Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

A. HASIL KEGIATAN PROGRAM INKES (Institusi Kesehatan) TAHUN 2008 1. PROGRAM Upaya Kesehatan Masyarakat: a. Upaya Kesehatan Dasar a. Upaya Kesehatan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "A. HASIL KEGIATAN PROGRAM INKES (Institusi Kesehatan) TAHUN 2008 1. PROGRAM Upaya Kesehatan Masyarakat: a. Upaya Kesehatan Dasar a. Upaya Kesehatan."— Transcript presentasi:

1

2

3 A. HASIL KEGIATAN PROGRAM INKES (Institusi Kesehatan) TAHUN PROGRAM Upaya Kesehatan Masyarakat: a. Upaya Kesehatan Dasar a. Upaya Kesehatan Dasar b. Kesehatan gigi mulut b. Kesehatan gigi mulut  Pembinaan Petugas gigi dan mulut di 25 Puskesmas  Pembinaan Petugas SP3 di 26 Puskesmas.  Pembinaan Petugas Perkesmas di 26 Puskesmas  Bimbingan teknis di bidang pelayanan medik dasar, keperawatan, serta pelayanan gigi dan mulut.

4 Cakupan Rawat Jalan tahun 2008 adalah 21,42 % target spm 2008 : 27,50 %. Cakupan Rawat Jalan tahun 2008 adalah 21,42 % target spm 2008 : 27,50 %. Cakupan rawat inap tahun 2008 adalah 0,30 % target spm 2008 : 0,90 %. Cakupan rawat inap tahun 2008 adalah 0,30 % target spm 2008 : 0,90 %. Cakupan kunjungan gigi tahun 2008 adalah 3,89 %. Cakupan kunjungan gigi tahun 2008 adalah 3,89 %. Cakupan kegawatdaruratan 100 % Cakupan kegawatdaruratan 100 %

5 2. PROGRAM KEBIJAKAN DAN MANAGEMEN PEMBANGUNAN KESEHATAN Pengembangan Akreditasi Puskesmas Pengembangan Akreditasi Puskesmas Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Akreditasi di 11 Puskesmas Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Akreditasi di 11 Puskesmas ( Mranggen, Karangawen I, Kebonagung, Mijen I, Wonosalam I, Demak I, Gajah, Karanganyar I, Demak III, Karangtengah, Guntur I). ( Mranggen, Karangawen I, Kebonagung, Mijen I, Wonosalam I, Demak I, Gajah, Karanganyar I, Demak III, Karangtengah, Guntur I).

6 Penilaian akreditasi Puskesmas oleh Tim Akreditasi Dinkes Propinsi Jawa Tengah. Penilaian akreditasi Puskesmas oleh Tim Akreditasi Dinkes Propinsi Jawa Tengah. Puskesmas Karangawen I meraih akreditasi Penuh Pokja Administrasi Manajemen. Monitoring dan pelaksanaan SPMKK di 10 Puskesmas. Monitoring dan pelaksanaan SPMKK di 10 Puskesmas.

7 MASALAH DAN PEMECAHAN Cakupan rawat inap dibawah target, alternatif Cakupan rawat inap dibawah target, alternatif pemecahannya : pemecahannya : 1. Tambahan Puskesmas rawat inap baru/Tempat Tidur Pasien. inap baru/Tempat Tidur Pasien. 2. Promosi ke masyarakat 3. Penambahan tenaga medis dan paramedis di Puskesmas Rawat Inap. di Puskesmas Rawat Inap. 4. Peningkatan mutu pelayanan 5. Peningkatan sarana dan fasilitas kesehatan.

8 Kurangnya dana untuk pelaksanaan Akreditasi di Puskesmas Kurangnya dana untuk pelaksanaan Akreditasi di Puskesmas Tidak ada dana untuk penilaian Puskesmas, tenaga medis dan paramedis berprestasi padahal tahun 2008 Kab. Demak mendapat penghargaan Paramedis berprestasi tingkat Nasional. Tidak ada dana untuk penilaian Puskesmas, tenaga medis dan paramedis berprestasi padahal tahun 2008 Kab. Demak mendapat penghargaan Paramedis berprestasi tingkat Nasional. Kurangnya dana untuk pelaksanaan Perkesmas di Puskesmas Kurangnya dana untuk pelaksanaan Perkesmas di Puskesmas

