Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENINGKATAN RASA NASIONALISME DI ERA MODERN Mata Kuliah: Pancasila Dosen: Mujiyana Nama: Muhammad Ulinnuha Mangku R NIM: 20100540034 Kelas: B.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENINGKATAN RASA NASIONALISME DI ERA MODERN Mata Kuliah: Pancasila Dosen: Mujiyana Nama: Muhammad Ulinnuha Mangku R NIM: 20100540034 Kelas: B."— Transcript presentasi:

1 PENINGKATAN RASA NASIONALISME DI ERA MODERN Mata Kuliah: Pancasila Dosen: Mujiyana Nama: Muhammad Ulinnuha Mangku R NIM: Kelas: B

2 1. Latar Belakang Masalah Era modern atau globalisasi identik dengan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat. Sehingga didapati kemungkinan tergerusnya rasa nasionalisme generasi muda Indonesia di era ini dikarenakan banyaknya pengaruh-pengaruh dari luar yang masuk seirama dengan perkembangan teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi dan informasi tersebut merupakan pintu masuknya segala informasi yang sangat mudah diakses oleh generasi-generasi muda Indonesia. Dan tentu saja informasi- informasi tersebut mengandung unsur-unsur penggerus rasa nasionalisme yang patut untuk diwaspadai dan disaring.

3 Kebudayaan ialah salah satu bentuk barometer seberapa tinggi atau rendahnya rasa nasionalisme kepada suatu bangsa. Yang dewasa ini banyak sekali generasi muda Indonesia yang mulai meninggalkan budaya bangsanya dan malah memiru-meniru budaya asing yang masuk ke Indonesia. Itu semua karena begitu pesatnya perkembangan teknologi dan informasi di era ini. Hal ini tentu sangat perlu untuk diwaspadai dan ditindaklanjuti, karena generasi muda adalah generasi penerus bangsa yang akan meneruskan keberlangsungan negara ini. Cara ataupun langkah-langkah untuk menjaga rasa nasionalisme ataupun meningkatkannya sebenarnya cukulah banyak salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi tersebut. Berdasarkan hal diatas, dalam makalah ini penulis akan membahas secara mendalam mengenai meningkatkan rasa nasionalisme di era modern ini dengan jalan memanfaatkan teknologi dan informasi sebagai alat pemicunya dengan mengisi materi-materi mengenai kebudayaan dan hal-hal lainnya.

4 2. Rumusan Masalah Menjaga dan memelihara rasa nasionalisme merupakan salah satu bentuk perwujudan rasa nasionalisme itu sendiri, maka dalam realisasinya saya mencoba menyusun makalah ini yang mengedepankan masalah-masalah sebagai berikut: 1.Apakah itu era modern atau globalisasi? 2.Bagaimana pengaruhnya terhadap rasa nasionalisme? 3.Apa saja antisipasi yang dapat dilakukan dari pengaruh negatif globalisasi? 4.Apakah itu nasionalisme? 5.Mengapa rasa nasionalisme itu penting? 6.Apa sajakah hal-hal yang bisa dilakukan untuk menjaga dan menumbuhkembangkan rasa nasionalisme di era modern ini? Dengan budayakah atau apa saja?

5 3. Teori dan Pembahasan 1. Era modern (globalisasi) dan pengaruh- pengaruhnya. Era modern atau biasanya dikenal sebagai era globalisasi merupakan suatu bentuk proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui perkembangan teknologi dalam bentuk media cetak maupun elektronik. Khususnya, globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan di bidang komunikasi dunia. Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi.

6 a.Pengaruh-pengaruh positif globalisasi Perkembangan era modern atau globalisasi yang sangat pesat terkadang memunculkan berbagai dampak-dampak negatif, namun demikian sebenarnya tidak serta merta lepas dari pengaruh-pengaruh positif yang dapat ditimbulkannya, seperti: 1. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Mudah melakukan komunikasi 3. Cepat dalam bepergian mobili-tas tinggi) 4. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6. Mudah memenuhi kebutuhan b. Pengaruh-pengaruh negatif globalisasi Sorotan utama dalam tulisan ini ialah dampak negatif yang ditimbulkan perkembangan teknologi dan informasi di era modern ini. Namun sebenarnya apakah dampak negatif dari globalisasi itu sendiri? 1. Informasi yang tidak tersaring yang mengakibatkan rusaknya moral yang berakal pada rasa nasionalisme. 2. Perilaku konsumtif 3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit 4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk 5. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat dan tergerusnya budaya lokal yang identik dengan kenasionalismean.

