Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rapat Penjelasan Tata Cara Penyusunan Proposal Kabupaten/Kota Paket Pamsimas HIK Hotel Ambhara Jakarta, 27 Februari 2014 1 WAKA PIU DITJEN BINA BANGDA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rapat Penjelasan Tata Cara Penyusunan Proposal Kabupaten/Kota Paket Pamsimas HIK Hotel Ambhara Jakarta, 27 Februari 2014 1 WAKA PIU DITJEN BINA BANGDA."— Transcript presentasi:

1 Rapat Penjelasan Tata Cara Penyusunan Proposal Kabupaten/Kota Paket Pamsimas HIK Hotel Ambhara Jakarta, 27 Februari WAKA PIU DITJEN BINA BANGDA Oleh:

2  Pemahaman Paket Pamsimas HIK  Ketentuan Pemanfaatan Dana Paket HIK  Kerangka Penyelenggaraan HIK  Kriteria Pemilihan Desa Perluasan  Kriteria Pemilihan Desa Optimalisasi  Penyelenggara Paket Pamsimas HIK  Tugas Utama Pakem  Jadwal Penyelenggaraan  Mekanisme Penyaluran Dana BLM HIK  Pemantauan dan Pelaporan 2

3 3

4 Pemulihan SPAM, penambahan jumlah penerima manfaat (pengguna baru), peningkatan kualitas pelayanan Peningkatan kapasitas, penambahan jumlah penerima manfaat, meningkatkan jangkauan/kualitas pelayanan Pengembangan SPAM di desa-desa lokasi Pamsimas 2. Optimalisasi SPAM di desa-desa lokasi Pamsimas

5 Pembangunan sarana sanitasi sekolah, individu dan komunal Pembiayaan utusan/delegasi Penyelesaian kegiatan (fisik non fisik) Pamsimas tahun sebelumnya Kegiatan tercantum dalam negatif list Juknis Pamsimas tingkat masyarakat

6  Kabupaten /kota memenuhi kriteria prakualifikasi. 6  Kebupaten/kota memenuhi penilaian proposal

7 7 Penetapan penerima HIK dan pengesahan PKS Seleksi Pra-Kualifikasi berdasarkan data SIM dan PPM Penyusunan Proposal Penetapan rangking berdasarkan penilaian proposal Penetapan daftar desa/kelurahan (dengan SK Bupati/walikota) Rekrutmen dan pelatihan Fasilitator Masyarakat untuk HIK Pelaksanaan kegiatan Paket Pamsimas HIK tingkat masyarakat Serah terima pengelolaan kegiatan dan penyusunan laporan

8 Kriteria Pemilihan Desa Perluasan 1.Kontribusi Masyarakat minimal 20% (in cash sebesar 4% & in kind sebesar 16%) dari nilai total usulan pembiayaan pembangunan SPAM tingkat desa/kel; 2.Merupakan desa/kel miskin yg membutuhkan sarana air minum & sanitasi; 3.Memiliki sumber air baku yg mudah diolah; 4.Rasio pembiayaan pembangunan SPAM dengan jumlah jiwa penerima manfaat adalah yg paling efisien; 5.target wilayah rencana perluasan penyediaan air minum & sanitasi kab/kota; 6.Desa/kel bersedia mengelola & menjaga keberlanjutan SPAM terbangun (penerapan tarif pemakaian SAM untuk operasional, & pemeliharaan) dgn pernyataan tertulis dan ditandatangani oleh Kepala Desa (Kades) / Lurah; 7.Menyediakan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) /Kader AMPL dgn pernyataan tertulis yg ditandatangani Kades/Lurah.

9 Kriteria Pemilihan Desa Pengembangan Atau Desa Optimalisasi 1.Telah menyelesaikan seluruh kegiatan Pamsimas. 2.Desa Pamsimas (reguler atau replikasi) dgn SAM yg telah beroperasi minimal 1 (satu) tahun. 3.Kontribusi masyarakat minimal 20% dari total usulan pembiayaan pengembangan/optimalisasi SPAM tingkat desa/kel. (cash 10%, in kind sebesar 10%). 4.Rasio pembiayaan pembangunan SPAM dengan jumlah jiwa penerima manfaat adalah yg paling efisien; 5.Memiliki potensi pengembangan memaksimalkan jangkauan pelayanan /kapasitas sarana air minum terbangun ; 6.Diutamakan bagi desa yg belum pernah mendapatkan bantuan pengembangan/optimalisasi SPAM setelah Pamsimas. 7.Bersedia meningkatkan kualitas pelayanan SAM secara berkelanjutan (penerapan tarif pemakaian dgn pernyataan tertulis yg ditandatangani oleh Kades/Lurah, Ketua BPSPAMS, & Ketua LKM; 8.Jika desa belum memiliki Kader AMPL, desa/kel bersedia menyediakan KPM yg fokus dalam bidang AMPL (Kader AMPL) dgn pernyataan tertulis yg ditandatangani Kades/Lurah.

