Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

INOVASI KURIKULUM Pertemuan ke 6. 2 PROSES Manajemen Sekolah SISTEM MANAJEMEN SEKOLAH MASUKAN MENTAH (Siswa) Guru & Staf Sarana/prasarana Keuangan Organisasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "INOVASI KURIKULUM Pertemuan ke 6. 2 PROSES Manajemen Sekolah SISTEM MANAJEMEN SEKOLAH MASUKAN MENTAH (Siswa) Guru & Staf Sarana/prasarana Keuangan Organisasi."— Transcript presentasi:

1 INOVASI KURIKULUM Pertemuan ke 6

2 2 PROSES Manajemen Sekolah SISTEM MANAJEMEN SEKOLAH MASUKAN MENTAH (Siswa) Guru & Staf Sarana/prasarana Keuangan Organisasi Kuriulum MASUKAN LINGKUNGAN MASUKAN INSTRUMENTAL Dukungan Orangtua Dukungan Pemerintah Dukungan Masyarakat KELUARAN Kognitif Afektif Psikomotor Hubungan Personal HASIL Melanjutkan Pendidikan Bekerja IQ, EQ, SQ

3 KETERKAITAN KOMPONEN PESERTA DIDIK KURIKULUM & STRATEGI GURU

4 Kurikulum Berbasis Kompetensi content-based curriculum competency- based curriculum

5 5 Siklus Kurikulum Perencanaan Penilaian Pengembangan Implementasi Policy

6 6 Rekayasa kurikulum 1.Merumuskan tujuan yang hendak dicapai. 2.Mengorganisasikan bahan belajar untuk mencapai tujuan. 3.Memilih cara untuk memudahkan terjadinya belajar. 4.Menetapkan cara untuk menilai keberhasilan belajar.

7 7 Hubungan antara Kurikulum dan Pembelajaran Rancangan dan pengaturan belajar- mengajar Pelaksanaan belajar- mengajar dan penilaian hasil belajar (dua sisi koin uang logam)

8 8 Pembelajaran sebagai sistem Sistem: kesatuan komponen yang terarah pada pencapaian tujuan Sistem pembelajaran Tujuan Isi/materi pembelajaran Proses pembelajaran Evaluasi

9 9 MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF TINDAK LANJUT STRATEGI PEMBELAJARAN PENGELOLAAN KELAS MEDIA DAN SUMBER EVALUASI TUJUAN PEMBELAJARAN KOMPONEN-KOMPONEN MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF

10 10 Konstelasi Pengembangan Kurikulum Kebutuhan AnakAspirasi MasyarakatIlmu Pengetahuan FilosofisPsikologis Tujuan Pendidikan KURIKULUM Sosiologis

11 11 Komponen KTSP Mengacu Pada: • Standar Isi (Permen 22) • Standar Kompetensi Lulusan(Permen 23) • Pedoman Pelaksanaan Permen 22 dan 23( Permen 24) • Panduan KTSP • Model Tubuh Kurikulum (Model Format KTSP)

12 12 Perencanaan Kurikulum 1.Menganalisis kebutuhan 2.Merumuskan dan menjawab pertanyaan filosofis 3.Menentukan disain kurikulum 4.Membuat rencana induk (master plan): pengembangan, pelaksanaan, dan penilaian

13 13 Pengembangan Kurikulum 1.Perumusan rasional atau dasar pemikiran 2.Perumusan visi, misi, dan tujuan 3.Penentuan struktur dan isi program 4.Pemilihan dan pengorganisasian materi 5.Pengorganisasian kegiatan pembelajaran 6.Pemilihan sumber, alat, dan sarana belajar 7.Penentuan cara mengukur hasil belajar I II

14 14 Struktur Pengetahuan Generalisasi Konsep Fakta Meningkatkan keumuman Meningkatkan kekhususan

15 15 Pelaksanaan Kurikulum 1.Penyusunan rencana dan program pembelajaran (Silabus, RPP: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 2.Penjabaran materi (kedalaman dan keluasan) 3.Penentuan strategi dan metode pembelajaran 4.Penyediaan sumber, alat, dan sarana pembelajaran 5.Penentuan cara dan alat penilaian proses dan hasil belajar 6.Setting lingkungan pembelajaran

16 Kurikulum Diferensiasi

17 Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Peserta didik yang memiliki kecerdasan dan Bakat Istimewa Peserta didik yang mengalami hambatan belajar

18 KURIKULUM DIFERENSIASI KURIKULUM DIFERENSIASI MERUPAKAN: 1. KURIKULUM YG MEMBERI PENGALAMAN PEND. YG DISESUAIKAN DG MINAT DAN KEMAMPUAN INTELEKTUAL SISWA 2. KURIKULUM YANG MENANTANG SESUAI DG KEMAMPUAN SISWA CI YG MEMP. KARAKTER CEPAT BELAJAR, MAMPU MENYELESAIKAN PROBLEM LEBIH CEPAT MAUPUN KEUNGGULAN LAIN

19 Diferensiasi Materi (Davis dan Rimm) Materi diadakan penyesuaian dg kebutuhan belajar siswa dengan mempertimbangkan: 1. Tingkat abstraksi materi; 2. Tingkat kompleksitas materi; 3. Tingkat variasi materi; 4. Melibatkan pengorganisasian nilai belajar; 5. Memasukkan unsur studi tentang manusia, mis: tokoh yang menemukan atau mengembangkan suatu teori;

20

21

22

23 Diferensiasi Proses Diferensiasi proses dilakukan dengan penyesuaian kebutuhan belajar siswa dng mempertimbangkan: 1. Penggunaan ranah kognitif tingkat tinggi; 2. Tugas yang bersifat divergen; 3. Memungkinkan penemuan-penemuan; 4. Menuntut bukti penalaran; 5. Memberikan kebebasan pada siswa untuk memilih kegiatan; 6. Melibatkan interaksi kelompok; 7. Menerapkan berbagai variasi kecepatan belajar sesuai kebutuhan siswa.

