Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEMINAR DRD KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN UTAMA TERHADAP KEMISKINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN WONOGIRI KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEMINAR DRD KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN UTAMA TERHADAP KEMISKINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN WONOGIRI KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN."— Transcript presentasi:

1 SEMINAR DRD KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN UTAMA TERHADAP KEMISKINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN WONOGIRI KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN UTAMA TERHADAP KEMISKINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN WONOGIRI DEWAN RISET DAERAH (DRD) WONOGIRI KANTOR LITBANG IPTEK KABUPATEN WONOGIRI 2012

2 LATAR BELAKANG • Banyak ahli menyimpulkan bahwa kinerja pemerintahan di era reformasi masih jauh berada di level yang bisa dicapai oleh pemerintah orde baru, yang watak proseduralnya justru sangat bertolak belakang dengan tuntutan good governance (Mac Leod, 2005) • Proses refomasi birokrasi Kabupaten Wonogiri sejak 2004 dengan pintu masuk pelayanan publik: 1.Bidang Pendidikan 2.Bidang Kesehatan 3.Bidang Penanggulangan Kemiskinan • Sejauh mana keberhasilannya, apa ukuran untuk menilai keberhasilannya? • Program penurunan angka kemiskinan masih belum mencapai target (seharusnya 15,68%, saat ini baru 13,7%) (Workshop penyusunan profil pencapaian MDGs Kab. Wonogiri 2012) • Hal ini menjadi kontradiktif dengan visi misi Bupati, “Bebas dari kemiskinan” mungkinkan tercapai?

3 TUJUAN 1.Merumuskan rekomendasi penerapan nilai- nilai universal good governance di SKPD untuk menurunkan angka kemiskinan 2.Merumuskan rekomendasi dalam mencapai target kemiskinan 15,68% (capaian saat ini baru 13,7%) 3.Merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan rasio kesempatan kerja 90% bagi penduduk usia 15 tahun keatas (capaian saat ini baru 75,7%)

4 METODOLOGI PENYEBARAN QUESIONER, ANALISIS DATA TERHADAP DATA PRIMER DAN SEKUNDER SECARA KUALITATIF DAN KUANTITATIF, KROSCEK DATA DENGAN INTERVIEWS DAN UJI PUBLIK (SEMINAR DAN FGD)

5 ANALISIS 1.Kebijakan Wakil Bupati sebagai Ketua TKPKD (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah) “untuk mengintegrasikan program percepatan penanggulangan kemiskinan melalui kebijakan ekonomi makro dengan mensinergikan program dan kebijakan penanggulangan kemiskinan antar SKPD”. 2.Untuk diperhatikan oleh TKPKD adalah: a)Upaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Masyarakat miskin perlu dibebaskan dari biaya pelayanan dan pendidikan dasar. b)Meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Antara lain dengan pengembangan UMKM bagi warga miskin, penyaluran raskin lebih tepat sasaran, memberikan kesempatan kerja dan keahlian kepada warga miskin c)Memberikan intervensi yang berbeda kepada RT sangat miskin, miskin dan hampir miskin. d)Memperkuat kapasitas kelembagaan/kelompok warga miskin agar lebih berdaya. e)Camat dan SKPD diminta senantiasa melaporkan dan memantau program penanggulangan kemiskinan. 1. Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan

6 2. Indikator penanggulangan Kemiskinan 1.Indikator kondisi atap, dinding dan lantai ditangani dengan pemugaran rumah miskin, masih sebatas lantainisasi 2.Indikator penggunaan jamban ditangani dengan stimulan pembangunan jamban 3.Indikatoe KK miskin tidak tamat SD ditangani dengan kejar paket dan keaksaraan fungsional. 4.Indikator wajib belajar 9 tahun ditangani dengan beasiswa 5.Indikator garis kemiskinan (600rb/bln) ditangani melalui stimulan bantuan ternak, bibit, pelatihan ketrampilan, TTG.

7 Strategi percepatan penanggulangan kemiskinan Kab. Wonogiri: 1.Mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin 2.Meningkatkan pendapatan masyarakat miskin 3.Mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha kecil dan mikro 4.Mensinergikan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan 5.Mengefektifkan peran TKPKD Percepatan penanggulangan kemiskinan Kab. Wonogiri dibagi menjadi 4 klaster: 1.Program beasiswa miskin, jamkesmas, raskin, PKH, BLT (saat krisis) 2.Program pemberdayaan masyarakat/PNPM 3.Program kredit usaha rakyat (KUR) 4.Program rumah sangat murah, kendaraan umum murah, air bersih untuk rakyat, program listrik murah dan hemat.

