Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Chapter – AA YKPN, 2009 Accounting for Leases Chapter21.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Chapter – AA YKPN, 2009 Accounting for Leases Chapter21."— Transcript presentasi:

1 Chapter – AA YKPN, 2009 Accounting for Leases Chapter21

2 Chapter – AA YKPN, 2009 Leasing Environment Who are players? Advantages of leasing Conceptual nature of a lease Accounting by Lessee Accounting by Lessor Special Accounting Problems Capitalization criteria Accounting differences Capital lease method Operating method Comparison Accounting for Leases

3 Chapter – AA YKPN, 2009 Aset yang disewakan: Teknologi Informasi, Transportasi (truk, pesawat), Alat Konstruksi, dan Alat pertanian. Sebuah lease adalah sebuah persetujuan kontrak antara seorang pemilik (lessor) dan seorang penyewa (lessee), yang memberikan hak kepada lessee untuk menggunakan property, yang dimiliki oleh seorang lessor, untuk satu periode tertentu. The Leasing Environment

4 Chapter – AA YKPN, 2009 Bank. Perusahaan Leasing. Independen. Who Are the Players? The Leasing Environment

5 Chapter – AA YKPN, % Financing at Fixed Rates. 2. Proteksi terhadap Keusangan. 3. Flexibilitas. 4. Pendanaan lebih murah. 5. Pendanaan Off-Balance-Sheet. The Leasing Environment Keuntungan Leasing

6 Chapter – AA YKPN, 2009 Kapitalisasi sebuah lease yang mentransfer secara substansial seluruh benefit dan risiko pemilikan property. Leases yang tidak mentransfer secara substansial seluruh benefit dan risiko kepemilikan adalah operating leases. The Leasing Environment Sifat Konsep Lease

7 Chapter – AA YKPN, 2009 Operating Lease Capital Lease Jurnal: Biaya Sewa xxx Biaya Sewa xxx Kas xxx Kas xxxJurnal: Peralatan Sewa xxx Peralatan Sewa xxx Kewajiban Sewa xxx Kewajiban Sewa xxx Isu tentang bagaimana melaporkan leases adalah kasus substance versus form. Meskipun secara teknis hak legal tidak beralih, namun benefit dari penggunaan property sudah beralih. Statement of Financial Accounting Standard No. 13, “Accounting for Leases,” 1980 Sebuah lease yang mentransfer secara substansial seluruh benefit dan risiko kepemilikan property harus dikapitalisasi (hanya lease yang noncancellable yang dikapitalisasi). The Leasing Environment

8 Chapter – AA YKPN, 2009 Jika lessee mengkapitalisasi sebuah lease, maka lessee mencatat sebuah aset dan sebuah utang umumnya sama dengan Nilai Tunai Pembayaran Sewa. Mencatat depresiasi aktiva sewa. Memperlakukan pembayaran sewa sebagai pembayaran pokok pinjaman dan bunga Accounting by the Lessee

9 Chapter – AA YKPN, 2009 Untuk mencatat sebuah lease sebagai capital lease, lease harus noncancelable. Satu atau lebih dari kriteria harus terpenuhi: 1. Transfer kepemilikan ke penyewa. 2. Berisi opsi pembelian. 3. Masa sewa sama atau lebih besar dari 75% estimasi umur ekonomis aktiva sewa. 4. Nilai tunai pembayaran sewa minimum (di luar biaya executory) sama dengan atau lebih besar dari 90% nilai wajar aktiva sewa. Accounting by the Lessee

10 Chapter – AA YKPN, 2009 Transfer of Ownership Bargain Purchase Lease Term >= 75% PV of Payments >= 90% OperatingLeaseOperatingLease NoNoNo No Yes Capital Lease Lease Agreement Yes Leases that DO NOT meet any of the four criteria are accounted for as Operating Leases. Accounting by the Lessee

11 Chapter – AA YKPN, 2009 Recovery of Investment Test (90% Test) Accounting by the Lessee Discount Rate Lessee menghitung nilai tunai pembayaran sewa minimum dengan menggunakan incremental borrowing rate, dengan sebuah pengecualian.  Jika lessee mengetahui implicit interest rate yang dihitung oleh lessor dan angkanya lebih kecil dibanding incremental borrowing rate, maka lessee harus menggunakan tarif lessor

12 Chapter – AA YKPN, 2009 Recovery of Investment Test (90% Test) Accounting by the Lessee Pembayaran sewa minimum: Pembayaran sewa minimum Nilai residu yang dijamin Penalti gagal memperbarui kontrak Opsi pembelian Executory Costs: Asuransi Pemeliharaan Pajak Dikeluarkan dari perhitungan NT pembayaran sewa minimum

13 Chapter – AA YKPN, 2009 Aktiva dan Utang dicatat sebesar nilai terrendah antara: 1. NT pembayaran sewa minimum (di luar biaya executory) atau 2. Nilai pasar wajar aktiva sewa Aktiva dan Utang Diperlakukan secara berbeda Accounting by the Lessee

