Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi 1 LATAR BELAKANG : Perkembangan kehidupan manusia. Perkembangan kehidupan manusia. Kebutuhan akan tempat tinggal.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi 1 LATAR BELAKANG : Perkembangan kehidupan manusia. Perkembangan kehidupan manusia. Kebutuhan akan tempat tinggal."— Transcript presentasi:

1 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi 1 LATAR BELAKANG : Perkembangan kehidupan manusia. Perkembangan kehidupan manusia. Kebutuhan akan tempat tinggal. Kebutuhan akan tempat tinggal. Berkembang industri jasa konstruksi. Berkembang industri jasa konstruksi. Muncul kontrak konstruksi. Muncul kontrak konstruksi.

2 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi 2 MASALAH : Tidak ada acuan dari kontrak konstruksi. Tidak ada acuan dari kontrak konstruksi. Versi kontrak yang ada menjadi beragam. Versi kontrak yang ada menjadi beragam. Pengguna jasa membuat versi kontrak Pengguna jasa membuat versi kontrak yang menguntungkan pihaknya sendiri, yang menguntungkan pihaknya sendiri, karena posisi tawar penyedia jasa lebih karena posisi tawar penyedia jasa lebih rendah akibat lebih banyaknya jumlah rendah akibat lebih banyaknya jumlah penyedia jasa. penyedia jasa. Adanya risiko di dalam kontrak konstruksi, Adanya risiko di dalam kontrak konstruksi, terhadap penyedia jasa. terhadap penyedia jasa.

3 3 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi MASALAH PENYEDIA JASA : Risiko apa saja yang terdapat di dalam Risiko apa saja yang terdapat di dalam kontrak konstruksi ? kontrak konstruksi ? Seberapa besar tingkat risiko ? Seberapa besar tingkat risiko ? Bagaimana merespon risiko tersebut ? Bagaimana merespon risiko tersebut ?

4 4 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi RISIKO : Risiko adalah ketidakpastian (uncertainty) yang mungkin melahirkan peristiwa kerugian (loss). (A. Abas Salim) Risiko adalah kemungkinan terjadinya sesuatu yang akan berdampak negatif terhadap sasaran. (AS/ANZ HB 143:1999)

5 5 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi KELOMPOK RISIKO :

6 6 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi RISIKO PROYEK : Dampak kumulatif dari kesempatan terjadinya ketidakpastian yang mengakibatkan tidak tercapainya sasaran proyek : biaya, mutu, waktu dan bidang pekerjaan.

7 7 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi MANAJEMEN RISIKO PROYEK : Gabungan antara seni dan ilmu dalam melakukan identifikasi, perkiraan dan tanggapan terhadap risiko proyek pada seluruh tahapannya untuk menjaga tercapainya sasaran proyek yang telah ditetapkan, dimana setiap tahapan proyek memiliki sasaran yang berbeda-beda.

8 8 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi FAKTOR RISIKO PROYEK : (1).Risk Event status, merupakan kriteria nilai risiko/ranking. nilai risiko/ranking. (2).Risk Probability, merupakan tingkat kemungkinan terjadinya suatu risiko kemungkinan terjadinya suatu risiko (dalam %). (dalam %). (3).Risk Consequence, merupakan nilai impactnya/pengaruhnya bila risiko impactnya/pengaruhnya bila risiko tersebut terjadi (tergantung jenis risiko). tersebut terjadi (tergantung jenis risiko).

9 9 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi RUMUS : Risk Event Status = f (Risk prob., Risk cons.)

10 10 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi TUJUAN MANAJEMEN RISIKO PROYEK : (1).Mengurangi kemungkinan terjadinya risiko dari yang sering terjadi sampai risiko dari yang sering terjadi sampai tidak terjadi. tidak terjadi. (2).Mengurangi besarnya dampak yang ditimbulkan dari risiko dari fatal sampai ditimbulkan dari risiko dari fatal sampai tidak berarti. tidak berarti.