8 3. Data Rumah Tangga Miskin Jumlah KK di Kabupaten Wonogiri ada KK, masuk dalam kategori miskin sekali KK. Prosentase KK miskin sekai dengan jumlah penduduk, tertinggi di kecamatan Giritontro (67%) terendah di Kecamatan Jatipurno (23,81%) Adapun kecamatan dengan jiwa miskin sekali dibawah 25% adalah Kecamatan Wonogiri dan Jatiroto.

9 4. IPM KAB. WONOGIRI VARIABEL IPMTAHUN 2008TAHUN 2009PENINGKATAN 1. ANGKA HARAPAN HIDUP76,67 tahun77 tahun0,33 2. ANGKA MELEK HURUF95 %95,2 %.0,2 3. RATA-RATA LAMA SEKOLAH6,7 tahun6,9 tahun0,2 4. INDEKS KONSUMSI RIIL77,9878,430,45 IPM77,6678,080,42 Angka Kecepatan Perubahan (shortfall) IPM Kabupaten Wonogiri tahun 2008 ke tahun 2009 sebesar 1,9 %. IPM Kabupaten Wonogiri tahun 2009 di tingkat Provinsi Jawa Tengah menempati peringkat 22 dari 35 Kab/Kota, sama dengan tahun Di tingkat nasional menempati peringkat 232 dari 497 Kab/Kota seluruh Indonesia, meningkat dari peringkat 237 pada tahun 2008

10 5. JUMLAH PENDUDUK MISKIN 1.Data Bapermas Kab. Wonogiri Tahun 2009 (dalam IPM 2009), jiwa miskin/miskin sekali = , KK miskin = , KK miskin sekali = Data Bappeda Kab. Wonogiri 2011 (pendataan BPS Tahun 2008 dalam Surat Keputusan Bupati Wonogiri tentang penetapan jumlah peserta program jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) di Kabupaten Wonogiri Tahun 2011) = Data KBKSPP Kab. Wonogiri tentang keluarga sejahtera: KATEGORI PRA SEJAHTERA SEJAHTERA I SEJAHTERA II SEJAHTERA III SEJAHTERA III JUMLAH KK

11 6. ANGGARAN BELANJA SEKTORAL PENANGGULANGAN KEMISKINAN TAHUN 2010 ditangani oleh 6 SKPD sebesar Rp ,- sebagai perbandingan tahun 2011 di Kab Boyolali ditangani oleh 15 SKPD dengan total dana Rp ,- Kondisi tersebut berarti dukungan terhadap visi misi Bupati dan Wakil Bupati belum dimaksimalkan. Kedepan agar setiap SKPD membuat program dan kegiatan untuk penanggulangan kemiskinan, serta TAPD untuk komitmen memprioritaskan kegiatan tersebut.

12 Saat ini DRD Wonogiri bekerjasama dengan Kantor Litbang Iptek Kab. Wonogiri masih melakukan Kajian Desa Model Penanggulangan Kemiskinan Secara Terpadu Berbasis Potensi Lokal (dalam proses pelaksanaan) di 5 desa dengan prosentase penduduk miskin terbesar terhadap jumlah penduduk yaitu : KECAMATANDESA PROSENTASE PENDUDUK MISKIN TERHADAP JUMLAH PENDUDUK GIRITONTRO PUCANGANOM NGADIROJO KERJO LOR KISMANTORO GEDAWUNG PURWANTORO KEPYAR NGADIROJO NGADIROJO KIDUL 18.21

13 MOHON MASUKAN DAN SARAN PESERTA SEMINAR TERUTAMA TERKAIT VALIDITAS DATA DAN REKOMENDASI SERTA USULAN PROGRAM, KEGIATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN AGAR SEMAKIN TERARAH, TERPADU DAN SISTEMATIS UNTUK KESEMPURNAAN KAJIAN DAN REKOMENDASI

14 TERIMA KASIH, MATUR NUWUN


Download ppt "SEMINAR DRD KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN UTAMA TERHADAP KEMISKINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN WONOGIRI KAJIAN KELEMBAGAAN MENGHILANGKAN KEMISKINAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google