14 Chapter – AA YKPN, 2009 Accounting by the Lessee Periode Depresiasi Jika lease mentransfer kepemilikan, aset didepresiasi selama umur ekonomis Jika tidak, maka aset didepresiasi selama umur sewa

15 Chapter – AA YKPN, 2009 Ilustrasi-1 (Capital Lease with Unguaranteed Residual Value) Pada tanggal 1 Januari 2007, PT Bahana menandatangani kontrak 5- tahun (noncancelable) untuk menyewa sebuah mesin. Dalam kontrak diatur bahwa perusahaan harus membayar sewa per tahun $8,668 setiap awal tahun mulai tanggal 1 Januari Mesin yang disewa memiliki umur 6 tahun dan nilai residu $5,000 (unguaranteed residual value). Perusahaan menggunakan metoda garis lurus untuk seluruh aktiva tetap. Perusahaan memiliki incremental borrowing rate 10%, dan implicit rate lessor tidak diketahui. Accounting by the Lessee Instruksi: (a) Tentukan jenis lease!. (b) Hitung nilai tunai pembayaran sewa minimum. (c) Buatlah jurnal yang diperlukan sampai dengan 1 Jan. 2008

16 Chapter – AA YKPN, 2009 Accounting by the Lessee Kriteria Kapitalisasi: 1. Transfer Kepemilikan 2. Opsi pembelian 3. Masa sewa => 75% umur ekonomis aktiva sewa (leased property) 4. NT pembayaran sewa minimum => 90% Nilai pasar wajar aktiva NO NO Masa sewa 5 thn. Umur ekonomis6 thn. YES 83.3% Nilai pasar wajar aktiva sewa tidak diketahui. Capital Lease, #3

17 Chapter – AA YKPN, 2009 Perhitungan nilai tunai pembayaran sewa minimum Accounting by the Lessee Pembayaran sewa $ 8,668 Faktor bunga (i=10%,n=5) Nilai tunai $36,144

18 Chapter – AA YKPN, 2009

19 Chapter – AA YKPN, 2009 Amortisasi Lease Accounting by the Lessee

20 Chapter – AA YKPN, 2009 Jurnal sampai tanggal 1 Januari Accounting by the Lessee

21 Chapter – AA YKPN, 2009 Accounting by the Lessee

22 Chapter – AA YKPN, 2009 Perbandingan antara Capital Lease dan Operating Lease Accounting by the Lessee * * dibulatkan *

23 Chapter – AA YKPN, 2009 Contoh Lain: Pada tanggal 1 Januari 2005 PT Primadona (Lessee) menandatangani perjanjian sewa mesin pabrik dengan PT Belladona. Isi perjanjian sewa adalah 1.Jangka waktu sewa 5 tahun dan tidak boleh dibatalkan, dengan pembayaran sewa $25.981,62 pada awal tahun. 2.Nilai wajar mesin $ , umur ekonomis 5 tahun, tanpa nilai residu 3.PT Primadona membayar seluruh executory cost langsung kepada pihak ketiga, kecuali untuk property tax sebesar $2.000 per tahun, yang dimasukkan sebagai bagian dari pembayaran kepada lessor. 4.Tidak ada persetujuan untuk memperbarui kontrak sewa, jadi pada akhir masa sewa, mesin tersebut harus dikembalikan kepada lessor 5.Tingkat pengembalian sewa (incremental borrowing rate ) oleh PT Primadona adalah 11%. 6.PT Primadona mendepresiasi mesin dengan metoda garis lurus. 7.PT Belladona menentukan pembayaran sewa tahunan atas dasar tingkat pengembalian ( implicit rate) sebesar 10%, hal ini sudah diketahui oleh lessee (penyewa).

24 Chapter – AA YKPN, 2009 Lease tersebut memenuhi kriteria capital lease : Jangka waktu sewa 5 tahun = estimasi umur ekonomis 5 tahun ( memenuhi kriteria 75%) Nilai tunai pembayaran minimum > 90% nilai wajar property Nilai tunai pembayaran sewa minimum ($100,000) melebihi 90% nilai wajar aktiva yang disewa. Nilai tunai=(25.981,62 – 2.000) x 4,16987 =23.981,62 x 4,16987 = $ ,00 Tk bunga ( implicit rate ) yang dipakai adalah 10% ( lessor ), bukan 11% ( Lessee ) karena lebih rendah dan lesee mengetahuinya.

25 Chapter – AA YKPN, 2009

26 Chapter – AA YKPN, 2009 PT PRIMADONA TABEL AMORTISASI LEASING Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran Executory Cost Pembayaran Sewa Bunga Sewa Penurunan Utang Sewa Saldo Utang Sewa (1)(2)(3) = (1) – (2)(4) = 10% x (6) (5) = (3) – (4) (6) = (6) – (5) $ , $ ,62$ 2.000,00$ ,62$ 0,00$23.981, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,300, , , , , ,00

27 Chapter – AA YKPN, 2009 TglKeteranganDebitKredit Mesin - Sewa ,00 Utang Sewa ,00 mencatat kontrak sewa – Utang Sewa dicatat sebesar nilai bersih $ (NT pembayaran sewa). mencatat kontrak sewa – Utang Sewa dicatat sebesar nilai bersih $ (NT pembayaran sewa).

