakukan, uraian permasalahan yang akan diteliti  Status ilmiah disertai sumber acuan  Pernyataan umum tidak perlu sumber acuan ◦ Sungai Ciliwung tidak layak digunakan untuk kehidupan sehari- hari karena tingkat polutannya tinggi (Xyz 2002).  Tujuan  3-4 paragraf

44 Materials and Method Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan: 1) Material apa yang digunakan 2) Bagaimana cara menggunakannya 3) Di mana dan kapan pekerjaan dilakukan Segala sesuatu yang dilakukan untuk membuktikan hipotesis: Eksperimen, pengembangan program komputer, pengambilan sampel statistik, questioner, survei, dll

45 1) Harus menulis secara detail. Jika orang lain ingin mengulang, tidak ada informasi yang hilang 2) Harus ditulis secara naratif, bukan daftar instruksi seperti di cook-book 1) Put 0.5 g of NaCl into 100 mL of pure water. 2) Stir the mixture using a magnetic stirrer until the NaCl dissolved completely. 3) Separate the resulted solution into four chemical glasses, the content of each is 25 mL. Ingat!!!! Pembaca paper ilmiah adalah para pakar yang tingkat keilmuannya sudah tinggi Ingat!!!! Pembaca paper ilmiah adalah para pakar yang tingkat keilmuannya sudah tinggi Yang harus diperhatikan!! NaCl of 0.5 g was completely dissolved in 100 mL of pure water using a magnetic stirrer. The resulted solution was then separated into four chemical glasses, the content of each was 25 mL.

46

47

48

49 Uraian terperinci sehingga keberulangannya dapat dijamin  Metode yang telah dipublikasikan ~ ditulis sumbernya; jika ada modifikasi harus dijelaskan  Kegiatan ditulis sesuai urutan pengoperasian dalam kalimat pasif  Bahan analisis, cara penarikan sampel, prosedur analisis, pengumpulan data, cara perhitungan atau analisis sampai diperoleh hasil terolah diuraikan dengan terperinci

50 Results 1) Meringkas data dari ekperimen tanpa mendiskusikan implikasinya. 2) Tabel, grafik, foto, dll harus memiliki penjelasan di text. 3) Pilih bentuk yang paling informatif bagi pembaca. 4) Data dalam tabel tidak diduplikasikan di gambar atau grafik, dan sebaliknya. 5) Gambar dan tabel harus dinomor secara terpisah

51 6) Setiap gambar dan tabel harus memiliki judul atau penjelasan dan memuat legenda untuk menjelaskan simbol, singkatan- singkatan atau metode khusus yang digunakan. 7) Gambar atau tabel sedapat mungkin bersifat self-explanatory. 8) Kolom dan baris dalam tabel maupun sumbu dalam grafik harus diberi label

52

53

54 Grafik

55 Tabel

56

57 Discussion 1) Tidak melulu merupakan pernyataan ulang dari bagian Hasil. 2) Harus memuat interpretasi dari data. 3) Mengaitkan dengan teori dan pemahaman yang ada sampai sekarang. 4) Menjelaskan logika yang memungkinkan anda menerima atau menolak hipotesis awal anda. 5) Menjelaskan apa arti dari hasil yang anda peroleh dan mengapa berbeda dengan hasil orang lain.

