Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RENCANA KEGIATAN 2014 ASISTEN DEPUTI IPTEK PEMERINTAH dipaparkan pada: Pertemuan dengan Bapak Deputi Pendayagunaan Iptek Senin, 5 Mei 2014 KEMENTERIAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RENCANA KEGIATAN 2014 ASISTEN DEPUTI IPTEK PEMERINTAH dipaparkan pada: Pertemuan dengan Bapak Deputi Pendayagunaan Iptek Senin, 5 Mei 2014 KEMENTERIAN."— Transcript presentasi:

1 RENCANA KEGIATAN 2014 ASISTEN DEPUTI IPTEK PEMERINTAH dipaparkan pada: Pertemuan dengan Bapak Deputi Pendayagunaan Iptek Senin, 5 Mei 2014 KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI DEPUTI PENDAYAGUNAAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

2 KEGIAAN DAN PAGU ANGGARAN PADA ASDEP IPTEK PEMERINTAH TA 2015 NoKegiatan/Output/Sub OutputAnggaran (Rp)Keterangan 2661Pendayagunaan dan Kebutuhan Iptek Institusi Pemerintah ,-Kegiatan 1 001Rekomendasi Kebijakan Analisis Pendayagunaan dan Kebutuhan Iptek Institusi Pemerinta ,-Output 1.1 xx1Rekokemdasi Kebijakan Pendayagunaan Iptek Lintas Sektor ,-Output 1.2 xx1aPendayagunaan Teknologi Mitigasi Bencana ,-Sub Output xx1bPendayagunaan Teknologi Perubahan Iklim ,-Sub Output Pendayagunaan dan Pemanfaatan Agrotechnopark ,-Kegiatan 2 xx1Paket diseminasi Iptek Berbasis Agro ,-Output 2.1 xx2Layanan Perkantoran ,-Ouptu 2.2 JUMLAH TOTAL ( ) ,- Kementerian Negara Riset dan Teknologi

3 Dasar Hukum 1.UU No. 18/2002 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2.Permenristek No. 03/M/PER/VI/2010 Pasal 422 dan Pasal 433 tentang Tupoksi Asdep Iptek Pemerintah Maksud dan Tujuan a. Maksud Rekomendasi kebijakan analisis pendayagunaan dan kebutuhan iptek Pemerintah b.Tujuan Menyusun rekomendasi kebijakan pendayagunaan dan kebutuhan iptek Pemerintah Kementerian Negara Riset dan Teknologi 3 Rekomendasi Kebijakan Analisis Pendayagunaan dan Kebutuhan Iptek Institusi Pemerinta Indikator dan Satuan Kinerja (Output) Tersusunnya 1 (satu) Rekomendasi Kebijakan Pendayagunaan dan Kebutuhan pada Institusi Pemerintah

4 Kementerian Negara Riset dan Teknologi 4 Pagu anggaran untuk kegiatan ini terbagi menjadi 4 komponen sesuai dengan tahapan pelaksanaan kegiatan dalam KAK. Catatan : Detail Anggaran Tertera pada Lampiran NoTahapan Kegiatan/KomponenPagu Anggaran (Rp) 1Penyusunan Isu Kebijakan ,- 2Penyusunan Alternatif Kebijakan ,- 3Penyusunan Draft Rekomendasi Kebijakan ,- 4Finalisasi Rekomendasi Kebijakan ,- Jumlah ,-

5 NoTahapan KegiatanBulan Penyusunan Isu Kebijakan 2Penyusunan Alternatif Kebijakan 3Penyusunan Draft Rekomendasi Kebijakan 4Finalisasi Rekomendasi Kebijakan Kementerian Negara Riset dan Teknologi 5 Waktu dan Maktrik Tahapan Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta selama 10 bulan

6 Rekomendasi Kebijakan Pendayagunaan Iptek Lintas Sektor UU 24 / 2007: Penanggulan gan Bencana TA 2013 RSNI Sirine Lokal Instrumentasi Kebencanaan TA 2014 RSNI Pelatihan Kesiapsiagaan TA 2015 RSNI Bangunan Tahan TSunami Kementerian Negara Riset dan Teknologi 6 Tsunami Aceh Des 2004 Tsunami Aceh Des 2004 Pendayagunaan Teknologi Mitigasi Bencana HISTORI