9 RENCANA KEGIATAN 2009 NONONONO KEGIATAN POKOK URAIAN KEGIATAN SASARAN VOLUME KEGIATAN HARGA SATUAN (Rp) JUMLAH BIAYA(Rp) PELAKSANA 1 Pelayanan Kesehatan Dasar, gigi mulut dan sarkes Pembinaan Petugas sp3 Perawat Perawat & Dokter gigi Petugas sp3 Perawat Perawat & Dokter gigi 6 X YANKES 2 Bintek Jaminan Mutu Bintek Mutu 26 PKM 26 X YANKES 3 Pengembangan akreditasi Puskesmas Monitoring dan evaluasi 11 PKM 2 X 00YANKES 4 Pengembangan SIMPUS Monev SIMPUS 10 2 X 00YANKES 5 Program bimbingan Yankes Penilaian puskesmas, tenaga medis dan para medis berprestasi 26 PKM 1 X 00YANKES

10 Sasaran Program : Program Kesehatan Ibu Program Kesehatan Ibu Program Kesehatan Anak dan Remaja Program Kesehatan Anak dan Remaja Program Kesehatan Usia lanjut Program Kesehatan Usia lanjut Program Keluarga Berencana Program Keluarga Berencana B. HASIL KEGIATAN PROGRAM KESEHATAN KELUARGA TAHUN 2008

11 A. KESEHATAN IBU Indikator Kinerja Awal RPJMD Target Proyeksi Kinerja 2008 Pencapaian2008 Cakupan pertolongan persalinan oleh nakes 95,24 % 90 % 93,89 % Ibu Hamil Risiko tinggi yang dirujuk 100 %

12 Cakupan PWS KIA Tahun 2008 NOINDIKATORTARGETHASIL 1 K I 95 % 96,90 % 2 K 4 90 % 92,83 % 3 Deteksi resti oleh Nakes 20 % 20,53 % 4 Deteksi resti oleh Masyarakat 10 % 11,12 % 5 Persalinan Tenaga Kesehatan 90 % 93,89 % 6 Kunjungan Neonatal 95 % 99,65 %

13 Dari pencapaian hasil cakupan kegiatan diatas,dilaksanakan upaya-upaya kegiatan sebagai berikut : Program Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Program Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Presentasi hasil cakupan PWS KIA Presentasi hasil cakupan PWS KIA Pembinaan Teknis Bidan Desa Pembinaan Teknis Bidan Desa Penilaian Kinerja Bidan Desa Penilaian Kinerja Bidan Desa Program Pengadaan Buku KIA. Program Pengadaan Buku KIA. Program Pemantauan Pelayanan di PKD Program Pemantauan Pelayanan di PKD

14 Rekap Kematian Ibu Kematian Ibu Tahun 2007: 18 Kasus Kematian Ibu Tahun 2007: 18 Kasus Kematian Ibu Tahun 2008: 21 Kasus Kematian Ibu Tahun 2008: 21 Kasus Dari 21 Kasus Kematian Ibu disebabkan karena : Dari 21 Kasus Kematian Ibu disebabkan karena : 4 Kasus perdarahan 4 Kasus Preeklampsia 2 Kasus Infeksi 11 Kasus sebab lain ( penyakit penyerta )

15 Masalah dan Hambatan. Masih adanya Kematian Ibu. Masih adanya Kematian Ibu. Bidan Desa Tidak berdomisili di Wilayah Kerja. Bidan Desa Tidak berdomisili di Wilayah Kerja. Masih Kurangnya Ketrampilan Bidan desa dalam penanganan kegawatdaruratan obstetri & neonatal Masih Kurangnya Ketrampilan Bidan desa dalam penanganan kegawatdaruratan obstetri & neonatal Puskesmas Poned yang belum berjalan. Puskesmas Poned yang belum berjalan.