11 11 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi TAHAPAN MANAJEMEN RISIKO PROYEK : Risk Management Identification Assessment / Analysis ResponseDocumentation Risk Planning

12 12 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi SUMBER RISIKO :

13 13 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENYEBAB RISIKO :

14 14 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi DAMPAK RISIKO Terhadap Biaya Risiko : Terjadi perubahan Scope of work,dalam mencapai sasaran proyek. Terjadi perubahan Scope of work,dalam mencapai sasaran proyek. Penyebab Risiko : Perencanaan yang kurang layak. Rincian scope of work (work packages) tidak jelas. Definisi dari Quality Requirement yang tidak konsisten, tidak lengkap atau tidak jelas. Kontrol yang lemah terhadap scope of work.

15 15 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi DAMPAK RISIKO Terhadap Mutu Risiko : Tidak mencapai mutu yang diinginkan dari sasaran proyek. Penyebab Risiko : Sikap dan perilaku yang kurang peduli terhadap kualitas. Design/material/tenaga kerja yang dibawah standar. Program Quality Assurance yang kurang layak.

16 16 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi DAMPAK RISIKO Terhadap Waktu Risiko : Proyek tidak dapat diselesaikan sesuai schedule yang ditetapkan. Penyebab Risiko : Kesalahan dalam menghitung waktu pelaksanaan. Kesalahan dalam memperkirakan akan ketersediaan sumber daya proyek. Lemah dalam mengalokasikan dan mengatur Float. Perubahan scope of work tanpa mempertimbangkan pertambahan waktu atau percepatan pelaksanaan Pekerjaan diulang karena tidak dapat diterima. Kondisi cuaca yang extrim. Pemogokan.

17 17 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi DAMPAK RISIKO Terhadap bidang pekerjaan Risiko : Terjadi perubahan Scope of work, dalam mencapai sasaran proyek. Penyebab Risiko : Perencanaan yang kurang layak. Rincian scope of work (work packages) tidak jelas. Definisi dari Quality Requirement yang tidak konsisten, tidak lengkap atau tidak jelas. Kontrol yang lemah terhadap scope of work.

18 18 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi TUJUAN ANALISA RISIKO : Menambah pemahaman pada proyek Menambah pemahaman pada proyek secara keseluruhan. secara keseluruhan. Mengidentifikasi alternatif yang tersedia Mengidentifikasi alternatif yang tersedia tentang penanganan risiko. tentang penanganan risiko. Meyakinkan bahwa ketidakpastian dan Meyakinkan bahwa ketidakpastian dan risiko telah dipertimbangkan dan telah risiko telah dipertimbangkan dan telah dimasukkan di dalam planning dan di dimasukkan di dalam planning dan di dalam proses pelaksanaan. dalam proses pelaksanaan.

19 19 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi RANGKING RISIKO :

20 20 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi Maka kriteria rangkingnya adalah : H (high) : 9 H (high) : 9 S (significant) : 6 S (significant) : 6 M (medium) : M (medium) : L (low) : L (low) : 1 - 2

21 21 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi MATRIKS RISIKO (KUALITATIF) Terdiri atas dua variabel, yaitu varibel Terdiri atas dua variabel, yaitu varibel akibat / dampak (consenquences) dan akibat / dampak (consenquences) dan variabel frekuensi / probabilitas (likelihood). variabel frekuensi / probabilitas (likelihood).

22 22 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi CONTOH MATRIK RISIKO :

23 23 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi FREKUENSI / PROBABILITY : Tidak pernah terjadi : < 1 % kejadian Tidak pernah terjadi : < 1 % kejadian Kurang terjadi : 1 % % kejadian Kurang terjadi : 1 % % kejadian Kadang terjadi : 11 % - 50 % kejadian Kadang terjadi : 11 % - 50 % kejadian Sering terjadi : 51 % – 95 % kejadian Sering terjadi : 51 % – 95 % kejadian Pasti terjadi : 95 % – 100 % kejadian

24 24 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi AKIBAT / DAMPAK : Tidak berpengaruh : Kurang dari 1%. Kurang berpengaruh : %. Berpengaruh : 21 – 49%. Lebih berpengaruh : 50 – 85 %. Sangat berpengaruh : Lebih dari 85%.

