Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Gen-gen diwariskan dari induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturan tertentu. Prinsip pewarisan sifat organisme pertama kali diterangkan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Gen-gen diwariskan dari induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturan tertentu. Prinsip pewarisan sifat organisme pertama kali diterangkan."— Transcript presentasi:

1

2 Gen-gen diwariskan dari induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturan tertentu. Prinsip pewarisan sifat organisme pertama kali diterangkan oleh Gregor Mendel pada tahun 1865 JUDUL

3 INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI MENU UTAMA TUGAS REFERENSI

4 INDIKATOR PEMBELAJARAN 1.Menerapkan prinsip pewarisan sifat menurut Hukum Mendel 2.Menjelaskan pola khas hereditas 3.Menjelaskan mekanisme perbaikan mutu genetik 4.Menerapkan konsep pewarisan sifat untuk memperoleh strain organisme unggul INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS TUGAS TUGAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI 3/70

5 I. HUKUM HEREDITAS Prinsip pewarisan sifat pertama kali diterangkan oleh Gregor Mendel pada tahun 1865, setelah ia melakukan percobaan pada tanaman ercis (Pisum sativum). Alasan Mendel memilih tanaman ercis. 1. Tanaman berumur pendek, mudah tumbuh dan mudah disilangkan 2. Memiliki bunga sempurna sehingga terjadi penyerbukan sendiri. 3. Memiliki perbedaan sifat yang menyolok Lihat percobaan 4/70 INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI

6  percobaan tanaman Ercis Klik kanan, klik play. Tunjuk salah satu gambar 5/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

7  Hipotesis Mendel Tiap sifat organisme hidup dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan, satu dari induk jantan dan lainnya dari induk betina. a.Tiap pasangan faktor keturunan menunjukkan bentuk alternatif yang disebut alel b.Apabila satu dari pasangan itu dominan, akan menutup faktor lain yang resesif. c.Pada pembentukan gamet, pasangan faktor keturunan memisah secara bebas. Pada fertilisasi, faktor-faktor itu berpasangan secara acak. d.Individu murni mempunyai 2 gen yang sama, dominan atau resesif semua. 6/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

8  Simbol dan Istilah  Simbol dan Istilah •P = induk/orang tua (asal bahasa latin parens = orang tua) •F1 = keturunan (asal bahasa latin filius), maka F1 = keturunan pertama •F2 = keturunan kedua, dst) • ♂ = tanda kelamin jantan • ♀ = tanda kelamin betina •Gen diberi simbol dengan huruf pertama suatu sifat. Gen dominan dinyatakan dengan huruf besar sedangkan yang resesif oleh huruf kecil. Misalnya: M = simbol gen yang menentukan warna bunga merah, m = simbol gen yang menentukan warna bunga putih. •Fenotip adalah sifat keturunan yang dapat diamati (warna, bentuk, ukuran). •Genotip adalah sifat dasar yang tak tampak dan tetap (misalnya: fenotip bunga merah, maka genotipnya MM, fenotip bunga putih maka genotipnya mm). 7/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

9  Simbol dan Istilah 8/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN Tahukah anda arti simbol dan istilah berikut? Alel Homozigo t Heterozigot Monohibrid Hibri da Sifat Dominan Sifat Resesif Sifat Intermedier

10  Hukum Hereditas Percobaan Mendel menghasilkan hukum: A.Hukum I Mendel : A.Hukum I Mendel : Hukum Pemisahan Gen yang se alela (The Law of Segregation of Allelic genes), menyatakan bahwa dalam pembentukan sel gamet pasangan alela akan memisah (segregasi) sehingga setiap gamet akan menerima sebuah gen saja. Contoh: persilangan antara tanaman yang berbunga merah dengan putih. 9/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

11  percobaan Mendel Klik kanan, klik play. Klik salah satu menu Klik kanan, klik play. 10/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI DIKATOR PEMBELAJARAN DIKATOR PEMBELAJARAN DIKATOR PEMBELAJARAN DIKATOR PEMBELAJARAN