58

59

60 Jika anda mendapatkan hasil yang tidak sesuai atau bertentangan dengan hasil pengamatan yang dilaporkan orang lain anda harus menjelaskannya mengapa? Kami mengamati peningkatan kondustivitas listrik sample secara signifikan jika suhu dinaikkan. Hasil tersebut tampaknya tidak sejalan dengan pengamatan Budiono dkk di mana konduktivitas sample hampir tidak dipengaruhi oleh suhu [8]. Perbedaan tersebut kemungkinan muncul akibat perbedaan kemurnian sample yang kami hasilkan dan yang dibuat Budiono dkk [8]. Prekursor yang digunakan dalam pekerjaan ini memiliki level kemurnian yang sangat tinggi dan proses pembuatan sample serta pengukuran dilakukan dalam ruang ultra clean sehingga diyakini tidak ada bahan pengotor yang masuk dalam sample. Dugaan ini didukung oleh pengamatan langsung kandungan elemen-elemen dalam sample menggunakan induced couple plasma (ICP), di mana kandungan elemen asing berada di bawah ambang deteksi ICP. Budiono dkk membuat sample dari precursor dengan kemurnian lebih rendah dan proses pembuatan dan pengukuran tidak dilakukan dalam clean room. Walaupun tidak ada laporan analisis elemental, ada kekhawatiran unsur pengotor ikut masuk ke dalam sample, yang berefek pada tidak berubahnya konduktivitas listrik sample terhadap perubahan suhu. Lebih lanjut, hasil yang kami peroleh juga bersesuaian dengan teori yang dikembangkan Darsono dkk [9], di mana konduktivitas sample murni bertambah dengan naiknya suhu. Walaupun secara tidak langsung, hasil yang diamati juga bersesuaian dengan pengamatan Karyadi dkk [10] pada sample XX murni yang dibuat dengan metode sputtering, di mana konduktivitas listrik meningkat cukup berarti terhadap suhu. Kami mengamati peningkatan kondustivitas listrik sample secara signifikan jika suhu dinaikkan. Hasil tersebut tampaknya tidak sejalan dengan pengamatan Budiono dkk di mana konduktivitas sample hampir tidak dipengaruhi oleh suhu [8]. Perbedaan tersebut kemungkinan muncul akibat perbedaan kemurnian sample yang kami hasilkan dan yang dibuat Budiono dkk [8]. Prekursor yang digunakan dalam pekerjaan ini memiliki level kemurnian yang sangat tinggi dan proses pembuatan sample serta pengukuran dilakukan dalam ruang ultra clean sehingga diyakini tidak ada bahan pengotor yang masuk dalam sample. Dugaan ini didukung oleh pengamatan langsung kandungan elemen-elemen dalam sample menggunakan induced couple plasma (ICP), di mana kandungan elemen asing berada di bawah ambang deteksi ICP. Budiono dkk membuat sample dari precursor dengan kemurnian lebih rendah dan proses pembuatan dan pengukuran tidak dilakukan dalam clean room. Walaupun tidak ada laporan analisis elemental, ada kekhawatiran unsur pengotor ikut masuk ke dalam sample, yang berefek pada tidak berubahnya konduktivitas listrik sample terhadap perubahan suhu. Lebih lanjut, hasil yang kami peroleh juga bersesuaian dengan teori yang dikembangkan Darsono dkk [9], di mana konduktivitas sample murni bertambah dengan naiknya suhu. Walaupun secara tidak langsung, hasil yang diamati juga bersesuaian dengan pengamatan Karyadi dkk [10] pada sample XX murni yang dibuat dengan metode sputtering, di mana konduktivitas listrik meningkat cukup berarti terhadap suhu.

61 Hasil dan diskusi bisa juga dijadikan satu bagian: Menampilkan hasil sekaligus mendiskusikannya.

62

63  Membandingkan hasil penelitian dengan model atau teori yang diacu  Merupakan tempat penulis mengemukakan pendapat dan argumentasi secara bebas, tetapi singkat dan logis  Menghubungkan hasil penelitian Anda dan penelitian sebelumnya dengan menunjukkan persamaan dan membahas perbedaannya  Menjelaskan arti temuan untuk memperluas cakrawala ilmu dan teknologi  Jangan berspekulasi

64 Conclusion 1) Merupakan pembuktian hipotesis anda 2) Ditulis ringkas yang memuat informasi yang cukup sehingga pembaca mengetahui bahwa anda telah membuktikan hipotesis anda dan mengetahui kelebihan dan kekurangan metode anda 3) Catatan-catatan lain: kekurangan-kekurangan yang ditemukan dalam metode anda, kemungkinan penelitian lebih lanjut, potensi-potensi yang dimiliki metode anda dapat dimasukkan

