Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ALUR PERENCANAAN KEBUTUHAN GURU DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ALUR PERENCANAAN KEBUTUHAN GURU DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN."— Transcript presentasi:

1 ALUR PERENCANAAN KEBUTUHAN GURU DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

2 DEFINISI BAKU 1.GT adalah guru tersedia yaitu jumlah guru yang ada dikurangi jumlah guru pensiun/mutasi/meninggal 2.JM adalah jumlah murid/siswa yang ada (untuk proyeksi tahun berikutnya disesuaikan menggunakan target APK) 3.RSG adalah rasio siswa guru. Untuk jenjang SD menurut PP 74 tahun 2008 adalah 1:20 sedangkan menurut permendiknas nomor 15 tahun 2010 adalah 1:32 sedangkan untuk jenjang SMP menurut permendiknas adalah 1:36 4.GB adalah jumlah kebutuhan guru pada tingkat kabupaten/kota 5.BK adalah jam tatap muka mata pelajaran sesuai dengan standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah kurikulum tingkat satuan pendidikan 1 1

3 DEFINISI BAKU 6.BM adalah beban mengajar guru dengan formula BK dikalikan dengan Jumlah rombel sesuai RSG dibagi dengan 7.Gmax adalah kebutuhan guru maksimum yaitu kebutuhan maksimum dengan formula Rombongan belajar minimum = 20 (batas minimum menurut PP 74 tahun 2008), beban mengajar minimum = 24 (kewajiban minimum menurut permendiknas no. 39/2009 tentang beban mengajar guru)) 8.Gmin adalah kebutuhan guru minimum yaitu kebutuhan minimum dengan formula Rombongan belajar maksimum = 32 (batas maksimum menurut permendiknas no. 15 tahun 2010 tentang SPM), beban mengajar sd maksimum= 25 – 40 (kewajiban maksimum PP 74/2008 tentang guru)) 9.Guru Ideal = GI (Rombongan belajar maksimum = 32 (batas maksimum menurut permendiknas no. 15 tahun 2010 tentang SPM), beban mengajar minimum = 24 ((kewajiban minimum menurut permendiknas no. 39/2009 tentang beban mengajar guru)) 2 2

4 1.Guru Tersedia (GT) 2.Jumlah siswa sesuai APK (JM) 3.Rasio Siswa Guru (RSG) 1.Guru Tersedia (GT) 2.Jumlah siswa sesuai APK (JM) 3.Rasio Siswa Guru (RSG) Hitung Guru Ideal Mapel GI = JR x BK 24 Jam Hitung Guru Ideal Mapel GI = JR x BK 24 Jam GI = GT (-0,25) tidak Optimasi Beban Mengajar ya Kondisi Ideal Hitung Rombel JR = JM / RSG Hitung Rombel JR = JM / RSG Redistribusi mapel yang sama antar sekolah jenjang yang sama Redistribusi mapel yang sama antar jenjang Redistribusi mapel yang berbeda antar sekolah GI = GT tidak GI = GT tidak GI = GT GB G Minimum ya GI > GT PROSES TINGKAT KABUPATEN/KOTA PER MAPEL Lebih/Kurang PROYEKSI KAB/KOTA TH S.D 2014 PROYEKSI KAB/KOTA TH S.D 2014 Rekrutmen Guru Baru untuk Kab/Kota Redistribusi antar Kab/Kota lebih kurang 3 3 BM > 30 Jam GI < GT

5 1.Guru Tersedia (GT) 2.Jumlah siswa sesuai APK (JM) 3.Rasio Siswa Guru (RSG) 1.Guru Tersedia (GT) 2.Jumlah siswa sesuai APK (JM) 3.Rasio Siswa Guru (RSG) Penuhi sesuai SPM (4) Penuhi sesuai SPM (4) ∑ Guru < 4 Rombel <= 6 ∑ Guru < 4 Rombel <= 6 tidak PROSES TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SD KHUSUS GURU KELAS ya Daerah Khusus? ya tidak ∑Guru > ∑ rombel Redistribusi antar sekolah jenjang yg sama SPM (permendiknas 15 thn 2010) • SD daerah khusus 4 • SD lainnya 6 Hitung Rombel JR = JM / RSG Hitung Rombel JR = JM / RSG Guru Ideal ya ∑Guru = ∑ rombel tidak ya Penuhi sesuai SPM (6) tidak ∑Guru < 6 ya Kondisi Minimal tidak 4 4

