Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGORGANISASIAN PERBAIKAN MUTU DAN UNSUR-UNSUR PENDUKUNGNYA DAN oleh Margono Slamet Institut Pertanian Bogor.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGORGANISASIAN PERBAIKAN MUTU DAN UNSUR-UNSUR PENDUKUNGNYA DAN oleh Margono Slamet Institut Pertanian Bogor."— Transcript presentasi:

1

2 PENGORGANISASIAN PERBAIKAN MUTU DAN UNSUR-UNSUR PENDUKUNGNYA DAN oleh Margono Slamet Institut Pertanian Bogor

3 Mutu kinerja dirancang dan diputuskan sebagai kebijakan mutu oleh : 1. Pimpinan Perguruan Tinggi 2. Komisi Mutu Tingkat Perguruan Tinggi 3. Pimpinan Fakultas 4. Komisi Mutu Tingkat Fakultas di dukung oleh : 5. Tim Fasilitator / Narasumber / Pelatih

4 Pelaksanaan peningkatan mutu kinerja dilaksanakan oleh Tim- tim Perbaikan Mutu di semua tingkatan didukung oleh fasilitator/narasumber/pelatih. 1. Tim Perbaikan Mutu Tingkat Perguruan Tinggi. 2. Tim Perbaikan Mutu Tingkat Fakultas 3. Tim Perbaikan Mutu Tingkat Jurusan Kegiatannya dimonitor oleh Komisi Mutu dan dipertanggung jawab kepada Pimpinan Struktural yang bersangkutan.

5 Anggota KETUA Fasilitator KETUA Anggota Fasilitator KETUAFasilitator Anggota KOMISI MUTU IPB KOMISI MUTU FAKULTAS TIM PERBAIKAN MUTU ORGANISASI PENINGKATAN MUTU TIM FASILITATOR / NARASUMBER 12

6 PENGORGANISASIAN PERBAIKAN MUTU 1. Pengambil Kebijakan Mutu Perguruan Tinggi (Tingkat Universitas/Institut/Fakultas) (Tingkat Universitas/Institut/Fakultas) 2. Pelaksana Perbaikan Mutu 3. Unsur Pendukung Perbaikan Mutu 4. Fasilitas Pendukung Perbaikan Mutu. 1. Pengambil Kebijakan Mutu Perguruan Tinggi (Tingkat Universitas/Institut/Fakultas) (Tingkat Universitas/Institut/Fakultas) 2. Pelaksana Perbaikan Mutu 3. Unsur Pendukung Perbaikan Mutu 4. Fasilitas Pendukung Perbaikan Mutu.

7 I. PENGAMBIL KEBIJAKAN MUTU I. PENGAMBIL KEBIJAKAN MUTU Mutu tentang segala sesuatu harus dirancang, direncanakan dan ditentukan sebelumnya. Keputusan tentang ini disebut Kebijakan Mutu. Tugas ini dilakukan oleh :

8 1. UNSUR PIMPINAN PT / FAKULTAS 1.Harus merupakan tim yang kompak. 2. Harus selalu peduli/memperhatikan mutu kinerja Fakultas. 3. Harus mempunyai jadwal pertemuan bersama untuk membicarakan mutu kerja. 4. Selalu perhatikan kepentingan pelanggan internal dan eksternal. 5. Selalu menuntut kinerja stafnya sesuai standar kinerja yang telah ditentukan. 6. Mengevaluasi kinerja stafnya atas dasar standar mutu yang ada. 7. Selalu berusaha memfasilitasi staf/bawahannya.

9 2. KOMISI MUTU 1. Membantu Pimpinan memikirkan dan merancang hal-hal yang perlu diperbaiki dan merekomendasi standar mutu. yang perlu diperbaiki dan merekomendasi standar mutu. 2. Terdiri dari orang-orang berpengalaman yang masih memiliki waktu dan kepedulian pada mutu. memiliki waktu dan kepedulian pada mutu. 3. Melengkapi dirinya dengan berbagai data dan informasi yang berkaitan dengan mutu kinerja. yang berkaitan dengan mutu kinerja. 4. Merekomendasikan prioritas perbaikan mutu. 5. Merekomendasikan kepada pimpinan fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk perbaikan mutu. yang diperlukan untuk perbaikan mutu.

10 II. PELAKSANA PERBAIKAN MUTU KEPUTUSAN PIMPINAN & KOMISI MUTU HARUS DILAKSANAKAN OLEH ORANG-ORANG YANG BERSANGKUTAN. KEPUTUSAN PIMPINAN & KOMISI MUTU HARUS DILAKSANAKAN OLEH ORANG-ORANG YANG BERSANGKUTAN. 1. Di Tingkat Universitas / Institut 2. Di Tingkat Fakultas. 3. Di Tingkat Jurusan 4. Di Tingkat Laboratorium. 5. Di Tingkat Kelompok Dosen Serumpun. 6. Di Tingkat Unit Pegawai Administrasi.