65

66

67

68

69 Acknowledgements (jika ada) Terima kasih pada yang berkontribusi langsung pada riset dan penulisan makalah (bukan co-peneliti): 1) Sponsor 2) Orang yang memberikan saran, bahan 3) Membantu pengecekan bahasa, pengukuran

70  Ditulis dengan formal  Sponsor dana  Nomor kontrak  Nama yang benar-benar terlibat dalam pelaksanaan penelitian atau penulisan ◦ konfirmasikan kepada yang bersangkutan ◦ ucapan tidak berlebihan

71

72

73 References 1) Harus menulis semua publikasi yang direfer langsung. 2) Untuk makalah biasa, referensi  20 adalah jumlah yang wajar. 3) Adanya referensi baru atau lama juga memunculkan kepercayaan yang berbeda pada makalah anda. 4) Adanya makalah kita di referensi sangat berpengaruh pada tingkat acceptance paper kita 5) Cara penulisan referensi bervariasi menurut jurnal. 6) Usahakan mendapatkan satu copy makalah yang terbit dalam jurnal Tersebut.

74 ACS

75 AIP

76 SCIENCE

77 IOP

78 Hal-Hal Lain yang Penting Diperhatikan

79 Dari Mana Kita Mulai Menulis? 1)Materials and Method 2) Results 3) Discussion 4) Introduction 5) Conclusion 6) References 7) Abstract 8) Title

80 Panjang Makalah Beberapa jurnal sangat ketat dalam membatasi panjang halaman paper Physical Review Letters ( maksimum 4 hlm cetak) Applied Physics Letters (maksimum 3 hlm cetak) Ketika akan mengirim makalah ke suatu jurnal perhatikan benar instruksi tentang panjang halaman makalah yang diijinkan

81 Memperkirakan Panjang Makalah 1) Print makalah yang dibuat dengan menggunakan format tampilan jurnal (style, ukuran font, dsb) 2) Hitung perkiraan jumlah huruf maksimum pada makalah yang terbit. Hitung jumlah huruf pada makalah anda.

82 Memasukkan Unsur Seni Gambar yang tidak bagus!!

83 Energi [keV] Cacahan [-] 0 Gambar lebih baik

84 Absorbance [-] Wavelength [nm] Posisi kurva tidak seimbang

85 Absorbance [-] Wavelength [nm] Posisi kurva seimbang

86 Absorbance [-] Wavelength [nm] Posisi kurva tidak seimbang

87 Absorbance [-] Wavelength [nm] Posisi kurva seimbang

88 Apakah Originalitas? Belum pernah dilakukan oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun di seluruh dunia

89 Temperature [K] Electrical conductivity [S/cm] Hasil orang lain: Konduktivitas listrik fungsi suhu material X yang disintesis dengan cara Y range suhu pengukuran: 300 – 500 K

90 Beberapa originalitas Konduktivitas listrik fungsi suhu material X yang disintesis dengan cara Y pada suhu kurang dari 300 K dan lebih dari 500 K Konduktivitas listrik fungsi suhu material Z yang disintesis dengan cara Y pada suhu 300 – 500 K Konduktivitas listrik fungsi suhu material X yang disintesis dengan cara U pada suhu 300 – 500 K

91 Mencari Topik Original 1) Selalu mengikuti publikasi terbaru. Cari masalah yang belum diselesaikan peneliti dalam makalah tersebut. 2) Untuk orang teori. Kaji makalah eksperimen yang belum ada landasan teorinya. 3) Untuk orang eksperimen. Kaji makalah teori yang belum ada bukti eksperimennya. 4) Pikirkan metode-metode alternatif.

92 Yang Tidak Kalah Penting 1)Lakukan koreksi puluhan kali. Sekali dua kali menulis langsung bagus adalah mimpi. 2) Jika perlu, minta bantuan teman untuk membaca. Dapat mereduksi kesalahan bahasa.