25 25 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ANALITYCAL HIERARCHIE PROCESS : Setiap penyebab risiko merupakan suatu variabel yang ditanyakan RES-nya pada Responden dan diberi tanda L, M, S, atau H. Jawaban L dinilai = 1, M = 2, S = 3 dan H = 4, kemudian semua jawaban Responden ditabulasi. Dengan metode AHP, diberi bobot dan ditetapkan nilai akhir setiap variabel sebagai ranking.

26 26 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENANGANAN JENIS RISIKO : L : Risiko rendah, ditangani dengan prosedur rutin oleh pelaksana yang terkait. oleh pelaksana yang terkait. M : Risiko sedang, tanggung jawab Management perlu dijelaskan, pihak manager sudah harus turun dijelaskan, pihak manager sudah harus turun tangan. tangan. S : Risiko yang berarti, diperlukan perhatian dari General Manager (sudah harus turun tangan). Manager (sudah harus turun tangan). H : Risiko tinggi, diperlukan penelitian yang rinci/detail, ditangani oleh tim yang senior, Top Management sudah harus turun oleh tim yang senior, Top Management sudah harus turun tangan. tangan.

27 27 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi RESPON RISIKO : Dengan menghindari risiko Dengan menghindari risiko (Risk Avoidance) (Risk Avoidance) Dengan mereduksi risiko Dengan mereduksi risiko (Risk Reduction) (Risk Reduction) Melakukan tindakan absorbsi/retensi risiko Melakukan tindakan absorbsi/retensi risiko (Risk Retention/Absorbtion) (Risk Retention/Absorbtion) Melakukan tindakan transfer risiko Melakukan tindakan transfer risiko (Risk Transfer) (Risk Transfer)

28 28 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi KONTRAK : Perjanjian (secara tertulis) antara dua pihak di perdagangan, sewa-menyewa, dsb; persetujuan yang bersanksi hukum antara dua pihak atau lebih untuk melakukan atau tidak melakukan kegiatan. KONTRAK KONSTRUKSI : Perjanjian tertulis antara Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa mengenai pelaksanaan suatu pekerjaan konstruksi. DOKUMEN KONTRAK : Berisi mengenai Surat Perjanjian Kontrak, Surat Penerimaan, Surat Tender, Kondisi-kondisi yang ada, Spesifikasi, Gambar-gambar, Jadwal Pekerjaan dan dokumen-dokumen lainnya (bila ada) yang tertulis di dalam Perjanjian Kontrak atau di dalam Surat Penerimaan.

29 29 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi BENTUK KONTRAK : Berdasarkan aspek perhitungan biaya : Fixed Lump Sum Price / Kontrak Harga Pasti. Unit Price / Kontrak Harga Satuan. Berdasarkan aspek perhitungan jasa : Biaya Tanpa Jasa / Cost Without Fee. Biaya Ditambah Jasa / Cost Plus Fee. Biaya Ditambah Jasa Pasti / Cost Plus Fixed Fee.

30 30 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi BENTUK KONTRAK : Berdasarkan aspek cara pembayaran : Cara Pembayaran Bulanan Cara Pembayaran Bulanan (Monthly Payment). (Monthly Payment). Cara Pembayaran atas Prestasi Cara Pembayaran atas Prestasi (Stage Payment). (Stage Payment). Pra Pendanaan Penuh dari Penyedia Jasa Pra Pendanaan Penuh dari Penyedia Jasa (Contractor’s Full Prefinanced). (Contractor’s Full Prefinanced).

31 31 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi BENTUK KONTRAK : Berdasarkan aspek pembagian tugas : Bentuk Kontrak Konvensional. Bentuk Kontrak Konvensional. Bentuk Kontrak Spesialis. Bentuk Kontrak Spesialis. Bentuk Kontrak Rancang Bangun Bentuk Kontrak Rancang Bangun (Design Construct/Build, Turnkey). (Design Construct/Build, Turnkey). Bentuk Kontrak Engineering, Procurement & Bentuk Kontrak Engineering, Procurement & Construction (EPC). Construction (EPC). Bentuk Kontrak BOT/BLT. Bentuk Kontrak BOT/BLT. Bentuk Kontrak Swakelola (Force Account). Bentuk Kontrak Swakelola (Force Account).

