Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ELECTRICAL SAFETY IN THE USE OF BIOFEEDBACK INSTRUMENTS ALAN T. POPE FDR VETERANS ADMINISTRATION HEALTH CARE FACILITY, MONTROSE, NEW YORK 10548.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ELECTRICAL SAFETY IN THE USE OF BIOFEEDBACK INSTRUMENTS ALAN T. POPE FDR VETERANS ADMINISTRATION HEALTH CARE FACILITY, MONTROSE, NEW YORK 10548."— Transcript presentasi:

1 ELECTRICAL SAFETY IN THE USE OF BIOFEEDBACK INSTRUMENTS ALAN T. POPE FDR VETERANS ADMINISTRATION HEALTH CARE FACILITY, MONTROSE, NEW YORK 10548

2 HUKUM OHM Intensitas efek listrik tergantung pada besarnya arus, yang secara langsung berkaitan dengan tegangan antara kontak dan berbanding terbalik dengan hambatan dari jalur arus melalui tubuh.

3 PERLINDUNGAN ALAMI Komponen terbesar dari daya tahan tubuh biasanya resistensi kulit, yang berbanding terbalik dengan area kontak. Kulit kering utuh memiliki ketahanan sekitar ohm hampir 1 juta ohm / cm2 Resistensi tinggi ini memberikan ukuran perlindungan alami terhadap bahaya sengatan listrik. Namun, elektroda pasta atau jelly dapat mengurangi perlindungan alami ini dengan aksi elektrolit dan abrasi mekanik untuk sesedikit ohm / cm2

4 PENGARUH ARUS LISTRIK PADA TUBUH Pengaruh arus listrik yang mengalir antara kontak jantung dan anggota badan lain disebut microshock (Weibell, 1974). Pengaruh arus antara kontak permukaan kulit terjadi pada kategori macroshock. Aplikasi biofeedback terkini hanya melibatkan kemungkinan bahaya macroshock.

5 Pengaruh-60 Hz ac pada tubuh, melalui kontak permukaan, berkisar dari threshold persepsi, melalui "let-go" current dan ventricular fibrillation, to cardiac standstill. Yang paling sering penyebab kematian dalam kecelakaan listrik ventricular fibrillation, asynchronous tidak terkoordinasi kontraksi dari serat otot ventrikel jantung yang mengalahkan aksi jantung memompa. Arus listrik yang benar-benar kuat dapat menimpa sinyal dari alat pacu jantung alami. Kontrak otot jantung sesaat, kemudian masuk ke fibrilasi jika arus ac berlanjut. RANGE OF EFFECTS

6

7 HAZARD CONDITIONS Peralatan tahanan bocor (R4), melalui kebocoran arus, merupakan impedansi, karena biasanya meliputi resistif dan komponen reaktif. Kebocoran jalur resistif dapat berkembang di perangkat seperti motor, di mana debu dan kelembaban mengumpulkan antara konduktor. Besarnya kebocoran saat ini jarang menimbulkan bahaya macroshock.

8 FAULT HAZARDS Bahaya macroshock tercipta oleh koneksi antara komponen energi dan kasus peralatan logam (yaitu, ketika peralatan tahanan bocor, R4, menjadi dasarnya nol). Kondisi bahaya ini dapat sangat berbahaya jika peralatan resistensi grounding, R3 yang buruk atau rusak.

9 Koneksi peralatan tanah dimaksudkan untuk menyebabkan pemutus sirkuit instalasi atau sekering untuk konduktor panas untuk perjalanan dalam hal terjadi kesalahan tanah (yaitu, ketika kedua R3 dan R4, yang mendekati nol). Namun, waktu respon breaker adalah sedemikian rupa sehingga 3 tingkat tegangan berbahaya bisa ada bahkan di seluruh peralatan resistensi tanah yang kecil (R3) untuk waktu yang cukup menimbulkan bahaya bagi pasien dan operator.

10 METHODS OF PROTECTION Isolation Methods Safety Grounding Ground-Fault Circuit Interrupter Insulation Microshock Precautions

11 ISOLATION METHODS Sirkuit masukan Pasien dapat elektrik terisolasi dari sirkuit berikut (R1 dan R2 pada dasarnya tak terhingga) dengan kopling optik atau magnet. Magnetic isolator biasanya menggunakan teknik modulasi-demodulasi transformator-coupled (Cromwell et al., 1973). Power untuk rangkaian input juga dapat ditransfer pada frekuensi pembawa untuk memungkinkan penggunaan longgar.

12 Isolator optik pada dasarnya adalah light-emitting diode (LED) dan kombinasi fotodioda, di mana informasi sinyal ditransfer melalui jalan cahaya, menghilangkan transfer saat melintasi penghalang optik. Isolasi optik umumnya digunakan untuk beberapa perangkat yang dioperasikan dengan baterai.

13 Sedangkan isolasi magnetik biasanya digunakan setelah penguat tahap input, isolasi optik sering digunakan dalam instrumen biofeedback setelah beberapa tahap sinyal pengolahan. Tahapan preisolator sering menggunakan listrik tegangan rendah, biasanya baterai.

14 SAFETY GROUNDING Sistem grounding ini diaplikasikan pada dunia kelsitrikan, yakni pada jalur kelistrikan dan juga pada perangkat penangkal petir. Pemasangan sistem grounding ini bertujuan untuk meminimalisir dampak arus jahat yang diakibatkan oleh naik turunnya tegangan.

15 INSULATION Isolasi ganda dapat memberikan tambahan keaman terhadap bahaya yang melibatkan peralatan bagi pasien dan operator, oleh isolasi pelindung di sekitar permukaan peralatan konduktif di samping isolasi fungsional primer. Perangkat yang bertenaga baterai mungkin memiliki lemari besi yang harus diisolasi dari permukaan konduktif peralatan segaris bertenaga.

16 MICROSHOCK PRECAUTIONS


Download ppt "ELECTRICAL SAFETY IN THE USE OF BIOFEEDBACK INSTRUMENTS ALAN T. POPE FDR VETERANS ADMINISTRATION HEALTH CARE FACILITY, MONTROSE, NEW YORK 10548."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google