16 Alternatif Pemecahan Masalah P 4 K ( Program Perencanaan Persalinan & Pencegahan Komplikasi ) P 4 K ( Program Perencanaan Persalinan & Pencegahan Komplikasi ) Setiap Ibu Hamil harus dipasang Stiker P 4 K Setiap Ibu Hamil harus dipasang Stiker P 4 K Semua Desa harus P 4 K Semua Desa harus P 4 K Adanya AMP ( Audit Maternal Perinatal ) setiap ada kasus kematian ibu Adanya AMP ( Audit Maternal Perinatal ) setiap ada kasus kematian ibu Setiap Pertolongan Persalinan dengan 4 tangan ( 2 petugas Kesehatan ) Setiap Pertolongan Persalinan dengan 4 tangan ( 2 petugas Kesehatan ) M P S ( Making Pregnancy Safer ) M P S ( Making Pregnancy Safer ) Pembentukan Desa Siaga Pembentukan Desa Siaga Perbaikan Gizi Ibu Hamil Perbaikan Gizi Ibu Hamil Sistim Rujukan yang benar Sistim Rujukan yang benar Pelatihan Bagi petugas Bidan di Desa ( APN, LSS, MANAGEMENT ASFIKSIA, DLL ) Pelatihan Bagi petugas Bidan di Desa ( APN, LSS, MANAGEMENT ASFIKSIA, DLL ) Revitalisasi tenaga Dokter dan Bidan di Puskesmas Poned Revitalisasi tenaga Dokter dan Bidan di Puskesmas Poned

17 Hasil Penilaian Bidan Puskesmas berprestasi NO N A M A PUSKESMASJUARA 1 Sri Wuryani Bonang I Terbaik I 2Suyanti Wonosalam I Terbaik II 3UmiyatunKebonagung Terbaik III 4Mas’adah Mijen I Harapan I 5 Rini tianawati Wonosalam II Harapan II 6 Lutfiyah Sulfana Mijen II Harapan III

18 Hasil Penilaian Bidan Desa berprestasi NO N A M A PUSKESMAS D E S A JUARA 1 Sri chayatun Karang Tengah Klitih Terbaik I 2Sulasih Karangawen I Brambang Terbaik II 3 Luli Prasetyowati KebonagungMijen Terbaik III

19 Tenaga Bidan & PKD ( Poliklinik Kesehatan Desa ) Jumlah bidan Di Kabupaten Demak Tahun 2008 Bidan DKK: 4 Orang Bidan DKK: 4 Orang Bidan Puskesmas: 26 Orang Bidan Puskesmas: 26 Orang Bidan Desa: 281 Orang Bidan Desa: 281 Orang Jumlah Bidan Seluruhnya: 310 Orang Jumlah Bidan Seluruhnya: 310 Orang Jumlah desa: 249 Desa Jumlah desa: 249 Desa Jumlah PKD Seluruhnya: 161 Unit Jumlah PKD Seluruhnya: 161 UnitKondisi Baik: 149 Unit Baik: 149 Unit Rusak & Rusak Berat: 12 Unit Rusak & Rusak Berat: 12 Unit

20 B. KESEHATAN ANAK 1. Pencapaian Kinerja Program Kesehatan Anak Indikator Kinerja Awal RPJMD Target Proyeksi Kinerja 2008 Pencapaia n 2008 Cakupan Kunjungan Neonatus Cakupan Kunjungan bayi Cakupan bayi berat lahir rendah yang ditangani Cakupan Deteksi Dini anak balita dan Prasekolah Cakupan Pelayanan Kesehatan Remaja 99,20 % 100 % 43,70 % 22,20 % 95 % 100 % 60 % 45 % 99,65 % 84,56 % 100 % 29,65 % 21,99 %

21 2. Program Kesehatan anak Kunjungan Neonatal ( KN1, KN2 ) Kunjungan Neonatal ( KN1, KN2 ) Stimulasi Deteksi intervensi Dini Tumbuh Kembang ( SDIDTK) Stimulasi Deteksi intervensi Dini Tumbuh Kembang ( SDIDTK) Cakupan Bayi Berat lahir Rendah/ BBLR yang di tangani Cakupan Bayi Berat lahir Rendah/ BBLR yang di tangani Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja ( PKPR ) Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja ( PKPR ) Kunjungan Bayi Kunjungan Bayi Penanganan Resti Neonatal Penanganan Resti Neonatal

22 Angka Kematian bayi Di Kabupaten Demak TAHUN KEMATIA N BAYI KELAHIR AN HIDUP KEMATIAN BAYI PER KELAHIRAN HIDUP KEMATIA N BAYI PER 1000 KLH / , / ,2

23 Penyebab Kematian bayi NO PENYEBABABS%KET BBLR Asphiksia Diare Kelainan Kongenital Gizi Buruk Lain-lain ,8 23,7 8,1 22,9 0,8 16,3 TOTAL122100

24 3. Masalah dan hambatan serta Pemecahannya a. Masih adanya kematian bayi Analisa bahwa penyebab kematian tersebut diatas adalah : Gizi ibu yang kurang baik Gizi ibu yang kurang baik Kelainan- Kelainan pada kehamilan yang tidak terdeteksi Kelainan- Kelainan pada kehamilan yang tidak terdeteksi Adanya gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan Adanya gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan Kurangnya ketrampilan petugas dalam penanganan Bayi baru lahir dengan kelainan serta faktor-faktor lain yang belum di ketahui penyebabnya. Kurangnya ketrampilan petugas dalam penanganan Bayi baru lahir dengan kelainan serta faktor-faktor lain yang belum di ketahui penyebabnya.

