Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN KE-4. Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi 1 AF S E L Memori Array A(1:5)AFSEL 0 … 32002320033200432005320063200732008320093201032011320123201332014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN KE-4. Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi 1 AF S E L Memori Array A(1:5)AFSEL 0 … 32002320033200432005320063200732008320093201032011320123201332014."— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN KE-4

2 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi 1 AF S E L Memori Array A(1:5)AFSEL 0 … … Array A (dimensi 1) dipetakan ke memori mulai alamat (Base address). Kebutuhan memori tiap elemen (S) = 1 byte. Alamat awal elemen A[i] di memori dihitung sbb : B + (i – L) * S Contoh: Elemen A[4] alamat awalnya di memori adalah: (4 – 1) * 1 = * 1 =

3 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi Memori Array X(-2:2) … … Array X (dimensi 1) dipetakan ke memori mulai alamat (Base address). Kebutuhan memori tiap elemen (S) = 2 byte. Alamat awal elemen X[i] di memori dihitung sbb : B + (i – L) * S Contoh: Elemen X[1] alamat awalnya di memori adalah: (1 – (-2)) * 2 = * 2 =

4 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi 2 Memori Ada 2 metode pemetaan array dimensi 2 ke memori: i.Row major order, yaitu memetakan elemen-elemen array ke memori secara baris demi baris. ii.Column major order, yaitu memetakan elemen-elemen array ke memori secara kolom demi kolom. Memori

5 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi 2 ABCDEFGH IJKL Memori Array A(1:3,1:4)ABCDEFGHIJKL 0 … … Array A (dimensi 2) dipetakan ke memori mulai alamat (Base address) dgn metode row major order. Kebutuhan memori tiap elemen (S) = 1 byte. Alamat awal elemen A[i,j] di memori dihitung sbb : B + (i-L 1 ) * (U 2 -L 2 +1) * S + (j-L 2 ) * S Contoh: Elemen A[2,3] alamat awalnya di memori adalah: (2-1)*(4-1+1)*1 + (3-1)*1 = =

6 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi 2 ABCDEFGH IJKL Memori Array X(0:2,-1:2)AEIBFJCGKDHL 0 … … Array X (dimensi 2) dipetakan ke memori mulai alamat (Base address) dgn metode column major order. Kebutuhan memori tiap elemen (S) = 1 byte. Alamat awal elemen A[i,j] di memori dihitung sbb : B + (j-L 2 ) * (U 1 -L 1 +1) * S + (i-L 1 ) * S Contoh: Elemen A[1,1] alamat awalnya di memori adalah: (1-(-1))*(2-0+1)*1 + (1-0)*1 = *3 + 1 =

7 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi n Memori Bagaimana menghitung alamat awal elemen A[i 1,i 2,i 3,…,i n ] jika array dimensi n dipetakan ke memori ?

8 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Segitiga Atas ABCDE FGHI JKL MN O … A B C D E F G H I J K L M N O … … Alamat awal elemen A[i,j] di memori dihitung sbb : B + ((i-1)*N+j - i*(i-1)/2 - 1) * S Contoh: Elemen A[3,4] alamat awalnya di memori adalah: = ((3-1)* *(3-1)/2 - 1) * 1 = (2*5 + 4 – 3 * 2/2 - 1) * 1 = (10+4-3*1 - 1)*1 = – 3 – 1 = Array segitiga atas A dipetakan ke memori dengan base address = Kebutuhan memori tiap elemen (S) = 1 byte.

9 Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Segitiga Bawah … A B C D E F G H I J K L M N O … … Alamat awal elemen A[i,j] di memori dihitung sbb : B + (i*(i-1)/2 + j - 1) * S Contoh: Elemen A[4,3] alamat awalnya di memori adalah: = (4*(4-1)/ ) * 1 = (4*3/2+3-1) = – 1 = Array segitiga bawah A dipetakan ke memori dengan base address = Kebutuhan memori tiap elemen (S) = 1 byte. A BC DEF GHIJ KLMNO

10

11 JENIS-JENIS DATA • Tipe Data Sederhana -Data Sederhana Tunggal : integer, real, boolean, karakter string -Data Sederhana Majemuk : string • Tipe Data Berstruktur array, record -Struktur sederhana : array, record -Struktur majemuk stack (tumpukan), queue (antrian), linear linked list -Linier :stack (tumpukan), queue (antrian), linear linked list tree (pohon), graph -Non Linier : tree (pohon), graph

12 Tipe RECORD • Record adalah koleksi satuan data yang heterogen. • Satuan data sering disebut field. • Field diacu dengan menggunakan nama field-nya. • Contoh: Data seorang mahasiswa terdiri atas: MHS: Nama:string NIM:string Usia:byte Menikah:boolean Tinggi_cm:word

13 Tipe RECORD • Identifikasi suatu record dilakukan dengan menentukan suatu field yang nilainya unik, artinya tidak boleh ada yang nilainya sama. Field seperti ini disebut key field. • Misalnya, untuk record mahasiswa, biasanya dipakai NIM sebagai key field. • Koleksi record yang sama struktur fieldnya disebut file atau berkas.

14 Tipe RECORD • Suatu field dapat bertipe data record juga. • Contoh : MHS: Nama:t_NAMA NIM:string t_NAMA : NamaDepan:string NamaBelakang:string

15 Tipe RECORD • Contoh cara mengacu field suatu record. MHS: Nama:t_NAMA NIM:string Variabel Mhs_STMIK bertipe MHS. Mhs_STMIK.NIM Mhs_STMIK.Nama.NamaDepan Mhs_STMIK.Nama.NamaBelakang

16 Tipe RECORD • Pemetaan Tipe Record ke Memori MHS: Nama:string NIM:string Usia:byte Menikah:boolean Tinggi_cm:integer. Nama NIM Usia Menikah Tinggi_cm

17 Gabungan Struktur Record dan Array Contoh kasus Data mahasiswa terdiri atas berbagai tipe. Nama : STRING NIM : STRING TTL : STRING Alamat : STRING IPK : REAL Tinggi badan _cm: INTEGER Berat badan_kg : REAL Jumlah saudara : INTEGER Untuk mencatat data 500 orang mahasiswa maka digunakan tipe Array(1:500) dengan tipe RECORD.

18 Gabungan Struktur Record dan Array Pada kasus di atas, pendeklarasian struktur datanya sebagai berikut: Tipe MHS: Nama : STRING NIM : STRING TTL : STRING Alamat : STRING IPK : REAL Tinggi badan : REAL Berat badan : REAL Jumlah saudara : INTEGER Tipe DATA (1:500) = (DATA(i)), i=1,2,…,500; DATA(i) bertipe MHS

19 Gabungan Struktur Record dan Array Dapatkah terjadi sebaliknya, struktur record mengandung tipe array pada field-nya?


Download ppt "PERTEMUAN KE-4. Pemetaan Array ke Memori Kasus: Array Dimensi 1 AF S E L Memori Array A(1:5)AFSEL 0 … 32002320033200432005320063200732008320093201032011320123201332014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google