Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TIPE DATA DAN PEMILIHAN ANALISIS STATISTIK Budi Murtiyasa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TIPE DATA DAN PEMILIHAN ANALISIS STATISTIK Budi Murtiyasa Universitas Muhammadiyah Surakarta."— Transcript presentasi:

1 TIPE DATA DAN PEMILIHAN ANALISIS STATISTIK Budi Murtiyasa Universitas Muhammadiyah Surakarta

2 7/2/ Pendahuluan  Disain penelitian menentukan teknik statistik ; bukan sebaliknya teknik statistik menentukan disain penelitian  Statistika dipakai untuk melayani dan sebagai alat dalam penelitian, bukan untuk menguasainya budi murtiyasa ums solo

3 7/2/ Data dan Penyajian Data  tugas peneliti adalah mendapatkan data untuk ‘mengisi’ variabel penelitian  data akan sangat bergantung dari definisi operasional variabel penelitian budi murtiyasa ums solo

4 7/2/ Ditinjau dari cara memperoleh data  Data primer : data yang diperoleh langsung dari sumber data  data sekunder : data yang diperoleh dari sumber tidak langsung budi murtiyasa ums solo

5 7/2/ Ditinjau dari tingkat keterukuran variabel penelitian  Data kualitatif : data yang tidak bisa diukur dengan angka atau data yang tidak bisa diangkakan  data kuantitatif : data yang bisa diangkakan atau dikuantifikasikan budi murtiyasa ums solo

6 7/2/ Berdasarkan tingkat pengukuran variabel penelitian yang dikuantifikasikan :  Data nominal Data nominal Data nominal  Data ordinal Data ordinal Data ordinal  Data interval (scale) Data interval (scale Data interval (scale  Data rasio Data rasio Data rasio budi murtiyasa ums solo

7 7/2/ Data nominal  data yang ditetapkan berdasarkan proses penggolongan atau kategorisasi.  Data nominal ini bersifat diskrit dan saling terpisah (mutually exlusive) antara golongan (kategori) yang satu dengan yang lain.  Contoh : data tentang jenis kelamin; data tentang pendapat responden terhadap kenaikan SPP (setuju / tidak setuju). budi murtiyasa ums solo

8 7/2/ Data ordinal  data yang mempunyai urutan atau bisa diurutkan berdasarkan jenjang atau atribut tertentu.  Contoh : data tentang rangking siswa, hasil lomba pidato bahasa Inggris bagi siswa SLTP, dan sebagainya.  Data ordinal juga bersifat diskrit. budi murtiyasa ums solo

9 7/2/ Data interval (scale)  data yang dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran (satuan/unit) yang sama; dapat diurutkan berdasarkan kelompok tersebut sebagaimana data ordinal.  data interval umumnya bersifat kontinyu.  Contohnya : data tentang skor test siswa, data tentang prestasi belajar, dan sebagainya. budi murtiyasa ums solo

10 7/2/ Data rasio  data yang dalam kuantifikasinya mempunyai nilai nol (0) mutlak; artinya ‘kuantitas’ nol (0) dapat masuk sebagai anggota data.  Dalam penelitian ilmu-ilmu sosial, jarang peneliti menggunakan data rasio.  Data rasio bersifat kontinyu. budi murtiyasa ums solo

11 7/2/ konversi data  Dalam praktek pengolahan data, dimungkinkan melakukan konversi dari data yang mempunyai tingkat lebih tinggi ke tingkat data yang lebih rendah.  Data rasio  data interval  data ordinal  data nominal  Konversi data diperlukan biasanya untuk menyesuaikan dengan teknik analisis statistik yang akan dipakai. budi murtiyasa ums solo

12 7/2/ Analisis data  Analisis non-statistik  Analisis statistik budi murtiyasa ums solo

13 7/2/ Analisis non-statistik  data kualitatif, yaitu data-data yang tidak bisa di- angka-kan, analisis non-statistik lebih tepat digunakan  Data kualitatif biasanya diolah atau dianalisis berdasarkan isinya (subtansinya).  analisis non statistik ini sering juga disebut dengan analisis isi (content analysis), yang mencakup analisis deskriptif, kritis, komparatif, dan sintesis.  Penelitian yang menggunakan data kualitatif disebut penelitian kualitatif. budi murtiyasa ums solo

14 7/2/ Analisis statistik  untuk data kuantitatif, yaitu data yang berupa angka atau bisa diangkakan, analisis statistik lebih tepat digunakan  statistik deskriptif dan statistik inferensial  Statistik deskriptif digunakan untuk membantu memaparkan (menggambarkan) keadaan yang sebenarnya (fakta) dari satu sampel penelitian  penelitian deskriptif  Penelitian deskriptif tidak untuk menguji suatu hipotesis. budi murtiyasa ums solo

15 7/2/ Statistika inferensial  digunakan untuk mengolah data kuantitatif dengan tujuan untuk menguji kebenaran suatu teori baru yang diajukan peneliti yang dikenal dengan hipotesis  penelitian inferensial  Dalam penelitian inferensial, teknik analisis statistik yang digunakan mengacu kepada suatu pengujian hipotesis budi murtiyasa ums solo

