Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM PERBANKAN DAN WATER HIBAH Subdit Investasi Air Minum JULI 2012.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM PERBANKAN DAN WATER HIBAH Subdit Investasi Air Minum JULI 2012."— Transcript presentasi:

1 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM PERBANKAN DAN WATER HIBAH Subdit Investasi Air Minum JULI 2012

2 PERBANKAN SasaranCapaianPermasalahanTindak Lanjut IndII: 20 PDAM APBN: - 80 PDAM (T.A. 2011) - 58 PDAM (T.A. 2012) 10 PDAM sudah mengajukan ke Kementerian Keuangan: 1. PDAM Kab. Ciamis 2. PDAM Kab. Lombok Timur 3. PDAM Kab. Bogor 4. PDAM Kota Malang 5. PDAM Kab. Tasikmalaya 6. PDAM Kota Banjarmasin 7. PDAM Intan Banjar 8. PDAM Kab. Paser 9. PDAM Kota Pekalongan 10. PDAM Kota Denpasar 11. PDAM Kota Palopo 3 PDAM sudah menandatangani Perjanjian Kredit: 1.PDAM Kab. Ciamis 2.PDAM Kab. Lombok Timur 3.PDAM Kab. Bogor Dari 335 PDAM, hanya 144 PDAM yang sehat dan masih banyak yang belum FCR. Karena salah satu prasyarat untuk mengajukan pinjaman perbankan harus Sehat dan tarif sudah FCR. Pendampingan penyesuaian tarif bagi PDAM yang belum Full Cost Recovery. Komitmen sebagian Pemerintah Daerah terhadap percepatan peningkatan pelayanan air minum masih relatif rendah dan proses persetujuan Pemerintah Daerah dan DPRD untuk rencana kredit investasi PDAM masih relatif lama. Pendampingan kepada PDAM untuk mendapatkan persetujuan dari DPRD dan Pemda. 2

3 PERBANKAN SasaranCapaianPermasalahanTindak Lanjut IndII: 20 PDAM APBN: - 80 PDAM (T.A. 2011) - 58 PDAM (T.A. 2012) 10 PDAM: 1. PDAM Kab. Ciamis 2. PDAM Kab. Lombok Timur 3. PDAM Kab. Bogor 4. PDAM Kota Malang 5. PDAM Kab. Tasikmalaya 6. PDAM Kota Banjarmasin 7. PDAM Intan Banjar 8. PDAM Kab. Paser 9. PDAM Kota Pekalongan 10. PDAM Kota Denpasar 3 PDAM sudah menandatangani Perjanjian Kredit: 1.PDAM Kab. Ciamis 2.PDAM Kab. Lombok Timur 3.PDAM Kab. Bogor Masih banyak PDAM yang belum menyelesaikan proses restrukturisasi utang yang merupakan salah satu syarat dalam mengajukan pinjaman kepada Perbankan. Fasilitasi Restrukturisasi Utang PDAM. Proses persetujuan subsidi bunga dan jaminan pemerintah di Kementerian Keuangan membutuhkan waktu cukup lama, karena melalui 3 tahapan, yaitu Umbrella Agreement, review Perjanjian Kredit dan penerbitan SJPP yang ditangani tiga Ditjen yang berbeda, sehingga perlu adanya penyederhanan proses persetujuan pemberian subsidi bunga. Usulan revisi PMK untuk penyederhanaa n proses persetujuan pemberian subsidi bunga dan jaminan Pemerintah. 3