32 32 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ASPEK KONTRAK : Aspek Teknis : Syarat-syarat Umum Kontrak Syarat-syarat Umum Kontrak (General Condition of Contract). (General Condition of Contract). Lampiran-lampiran (Appendices). Lampiran-lampiran (Appendices). Syarat-syarat Khusus Kontrak Syarat-syarat Khusus Kontrak (Special Condition of Contract / (Special Condition of Contract / Condition of Contracts – Particulars). Condition of Contracts – Particulars). Spesifikasi Teknis (Technical Specification). Spesifikasi Teknis (Technical Specification). Gambar-gambar Kontrak (Contract Drawings). Gambar-gambar Kontrak (Contract Drawings).

33 33 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ASPEK KONTRAK : Aspek Hukum : Penghentian Sementara Pekerjaan (Suspension of Work). (Suspension of Work). Pengakhiran Perjanjian/Pemutusan Kontrak. Ganti Rugi Keterlambatan (Liquidity Damages). Penyelesaian Perselisihan (Settlement of Dispute). Keadaan Memaksa (Force Majeure). Hukum yang Berlaku (Governing Law). Bahasa Kontrak (Contract Language). Domisili.

34 34 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ASPEK KONTRAK : Aspek Keuangan / Perbankan : Nilai Kontrak (Contract Amount)/ Nilai Kontrak (Contract Amount)/ Harga Borongan. Harga Borongan. Cara Pembayaran Cara Pembayaran (Method of Payment). (Method of Payment). Jaminan-jaminan Jaminan-jaminan (Guarantee/Bond). (Guarantee/Bond).

35 35 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ASPEK KONTRAK : Aspek Perpajakan : Pajak Pertambahan Nilai. Pajak Pertambahan Nilai. Pajak Penghasilan. Pajak Penghasilan.

36 36 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ASPEK KONTRAK : Aspek Perasuransian : Contractor’s All Risk & Third Party Contractor’s All Risk & Third Party Liability Assurance (CAR & TPL). Liability Assurance (CAR & TPL). Asuransi Tenaga Kerja (ASTEK). Asuransi Tenaga Kerja (ASTEK). Asuransi Kesehatan (ASKES). Asuransi Kesehatan (ASKES).

37 37 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ASPEK KONTRAK : Aspek Sosial Ekonomi : Keharusan menggunakan tenaga kerja tertentu, menggunakan bahan-bahan bangunan/material serta peralatan yang diperoleh di dalam negeri dan dampak lingkungan. Keharusan menggunakan tenaga kerja tertentu, menggunakan bahan-bahan bangunan/material serta peralatan yang diperoleh di dalam negeri dan dampak lingkungan. Aspek Administrasi : Keterangan mengenai para pihak. Laporan Keuangan. Korespondensi. Hubungan Kerja antara para pihak.

38 38 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PERKEMBANGAN : Faktor yang mempengaruhi : Proyek Konstruksi. Proyek Konstruksi. Tingkat Kecanggihan Teknologi. Tingkat Kecanggihan Teknologi. Dukungan Dana. Dukungan Dana. Pengguna Jasa. Pengguna Jasa. Penyedia Jasa. Penyedia Jasa. Tingkat Persaingan. Tingkat Persaingan.

39 39 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi GAMBARAN KONTRAK DI INDONESIA : Model Kontrak Konstruksi : Versi Pemerintah. Versi Pemerintah. Versi Swasta Nasional. Versi Swasta Nasional. Versi/Standar Swasta/Asing. Versi/Standar Swasta/Asing.