12  percobaan Mendel Kesimpulan percobaan : •Sifat warna bunga merah dominanterhadap sifat warna putih, maka semua individu F1 merah. Persilangan F1 dengan sesamanya menghasilkan F, merah:putih = 3:1. •Apabila bersifat intermedier semua gen memberikan pengaruh, maka fenotip yang dihasilkan : –F1 perbandingan genotip = Mm = merah muda = 100% –F2 perbandingan genotip = MM : Mm : mm = 1 : 2 : 1 Apa bedanya dengan hukum II Mendel ? Apa bedanya dengan hukum II Mendel ? 11/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

13  Hukum II Mendel B. Hukum II Mendel : B. Hukum II Mendel : Hukum Pengelompokkan Gen Secara Bebas (The Law Independent Asortment of genes), menyatakan pada waktu pembelahan meiosis saat pembentukan gamet, gen-gen sealela akan memisah bebas dan mengelompok dengan gen lain yang bukan alelanya. Dibuktikan oleh Mendel dengan melakukan percobaan persilangan dihibrid, antara tanaman ercis berbiji hijau bulat homozigot dengan kuning keriput. Lihat percobaan 12/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

14  percobaan persilangan dihibrid Klik kanan, klik play. Klik salah satu menu Klik kanan, klik play. 13/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

15  Kesimpulan percobaan persilangan dihibrid Kesimpulan : •Sifat hijau bulat dominan terhadap sifat kuning keriput, maka semua individu F1 memiliki sifat hijau bulat. •F1 yang disilangkan dengan sesamanya pada F2 dihasilkan 9 macam genotip dan 4 macam fenotip, yaitu: hijau bulat, hijau keriput, kuning bulat dan kuning keriput dengan perbandingan 9 : 3 : 3 : 1 14/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

16  Diagram Garpu Langkah-langkah penyelesaian dengan diagram garpu : –tuliskan gen-gen/alel yang menyusun genotip induk. –setiap faktor dominan diberi nilai 3, sedang resesif diberi nilai 1, –kemudian nilai dari setiap faktor dikalikan, –maka akan diperoleh frekuensi masing- masing fenotip, sebagai berikut : Lihat diagram 15/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

17  Diagram Garpu Klik kanan, klik play Klik kanan, klik play. 16/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

18  Diagram Garpu Untuk menentukan macam genotip dan fenotip sekaligus, menggunakan diagram garpu berikut, tuliskan jumlah setiap macam genotip kemudian isilah titik dengan huruf besar atau kecil secara bergantian sesuai kombinasi bebas. Seperti contoh berikut : Klik kanan, klik play Klik kanan, klik play. 17/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

19 II. POLA-POLA HEREDITAS T.Boveri dan W.S. Sutton (1903) menyatakan bahwa gen-gen selama meiosis mempunyai kelakuan berdasarkan prinsip- prinsip Mendel, yaitu memisah secara bebas (gb I). Bila tidak memisah secara bebas hasilnya menyimpang dari hukum Mendel. Contoh : 1.LINKAGE (PAUTAN) Bila ada gen-gen yang mengendalikan dua sifat beda bertempat pada kromosom yang sama, tak dapat memisahkan diri secara bebas apalagi bila gen-gen itu berdekatan lokusnya, maka akan cenderungan untuk selalu memisah bersama-sama (gb II). Klik kanan, klik play Klik kanan, klik play. 18/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

20  Diagram pautan Bagaimana perbandingan fenotip pada persilangan tanaman berbuah asam besar (AABB) dengan manis kecil (aabb), bila gen A terpaut B dan a terpaut b? Perhatikan penulisan genotip gen terpaut pada diagram perkawinan berikut. Lihat diagram 19/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

21  Diagram pautan Klik kanan, klik play. Klik salah satu menu Klik kanan, klik play. 20/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

22  Pindah silang 2. CROSSING OVER(PINDAH SILANG) Kromosom yang berdekatan tidak selalu berjajar berpasangan tetapi saling melilit satu dengan lainnya dan menyebabkan gen-gen dalam satu kromatid bertukar dengan gen-gen kromatid homolognya. Klik kanan, klik play Klik kanan, klik play. 21/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

23  Pindah silang Pada pautan, semua gamet merupakan kombinasi parental (KP), sedangkan pindah silang menghasilkan 4 macam gamet. Gamet memiliki gen-gen yang sama dengan induknya (parental), maka disebut gamet tipe parental. Gamet baru, disebut gamet tipe rekombinasi. Gamet tipe parental (KP) dibentuk lebih banyak daripada tipe rekombinasi (RK) atau KP> 50% > RK. Lihat tabel 22/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

