Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BETRI SIRAJUDDIN. A. LANGKAH – LANGKAH ANALISIS DATA Analisis data secara garis besar meliputi 3 langkah: 1. Persiapan 2. Tabulasi 3. Penerapan data sesuai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BETRI SIRAJUDDIN. A. LANGKAH – LANGKAH ANALISIS DATA Analisis data secara garis besar meliputi 3 langkah: 1. Persiapan 2. Tabulasi 3. Penerapan data sesuai."— Transcript presentasi:

1 BETRI SIRAJUDDIN

2 A. LANGKAH – LANGKAH ANALISIS DATA Analisis data secara garis besar meliputi 3 langkah: 1. Persiapan 2. Tabulasi 3. Penerapan data sesuai dengan pendekatan penelitian. 1. PERSIAPAN Langkah persiapan ini adalah memilih / menyortir data sedemikian rupa sehingga hanya data yang terpakai saja yang tertinggal.

3  MELENGKAPI DATA RESPONDEN 1. Melengkapi data responden, jika ada kuesiner yang kosong. 2. Jika ada kolom jawaban yang kosong / tidak diisi, cara mengatasi: a. diisikan dengan data dari nilai tengah (skala interval) b. biarkan kosong dengan resiko jumlah sampel kurang) c. diisikan dengan nilai rata-rata dari seluruh data yang masuk. d. mengisikan data acak untuk nilai kisaran bagi data tersebut.

4  EDITING Pengecekan / pengoreksian data yang telah dikumpulkan karena kemungkinan data yang masuk / terkumpul tidak logis / meragukan. Tujuan: untuk menghilangkan kesalahan- kesalahan yang terdapat pada pencatatan di lapangan dan bersifat koreksi. Kekurangan / kesalahan data dilengkapi / diperbaiki.

5 2. TABULASI G.E.R. BURROUGHS mengemukakan klasifikasi analisis data sbb: 1. Tabulasi data 2. Penyimpulan data 3. Analisis data untuk menguji hipotesis. 4. Analisis data untuk tujuan penarikan kesimpulan. Kegiatan tabulasi meliputi: 1. Memberi skor terhadap item-item yang perlu diberi skor. Ex: tes, angket, rating scale 2. Memberi kode terhadap item-item yang tidak diberi skor. Ex: tingkat pendidikan: SD sampai Perguruan Tinggi (1 – 4). 3. Mengubah jenis data yang disesuaikan dengan teknik analisis yang akan digunakan. Ex: - data interval menjadi data diskrit. - data ordinal /interval menjadi data diskrit.

6 4. Memberikan kode pada semua variabel untuk pengolahan data jika menggunakan komputer (kolom dan baris ke berapa) B. PENERAPAN DATA SESUAI DENGAN PENDEKATAN PENELITIAN Pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan rumus-rumus / aturan-aturan yang ada, sesuai dengan pendekatan penelitian / desain yang diambil. ANALISIS DATA PENELITIAN DESKRIPTIF Jika data telah terkumpul, diklasifikasikan menjadi 2 kelompok data: 1. Data kuantitatif: berbentuk angka. 2. Data kualitatif: dinyatakan dengan kata-kata / simbol. Data disisihkan dulu, nanti untuk melengkapi hasil analisis data kuantitatif

7  Data yang diperoleh dari angket / ceklis dikelompokkan dan dijumlahkan. Ex : Jawaban ya dan tidak masing-masing dijumlahkan.  Analisis data yang berasal dari angket bergradasi / berperingkat. Ex : sangat banyak : 4 banyak : 3 sedikit : 2 sangat sedikit: 1 ANALISIS DATA PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN RESPONDEN SILANG Ada peneliti ingin mengecek terhadap jawaban responden tertentu. Ex: Peneliti ingin mengetahui bagaimana kemampuan manajerial direktur utama sebuah perusahaan. Peneliti bukan hanya betanya pada direktur utama saja, tapi juga responden lain, yaitu: para direktur, kepala bagian dan kepala seksi.