93

94 Etika :  moralitas atau perilaku yang baik dan pantas serta patut. Secara luas: tata-krama, tata-tertib, disiplin-aturan, sopan-santun, pranata, norma (baik manusiaan maupun agama)

95  Tata krama, tata tertib, sopan santun menulis.  Tulisan mengikuti tata tertib, aturan-aturan baku.  Tulisan Ilmiah: mengikuti tata aturan ilmiah berbeda dengan tulisan populer atau tulisan lainnya

96 Tulisan memperhatikan:  penggunaan titik, koma, dan tanda-tanda baca lainnya.  rangkaian kalimat yang baik dan teratur, enak dibaca, mudah dipahami oleh pembaca.

97 Tulisan memperhatikan: # Teknik-Teknik Penulisan:  Kata pembuka dan Penutup sesuai proporsi  Mengikuti aturan main penulisan sebagai tulisan ilmiah  Bagian isi (diskusi) lebih dominan dalam tulisan  Tidak boros dalam mengutip langsung

98  Tulisan dibuat secara sistematis sesuai dengan panduan: - judul, anak judul - abstrak - kata kunci - pendahuluan - pembahasan - simpulan - daftar pustaka

99  Obyektif: Berdasarkan kondisi faktual  Up to date: Tulisan merupakan perkembangan ilmu mutakhir  Rasional: berfungsi sebagai wahana penyampaian kritik timbal balik.  Reserved: tidak overcliming, jujur, lugas, dan tidak bermotif pribadi.  Efektif dan Efisien: Tulisan merupakan media komunikasi yang berdaya tarik tinggi.

100  FABRIKASI DATA  FALSIFIKASI DATA  PLAGIARISME

101 Fabrikasi data:  ‘mempabrik’ data atau membuat-buat data yang sebenarnya tidak ada atau lebih umumnya membuat data fiktif. Falsifikasi data:  mengubah data sesuai dengan keinginan, terutama agar sesuai dengan kesimpulan yang ‘ingin’ diambil dari sebuah penelitian.

102 Plagiarisme:  mengambil kata-kata atau kalimat atau teks orang lain tanpa memberikan acknowledgment (dalam bentuk sitasi) yang secukupnya. Akibat:  Hilangnya kepercayaan masyarakat ilmiah  Sangsi: akademis, sosial kemasyarakatan

103  Melahirkan karya orisinal, bukan jiplakan  Menjunjung tinggi posisinya sebagai orang terpelajar, menjaga kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak menyesatkan  Menulis secara cermat, teliti, dan tepat.  Bertanggung jawab secara akademis atas tulisannya.

104  Menjunjung tinggi hak, pendapat atau temuan orang lain.  Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna  Menyadari sepenuhnya bahwa tiga pelanggaran kode etik berakibat pada hilangnya integritas dan kepercayaan penulis jika melakukannya.

105  Secara moral cacat, apalagi dilihat dari kacamata agama. Nilai keagamaan mencela pelanggaran sebagai bagian dari ketidakjujuran, pencurian atau mengambil kepunyaan orang lain tanpa hak.  Nurani mengalami proses pengkeruhan.

106  Jujur pada diri sendiri.  Memiliki nurani.  Menuntun pada sikap terbuka secara ilmiah: - verifikasi - tidak memihak

107 References  Abdullah, Mikrajuddin Menembus jurnal ilmiah nasional & internasional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.  Boediono, A. Mei 2009.Kiat menembus jurnal internasional (etika dan strategi pemilihan jurnal). Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Direktorat Riset dan Kajian Strategis, IPB. jurnal-ppt-10.html retrieved on April, 17, jurnal-ppt-10.html


Download ppt "By: Runtut Prih Utami.  Keterbelakangan dalam publikasi (kuan-kualitatif)  Kerisauan etika - pelanggaran kode etik tulisan maupun penulis  Budaya membaca."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google