24  Contoh pindah silang Klik kanan, klik play. Klik salah satu menu Klik kanan, klik play. 23/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

25  Determinasi seks 3. DETERMINASI SEKS Adalah penentuan jenis kelamin suatu organisme yang ditentukan oleh kromosom seks (gonosom). Untuk lalat buah dikenal 1 pasang kromosom seks yaitu kromosom X dan kromosom Y. Klik kanan, klik play. Tunjuk salah satu gambar Klik kanan, klik play. 24/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

26  Determinasi seks Individu jantan terjadi jika terdapat komposisi kromosom seks XY sedang betina jika komposisinya XX. Hal ini sebaliknya terjadi pada BURUNG yaitu jantan adalah XX sedangkan betinanya XY. Tipe penentuan jenis kelamin yang lain perhatikan tabel berikut : Lihat tabel 25/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

27  Tabel determinasi Klik kanan, klik play 26/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

28  Pautan seks 4. PAUTAN SEKS Adalah suatu sifat yang diturunkan yang tergabung dalam gonosom. Seks linkage dipelajari oleh Thomas Hunt Morgan pada perkawinan lalat buah betina mata merah (dominan) dengan lalat buah jantan mata putih (resesif). F1 semua bermata merah. Tetapi pada F2 semua yang bermata putih adalah jantan. Hal ini menunjukkan bahwa gen yang bertanggung jawab warna mata terdapat (terpaut) pada kromosom X. Lihat contoh 27/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

29  Contoh pautan seks Klik kanan, klik play 28/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

30  Non disjunction 5. NON DISJUNCTION Adalah peristiwa gagal berpisah dari kromosom seks pada meiosis. Menghasilkan keturunan yang menyimpang dari normal, seperti diteliti oleh Calvin B. Bridges, pada perkawinan lalat Drosophila melanogaster yang mengalami non disjuction selama oogenesis. Lihat contoh 29/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

31  Contoh non disjunction Klik kanan, klik play 30/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

32  Gen letal 6. GEN LETAL Adalah gen yang menyebabkan kematian individu jika alel gen tersebut berada dalam keadaan "homozigot”. Macamnya adalah sebagai berikut! –gen letal dominan, misalnya: pada ayam Creeper, sapi Dexter dan tikus kuning, dan –gen letal resesif, misalnya: kelinci Pelger, ekor pendek pada tikus Berikut ini contoh gen letal dominan Y yang dalam keadaan heterozigot kulit tikus berpigmen kuning. Lihat contoh 31/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

33  Contoh gen letal Klik kanan, klik play 32/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

34  Penyimpangan semu Mendel Suatu sifat keturunan yang biasanya ditentukan oleh gen tunggal dipengaruhi oleh dua lebih pasangan alela yang dalam penampakannya saling mempengaruhi (interaksi), sehingga menyebabkan perbandingan fenotip penyimpang dari hukum Mendel, misalnya di dapat rasio F2 (15 :1), (9: 3 : 4), ( 12: 3: 1). Bila dicermati masih dalam pola Mendel ((9+3+3) :1), (9: 3 (3+1)), ((9+3) : 3: 1) hal ini disebut : Penyimpangan Semu Hukum Mendel. Perhatikan persilangan berikut : –PolimeriPolimeri –KriptomeriKriptomeri –Epistasis HipostasisEpistasis Hipostasis 33/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

35  Persilangan Polimeri Polimeri adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri sendiri, tetapi mempengaruhi bagian yang sama dari suatu organisme. Dibuktikan oleh ahli genetika dari Swedia, Nielsen Ehle, yang menyilangkan gandum berkulit merah dengan putih, didapatkan F1 semuanya berwarna merah. Jika F1 silangkan sesamanya dihasilkan F2 merah : putih = 15:1. Diagram persilangannya sebagai berikut : 34/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

36  Diagram Persilangan Polimeri Semua genotip yang mengandung gen M (M1 maupun M2) berwarna merah, tetapi intensitas warnanya berbeda. Makin banyak faktor M warna merah semakin tua, sedangkan yang tidak mengandung gen M berwarna putih. Klik kanan, klik play. Tunjuk dengan pointer mouse pada sel yang akan diamati. 35/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN Klik kanan, klik play