25 Upaya-Upaya untuk menekan angka kematian bayi : Peningkatan Gizi ibu hamil Peningkatan Gizi ibu hamil Pemeriksaan kehamilan yang kontinyu Pemeriksaan kehamilan yang kontinyu Setiap Pertolongan Persalinan dengan 4 tangan ( 2 petugas Kesehatan ) Setiap Pertolongan Persalinan dengan 4 tangan ( 2 petugas Kesehatan ) Deteksi awal kelainan janin dalam kandungan Deteksi awal kelainan janin dalam kandungan Peningkatan ketrampilan petugas dalam penanganan bayi dengan asfiksia dan BBLR Peningkatan ketrampilan petugas dalam penanganan bayi dengan asfiksia dan BBLR Penanganan rujukan yang benar & tepat Penanganan rujukan yang benar & tepat

26 b. Cakupan Deteksi Dini anak balita dan Prasekolah Cakupan Deteksi Dini anak balita dan Prasekolah baru mencapai 29,65 % dari target 60 % Cakupan Deteksi Dini anak balita dan Prasekolah baru mencapai 29,65 % dari target 60 % Hal ini dikarenakan belum ada tenaga tehnis yang terlatih di Puskesmas, di mana SDIDTK memerlukan ketrampilan khusus, belum pernah ada anggaran baik dari APBN, APBD I dan APBD 2 untuk pelatihan SDIDTK Hal ini dikarenakan belum ada tenaga tehnis yang terlatih di Puskesmas, di mana SDIDTK memerlukan ketrampilan khusus, belum pernah ada anggaran baik dari APBN, APBD I dan APBD 2 untuk pelatihan SDIDTK Pemecahan Masalah : Pemecahan Masalah : Diusulkan untuk di adakan Pelatihan SDIDTK Diusulkan untuk di adakan Pelatihan SDIDTK Sosialisasi Program SDIDTK di setiap pertemuan rutin Bidan Sosialisasi Program SDIDTK di setiap pertemuan rutin Bidan Pemantauan cakupan lebih intensif Pemantauan cakupan lebih intensif

27 c. Cakupan Pelayanan Kesehatan remaja baru mencapai 21,99 % target cakupan 45 % Hal ini di karenakan Pelayanan Remaja pada umumnya menginginkan pelayanan yang privasi sedangkan belum semua Puskesmas mempunyai tempat dan petugas khusus yang melayani remaja sehingga remaja masih malu untuk datang ke Puskesmas. Hal ini di karenakan Pelayanan Remaja pada umumnya menginginkan pelayanan yang privasi sedangkan belum semua Puskesmas mempunyai tempat dan petugas khusus yang melayani remaja sehingga remaja masih malu untuk datang ke Puskesmas. Belum terjangkauanya pelayanan remaja di luar gedung. Belum terjangkauanya pelayanan remaja di luar gedung. Pemecahan Masalah : Pemecahan Masalah : Disiapkan ruangan privasi untuk pelayanan kesehatan remaja di masing- masing Puskesmas Disiapkan ruangan privasi untuk pelayanan kesehatan remaja di masing- masing Puskesmas Disiapkan tenaga khusus untuk pelayanan kesehatan remaja di masing-masing Puskesmas Disiapkan tenaga khusus untuk pelayanan kesehatan remaja di masing-masing Puskesmas Di buat jadwal pelayanan kesehatan di luar gedung khususnya pada Promotif. Di buat jadwal pelayanan kesehatan di luar gedung khususnya pada Promotif.