10 SKPD Kecamatan Pokja AMPL Provinsi, PPMU 10 Sesuai kelembagaan yang dikembangkan (KKM, Satlak, BPSPAMS Pokja AMPL Kab/Kota, Panitia Kemitraan, DPMU, Satker Kab/Kota, Fasilitator STBM CPMU, Satker Pusat Pembina Pamsimas Ditjen Cipta Karya Tingkat Pusat Tingkat Provinsi Tingkat Kabupaten Tingkat Kecamatan Tingkat Desa/Kelurahan Penyelenggaraan Paket Pamsimas HIK membutuhkan dukungan dari seluruh pelaku pengelolaan Pamsimas;

11 1. Membantu TKK dalam mensosialisasikan pelaksanaan Paket Pamsimas HIK kepada desa/kelurahan dan kecamatan; 2. Menilai proposal pemanfaatan Paket Pamsimas HIK dari desa/kelurahan berdasarkan lingkup pemanfaatan dana Paket Pamsimas HIK dan kriteria desa lokasi Paket Pamsimas HIK; 3. Menverifikasi proposal pemanfaatan dana Paket Pamsimas HIK dari desa/kelurahan melalui pengecekan data resmi atau kunjungan lapangan; 4. Merekomendasikan daftar desa/kelurahan lokasi Paket Pamsimas HIK kepada TKK untuk disahkan melalui SK Bupati/Walikota; 5. Mengumumkan daftar desa/kelurahan lokasi Paket Pamsimas HIK sesuai SK Bupati/Walikota;

12 6. Mengevaluasi RKM. Dalam rangka evaluasi RKM ini, Panitia Kemitraan berkonsultasi dengan DPMU; 7. Memantau kemajuan pelaksanaan kegiatan Paket Pamsimas HIK di tingkat desa/kelurahan. 8. Memastikan proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Paket Pamsimas HIK terlaksana secara partisipatif, transparan, dan akuntabel; 9. Menfasilitasi penyelesaian/penanganan pengaduan masyarakat sehubungan dengan kegiatan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Paket Pamsimas; 10. Menyusun laporan kemajuan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan pelaksanaan Paket Pamsimas HIK untuk disampaikan kepada TKK. 10 Tugas Utama Panitia Kemitraan dalam Pelaksanaan Paket HIK

13 NoTahap/KegiatanJadwal ASeleksi Kab/Kota Calon Penerima HIK dan Penentuan Pagu HIK masing-masing Kab/Kota Penerima 1Penetapan Long List Kab/Kota melalui tahapan Prakualifikasi berdasarkan data SIM dan PPM. Jan III - Feb I 2Penjelasan Pelaksanaan dan Penyusunan Proposal Paket Pamsimas HIK 2014 kepada kab/kota yang termasuk Long List Feb IV 3Sosialisasi, seleksi desa/kel dan penyusunan Proposal Kab/KotaMaret-April 4Pengajuan Proposal Kab/KotaApril 5Penilaian Proposal dan Penetapan Kab/Kota Penerima HIKMei 6Hasil penilaian proposal, Rekomendasi dan Penetapan daftar Kab/Kota penerima Paket Pamsimas HIK 2014 Mei I - III 7Penyusunan dan Penandatangan PKSMei IV – Juni I 8Penetapan daftar Desa/Kel. Pamsimas HIK 2014 dengan SK Bupati/Walikota Juni II – Juli I BPelaksanaan Paket Pamsimas HIK di Tingkat Desa/KelurahanJuli - Des CPenyusunan Laporan Penyelesaian Paket Pamsimas HIK Tingkat Kab/Kota Des

14 Materi 0114

15 Materi 0115

16 No.IndikatorPenanggung-jawab Periode Pelaporan 1 Penandatangan MoU antara Pemerintah dengan Bupati/Walikota terkait dengan Penyelenggaraan Paket Pamsimas HIK CPMU1 kali 2 SK DJCK mengenai daftar Kabupaten/Kota penerima HIK dan pagu indikatifnya CPMU1 kali 3 SK Kabupaten/Kota mengenai Pembentukan Panitia Kemitraan Kabupaten/Kota TKK1 kali 4 SK Kabupaten/Kota mengenai daftar desa penerima Paket Pamsimas HIK, dan pagu indikatif terbagi atas desa perluasan, desa pengembangan dan desa optimalisasi Panitia Kemitraan1 kali 5 Mobilisasi dan pelatihan fasilitator pendamping desa-desa penerima Paket Pamsimas HIK Satker Pamsimas/ DPMU 1 kali 6 Penyampaian DPA untuk penyediaan dana APBD dalam Porsi Paket Pamsimas HIK TKK1 kali 7 Uji petik atau pemantauan pelaksanaan Paket Pamsimas HIK tingkat desa/kelurahan Panitia Kemitraan3 Bulan 1 kali 8 Pelaporan penggunaan dana BOP Panitia KemitraanPanitia Kemitraan3 bulan 1 kali 9 SK Kabupaten/Kota mengenai Laporan Akhir Penyelenggaraan Paket Pamsimas HIK TKK1 kali

17 Pemantauan dan pelaporan tingkat desa/kelurahan adalah sesuai dengan pemantauan dan pelaporan pada Pamsimas reguler sebagai berikut:  Pada desa perluasan menggunakan indikator yang sama dengan desa reguler Pamsimas  Pada desa pengembangan dan optimalisasi menggunakan indikator yang sama dengan desa HID Materi 0117

18


Download ppt "Rapat Penjelasan Tata Cara Penyusunan Proposal Kabupaten/Kota Paket Pamsimas HIK Hotel Ambhara Jakarta, 27 Februari 2014 1 WAKA PIU DITJEN BINA BANGDA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google