Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

2 A. Pengantar Kondominium – Italia Con (Bersama-sama) Dominium (Pemilikan) Inggris dan Amerika Joint Property Istilah / Pengertian Rumah Susun 11 2 3.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "2 A. Pengantar Kondominium – Italia Con (Bersama-sama) Dominium (Pemilikan) Inggris dan Amerika Joint Property Istilah / Pengertian Rumah Susun 11 2 3."— Transcript presentasi:

1 2 A. Pengantar Kondominium – Italia Con (Bersama-sama) Dominium (Pemilikan) Inggris dan Amerika Joint Property Istilah / Pengertian Rumah Susun Singapura dan Australia Strata Title Istilah lain Apartemen, Flat, Kondominium, Rumah Susun

2 2 A. Pengantar Upaya Pemenuhan Kebutuhan Perumahan Yang Layak di Lingkungan yang sehat Tujuan Utama Upaya Pengoptimalan sumber daya yang berupa tanah di perkotaan Upaya mendorong pembangunan pemukiman yang berkepadatan tinggi

3 2 A. Pengantar Rumah Susun Umum Rumah Susun Khusus Jenis Rumah Susun Rumah Susun Negara Rumah Susun Komersial

4 2 A. Pengantar Pembangunan Rumah Susun Hunian Bukan Hunian Campuran

5 3 UU No. 20 Tahun 2011 Sebagai Ketentuan Pokok Peraturan Pemerintah No. 4 Th sebagai Peraturan Pelaksana Ketentuan B. Pengaturan Perda setempat Peraturan Daerah kota Surabaya Nomor 3 Tahun 2005 tentang Rumah Susun

6 3 Ketentuan Lainnya B. Pengaturan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 60/PRT/1992 tentang Persyaratan Teknis Pembangunan Rumah Susun. - Peraturan Kepala BPN Nomor 2 Tahun 1989 tentang Bentuk dan Tata Cara Pengisian serta Pendaftaran Akta Pemisahan Rumah Susun. - Peraturan Kepala BPN Nomor 4 Tahun 1989 tentang Bentuk dan Tata Cara Pembuatan Buku Tanah serta Penerbitan Sertipikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun. -Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 11/KPTS/1994 tentang Pedoman Pengikatan Jual Beli Satuan Rumah Susun. - Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor : 06/KPTS/BKP4N/1995 tentang Pedoman Pembuatan Akta Pendirian, Anggaran Dasar, dan Anggaran Rumah Tangga Perhimpunan Penghuni Rumah Susun.

7 4 Rumah Susun C. Pengertian Menurut UU No.20 tahun 2011 tentang rumah susun. Rumah Susun diartikan sebagai berikut : “Rumah susun adalah bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama.

8 4 Rumah Susun Bangunan Gedung Bertingkat Dimiliki lebih dari 1 orang Merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dipergunakan secara terpisah (satuan rumah susun) Dilengkapi dengan : A. Bagian bersama B. Benda bersama C. Tanah bersama Dipergunakan untuk hunian, Bukan hunian dan campuran C. Pengertian

9 4 Rumah Susun C. Pengertian Dan penjelasannya adalah sebagai berikut : “Rumah susun yang dimaksud dalam undang-undang ini adalah istilah hukum yang memberikan pengertian hukum bagi bangunan gedung bertingkat yang senantiasa mengandung sistem pemilikan perseorangan dan hak bersama yang penggunaannya untuk hunian atau bukan hunian, secara mandiri ataupun terpadu sebagai suatu kesatuan sistem pembangunan.” 

10 5 C. Pengertian Hak Kepemilikan Perorangan Hak Kepemilikan Bersama Hak Kepemilikan Atas Rumah Susun

11 5 C. Pengertian Merupakan ruangan yang dipergunakan secara sendiri-sendiri (tempat tinggal/tempat usaha) Mempunyai luas dan batas yang memisahkan dengan hak (ruangan) milik orang lain dan bagian bersama Hak Kepemilikan Perorangan Tidak selalu dibatasi dengan dinding

12 7 C. Pengertian Bagian Bersama Benda Bersama Tanah Bersama Nilai Perbandingan Proporsional (NPP) Hak Kepemilikan Bersama

13 7 C. Pengertian Pintu Masuk dan Tangga Darurat Dinding Struktur Utama Pondasi, Sloof Bangunan rumah susun yang dimiliki secara tidak terpisah terpisah untuk pemakaian bersama dalam satu kesatuan fungsi dengan satuan-satuan rumah susun Contoh Bagian Bersama Bagian Bersama Jalan masuk dan keluar rusun  Koridor dan Selasa

14 7 C. Pengertian Saluran pembuangan air limbah Jaringan gas Jaringan air bersih dan listrik Benda yang bukan merupakan bagian dari rumah susun, tetapi dimiliki bersama secara tidak terpisah untuk pemakaian bersama. Contoh Benda Bersama Benda Bersama Lift dan eskalator  Taman dan Pelataran Parkir

15  Hak Milik 7 C. Pengertian Hak Pakai Atas Tanah Negara Hak Guna Bangunan Sebidang tanah yang digunakan atas dasar hak bersama secara tidak terpisah yang diatasnya berdiri rumah susun dan ditetapkan batasnya dlm persyaratan Ijin Bangunan. Status Tanah Tanah Bersama Hak Guna Bangunan Diatas Hak Pengelolaan