6 SD AGREGAT Kabupaten/Kota AGREGAT Kabupaten/Kota Kebutuhan Guru Per Mata Pelajaran Nasional Kebutuhan Guru Per Mata Pelajaran Nasional SMP SMA/SMK TK Matematika B. Indonesia Agama Penjaskes IPA IPS Guru Kelas Mulok Kesenian Proses redistribusi antar jenjang pendidikan 5 5

7 PERENCANAAN KEBUTUHAN GURU SD SWASTA

8 DAFTAR ISI NOJENJANGHALNOJENJANGHAL 1NASIONAL 8 18SULAWESI UTARA 100 2DKI JAKARTA1619SULAWESI TENGAH 104 3JAWA BARAT20 SULAWESI SELATAN 108 4JAWA TENGAH2821SULAWESI TENGGARA 116 5DI. YOGYAKARTA3622MALUKU 120 6JAWA TIMUR4023B A L I 124 7ACEH4824NUSA TENGGARA BARAT 128 8SUMATERA UTARA5625NUSA TENGGARA TIMUR 132 9SUMATERA BARAT6426PAPUA R I A U6827BENGKULU J A M B I7228MALUKU UTARA SUMATERA SELATAN7629BANTEN LAMPUNG8030BANGKA BELITUNG KALIMANTAN BARAT8431GORONTALO KALIMANTAN TENGAH8832KEPULAUAN RIAU KALIMANTAN SELATAN9233PAPUA BARAT KALIMANTAN TIMUR9634SULAWESI BARAT 176

9 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NASIONAL 8 8

10 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NASIONAL 9 9

11 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NASIONAL 10

12 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NASIONAL 11

13 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NASIONAL 12

14 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NASIONAL 13

15 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NASIONAL 14

16 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NASIONAL RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NASIONAL 15

17 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA 16

18 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI DKI JAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI DKI JAKARTA 17

19 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI DKI JAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI DKI JAKARTA 18

20 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI DKI JAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI DKI JAKARTA 19

21 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA BARAT 20

22 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA BARAT 21

23 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA BARAT 22

24 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA BARAT 23

25 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA BARAT 24

26 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA BARAT 25

27 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA BARAT 26

28 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA BARAT 27

29 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH 28

30 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH 29

31 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TENGAH 30

32 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TENGAH 31

33 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TENGAH 32

34 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TENGAH 33

35 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TENGAH 34

36 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TENGAH 35

37 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI DI YOGYAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI DI YOGYAKARTA 36

38 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI DI YOGYAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI DI YOGYAKARTA 37

39 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI DI YOGYAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI DI YOGYAKARTA 38

40 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI DI YOGYAKARTA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI DI YOGYAKARTA 39

41 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR 40

42 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR 41

43 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TIMUR 42

44 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAWA TIMUR 43

45 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TIMUR 44

46 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAWA TIMUR 45

47 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TIMUR 46

48 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAWA TIMUR 47

49 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI ACEH 48

50 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI ACEH 49

51 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI ACEH 50

52 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI ACEH 51

53 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI ACEH 52

54 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI ACEH 53

55 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI ACEH 54

56 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI ACEH RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI ACEH 55

57 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA UTARA 56

58 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA UTARA 57

59 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA UTARA 58

60 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA UTARA 59

61 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA UTARA 60

62 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA UTARA 61

63 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA UTARA 62

64 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA UTARA 63

65 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA BARAT 64

66 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA BARAT 65

67 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA BARAT 66

68 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA BARAT 67

69 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI RIAU 68

70 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI RIAU 69

71 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI RIAU 70

72 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI RIAU 71

73 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAMBI RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI JAMBI 72

74 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAMBI RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI JAMBI 73

75 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAMBI RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI JAMBI 74

76 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAMBI RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI JAMBI 75