7 Uraian Kegiatan Dasar Hukum 1.UU 24 / 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2.Permen Ristek No. 03/M/PER/VI/2010 Pasal 422 : Tugas Pokok Asdep Iptek Pemerintah Maksud Kegiatan Kegiatan ini dimaksudkan untuk menganalisis agar inovasi yang dihasilkan oleh lembaga riset, penelitian dan pengembangan berdayaguna untuk memperkecil resiko akibat bencana alam dalam bentuk Rancangan Standar Nasional Indonesia Bangunan Tahan Tsunami Tujuan Kegiatan Terdayagunakan inovasi nasional untuk mitigasi bencana dalam upaya memperkecil resiko akibat bencana alam dalam bentuk Rancangan Standar Nasional Indonesia Bangunan Tahan Tsunami Indikator dan Satuan Kinerja (Output) Tersusunnya 1 (satu) Rekomendasi Kebijakan Pendayagunaan Iptek untuk Mitigasi dalam bentuk Rancangan Standar Nasional Indonesia Bangunan Tahan Tsunami Bencana Kementerian Negara Riset dan Teknologi 7

8 Waktu dan Maktrik Tahapan Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta selama 10 bulan Kementerian Negara Riset dan Teknologi 8 NoTahapan KegiatanBulan Penyusunan Isu Kebijakan 2Penyusunan Alternatif Kebijakan 3Penyusunan Draft Rekomendasi Kebijakan 4Finalisasi, Promosi dan Diseminasi Rekomendasi Kebijakan

9 NoTahapan Kegiatan/KomponenPagu Anggaran (Rp) 1Penyusunan Isu Kebijakan ,- 2Penyusunan Alternatif Kebijakan ,- 3Penyusunan Draft Rekomendasi Kebijakan ,- 4Finalisasi, Promosi dan Diseminasi Rekomendasi Kebijakan ,- Jumlah Total ,- Kementerian Negara Riset dan Teknologi 9 Pagu anggaran untuk kegiatan ini terbagi menjadi 4 komponen sesuai dengan tahapan pelaksanaan kegiatan dalam KAK. Catatan : Detail Anggaran Tertera pada Lampiran

10 Pendayagunaan Teknologi Perubahan Iklim Latar Belakang Penanggulangan permasalahan perubahan iklim global, yang disampaikan oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya di depan pemimpin negara G-20 pada pertemuan di Pittsburgh, Amerika Serikat, 25 September Berdasarkan kondisi BAU (Business As Usual/ tanpa rencana aksi), tingkat emisi di Indonesia akan meningkat dari 1,72 Gton C02e di tahun 2000, menjadi 2, 95 Gton C02e di tahun 2020 (KLH 2009). jumlah emisi ini sebagian besar diakibatkan oleh kegiatan atau aktivitas di sektor kehutanan dan lahan gambut, limbah, pertanian, industri serta energi dan transportasi. Dasar Hukum Sesuai Permen Ristek Nomor: 03/M/PER/VI/2010 Pasal 70 bahwa Asisten Deputi Iptek Pemerintah mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, koordinasi pelaksanaan kebijakan, serta pemantauan, evaluasi dan analisis di bidang pendayagunaan iptek kepemerintahan Kementerian Negara Riset dan Teknologi 10

11 Maksud Kegiatan Maksud kegiatan ini adalah menganalisa agar inovasi yang dihasilkan oleh lembaga riset, penelitian dan pengembangan yang berdayaguna yang dapat membantu masyarakat, industri dan pemerintah berperan serta dalam pengurangan emisi GRK sebagai kegiatan penurunan emisi GRK nasional. Tujuan Kegiatan Membantu upaya pemerintah dalam penurunan tingkat emisi GRK nasional melalui penawaran inovasi-inovasi teknologi hasil litbang; Melakukan telaahan kapasitas hasil riset litbang pada sektor energi, industri dan sumberdaya air; Implementasi hasil riset litbang yang menunjang sektor energi, industri dan sumberdaya air untuk diterapkan di masyarakat, industri maupum pemerintahan. Kementerian Negara Riset dan Teknologi 11

12 Indikator Kinerja Tersusunnya Rekomendasi Strategi Kebijakan Pendayagunaan Tekonologi Penurunan Emisi Gas CO2 dan Adaptasi Perubahan Iklim berbasis Iptek Sistem Inovasi Nasional. Volume dan Satuan Ukur Volume: 1 (satu) Dokumen Adaptasi Perubahan Iklim khususnya pendayagunaan teknologi untuk penurunan emisi Gas CO2. Jadwal Kegiatan Jadwal kegiatan dilakukan selama 10 (sepuluh) bulan. Diperkirakan dimulai pada bulan Februari hingga November 2014 Kementerian Negara Riset dan Teknologi 12