8  Analisis data 1 variabel yang berasal dari 2 jenis responden.  ANALISIS DATA PENELITIAN DENGAN MEMBANDINGKAN ANTARA 2 VARIABEL Peneliti akan menganalisis sesuatu data yang ditinjau dari 2 hal. Ex: kenyataan dengan ketentuan yang ada / kenyataan dan harapan. Model analisis ini dapat digunakan untuk menganalisis data kepemimpinan kepala daerah / pimpinan perusahaan. Angket, jawabannya;  Diharapkan : 2 = sangat diharapkan 1 = kurang diharapkan Kenyataan : 2 = sudah terjadi 1 = belum terjadi

9 PENELITIAN KOMPARASI Penelitian komparasi akan dapat menemukan persamaan-persamaan dan perbedaan- perbedaan tentang benda-benda, orang, prosedur kerja, ide-ide, kritik terhadap orang, kelompok, terhadap suatu ide / suatu prosedur kerja. Dapat juga membandingkan kesamaan pandangan dan perubahan-perubahan pandangan orang, kelompok / negara, terhadap kasus, orang, peristiwa / ide-ide.

10  Aswarni Sudjud menyarankan, untuk menganalisis data harus dibedakan dulu menjadi: 1. Penelitian Non – Hipotesis Peneliti melakukan komparasi status fenomena dengan standarnya. Penentuan standar berdasarkan landasan yang kuat. Ex: peraturan, hukum, hasil lokakarya, dsbnya. 2. Penelitian Berhipotesis Ditinjau dari analisis data, perbedaan antara penelitian non-hipotesis dengan penelitian berhipotesis terletak pada:  Belum dan telah dirumuskan kesimpulan sementara oleh peneliti.  Langkah sesudah analisis data, yaitu: menarik kesimpulan. PENELITIAN KORELASI Bertujuan: untuk menemukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada, berapa ertanya hubungan serta berarti atau tidaknya hubungan itu.

11  KOEFISIEN KORELASI: suatu alat statistik, yang dapat digunakan untuk membandingkan hasil pengukuran 2 variabel yang berbeda agar dapat menentukan tingkat hubungan antara variabel – variabel ini.  CARA MENGHITUNG KORELASI 1. Koefisien korelasi bivariat: metode statistik yang dapat digunakan oleh peneliti untuk menerangkan hubungan antara 2 variabel. Ex: Perhatian mahasiswa terhadap mata pelajaran dan prestasi belajar. 2. Metode korelasi multivariat: metode statistik yang digunakan oleh peneliti untuk menggambarkan dan menentukan hubungan antara 3 variabel atau lebih. Ex: Prestasi belajar dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain: lingkungan tempat tinggal, pribadi siswa, pergaulan, pengalaman sekolah.

12  Digunakan dalam analisis statistik.  Mengembangkan suatu persamaan (untuk meramalkan sesuatu variabel dari variabel ke-2 yang telah diketahui.  Manfaat dari garis regresi : untuk memperkirakan nilai variabel terikat dari variabel bebas. Jika variabel bebas tersebut telah diketahui. REGRESI GANDA (MULTIPLE REGRESSION) Jika terdapat lebih dari 1 variabel bebas untuk mengadakan prediksi terhadap variabel terikat. Analisis korelasi dan regresi berganda. Analisis tentang hubungan antara 1 variabel terikat dengan 2 atau lebih variabel bebas.

13  Secara umum pola penelitian dilakukan terhadap 2 kelompok: 1. Kelompok eksperimen (perlakuan) 2. Kelompok kontrol (pembanding / tidak diberi perlakuan) Setelah selesai penelitian, hasil ke-2 kelompok diatas diolah dengan membandingkan ke-2 mean. Sebelum peneliti menganalisis data, hal penting yang harus dilakukan adalah memperhatikan data yang akan diolah. Jika data yang dianalisis sebaran normal : mengunakan STATISTIK PARAMETRIK. Jika data yang akan dianalisis tidak berbentuk sebaran normal : STATISTIK NON PARAMETRIK.


Download ppt "BETRI SIRAJUDDIN. A. LANGKAH – LANGKAH ANALISIS DATA Analisis data secara garis besar meliputi 3 langkah: 1. Persiapan 2. Tabulasi 3. Penerapan data sesuai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google