37  Persilangan Kriptomeri Kriptomeri suatu peristiwa gen-gen yang tidak tampak pengaruhnya bila berdiri sendiri, tetapi baru tampak pengaruhnya bila bersama-sama faktor lain yang menyertainya (faktor tersembunyi). Correns menyilangkan bunga Linaria maroccana merah dan putih. Merah disebabkan oleh gen A ( ada antosianin) dalam cairan b (asam). Tidak ada gen antosianin menyebabkan bunga tidak berwarna (putih) apapun suasana cairan selnya. F1 semuanya berwarna ungu, karena faktor pigmen antosian (A) dalam basa (B). Bila disilangkan sesamanya dihasilkan F2 Ungu: merah: putih = 9: 3 : 4. Persilangan tersebut dijelaskan sebagai berikut : 36/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

38  Diagram Persilangan Kriptomeri Klik kanan, klik play. Tunjuk dengan pointer mouse pada sel yang akan diamati. 37/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN Klik kanan, klik play

39  Persilangan Epistasis Hipostasis Epistasis adalah suatu peristiwa dimana suatu gen menutup gen lain yang bukan alelnya, dan gen yang ditutupi disebut hipostasis. Jika gen H epistasi terhadap K dan k. Bagaimanakah rasio pembastaran gandum berkulit hitam (HHkk) dengan gandum berkulit kuning (hhKK). Perhatikan diagram berikut! diagram berikut 38/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

40  Diagram Persilangan Epistasis Hipostasis Klik kanan, klik play. Tunjuk dengan pointer mouse pada sel yang akan diamati. 39/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

41  HEREDITAS MANUSIA Mengapa untuk mempelajari genetika manusia tidak bisa menggunakan manusia sebagai obyek penelitian, tetapi menggunakan Peta silsilah? Coba jelaskan ! Penyakit genetik pada manusia disebabkan oleh kelainan autosom dan gonosom. Perhatikan acam penyakit genetik yang disebabkan kelainan autosom berikut. 1. Disebabkan oleh gen resesip 2. Disebabkan gen dominan 40/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

42  Kelainan autosom oleh gen resesip 41/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI  Kelainan autosom oleh gen resesip

43  Kelainan autosom oleh gen dominan 42/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI  Kelainan autosom oleh gen dominan INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

44  Albino 1.Albino Adalah cacat menurun pada manusia yang ditandai abnormalitas pigmentasi, akibatnya, kulit dan rambut berwarna putih/bule. Apabila a= albino, gen A= kulit normal Bagaimana kemungkinan anak yang dilahirkan, jika pria dengan wanita normal heterozigot menikah,? 43/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

45  Diagram albino Klik kanan, klik play. 44/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN Klik kanan, klik play

46  Diabetes Melitus 2. Kencing manis (diabetes melitus) Adalah suatu penyakit metabolisme yang disebabkan pankreas kurang menghasilkan insulin, sehingga kadar gula darah tinggi dan sebagian dibuang melalui urin. Disebabkan gen resesif d, alel D (normal). Jika seseorang diketahui menderita diabetes, sedangkan kedua orang tuanya normal, bagaimanakah genotip orang tuanya?. Perhatikan diagram berikut: 45/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI

47  Diagram diabetes melitus 46/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN Klik kanan, klik play

48  Polidaktili 3. Polidaktili Adalah kelainan yang ditandai jumlah jari tangan atau kaki melebihi normal. Contoh soal: Seorang ibu normal, suaminya polidaktili mempunyai 3 orang anak. Dua anak laki- lakinya polidaktili dan anak perempuan nya normal.Jika polidaktili ditentukan gen Pdan p. Bagaimana genotip dan fenotip individu-individu tersebut? 47/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

49  Diagram Polidaktili Penyakit genetik apakah yang merupakan kelainan gonosom yang terjadi karena pautan seks? 48/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN Klik kanan, klik play

50  Penyakit karena pautan seks Penyakit genetik yang merupakan kelainan gonosom yang terjadi karena pautan seks, yaitu : 1.Terpaut Kromosom X •Buta warnaButa warna •HemofiliaHemofilia 2. Terpaut Kromosom Y (resesif hanya pada laki-laki) •HypertrichosisHypertrichosis 49/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