40 40 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi GAMBARAN KONTRAK DI INDONESIA : Pengertian dalam kontrak : Hal-hal yang rancu. Hal-hal yang rancu. Salah Pengertian. Salah Pengertian. Ketidaksetaraan Kontrak. Ketidaksetaraan Kontrak. Kejelasan dalam isi kontrak : Jumlah Hari Pelaksanaan Kontrak. Jumlah Hari Pelaksanaan Kontrak. Tak Jelas Saat Mulai. Tak Jelas Saat Mulai. Kelengkapan. Kelengkapan. Pengawasan Tidak Jalan. Pengawasan Tidak Jalan.

41 41 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi Standar/Sistem Kontrak FIDIC : SYARAT-SYARAT UMUM FIDIC SYARAT-SYARAT UMUM FIDIC SYARAT-SYARAT KHUSUS FIDIC SYARAT-SYARAT KHUSUS FIDIC SYARAT-SYARAT UMUM FIDIC SYARAT-SYARAT UMUM FIDIC SYARAT-SYARAT KHUSUS FIDIC SYARAT-SYARAT KHUSUS FIDIC 1995.

42 42 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENELITIAN : Tujuan : Menganalisa jenis risiko dan tingkat risiko yang ada di dalam kontrak konstruksi terhadap biaya, mutu dan waktu pelaksanaan proyek. Metode : Mengindentifikasi risiko-risiko yang ada di dalam kontrak konstruksi terhadap dampak biaya, mutu dan waktu di dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

43 43 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENELITIAN : Tingkat / level Pengaruh Risiko : Tingkat / level Pengaruh Risiko :

44 44 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENELITIAN : Tabel Isian Kuesioner : Tabel Isian Kuesioner :

45 45 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENELITIAN : Sampel Penelitian : Sampel Penelitian : Dokumen-dokumen kontrak konstruksi pada jenis pekerjaan pembangunan maupun pekerjaan renovasi untuk proyek bangunan seperti : rumah tinggal, kantor, ruko, rumah sakit, apartemen, hotel dan lain sebagainya dengan berbagai variasi nilai kontrak. Dokumen-dokumen kontrak konstruksi pada jenis pekerjaan pembangunan maupun pekerjaan renovasi untuk proyek bangunan seperti : rumah tinggal, kantor, ruko, rumah sakit, apartemen, hotel dan lain sebagainya dengan berbagai variasi nilai kontrak.

46 46 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENELITIAN : Analisis data kualitatif : Analisis data kualitatif : Metode Probability and Impact Matrix. Metode Probability and Impact Matrix.

47 47 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENELITIAN : Tabel Tingkat Risiko : Tabel Tingkat Risiko :

48 48 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi PENELITIAN : Identifikasi Risiko : Identifikasi Risiko :

49 49 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi DATA PRIMER :

50 50 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ANALISA KUALITATIF :

51 51 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi ANALISA KUANTITATIF :

52 52 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi HASIL TINGKAT RISIKO :

53 53 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi TINGKAT RISIKO TERTINGGI :

54 54 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi KESIMPULAN : Risiko dalam Kontrak yang Tertinggi : Risiko biaya bertambah bila terjadi kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) dan HPS (Harga Pasaran Setempat). Risiko biaya bertambah bila lalai dalam estimasi biaya pekerjaan. Risiko kenaikan biaya bila material, bahan, tenaga atau peralatan tidak tersedia atau di luar perkiraan perhitungan awal.

55 55 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi SARAN : Terhadap risiko kenaikan harga BBM, maka : a.Meminimalkan risiko tersebut dengan melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui ratio kenaikan harga BBM dari waktu ke waktu, sehingga ratio tersebut dapat dijadikan nilai kali terhadap biaya konstruksi saat tender. a.Meminimalkan risiko tersebut dengan melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui ratio kenaikan harga BBM dari waktu ke waktu, sehingga ratio tersebut dapat dijadikan nilai kali terhadap biaya konstruksi saat tender. b.Meniadakan risiko tersebut dengan menambahkan pasal di dalam kontrak konstruksi yang menyatakan bahwa apabila terjadi kenaikan harga BBM, maka nilai kontrak dapat disesuaikan berdasarkan indeks kenaikan harga BBM. b.Meniadakan risiko tersebut dengan menambahkan pasal di dalam kontrak konstruksi yang menyatakan bahwa apabila terjadi kenaikan harga BBM, maka nilai kontrak dapat disesuaikan berdasarkan indeks kenaikan harga BBM.