4 144 PDAM Sehat Pendampingan Pinjaman Perbankan INDII : 20 PDAM APBN : 80 PDAM (2011) 58 PDAM (2012) INDII : 20 PDAM APBN : 80 PDAM (2011) 58 PDAM (2012) Proposal Pinjaman Perbankan INDII : 15 PDAM APBN : 26 PDAM INDII : 15 PDAM APBN : 26 PDAM Pengajuan Proposal Pinjaman kepada Kementerian Keuangan 1.PDAM Kab. Ciamis: Rp 41.1 M (Rp 14,7 M – BJB) 2.PDAM Kab. Lombok Timur: Rp 79.6 M (Rp 11,18 M – BNI) 3.PDAM Kab. Bogor: Rp 95 M (Rp 24,312 M – BRI) 4.PDAM Kota Malang Rp 182 M (Rp 44,974 M – BNI) 5.PDAM Kab. Tasikmalaya: Rp 178.98 (Rp 30 M – BJB) 6.PDAM Kota Banjarmasin Rp 170 M (Rp 110 M – Bank Kalsel) 7. PDAM Intan Banjar Rp. 40 M (Bank Kalsel) 8. PDAM Kab. Paser Rp 15,504 M 9. PDAM Kota Pekalongan Rp 9,178 M 10. PDAM Kota Denpasar Rp. 32,178 M (BPD Bali) 11. PDAM Kota Palopo Rp. 30 M (BRI) Pengajuan Proposal Pinjaman kepada Kementerian Keuangan 1.PDAM Kab. Ciamis: Rp 41.1 M (Rp 14,7 M – BJB) 2.PDAM Kab. Lombok Timur: Rp 79.6 M (Rp 11,18 M – BNI) 3.PDAM Kab. Bogor: Rp 95 M (Rp 24,312 M – BRI) 4.PDAM Kota Malang Rp 182 M (Rp 44,974 M – BNI) 5.PDAM Kab. Tasikmalaya: Rp 178.98 (Rp 30 M – BJB) 6.PDAM Kota Banjarmasin Rp 170 M (Rp 110 M – Bank Kalsel) 7. PDAM Intan Banjar Rp. 40 M (Bank Kalsel) 8. PDAM Kab. Paser Rp 15,504 M 9. PDAM Kota Pekalongan Rp 9,178 M 10. PDAM Kota Denpasar Rp. 32,178 M (BPD Bali) 11. PDAM Kota Palopo Rp. 30 M (BRI) Penandatanganan Perjanjian Kredit 1.PDAM Kab. Ciamis: Rp 41.1 M (Rp 14,7 M – BJB) 2.PDAM Kab. Lombok Timur: Rp 79.6 M (Rp 11,18 M – BNI) 3.PDAM Kab. Bogor: Rp 95 M (Rp 24,312 M – BRI) 4.PDAM Kota Malang Rp. 182 M (44.9 M – BNI) 5.PDAM Kota Banjarmasin Rp. 170 M (Rp. 110 M - Bank Kalsel) Penerbitan SJPP: 1.PDAM Kab. Bogor 2.PDAM Kab. Ciamis 3.PDAM Kab. Lombok Timur Penerbitan SJPP: 1.PDAM Kab. Bogor 2.PDAM Kab. Ciamis 3.PDAM Kab. Lombok Timur PROGRES PINJAMAN PERBANKAN 6 Bank telah menandatangani komitmen pendanaan sebesar Rp 4,325 T Review Perjanjian Kredit: 1.PDAM Kab. Tasikmalaya 2.PDAM Intan Banjar Review Perjanjian Kredit: 1.PDAM Kab. Tasikmalaya 2.PDAM Intan Banjar Proses Pembahasan: 1.PDAM Kota Pekalongan 2.PDAM Kab. Paser 3.PDAM Kota Denpasar 4.PDAM Kota Palooo Proses Pembahasan: 1.PDAM Kota Pekalongan 2.PDAM Kab. Paser 3.PDAM Kota Denpasar 4.PDAM Kota Palooo 4

5 PROSES PENERBITAN SURAT JAMINAN PEMERINTAH PUSAT 5

6 WATER HIBAH 6 SasaranCapaianPermasalahanTindak Lanjut 1.AusAid Tahap I: 35 Kab./Kota 59.000 SR 2. AusAid dan USAid Tahap II: 125 Kab./Kota 360.000 SR 1.AusAid Tahap I: 34 Kab./Kota 77.000 SR Kabupaten belum memiliki Perda Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada PDAM karena membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Mendorong Pemda untuk menyiapkan Perda PMP. Pemasangan SR MBR ada yang tidak sesuai dengan hasil baseline dari konsultan independen. Peningkatan monitoring pelaksanaan pemasangan SR. Keterlambatan pengalokasian dana APBD. Mendorong daerah untuk mengalokasikan dana APBD tepat waktu.