28 d. Cakupan Kunjungan bayi baru mencapai 84,56 % target cakupan 95 % Hal ini di karenakan : Hal ini di karenakan : Kurangnya Kunjungan petugas ke rumah-rumah Kurangnya Kunjungan petugas ke rumah-rumah Adanya bayi yang mengikuti orang tuanya bekerja di luar kota Adanya bayi yang mengikuti orang tuanya bekerja di luar kota Adanya Kematian bayi Adanya Kematian bayi Pemecahan Masalah : Pemecahan Masalah : Peningkatan Frekuensi kunjungan bayi bagi tenaga kesehatan Peningkatan Frekuensi kunjungan bayi bagi tenaga kesehatan Pelacakan Pelaporan kunjungan bayi yang pindah apabila jarakny memungkinkan Pelacakan Pelaporan kunjungan bayi yang pindah apabila jarakny memungkinkan Penekanan Penurunan Kematian bayi Penekanan Penurunan Kematian bayi

29 Puskesmas percontohan Program Kesehatan Anak NO KEGIATAN PROGRAMNAMA PUSKESMAS PKPR MTBS KTPA SDIDTK DEMAK III DEMAK II KARANG TENGAH -

30 C. KEGIATAN PROGRAM USIA LANJUT Jumlah sasaran Usia Lanjut Jumlah sasaran Usia Lanjut tahun= tahun= tahun= tahun= >70 th dengan Penyakit = Jumlah Usia lanjut dengan kelainan yang di obati : Jumlah Usia lanjut dengan kelainan yang di obati : Jumlah Usia lanjut yang di rujuk ke Puskesmas : Jumlah Usia lanjut yang di rujuk ke Puskesmas : Jumlah Usia lanjut yang di rujuk ke Rumah sakit : Jumlah Usia lanjut yang di rujuk ke Rumah sakit : 5.368

31 Puskesmas percontohan Program Usia lanjut : Puskesmas karangawen II Puskesmas percontohan Program Usia lanjut : Puskesmas karangawen II Telah Adanya minimal 1 (satu) Posyandu Lansia di masing-masing Puskesmas Telah Adanya minimal 1 (satu) Posyandu Lansia di masing-masing Puskesmas

32 D. KB ( KELUARGA BERENCANA ) Jumlah PUS: Jumlah PUS: Peserta KB Aktif : Peserta KB Aktif : Jenis Pelayanan / Akseptor Jenis Pelayanan / Akseptor Suntik: Implant: Pil: Kondom: 93 IUD: 60 MOW: 34 MOP: 0

33 Kegagalan Kegagalan Suntik: 5 Implant: 2 Pil: 1 Kondom: 0 IUD: 4 MOW: 1 MOP:0 Pengadaan ALOKON dari BAPERMAS KB langsung ke Puskesmas. Pengadaan ALOKON dari BAPERMAS KB langsung ke Puskesmas.

34 RENCANA KEGIATAN KESGA 2009 NONONONO KEGIATAN POKOK URAIAN KEGIATAN SASARAN VOLUME KEGIATAN HARGA SATUAN (Rp) JUMLAH BIAYA(Rp) PELAKSANA 1 Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil dan Anak - Pembinaan teknis petugas KIA di Puskesmas - Bidan Koordinator Puskesmas 4 x 649,531, Kesga - Evaluasi dan Prencanaan - Bidan Koordinator Puskesmas 2 x 774,062, Kesga Pembinaan Teknis Bidan Desa Bidan Desa 1 x Kesga Penilaian Kinerja Bidan Desa - Bidan Desa 2 x 5,201562, Kesga 2 Pengadaan Buku KIA Cetak /Penggandaan 26 Puskesmas 6000 Bk Kesga 3 Pemantauan Kegiatan di PKD Pemantauan Pelayanan di PKD 50 Desa 100/ OK Kesga 4 Lomba Balita Sehat 26 Puskesmas 1 /keg Kesga 5 Pelatihan Kesehatan Reproduksi Remaja 2 Puskesmas 2 /Keg Kesga

35 Saran Kegiatan Kesga yang perlu dukungan biaya Jamkesmas Puskesmas Kegiatan Kesga yang perlu dukungan biaya Jamkesmas Puskesmas 1. Pelaksanaan P4K ( Program Perencanaan Persalinan dan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi ) Pencegahan Komplikasi ) 2. Revitalisasi Kader Posyandu 3. Revitalisasi Posyandu Lansia

36 C. PROGRAM GIZI

37 HASIL KEGIATAN 2008

38 1. Upaya Perbaikan Gizi Keluarga Tujuan: Menurunkan prev KVA pd bayi & balita Tujuan: Menurunkan prev KVA pd bayi & balita Sasaran: Bayi (6-11 bl) dan balita (1-5 th) Sasaran: Bayi (6-11 bl) dan balita (1-5 th) Dosis: Dosis: Bayi: 1 kapsul IU/tahun Balita: 2 kapsul IU/tahun (Peb & Agt) KW-SPM: 100% KW-SPM: 100% Cak. Kab: 98,69% Cak. Terendah: 94,73% (Puskesmas Karang Tengah) 1.1. Distribusi Vitamin A pd Balita