77 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SUMATERA SELATAN 76

78 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA SELATAN 77

79 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SUMATERA SELATAN 78

80 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SUMATERA SELATAN 79

81 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI LAMPUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI LAMPUNG 80

82 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI LAMPUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI LAMPUNG 81

83 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI LAMPUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI LAMPUNG 82

84 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI LAMPUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI LAMPUNG 83

85 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT 84

86 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN BARAT 85

87 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN BARAT 86

88 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT 87

89 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 88

90 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 89

91 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 90

92 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 91

93 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN 92

94 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN SELATAN 93

95 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN SELATAN 94

96 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN SELATAN 95

97 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 96

98 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 97

99 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 98

100 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 99

101 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI UTARA 100

102 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI UTARA 101

103 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI UTARA 102

104 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI UTARA 103

105 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGAH 104

106 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI TENGAH 105

107 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI TENGAH 106

108 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI TENGAH RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI TENGAH 107

109 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI SELATAN 108

110 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI SELATAN 109

111 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI SELATAN 110

112 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI SELATAN 111

113 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI SELATAN 112

114 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI SELATAN 113

115 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI SELATAN 114

116 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI SELATAN RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI SELATAN 115

117 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGGARA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGGARA 116

118 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI TENGGARA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI TENGGARA 117

119 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI TENGGARA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI TENGGARA 118

120 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA 119

121 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI MALUKU RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI MALUKU 120

122 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI MALUKU RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI MALUKU 121

123 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI MALUKU RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI MALUKU 122

124 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI MALUKU RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI MALUKU 123

125 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI BALI RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI BALI 124

126 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI BALI RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI BALI 125

127 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI BALI RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI BALI 126

128 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI BALI RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI BALI 127

129 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT 128

130 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT 129

131 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT 130

132 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT 131

133 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 132

134 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 133

135 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 134

136 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 135

137 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 136

138 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 137

139 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 138

140 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 139

141 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI PAPUA 140

142 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI PAPUA 141

143 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI PAPUA 142

144 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI PAPUA 143

145 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI PAPUA 144

146 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI PAPUA 145

147 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI PAPUA 146

148 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI PAPUA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI PAPUA 147

149 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI BENGKULU RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI BENGKULU 148

150 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI BENGKULU RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI BENGKULU 149

151 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI BENGKULU RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI BENGKULU 150

152 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI BENGKULU RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI BENGKULU 151

153 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI MALUKU UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI MALUKU UTARA 152

154 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI MALUKU UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI MALUKU UTARA 153

155 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI MALUKU UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI MALUKU UTARA 154

156 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI MALUKU UTARA RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI MALUKU UTARA 155

157 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI BANTEN RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI BANTEN 156

158 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI BANTEN RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI BANTEN 157

159 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI BANTEN RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI BANTEN 158

160 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI BANTEN RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI BANTEN 159

161 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 160

162 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 161

163 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 162

164 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 163

165 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI GORONTALO RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI GORONTALO 164

166 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI GORONTALO RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI GORONTALO 165

167 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI GORONTALO RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI GORONTALO 166

168 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI GORONTALO RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI GORONTALO 167

169 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KEPULAUAN RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI KEPULAUAN RIAU 168

170 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KEPULAUAN RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI KEPULAUAN RIAU 169

171 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KEPULAUAN RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI KEPULAUAN RIAU 170

172 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KEPULAUAN RIAU RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI KEPULAUAN RIAU 171

173 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI PAPUA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI PAPUA BARAT 172

174 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI PAPUA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI PAPUA BARAT 173

175 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI PAPUA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI PAPUA BARAT 174

176 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI PAPUA BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI PAPUA BARAT 175

177 RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU AGAMA PROVINSI SULAWESI BARAT 176

178 RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU MUATAN LOKAL PROVINSI SULAWESI BARAT 177

179 RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU PENJASKES PROVINSI SULAWESI BARAT 178

180 RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI BARAT RENCANA KEBUTUHAN GURU KELAS PROVINSI SULAWESI BARAT 179


Download ppt "ALUR PERENCANAAN KEBUTUHAN GURU DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google