11 1. DI TINGKAT PT. /FAKULTAS 1. Dibentuk Tim untuk memperbaiki Kurikulum. 2. Dibentuk Tim untuk memperbaiki Jadwal Akademis/ Kuliah. 3. Dibentuk Tim untuk alokasi/penggunaan fasilitas bersama. 4. Dibentuk Tim untuk menyusun standar kinerja : a. Perkuliahan;d. Penelitian; b. Praktikum;e. Pengabdian Masy. c. Bimbingan skripsi;f. Pengumpulan data, dll. 5. Dibentuk Tim untuk menentukan standar Credit Point. 6. Dibentuk Tim untuk menyusun anggaran. 7. Dan lain sebagainya sesuai kebutuhan. Misalnya:

12 2. DI TINGKAT JURUSAN 1. Tim perbaikan mutu perkuliahan. 2. Tim perbaikan mutu praktikum, 3. Tim perbaikan mutu penelitian. 4. Tim perbaikan pengelolaan Jurusan. 5. Tim perbaikan penggunaan fasilitas Jurusan. 6. Tim perbaikan pelaksanaan fungsi PA. 7. Tim perbaikan pembinaan HMJ. 8. Tim perbaikan disiplin dosen dan pegawai. 9. Dan lain sebagainya. Misalnya :

13 3. DI TINGKAT LABORATORIUM 1. Tim perbaikan mutu peralatan lab. 2. Tim perbaikan sistem penggunaan lab. 3. Tim perbaikan pengelolaan lab. 4. Tim perbaikan sistem pengadaan alat lab. 5. Tim perbaikan sistem pengadaan bahan. 6. Tim perbaikan pengadaan tenaga teknisi. 7. Tim perbaikan sistem pengamanan lab. 8. Dan lain sebagainya yang perlu. Misalnya :

14 4. DI TINGKAT KELOMPOK DOSEN 1. Tim Perbaikan Materi Pelajaran / SAP. 2. Tim Perbaikan Metoda Belajar-Mengajar. 3. Tim Perbaikan Metoda Evaluasi Hasil Belajar. 4. Tim Perbaikan Bimbingan Skripsi. 5. Tim Perbaikan Pembinaan Dosen Muda. 6. Tim Pengumpulan Koleksi Spesimen. 7. Tim Peningkatan Koleksi Bahan Bacaan Ilmiah. 8. Tim Perbaikan Mutu Kegiatan Terstruktur. 9. Dan lain kegiatan yang perlu. Misalnya :

15 IV. UNSUR PENDUKUNG PERBAIKAN MUTU 1. Kelompok Teknisi dan Laboran ---> ikutkan dalam Tim. 2. Kelompok Administrasi Umum : a. Kesekretariatan b. Urusan perlengkapan. c. Urusan Rumah Tangga. 3. Kelompok Administrasi Keuangan. 4. Kelompok Pustakawan dan stafnya. 5. Kelompok Satuan Ketertiban dan Keamanan. 6. Lain-lain Kelompok Pendukung yang relevan. Misalnya :

16 V. FASILITAS PENDUKUNG PERBAIKAN MUTU 1. Perlu ada sistem yang mengatur penggunaan dan pemeliharaan berbagai fasilitas. dan pemeliharaan berbagai fasilitas. 2. Perlu ada sistem yang melakukan pengadaan barang dan bahan yang sesuai dengan spesifi- barang dan bahan yang sesuai dengan spesifi- kasi kebutuhan pengguna. kasi kebutuhan pengguna. 3. Perlu ada sistem inventarisasi peralatan. 4. Perlu ada perencanaan pengadaan fasilitas se- suai kebutuhan. suai kebutuhan. 1. Perlu ada sistem yang mengatur penggunaan dan pemeliharaan berbagai fasilitas. dan pemeliharaan berbagai fasilitas. 2. Perlu ada sistem yang melakukan pengadaan barang dan bahan yang sesuai dengan spesifi- barang dan bahan yang sesuai dengan spesifi- kasi kebutuhan pengguna. kasi kebutuhan pengguna. 3. Perlu ada sistem inventarisasi peralatan. 4. Perlu ada perencanaan pengadaan fasilitas se- suai kebutuhan. suai kebutuhan.

17


Download ppt "PENGORGANISASIAN PERBAIKAN MUTU DAN UNSUR-UNSUR PENDUKUNGNYA DAN oleh Margono Slamet Institut Pertanian Bogor."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google