28 Chapter – AA YKPN, 2009 TglKeteranganDebitKredit Utang Sewa23.981,62 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas25.981,62 pembayaran sewa awal tahun ke 1 $25.981,62 terdiri atas:  Pengurangan utang sebesar $23.981,62  Biaya bunga (tahun ke 1 = 0)  Executory cost (PBB) sebesar $2.000

29 Chapter – AA YKPN, 2009 Jurnal pada akhir tahun Biaya Bunga7.601,84 Utang Biaya Bunga7.601, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00

30 Chapter – AA YKPN, 2009 Pelaporan pada akhir tahun ke 1 Kewajiban Lancar: Utang Bunga$ 7.601,84 Utang Sewa16.379,78 Kewajiban Jangka Panjang Utang Sewa$59.638,60

31 Chapter – AA YKPN, Utang Sewa16.379,78 Utang Biaya Bunga7.601,84 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas25.981,62  Tanggal 1 Januari 2006: pembayaran sewa $25.981,62 terdiri atas: o Pengurangan utang sebesar $16.379,78 o Biaya bunga sebesar $7.601,84 o Executory cost (PBB) sebesar $2.000

32 Chapter – AA YKPN, Biaya Bunga5.963,86 Utang Biaya Bunga5.963, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Jurnal berikutnya sampai tahun 2009 mengikuti pola yang sama

33 Chapter – AA YKPN, Utang Sewa18.017,76 Utang Biaya Bunga5.963,86 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas25.981, Biaya Bunga4.162,08 Utang Biaya Bunga4.162, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00

34 Chapter – AA YKPN, Utang Sewa19.819,54 Utang Biaya Bunga4.162,08 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas25.981, Biaya Bunga2.180,32 Utang Biaya Bunga2.180, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00

35 Chapter – AA YKPN, Utang Sewa21.801,30 Utang Biaya Bunga2.180,32 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas25.981, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00

36 Chapter – AA YKPN, 2009 Akhir masa sewa Mesin sewa telah didepresiasi penuh Kewajiban sewa telah dilunasi penuh Jika mesin tidak dibeli, mesin dikembalikan ke pemilik dan catatan tentang mesin dan akumulasi depresiasinya dihapus dari pembukuan. Akumulasi Depr. Mesin Sewa ,00 Mesin Sewa – CL$ ,00

37 Chapter – AA YKPN, 2009 Akhir masa sewa Mesin sewa telah didepresiasi penuh Kewajiban sewa telah dilunasi penuh Jika mesin dibeli dengan harga $5.000 dan UE berubah menjadi 7 tahun, maka dibuat jurnal berikut: Mesin$ ,00 Akumulasi Depr. Mesin Sewa ,00 Mesin Sewa – CL$ ,00 Akumulasi Depresiasi Mesin ,00 Kas5.000,00

38 Chapter – AA YKPN, 2009 Pembayaran minimum ,73 Nilai tunai pembayaran sewa minimum ($100,000) melebihi 90% nilai wajar aktiva yang disewa. Nilai tunai=(28.379,73 – 2.000) x 3,79079 =26.379,73 x 3,79079 = $ ,00. Capital lease dan pembayaran dilakukan setiap akhir tahun

39 Chapter – AA YKPN, 2009 Capital lease dan pembayaran dilakukan setiap akhir tahun

40 Chapter – AA YKPN, 2009 Capital lease dan pembayaran dilakukan setiap akhir tahun PT PRIMADONA SKEDUL AMORTISASI LEASING (ORDINARY ANNUITY BASIS) Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran Executory Cost Pembayaran Sewa Bunga Sewa Penurunan Utang Sewa Saldo Utang Sewa $ , $ ,73$ 2.000,00$26.379,73$10.000,00$ , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,680, , , , , ,00

41 Chapter – AA YKPN, Mesin - Sewa ,00 Utang Sewa , Utang Sewa16.379,73 Biaya Bunga10.000,00 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas28.379, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00

42 Chapter – AA YKPN, Utang Sewa18.017,70 Biaya Bunga8.362,03 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas28.379, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000, Utang Sewa19.819,47 Biaya Bunga6.560,26 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas28.379, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00

43 Chapter – AA YKPN, Utang Sewa21.801,47 Biaya Bunga4.578,31 Pajak Property (PBB)2.000,00 Kas28.379, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000, Utang Sewa23.981,68 Biaya Bunga2.398,05 Biaya Asuransi2.000,00 Kas28.379, Biaya Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00 Akm. Depresiasi - Mesin Sewa20.000,00

44 Chapter – AA YKPN, 2009 Operating lease dan pembayaran dilakukan setiap akhir tahun TglKeteranganDebitKredit Biaya Sewa26.379,73 s.d.Pajak Property (PBB)2.000, Kas28.379,73


Download ppt "Chapter – AA YKPN, 2009 Accounting for Leases Chapter21."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google