16  NPP = Luas satuan Rumah Susun x 100%  Jumlah luas satuan Angka yang menunjukkan perbandingan antara satuan rumah susun terhadap hak atas bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama yang dihitung berdasarkan luas dan nilai satuan rumah susun yang bersangkutan, terhadap luas atau nilai bangunan rumah susun 8 C. Pengertian NPP (Nilai Perbandingan Proporsional Perhitungan NPP

17 20 D. Pembangunan Rumah Susun dan Perolehan Hak Atas Tanahnya Prosedur Pembangunan Rumah Susun Perizinan Usaha dari penyelenggara rumah susun Adanya Izin Lokasi Perolehan Hak Atas Tanah Penerbitan Sertipikat Hak Atas Tanah Adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Adanya Sertipikat Laik Fungsi Adanya Akta Pemisahan

18 20 D. Pembangunan Rumah Susun dan Perolehan Hak Atas Tanahnya Perolehan Hak Atas Tanah Menurut Pasal 1 Kepmen Agraria/ Kepala BPN No. 21 Tahun 1994 tentang Tata Cara Perolehan Tanah Bagi Perusahaan Dalam Rangka Penanaman Modal adalah setiap kegiatan untuk mendapatkan tanah melalui pemindahan hak atau dengan cara penyerahan atau pelepasan hak atas tanah dengan pemberian ganti kerugian kepada yang berhak

19 14 E. Tanda Bukti Kepemilikan Sertipikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Salinan Buku Tanah Salinan Surat Ukur atas Tanah Bersama Gambar Denah Satuan Rumah Susun ybs Tanda Bukti Kepemilikan

20 15 Contoh Sertipikat E. Tanda Bukti Kepemilikan

21 16 E. Tanda Bukti Kepemilikan Warkat lainnya Sertipikat Tanah Bersama Sertipikat Laik Fungsi Akta Pemisahan Pertelaan SK Walikota/ KDH TK II Rekomendasi dari dinas terkait antara lain : 1. Dinas PMK 2. PLN 3. Dinas Kesehatan 4. Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk 5. Dinas Lingkungan Persyaratan Penerbitan Sertipikat Hak Milik Pengesahan Walikota atau KDH TK II

22 17 F. Pemilikan Satuan Rumah Susun Pemilik Sarusun Status Tanah Bersama Hak Milik HGB Hak Pakai Perorangan WNI Badan Hukum yang ditunjuk Perorangan WNI Badan Hukum Perorangan WNI dan Asing Badan Hukum dan Asing Bank Negara Badan Sosial Badan Keagamaan Koperasi

23 18 F. Pemilikan Satuan Rumah Susun Hak Pemilik Sarusun Menghuni dan menggunakan Sarusun Menyewakan Sarusun Menjaminkan SHM Sarusun sebagai jaminan kredit dengan dibebani Hak Tanggungan / Fiducia Mengalihkan Sarusun Mewariskan Sarusun Kewajiban Pemilik Sarusun Membentuk dan menjadi anggota Perhimpunan Penghuni Mengajukan permohonan perpanjangan jangka waktu SHGB / Sertipikat Hak Pakai

24 20 G. Pengalihan Hak Peralihan Hak atas Sarusun Perwarisan Pemindahan Hak Melampirkan : Surat Keterangan Kematian Surat Wasiat Surat Keterangan Waris Akta PPAT Berita Acara Lelang Pendaftaran di Kantor Pertanahan Balik Nama di Kantor Pertanahan Persyaratan yang dapat dijual Sertipika Laik Fungsi SHM Satuan Rumah Susun Akta Jual BeliPPAT

25 21 G. Pengalihan Hak Surat Pesanan sekurang-kurangnya berisi : Nama dan/nomor bangunan Sarusun Nomor lantai dan Type Sarusun Luas Sarusun Harga jual Sarusun Ketentuan pembayaran uang muka Spesifikasi bangunan Tanggal selesainya pembangunan Rusun Ketentuan mengenai persetujuan utk menerima persyaratan yg telah ditetapkan oleh developer. Kepmenpera No. 11/KTPS/1994 Pengikatan Jual Beli Satuan Rumah Susun Sarusun yg msh dlm proses pembangunan dpt dipasarkan melalui system pemesanan

26 Surat Pesanan dilampiri dgn gambar denah letak Sarusun 30 hari setelah pemesanan, hrs membuat dan menandatangani Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli dihadapan Notaris

27 23 H. Rusun Sebagai Jaminan Kredit Jaminan Kredit Tanah dan bangunan yang akan ada Satuan Rumah Susun Kredit Konstruksi KPR / KPT Kredit untuk kepentingan pemilik lainnya Tanah dan Bangunan yg akan ada Jaminan Kredit Konstruksi Diperjanjikan dalam APHT bahwa pelunasan hutang yang dijaminkan itu dapat dilakukan dengan cara angsuran yang besarnya sama dengan nilai masing-masing Sarusun ROYA PARTIAL

28 25 I. Berakhirnya Hak Berakhirnya Hak atas Sarusun Bangunan musnah dan tidak dibangun lagi Jangka waktu hak atas tanah berakhir


Download ppt "2 A. Pengantar Kondominium – Italia Con (Bersama-sama) Dominium (Pemilikan) Inggris dan Amerika Joint Property Istilah / Pengertian Rumah Susun 11 2 3."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google