7 TARGET AWAL PENERIMA HIBAH (AUSAID TAHAP I ) :  35 KABUPATEN/KOTA  JUMLAH SR MBR = 59.000 SR TARGET AWAL PENERIMA HIBAH (AUSAID TAHAP I ) :  35 KABUPATEN/KOTA  JUMLAH SR MBR = 59.000 SR REALISASI PENERIMA HIBAH:  34 KABUPATEN/KOTA  REALISASI SR MBR = 77.000 SR REALISASI PENERIMA HIBAH:  34 KABUPATEN/KOTA  REALISASI SR MBR = 77.000 SR WATER HIBAH Target Water Hibah Tahap II (AusAid dan USAid) :  125 Kabupaten/Kota  Jumlah SR MBR = 360.000 SR  Dana Hibah = USD 90.000.000 Target Water Hibah Tahap II (AusAid dan USAid) :  125 Kabupaten/Kota  Jumlah SR MBR = 360.000 SR  Dana Hibah = USD 90.000.000 7 PROGRES WATER HIBAH

8 KRITERIA DAERAH PENERIMA PROGRAM 1.Adanya pernyataan minat dari Pemda untuk mengikuti Program Hibah Air Minum; 2.Tidak mempunyai tunggakan utang,apabila mempunyai tunggakan utang, sedang dalam proses Program Restrukturisasi Utang; 3.Mempunyai komitmen tinggi untuk pengembangan program investasi air minum (diprioritaskan yang mengikuti Program Perbankan, KPS); 4.Tersedia kapasitas air untuk didistibusikan kepada pelanggan baru; 5.PDAM bersedia membiayai kegiatan operasi dan pemeliharaan sistem yang terbangun; 6.Pemda menyampaikan surat penyataan untuk bersedia meningkatkan peran serta masyarakat termasuk dengan melakukan sosialisasi, edukasi dan kampanye kepada masyarakat termasuk kelompok perempuan terkait kesetaraan gender tentang pengelolaan air minum; 7.Pemda menerapkan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik; 8.Dana penggantian hibah selanjutnya dialokasikan kembali untuk pembangunan air minum yang dinyatakan dalam APBD Kab/Kota. 8

9 KRITERIA PENERIMA MANFAAT 1.MBR yang ditetapkan oleh masing – masing Kepala Daerah; 2.Kriteria MBR minimal dengan acuan daya listrik yang terpasang pada rumah tangga tersebut ≤ 1300 VA dan 50% di antara target sasaran tersebut memiliki daya listrik ≤ 900 VA; 3.Bersedia dan memenuhi persyaratan sebagai pelanggan PDAM; 4.Masyarakat penerima manfaat bersedia membayar biaya sambungan sesuai dengan yang telah ditetapkan PDAM. 9

10 MEKANISME PELAKSANAAN Minat Pemda Verifikasi DJCK PDAM (PMPD) PDAM (PMPD) Kementerian Keuangan Surat Penetapan Pelaksanaan Pencairan Dana Hibah Fisik terbangun Berfungsi Pemda Sosialisasi Memenuhi Penolakan Tidak Memenuhi Penilaian dokumen usulan & Persiapan Baseline Survey

11 MEKANISME PENCAIRAN DANA HIBAH SR Terbangun & Berfungsi Pengajuan Pencairan Dana Hibah Pengajuan Pencairan Dana Hibah Rekomendasi Pencairan Dana Hibah Rekomendasi Pencairan Dana Hibah Verifikasi Pencairan Dana Hibah PDAM DJCK PPMU CPMU PIU Kementerian Keuangan Pemda KEPALA DAERAH Pengajuan Permohonan Pencairan Hibah Pengajuan Permohonan Pencairan Hibah

12 12

13 PROGRES PERBANKAN PROVINSI JATENG 13 NoPDAMTotal Investasi (Rp. Juta) Pinjaman Bank (Rp. Juta) LingkupProgres 1. Kab. Cilacap55,82916,500 Pembangunan IPA 100 l/det, pembangunan reservoir dan rumah pompa, pekerjaan ME. -Surat Persetujuan Bupati, No: 690/1371/2012: 27 Agt 2012. -Surat Pernyataan pemotongan DAU dari Bupati, No: 690/1370/2012, tgl: 27 Agt 2012. - Proses persetujuan DPRD 2. Kab. Banyumas90,17013,408 -Rehabilitasi & perbaikan SPAM eksisting terutama pada unit distribusi -Pengembangan baru, baik produksi sebesar 200 l/dt maupun wilayah pelayanan - Review proposal pinjaman. 3. Kab. Kendal188,22430,499 - Pipa Distribusi - Proses surat Kepala Daerah dan DPRD 4. Kab. Pemalang64,9255,500 - Pembangunan reservoir Ampel Gading 250 m 3 - Pipa distribusi untuk kecamatan Comal dan Ampel Gading - Proses surat Kepala Daerah dan DPRD 5. Kota Semarang157,10958,000 - Pembangunan IPA 200 l/det. - Pembangunan reservoir 3000 m 3 dan rumah pompa - Proses surat Kepala Daerah dan DPRD