7 c. Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme Mengantisipasi merupakan salah satu bentuk pencegahan, hal inipun berguna dalam kaitannya menjaga dari pengaruh negatif globalisasi yang sangat perlu untuk kita waspadai terutama terhadap nilai-nilai nasionalisme. Adapun langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu: 1.Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri. 2.Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya. 3.Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya. 4.Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya. 5.Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa. 6.Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa

8 2. Pengertian nasionalisme Panjang lebar penulis telah menerangkan mengenai globalisasi dan pengaruhnya terhadap nasionalisme. Sekarang muncul pertanyaan, apa itu sebenarnya nasionalisme? Secara umum nasionalisme diartikan bentuk dari rasa cinta tanah air, dimana seseorang atau sekolompok manusia tinggal dan memperoleh kehidupan. Rasa cinta ini timbul karena adanya perasaan senasib antara sesama manusia yang ada dalam sebuah kelompok dan mendiami suatu daerah. Rasa nasionalisme dapat berupa memelihara dan mempertahankan potensi alam, budaya daerah, bangga terhadap tanah air, sikap bela negara dari gangguan-gangguan baik dari dalam maupun dari luar negeri, rasa nasionalisme juga ditunjukkan dari usaha masyarakat untuk memajukan negara misalnya di bidang ilmu pengetahuan, olahraga dan banyak lainnya yang dapat mengangkat bangsa ini di mata dunia. Apabila masyarakat Indonesia memiliki rasa nasionalisme bukan hal yang susah menjadikan Negara ini menjadi Negara yang maju.

9 Budaya dan nasionalisme Budaya erat kaitannya dengan nasionalisme. Budaya merupakan suatu bentuk identitas dari suatu bangsa dan juga sebagai pengikat persatuan suatu bangsa pula. Seperti di Indonesia ini kebudayaanlah merupakan hal yang paling menonjol sebagai alat pemersatu bangsa diluar keberagamannya yang menambah keunikan. Kebudayaan merupakan aset dan harta paling berharga dari suatu bangsa yang harus kita jaga. Perkebangan teknologi dan informasi di era modern atau globalsasi dewasa ini adalah salah stau faktor penggerus kebudayaan bangsa yang menjalar pada rusaknya rasa nasionalisme terutama pada generas-generasi muda Indonesia. Oleh sebab itu perlu untuk digaris bawahi bahwa datangnya era modern ini tak selamanya baik untuk kesehatan rasa nasionalisme. Meski demikian kita sebagai bangsa yang cerdas tidak serta merta membenci datangnya era ini, tapi malah menjadi bangkit dan sadar serta menggunakannya untuk keberlangsungan hidup rasa nasionalisme di dalam dada generasi-generasi muda dengan memperkenalkan budaya bangsa yang santun, arif sertan menjunjung keberagaman.

10 Pengaruh era modern atau globalisasi terhadap budaya Hal yang patut untuk kita waspadai ialah pengaruh globalisasi terhadap citra budaya bangsa kita. Denagn kepedulianlah yang dapat mengkontrol dampak dari globalisasi terhadap budaya. Adapun akibat-akibat yang dapat timbul karena pengaruh globalisasi terhadap budaya seperti: 1.Terjadinya erosi budaya 2.Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal 3.Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri 4.Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme 5.Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant

11 4. Kesimpulan / Saran Rasa nasionalisme merupakan hal yang sangat penting untuk kita jaga bersama. Negara ini akan terus ada jika penduduknya memiliki rasa nasionalisme dan akan runtuh bilamana tidak memiliki rasa nasionalisme. Nasionalisme dapat diartikan juga sebagai rasa memiliki bangsa dimana kita tinggal dan rasa memiliki inilah yang saat ini sudah mulai tergerus karena pengaruh globalisasi atau perkembangan era modern yang sangat pesat. Dengan demikian patut untuk kita waspadai dan kita jaga bersama. Menjaga dan menumbuhkan rasa nasionalisme merupakan salah satu bentuk pencerminan dari kepemilikan rasa nasionalisme itu sendiri. Bilamana perkembangan terknologi dan informasi merupakan salah satu faktor yang menggerus nasionalisme, maka kita sebagai bangsa yang cerdas harus mampu melihat peluang bagaimana menggunakan perkembangan teknologi dan informais tersebut guna menjaga dan menumbuhkan rasa nasionalisme. Negara ini milik kita bersama, oleh sebab itu mari kita jaga bersama-sama pula.

12 Daftar Referensi globalisasi-di-bidang-sosial-budaya.xhtml ?id=7124 manihuruk.blogspot.com/2012/03/makalah- meningkatkan-rasa-nasionalisme.html


Download ppt "PENINGKATAN RASA NASIONALISME DI ERA MODERN Mata Kuliah: Pancasila Dosen: Mujiyana Nama: Muhammad Ulinnuha Mangku R NIM: 20100540034 Kelas: B."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google