51  Buta warna 1.Buta warna Penderita tidak dapat membedakan warna merah dan hijau. Disebabkan gen resesif c yang terpaut pada kromosom X. Alel C menentukan orang normal. Contoh: Perkawinan perempuan normal dengan laki-laki buta warna, sifat buta warna dari ayah akan diwariskan kepada anak perempuannya. Sebaliknya perempuan buta warna kawin dengan laki-laki normal sifat buta warna diwariskan dari ibu kepada anak laki-laki. Cara pewarisan demikian dinamakan: Pewarisan bersilang atau criss cross inheretance. Perhatikan diagram persilangan berikut! 50/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

52  Diagram buta warna Klik kanan, klik play. Klik salah satu menu. 51/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

53  Hemofilia 2. Hemofilia Hemofilia adalah penyakit herediter yang menyebabkan darah sukar membeku diwaktu terjadi luka. Contoh: Perempuan normal pembawa (carier), bila menikah dengan laki-laki hemofilia, maka genotip dan fenotip anak-anaknya? Jika penyakit ini ditentukan oleh gen resesif h yang terpaut pada kromosom X, gen H menentukan sifat normal, maka genotip anak-anaknya adalah :adalah : 52/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

54  Diagram hemofilia Klik kanan, klik play. 53/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

55  Hypertrichosis 3. Hypertrichosis Adalah gen terpaut kromosom Y, yaitu tumbuhnya rambut pada bagian tepi telinga. Disebabkan gen h yang terpaut pada kromosom Y, sehingga tiada seorang perempuan pun menerima sifat ini. Perhatikan diagram persilangan berikut! 54/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

56  Diagram hypertrichosis Klik kanan, klik play. 55/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

57  Golongan darah Apakah Anda memiliki golongan darah O, A, B, AB atau golongan M atau bahkan mungkin golongan Rh+? Klik kanan, klik play. 56/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

58  Sistem golongan darah Golongan darah pada manusia merupakan sifat keturunan yang ditentukan oleh alela ganda, yaitu gen yang memiliki lebih dari sebuah alel. Sistem penggolongan darah antara lain : –Sistem ABOSistem ABO –Sistem MNSistem MN –Sistem RhSistem Rh 57/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

59  Sistem ABO a. Sistem ABO Mengapa Anda bergolongan darah O? Bagaimana genotip orang tua Anda? Perhatikan diagram perkawinan berikut : Klik kanan, klik play. 58/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI

60  Diagram sistem ABO 59/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI P I i <> I i♂♀ BA Gamet I i I i BA A AA AB : B : A : O = 1 : 1 : 1 : 1 INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN I i AB A I F 1 B I i i

61  Sistem MN b. Sistem MN Perempuan bergolongan darah N menikah dengan laki-laki bergolongan darah MN, bagaimana golongan darah anak-anaknya? Klik kanan, klik play. 60/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

62  Sistem Rh b. Sistem Rh Klik kanan, klik play. Apabila perempuan Rh – menikah dengan laki-laki Rh +, maka gol darah anak-anaknya? Perhatikan diagram perkawinan berikut : 61/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

63  Diagram sistem Rh Klik kanan, klik play. 62/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN Klik kanan, klik play

64 III. PERBAIKAN MUTU GENETIK Perbaikan mutu genetik dapat dilakukan melalui berbagai cara pemuliaan tumbuhan dan hewan, yaitu usaha mendapatkan bibit unggul dengan merakit keanekaragaman genetik (plasma nutfah) organisme. Usaha yang dilakukan : 1.Seleksi 2.Hibridisasi 3.Mutasi 4.Transplantasi atau cangkok gen 3.Kultur jaringan 63/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

65 IV. MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN Cacat dan penyakit menurun tidak dapat disembuhkan dan baru muncul dalam keadaan homozigot. Dalam keadaan heterozigot tampak normal tetapi pembawa sifat, sehingga munculnya cacat terjadi pada anak cucu. Bagaimana cara menghindarinya? Klik kanan, klik play. 64/70 Klik kanan, klik play HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

66  Cara menghindari penyakit menurun Bagaimana cara menghindarinya penyakit menurun? • Aplikasi Eugenetiks adalah perbaikan keturunan melalui pemeriksaan asal-usul pasangan dan menghindari perkawinan orang gila embisil,ediot. • Aplikasi Euteniks adalah perbaikan keturunan melalui pengubahan lingkungan.Contoh: pendidikan, konseling, peningkatan gizi. 65/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