14 NoPDAMTotal Investasi (Rp. Juta) Pinjaman Bank (Rp. Juta) LingkupProgres 6. Kab. Kudus132,01440,279 -Pembuatan bronkap -Pipa transmisi air baku -Pembangunan unit sumur dalam -Unit produksi dan bangunan penunjang (reservoir) -Unit transmisi, distribusi dan pelayanan - Terhenti karena permasalahan air baku. 7. Kab. Wonogiri 3,5651,870 Pipa transmisi air baku dan unit distribusi Proses surat Kepala Daerah dan DPRD 8. Kab. Kebumen121,7149,656Unit DistribusiProses surat Kepala Daerah dan DPRD 9. Kab. Purworejo152,2124,464Unit DistribusiProses surat Kepala Daerah dan DPRD 10. Kab. Purbalingga17,4549,018Unit DistribusiProses surat Kepala Daerah dan DPRD 11. Kab. Sragen72,5857,245Unit DistribusiProses surat Kepala Daerah dan DPRD 14 PROGRES PERBANKAN PROVINSI JATENG

15 REALISASI WATER HIBAH 2011 PROVINSI JATENG 15 No.PDAMJumlah SR (unit) Jumlah Dana Hibah Keterangan 1. Kab. Wonogiri2.0005.000.000 AusAid Tahap I 2. Kab. Klaten3.0008.000.000 AusAid Tahap I 3. Kab. Wonosobo5.00014.000.000 AusAid Tahap I 4. Kab. Kudus1.0002.000.000 AusAid Tahap I 5. Kab. Boyolali1.1502.450.000 AusAid Tahap I 6. Kab. Cilacap1.3002.900.000 AusAid Tahap I 7. Kota Pekalongan5001.000.000 AusAid Tahap I 8. Kab. Sukoharjo1.0002.000.000 AusAid Tahap I

16 RENCANA WATER HIBAH AUSAID TAHAP II 16 NOPDAM201220132014TOTALDANA HIBAH 1 Kota Pekalongan 1.000 3.000 8.000.000 2 Kab. Pemalang -2.000 1.000 3.000 8.000.000 3 Kab. Kendal 1.000 - 2.000 5.000.000 4 Kab. Klaten 1.000 3.000 8.000.000 5 Kota Semarang -2.000 3.000 5.000 14.000.000 6 Kab. Banyumas -2.000 5.000.000 7 Kab. Sukohardjo -1.500 1.000 2.500 6.500.000 8 Kab. Kudus -1.000 2.000 5.000.000 9 Kab. Cilacap -1.500 500 2.000 5.000.000 10 Kota Surakarta 1.000 2.000 4.000 11.000.000 11 Kab. Kebumen -2.000 5.000.000 12 Kab. Purbalingga 1.000 2.000 5.000.000 13 Kab. Tegal -2.000 1.000 3.000 8.000.000

17 17 NOPDAM201220132014TOTALDANA HIBAH 14 Kota Tegal -1.000 2.000 3.000 8.000.000 15 Kab. Wonogiri -1.000 - 2.000.000 16 Kab. Batang -1.000 2.000 5.000.000 17 Kab. Sragen -1.000 2.000 5.000.000 18 Kab. Karanganyar 1.000 2.000 5.000.000 19 Kab. Boyolali 5001.500 - 2.000 5.000.000 20 Kab. Grobogan 1.000 - 2.000 5.000.000 21 Kab. Jepara 1.000 - 2.000 5.000.000 RENCANA WATER HIBAH AUSAID TAHAP II


Download ppt "KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM PERBANKAN DAN WATER HIBAH Subdit Investasi Air Minum JULI 2012."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google