56 56 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi SARAN : Terhadap risiko kelalaian dalam estimasi biaya pekerjaan, maka : a.Meminimalkan risiko tersebut dengan melimpahkan tanggung jawab pengawasan estimasi biaya pekerjaan pada level managerial yang lebih kompeten di bidang estimasi. a.Meminimalkan risiko tersebut dengan melimpahkan tanggung jawab pengawasan estimasi biaya pekerjaan pada level managerial yang lebih kompeten di bidang estimasi. b. Meminimalkan risiko tersebut dengan menambahkan ratio biaya tidak terduga pada perhitungan biaya konstruksi. b. Meminimalkan risiko tersebut dengan menambahkan ratio biaya tidak terduga pada perhitungan biaya konstruksi.

57 57 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi SARAN : Terhadap risiko material, bahan, tenaga atau peralatan tidak tersedia atau di luar perkiraan perhitungan awal, maka : a. Meniadakan risiko tersebut dengan mencantumkan jenis material dan bahan yang akan dipergunakan secara rinci dan jelas di dalam dokumen kontrak konstruksi, dan menambahkan dalam pasal kontrak konstruksi apabila ada hal atau situasi yang mempengaruhi ketidaktersedianya jenis material dan bahan tersebut yang tercantum dalam dokumen kontrak yang terjadi bukan atas kelalaian dari pihak penyedia jasa, maka pihak penyedia jasa berhak meminta peninjauan kembali nilai kontrak konstruksi apabila harus mengganti jenis material dan bahan tersebut. a. Meniadakan risiko tersebut dengan mencantumkan jenis material dan bahan yang akan dipergunakan secara rinci dan jelas di dalam dokumen kontrak konstruksi, dan menambahkan dalam pasal kontrak konstruksi apabila ada hal atau situasi yang mempengaruhi ketidaktersedianya jenis material dan bahan tersebut yang tercantum dalam dokumen kontrak yang terjadi bukan atas kelalaian dari pihak penyedia jasa, maka pihak penyedia jasa berhak meminta peninjauan kembali nilai kontrak konstruksi apabila harus mengganti jenis material dan bahan tersebut. b.Meniadakan risiko tersebut dengan mencantumkan metoda pelaksanaan konstruksi yang rinci dan jelas di dalam dokumen kontrak konstruksi, sehingga apabila ada hal atau situasi yang tidak sesuai dengan kondisi dan cara yang tertuang dalam metoda konstruksi tersebut, maka pihak penyedia jasa berhak meminta peninjauan kembali nilai kontrak konstruksi. b.Meniadakan risiko tersebut dengan mencantumkan metoda pelaksanaan konstruksi yang rinci dan jelas di dalam dokumen kontrak konstruksi, sehingga apabila ada hal atau situasi yang tidak sesuai dengan kondisi dan cara yang tertuang dalam metoda konstruksi tersebut, maka pihak penyedia jasa berhak meminta peninjauan kembali nilai kontrak konstruksi. c.Meniadakan risiko tersebut dengan mewajibkan pengguna jasa untuk menyediakan bagi penyedia jasa sebelum pemasukan dokumen kontrak dalam proses tender data-data yang diperlukan seperti : data Hidrologi dan data keadaan di bawah tanah. c.Meniadakan risiko tersebut dengan mewajibkan pengguna jasa untuk menyediakan bagi penyedia jasa sebelum pemasukan dokumen kontrak dalam proses tender data-data yang diperlukan seperti : data Hidrologi dan data keadaan di bawah tanah.

58 58 Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi TERIMA KASIH


Download ppt "Analisis Risiko di Dalam Kontrak Konstruksi 1 LATAR BELAKANG : Perkembangan kehidupan manusia. Perkembangan kehidupan manusia. Kebutuhan akan tempat tinggal."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google