13 NoTahapan Kegiatan/KomponenPagu Anggaran (Rp) 1Penyusunan Isu Kebijakan ,- 2Penyusunan Alternatif Kebijakan ,- 3Penyusunan Draft Rekomendasi Kebijakan ,- 4Finalisasi, Promosi dan Diseminasi Rekomendasi Kebijakan ,- Jumlah Total ,- Kementerian Negara Riset dan Teknologi 13 Pagu anggaran untuk kegiatan ini terbagi menjadi 4 komponen sesuai dengan tahapan pelaksanaan kegiatan dalam KAK. Catatan : Detail Anggaran Tertera pada Lampiran

14 NoKegiatan Bulan iiiiiivvviviiviiiixxxi 1Penyusunan Isu Kebijakan 2Penyusunan Alternatif Kebijakan 3 Penyusunan Draft Rekomendasi Kebijakan 4 Penyusunan, Promosi dan Diseminasi Rekomendasi Kebijakan Kementerian Negara Riset dan Teknologi 14 Matrik Pelaksanaan Kegiatan (time table)

15 Pendayagunaan dan Pemanfaatan Agrotechnopark (ATP) Kementerian Negara Riset dan Teknologi 15 Dasar Hukum 1.UU 24 / 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2.Permen Ristek No. 03/M/PER/VI/2010 Pasal 422 : Tugas Pokok Asdep Iptek Pemerintah Gambaran Singkat ATP Suatu kawasan untuk menerapkan berbagai jenis teknologi di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan pengolahan hasil (pasca panen) yang telah dikaji oleh berbagai LPNK, swasta, PTN/PTS untuk diterapkan dalam skala ekonomi, yang juga berfungsi sebagai tempat pelatihan dan pusat transfer teknologi ke masyarakat luas

16 Tugas Pokok ATP Kementerian Negara Riset dan Teknologi 16

17 Sistem Pertanian Terpadu (Biocyclofarming) Kementerian Negara Riset dan Teknologi 17 BIO- CYCLO- FARMING PERIKANAN PERTANIAN PASCA PANEN PAKAN SILASE PETERNAKAN PUPUK ORGANIK BIOENERGI

18 RENCANA PENGELOLAAN ATP KE DEPAN ATP SEBAGAI PUSAT KEGIATAN TRANSFER IPTEK Kementerian Negara Riset dan Teknologi 18 ATP Ristek/LPNK Regulasi/Iptek Unsri Pendidikan/ penelitian Pemda Regulasi/Produk Swasta Produk/ CSR -keterkaitan ABG -Tugas masing-masing yg jelas -Bentuk organisasi ATP belum jelas BLU

19 Anggaran ATP TA 2015 NoTahapan Kegiatan/KomponenPagu Anggaran (Rp) dst Kementerian Negara Riset dan Teknologi 19 Pagu anggaran untuk kegiatan ini terbagi menjadi 4 komponen sesuai dengan tahapan pelaksanaan kegiatan dalam KAK. Catatan : Detail Anggaran Tertera pada Lampiran

20 Matrik Tahapan Kegiatan NoTahapan KegiatanBulan Dst Kementerian Negara Riset dan Teknologi 20 Waktu dan Maktrik Tahapan Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta selama 12 bulan

21 Kementerian Negara Riset dan Teknologi 21 TARGET DAN HAL-HAL YANG SEGERA DITINDAKLANJUTI PNBP ATP pada TA 2015 ditargetkan sebesar 50% dari nilai pagu anggaran kegiatan (50% dari Rp 2,5 M) yaitu sebesar Rp 1,25 M Perpanjangan Izin Penggunaan Lahan Penjajagan kerjasama dengan Pusat Unggulan Lahan Sub Optimal Diversifikasi produk yang mengacu kepada produk sebagaimana tercantum pada lampiran revisi PP Tarif yang terbaru. Menitikberatkan kegiatan produksi benih kedelai unggul untuk menyuplai kebutuhan benih di Kab. Banyumas dan daerah-daerah spesifikasi lokal binaan Asdep Iptek Masyarakat

22 TERIMAKASIH


Download ppt "RENCANA KEGIATAN 2014 ASISTEN DEPUTI IPTEK PEMERINTAH dipaparkan pada: Pertemuan dengan Bapak Deputi Pendayagunaan Iptek Senin, 5 Mei 2014 KEMENTERIAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google