16 7/2/ Langkah-langkah pokok dalam pengujian hipotesis :  membuat asumsi  kondisi apa yang dapat “diterima “ oleh peneliti  menentukan statistik uji  Memilih suatu tingkat Signifikansi  Menghitung harga statistik uji  Membuat keputusan uji (diterima / ditolak) budi murtiyasa ums solo

17 7/2/ Rambu-rambu Pemilihan Teknik Analisis Statistika  Tipe penelitian (deskriptif, inferensial)  Jenis variabel (terikat, bebas)  Tingkat pengukuran variabel (nominal, ordinal, interval)  Banyaknya variabel (satu, lebih dari satu )  Maksud statistik (kecenderungan memusat, variabilitas, hubungan (korelasi, asosiasi), pembandingan (komparasi), interaksi, kecocokan, dan sebagainya). budi murtiyasa ums solo

18 7/2/ A. Banyaknya variabel : 1 (satu) No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 1NominalTendensi sentral Mode (modus) DispersiFrekuensi relatif FrekuensiFrekuensi realtif, prosesntase Uji kecocokanChi kuadrat budi murtiyasa ums solo

19 7/2/ A. Banyaknya variabel : 1 (satu) No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 2OrdinalTendensi sentral Median DispersiDeviasi antar kuartil FrekuensiFrekuensi relatif, prosentase Uji kecocokanKolmogorov, Kolmogorov– Smirnov budi murtiyasa ums solo

20 7/2/ A. Banyaknya variabel : 1 (satu) No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 3IntervalTendensi sentral Mean DispersiDeviasi standard KesimetrikanKemiringan KeruncinganKurtosis FrekuensiFrekuensi relatif, prosentase Uji kecocokanLilliefors (normalitas) budi murtiyasa ums solo

21 7/2/ B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistikTeknik Analisis 1VT = 1; interval VB = 1; interval VT(Variabel terikat) VB (variabel bebas) Hubungan antar variabel :  kekuatan hubungan Korelasi sederhana  bentuk hubungan Regresi sederhana PrediksiRegresi sederhana Sumbangan prediktor Analisis kebersamaan budi murtiyasa ums solo

22 7/2/ B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. NoVariabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistikTeknik Analisis 2VT = 1; interval VB > 1; interval Hubungan antar variabel :  kekuatan hubungan Korelasi ganda, parsial  bentuk hubungan Regresi ganda PrediksiRegresi ganda Sumbangan prediktor Analisis kebersamaan budi murtiyasa ums solo

23 7/2/ B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. NoVariabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistikTeknik Analisis 3VT = 1; interval VB = 1; nominal Perbedaan efek Var bebas Analisis varian satu jalan Perbedaan beberapa mean Uji beda dua mean budi murtiyasa ums solo

24 7/2/ B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. NoVariabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistikTeknik Analisis 4VT = 1; interval VB > 1; nominal Perbedaan efek Var bebas Analisis varian multi jalan Kombinasi (interkasi) VB Analisis varian multi jalan Perbedaan beberapa mean Komparasi ganda (Metode Newman-Keuls Duncan) budi murtiyasa ums solo

25 7/2/ B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. NoVariabel & tingkat pengukurannya Maksud statistikTeknik Analisis 5 VT  1 ; interval VB  1; ordinal Perbedaan efek variabel bebas (interaksi VB) Analisis varian multi jalan. Prosedure : ubah data ordinal menjadi nominal Perbedaan beberapa mean Komparasi Ganda. Prosedure : ubah data ordinal menjadi nominal Hubungan rank (jenjang) Korelasi rank Spearman; korelasi rank Kendall. Prosedur : ubah data interval menjadi ordinal budi murtiyasa ums solo

26 7/2/ B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. NoVariabel & tingkat pengukurannya Maksud statistik Teknik Analisis 6 VT  1; ordinal VB  1; interval Perbedaan efek variabel bebas Analisis varian Friedmann Prosedure : ubah data interval menjadi nominal Hubungan rank (jenjang) Korelasi rank. Prosedure : ubah data interval menjadi ordinal budi murtiyasa ums solo

27 7/2/ Penutup  Statistik hanyalah alat yang membantu peneliti untuk memudahkan memahami dan memberikan makna dari data penelitian yang diperoleh  tugas peneliti untuk memberikan interpretasi terhadap data yang diperoleh dan membahasnya lebih lanjut secara lebih mendalam dan komprehensif berdasarkan teori-teori yang mendukung serta fakta yang terjadi di lapangan.  pada ruang ‘interpretasi hasil analisis data’ inilah karya monumental seorang peneliti diperoleh budi murtiyasa ums solo


Download ppt "TIPE DATA DAN PEMILIHAN ANALISIS STATISTIK Budi Murtiyasa Universitas Muhammadiyah Surakarta."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google