Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

INDUKTOR / KUMPARAN ILHAM, S.Pd.. Pengertian : Fungsi pokok induktor adalah untuk menimbulkan medan magnet. Induktor berupa kawat yang digulung sehingga.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "INDUKTOR / KUMPARAN ILHAM, S.Pd.. Pengertian : Fungsi pokok induktor adalah untuk menimbulkan medan magnet. Induktor berupa kawat yang digulung sehingga."— Transcript presentasi:

1 INDUKTOR / KUMPARAN ILHAM, S.Pd.

2 Pengertian : Fungsi pokok induktor adalah untuk menimbulkan medan magnet. Induktor berupa kawat yang digulung sehingga menjadi kumparan kemampuan induktor untuk menimbulkan medan magnet disebut konduktansi. Satuan induktansi adalah henry (H) atau milihenry (mH).

3 1. Identifikasi Jenis-Jenis Induktor:

4 Gambar 2 : Simbol dan bentuk Fisik Induktor

5 2. Kegunaan Induktor dalam Sistem Elektronik Gambar 3 : Induktor dalam sistem elektronik

6 3. Terjadinya Medan Magnet Induktansi Searah Bila kita mengalirkan arus listrik melalui kabel, terjadilah garis-garis gaya magnet. Bila kita mengalirkan arus melalui spul atau coil ( kumparan ) yang dibuat dari kabel yang digulung, akan terjadi garis-garis gaya dalam arah sama yang membangkitkan medan magnet. Kekuatan medan magnet sama dengan jumlah garis-garis gaya magnet, dan berbanding lurus dengan hasil kali dari jumlah gulungan dalam kumparan dan arus listrik yang melalui kumparan tersebut. Gambar 4 : Induktor terhubung sumber tegangan DC

7 Induktansi Bolak-balik Bila dua kumparan ditempatkan berdekatan satu sama lain dan salah satu kumparan (L 1 ) diberi arus listrik AC, pada L 1 akan terjadi fluks magnet. Fluks magnet ini akan melalui kumparan kedua (L 2 ) dan akan membangkitkan emf (elektro motorive force) pada kumparan L 2. Efek seperti ini disebut induksi timbal balik ( mutual induction ). Hal seperti ini biasanya kita jumpai pada transformator daya. Gambar 5 : Induktor terhubung sumber tegangan AC

8 Perlawanan yang diberikan kumparan tersebut dinamakan reaktansi induktif. Reaktansi Induktif ini diberi simbol XL dalam satuan Ohm. X L = 2πfL Keterangan : π adalah konstanta (3.14) f adalah frekwensi arus bolak-balik ( Hz) L adalah Induktansi ( Henry ) ∞ adalah kecepatan sudut ( 2πfL) X L adalah reaktansi induktif ( Ω )

9 4. Pengisian Induktor Bila kita mengalirkan arus listrik (I), maka terjadilah garis-garis gaya magnet. Bila kita mengalirkan arus melalui spul atau coil ( kumparan ) yang dibuat dari kabel yang digulung, akan terjadi garis-garis gaya dalam arah sama membangkitkan medan magnet. Kekuatan medan magnet sama dengan jumlah garis-garis gaya magnet dan berbanding lurus dengan hasil kali dari jumlah gulungan dalam kumparan dan arus listrik yang melalui kumparan tersebut. Contoh rangkaian : Gambar 6 : Rangkaian Pengisian Induktansi dengan tegangan DC

10 Bila arus bolak – balik mengalir pada induktor, maka akan timbul gaya gerak listrik (ggl) induksi Hal ini berarti antara arus dan tegangan berbeda fase sebesar Л /2 = 90 0 dan arus tertinggal (lag) dari tegangan sebesar Лf merupakan perlawanan terhadap aliran arus Gambar 7 : Rangkaian Pengisian Induktasi dengan tegangan AC

11 5. Pengosongan Induktor Bila arus listrik (l) sudah memenuhi lilitan, maka terjadilah arus akan bergerak berlawanan arah dengan proses pengisian sehingga pembangkitan medan magnet dengan garis gaya magnet yang sama akan menjalankan fungsi dari lilitan tersebut makin tinggi nilai L ( induktansi) yang dihasilkan maka makin lama proses pengosongannya. Gambar 8 : Rangkaian Pengosongan Induktasi

12

13 6. Menghitung Impedansi Induktor Setelah diperoleh nilai X L maka Impedansi dapat di hitung : Z disebut impedansi Seri dengan satuan Ω (ohm) VRVR VLVL I V Dari gambar vektor disamping, sudut antara V dengan V R disebut sudut fase atau beda fase. Cosinus sudut tersebut disebut dengan faktor daya dengan rumus: Sehingga yang dimaksud dengan factor daya adalah : -Cosinus sudut yang lagging atau leading. -Perbandingan R/Z = resistansi / impedansi -Perbandingan daya sesungguhnya dengan daya semu. Gambar 9 : Diagram Vektor

14 7. Sifat Induktor terhadap arus AC dan DC Gambar 10 :Rangkaian induktor terhadap AC Bila arus bolak – balik mengalir pada induktor, maka akan timbul gaya gerak listrik (ggl) induksi yang besarnya: bila e = E m sin ωt, maka:

15 e = Em sin ωt i = Im sin (ωt – 90), maka: Besarnya XL = 2.Л.f. L dengan ketentuan : XL adalah reaktansi induktif (Ω) Л adalah 3, 14 f adalah frekuensi (Hz) L adalah induktansi (H)

16 8. Rumus yang Berhubungan dengan Induktor a. Jumlah Lilitan Kawat sebuah Induktor Keterangan : N adalah jumlah lilitan p adalah panjang kawat (centi meter) r adalah jari-jari kawat (centi meter) L adalah induktansi ( henry ) b. Reaktansi Induktif Keterangan : XL adalah reaktansi induktif (Ω) Л adalah 3, 14 f adalah frekuensi (Hz) L adalah induktansi (H) XL = 2πfL

17 c. Menghitung Impedansi Rangkaian R L seri Keterangan : Z adalah impedansi R adalah hambatan (Ω) L adalah induktansi ( henry ) d. Menghitung Impedansi Rangkaian R L paralel Keterangan : Z adalah impedansi R adalah hambatan (Ω) L adalah induktansi ( henry )

18 e. Nilai Faktor Kualitasnya (Q) Keterangan : Q adalah factor qualitas X L adalah reaktansi induktif (Ω) R adalah Resistansi (Ω) f. Rangkaian L dan C Seri : Keterangan : Q adalah factor daya V 1 adalah tegangan (V)


Download ppt "INDUKTOR / KUMPARAN ILHAM, S.Pd.. Pengertian : Fungsi pokok induktor adalah untuk menimbulkan medan magnet. Induktor berupa kawat yang digulung sehingga."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google