67 V. MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS Semakin memahami Euteniks dan Eugenetika manusia tidak hanya Berfikir tentang cacat tetapi juga upaya-upaya apa yang paling bijaksana untuk memperbaiki mutu genetik dengan menerapkan konsep hereditas. Bagimanakah memperoleh tanaman dan hewan jenis unggul? Secara alami benih tanaman merupakan benih hasil persilangan sendiri (penyerbukan sendiri) dengan dua yaitu : –Cara pertama adalah persilangan antar dua tanaman sejenis melalui angin, serangga maupun udara. –Cara kedua adalah penyerbukan sendiri yaitu penyerbukan antara bunga jantan dengan betina dalam satu tanaman. Contoh: Kacang, sawi, pear serta tomat. Selama benih tersebut terisolasi dari varietas lain turunan dari produksi benih tersebut akan menyerupai sifat induknya. Bagaimana menerapkan konsep pewarisan sifat untuk memperoleh organisme unggul? 66/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

68  Memperbaiki mutu genetik Contoh organisme unggul padi hibrida, jagung hibrida, semangka hibrida, kacang hibrida dan lain-lain. Lalu apa itu hibrida sebenarnya? Hibrida (hybrid) adalah individu hasil perkawinan secara alami atau sengaja antara dua jenis tumbuhan dalam satu famili, baik antar marga maupun antar jenis dalam satu marga sehingga memunculkan sifat-sifat unggul. Misalnya persilangan antara kacang A bersifat buah lebat tapi tidak tahan penyakit. dengan kacang B buahnya sedikit namun tahan penyakit, didapatkan tomat yang berbuah banyak sekaligus tahan penyakit. Varietas yang melahirkan sifat unggul itulah yang dinamakan dengan hibrida (F1). Turunan dari benih hibrida yaitu (F2) yang merupakan hasil perkawinan F1 x F1 akan menghasilkan tanaman yang tidak seperti benih hibrida lagi karena dalam F2 tersebut semua sifat-sifat yang diwarisi leluhurnya akan kembali muncul baik itu sifat dominan (sifat unggul) maupun resesifnya (sifat lemah). Coba anda diskusikan mengapa para petani tidak menggunakan benih dari turunan hibrida sebagai bibit? 67/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

69 VI. TUGAS Klik kanan, klik play. Isikan jawaban Anda pada kotak yang tersedia. 68/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

70 VII. EVALUASI Klik kanan, klik play. Klik pada pilihan A, B, C, D atau E yang Anda anggap benar. 69/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

71  Referensi •Ben Watson. nationalgardening.com •Depdiknas Pengembangan silabus dan penilaian, Jakarta:Ditjen Dikmenum. •Dorling Kindersley Kehidupan, Jakarta: Balai Pustaka. •Deptan Pemuliaan dan bioteknologi tanaman, Jakarta: Departemen Pertanian Pusat. •Istamar Syamsuri Biologi A, Jakarta:Erlangga. •Michael R.Cumming Human heredity (2 eds ).USA: West Publishing Company, •Moh Amien Biologi 3 petunjuk guru,Jakarta: Depdikbud, •Moh Amien Biologi 3 SMU. Jakarta: Depdikbud, •Robert F.W. & Philip W.H Genetics, USA: Wm. C. Brown Publisher •Suryo Genetika, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, •Tim Intan Pariwara Biologi 3a, Klaten: PT Intan Pariwara, •World Image google, yahoo 70/70 HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS HUKUM HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS POLA-POLA HEREDITAS PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK PERBAIKAN MUTU GENETIK MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENGHINDARI PENYAKIT MENURUN MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS MENERAPKAN KONSEP HEREDITAS TUGAS UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI UJI KOMPETENSI INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

72 Gen-gen diwariskan dari induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturan tertentu. Prinsip pewarisan sifat organisme pertama kali diterangkan oleh Gregor Mendel pada tahun 1865 Akhir Presentasi


Download ppt "Gen-gen diwariskan dari induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturan tertentu. Prinsip pewarisan sifat organisme pertama kali diterangkan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google