24 Diferensiasi Produk Diferensiasi produk dilakukan dengan mempertimbangkan: 1. Produk terkait dengan pemecahan masalah nyata dalam kehidupan 2. Menyajikan nara sumber 3. Transformasi produk dari satu bentuk ke bentuk lain 4. Bentuk dengan berbagai variasi 5. Penilaian yang tepat

25 Diferensi Lingkungan Diferensiasi lingkungan belajar mencakup: 1. Belajar dalam lingkungan yang aktual 2. Adanya batasan waktu yang fleksibel 3. Lingkungan belajar hendaknya 4.Memungkinkan untuk penelitian yang mendalam. 5.Jika dimungkinkan siswa dapat bekerja bersama dengan mentor.

26 Mengapa kurikulum harus dievaluasi 1.Apakah kurikulum saat ini masih relevan dengan kebutuhan dan perkembangan IPTEK? 2.Apakah kurikulum saat ini berorientasi tujuan? 3.Apakah kurikulum saat ini efisien dilihat dari pelaksanaannya? 4. Apakah kurikulum saat ini efektif untuk mencapai tujuan?. 5.Apakah kurikulum saat ini memiliki prinsip berkesinambungan? 6.Apakah kurikulum saat ini memiliki prinsip fleksibilitas?  Fleksibilitas dalam memilih program pendidikan  Fleksibilitas dalam pengembangan program pengajaran

27 Evaluasi terhadap implementasi kurikulum Beberapa kriteria untuk penilaian implementasi kurikulum sebagai program. • Apakah implementasi kurikulum yang dilaksanakan oleh pendidik sesuai dengan program yang direncanakan? • Apakah setiap program yang direncanakan dapat dilaksanakan oleh pendidik? • Sejauhmana peserta didik dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran ? • Apakah secara keseluruhan implementasi kurikulum dianggap efektif dan efesien?

28 Evaluasi Terhadap Pengalaman Belajar Yang Direncanakan. Kriteria yang dijadikan patokan dalam menilai pengalaman belajar diantaranya : • Apakah pengalaman belajar yang ada dalam kurikulum sesuai atau dapat mendukung pencapaian visi dan misi lembaga pendidikan? • Apakah pengalaman belajar yang direncanakan itu sesuai dengan minat peserta didik. • Apakah pengalaman belajar yang direncanakan sesuai dengan karakteristik lingkungan di mana perserta didik berada. • Apakah pengalaman belajar yang ditetapkan dalam kurikulum sesuai dengan jumlah waktu yang tersedia.

29 Evaluasi terhadap strategi belajar mengajar Beberapa kriteria untuk penilaian cara pelaksanaan/ mengimplementasikan kurikulum. • Apakah strategi pembelajaran dirumuskan sesuai dan dapat mendukung untuk keberhasilan pencapaian kompetensi pendidikan. • Apakah strategi pembelajaran yang diusulkan dapat mendorong aktivitas dan minat peserta didik untuk belajar? • Bagaimanakah keterbacaan pendidik terhadap pedoman pelaksanaan strategi pembelajaran yang disusulkan? • Apakah strategi pembeljaran sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik? • Apakah strategi pembelajaran yang dirumuskan sesuai dengan alokasi waktu.

30 EVALUASI TERHADAP PROGRAM PENILAIAN Beberapa kriteria penilai terhadap kurikulum sebagai suatu program adalah evaluasi terhadap program penilaian • Apakah program evaluasi relevan dengan tujuan atau kompetensi yang ingin dicapai; • Apakah evaluasi diprogramkan untuk mencapai fungsi evaluasi baik sebagai formatif maupun sumatif; • Apakah program evaluasi kurikulum yang direncanakan dapat mudah dibaca dan dipahami oleh pendidik; • Apakah program evaluasi bersifat realistios, dalam arti mungkin dapat dilaksanakan oleh pendidik

31 Beberapa Kecenderungan dalam Pendidikan sebagai bahan pertimbangan Rekonstruksi Kurikulum 1.Paradigma pembelajaran menurut UNESCO: 1) learning to know, 2) learning to do, 3) learning to be, dan 4) learning to life together 2.Kecenderungan bergesernya orientasi pembelajaran dari teacher centered menuju student centered, 3.Kecenderungan pergeseran dari content-based curriculum menuju competency-based curriculum, 4.Perubahan teori pembelajaran dan asesmen dari model behavioristik menuju model konstruktivistik, 5.Perubahan pendekatan teoretis menuju kontekstual, 6.Perubahan paradigma pembelajaran dari standardization menjadi customization, 7.Dari evaluasi dengan paper and pencil test yang hanya mengukur convergen thinking menuju openended question, performance assessment, dan portfolio assessment, yang dapat mengukur divergen thinking.

32 Fungsi Kurikulum Berbasis Kompetensi 1.Menentukan kompetensi dan hasil yang harus dicapai peserta didik yang meliputi kompetensi lulusan, kompetensi lintas kurikulum, kompetensi rumpun pelajaran, dan kompetensi dasar mata pelajaran, 2.Menetapkan/penyusunan silabus yang dikembangkan pada tingkat PT atau Program Studi.


Download ppt "INOVASI KURIKULUM Pertemuan ke 6. 2 PROSES Manajemen Sekolah SISTEM MANAJEMEN SEKOLAH MASUKAN MENTAH (Siswa) Guru & Staf Sarana/prasarana Keuangan Organisasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google