39

40 1.2. Distribusi Vitamin A Pada Ibu Nifas Tujuan: Tujuan: - Mempercepat penyembuhan pasca persalinan - Cadangan vit.A pd ASI selama 6 bulan Sasaran: Ibu nifas Sasaran: Ibu nifas Dosis: 2 kapsul IU Dosis: 2 kapsul IU (1 kaps setelah persalinan, 1 kaps selang 24 jam) (1 kaps setelah persalinan, 1 kaps selang 24 jam) KW-SPM: 90% KW-SPM: 90% Cak. Kab: 95,10% Terendah: 79,20% (Pusk. Kebonagung) Tertinggi: 107,40% (Pusk. Karangawen II)

41

42 1.3. Pelaksanaan Posyandu NoPuskesmasN/D(%)D/S(%)BGM Mranggen I Mranggen II Mranggen III Karangawen I Karangawen II Guntur I Guntur II Sayung I Sayung II Karangtengah Demak I Demak II Demak III Wonosalam I Wonosalam II Kebonagung Dempet Gajah Karanganyar I Karanganyar II Mijen I Mijen II Bonang I Bonang II Wedung I Wedung II TOTAL CAKUPAN

43 Cakupan balita yang naik berat badannya (N/D) yaitu % (SPM 77 %). Hal ini menunjukkan keberhasilan program posyandu telah mencapai target yang ditetapkan. Puskesmas dengan capaian tertinggi adalah Puskesmas Demak III (94.42 %), sedangkan yang belum mencapai SPM adalah Puskesmas Karangawen II, Guntur I, Sayung I, Sayung II, Wonosalam I, Dempet, Gajah, Mijen II, Bonang II, Wedung I, Wedung I, Wedung II, Wedung I. Cakupan balita yang naik berat badannya (N/D) yaitu % (SPM 77 %). Hal ini menunjukkan keberhasilan program posyandu telah mencapai target yang ditetapkan. Puskesmas dengan capaian tertinggi adalah Puskesmas Demak III (94.42 %), sedangkan yang belum mencapai SPM adalah Puskesmas Karangawen II, Guntur I, Sayung I, Sayung II, Wonosalam I, Dempet, Gajah, Mijen II, Bonang II, Wedung I, Wedung I, Wedung II, Wedung I. Cakupan balita yang datang dan ditimbang (D/S) adalah % (SPM 83 %). Hal ini menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan ditunjang dengan penyuluhan dan dukungan dari POKJANAL. Cakupan balita yang datang dan ditimbang (D/S) adalah % (SPM 83 %). Hal ini menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan ditunjang dengan penyuluhan dan dukungan dari POKJANAL. Puskesmas dgn cakupan tertinggi adalah Puskesmas Wonosalam II (88,80 %) dan yang belum mencapai SPM adalah Puskesmas Mranggen I, Sayung I, Sayung II, Dempet, Gajah, Bonang I, Wedung I, dan Wedung II. Cakupan balita bawah garis merah (BGM) adalah 1.41 % (SPM 3 %). Capaian tertinggi adalah Puskesmas Karangtengah (0.12 %) dan sedangkan yang belum mencapai SPM adalah Puskesmas Demak I, Wonosalam I, dan Wedung I. Cakupan balita bawah garis merah (BGM) adalah 1.41 % (SPM 3 %). Capaian tertinggi adalah Puskesmas Karangtengah (0.12 %) dan sedangkan yang belum mencapai SPM adalah Puskesmas Demak I, Wonosalam I, dan Wedung I.

44 1.4. Pemantauan Status Gizi NoPuskesmasGizi Buruk (%)Gizi Kurang (%)Gizi Lebih (%) Mranggen I Mranggen II Mranggen III Karangawen I Karangawen II Guntur I Guntur II Sayung I Sayung II Karangtengah Demak I Demak II Demak III Wonosalam I Wonosalam II Kebonagung Dempet Gajah Karanganyar I Karanganyar II Mijen I Mijen II Bonang I Bonang II Wedung I Wedung II TOTAL CAKUPAN

45 Prevalensi Gizi Kurang sudah mencapai target yaitu 14,7 % (SPM 15 %). Capaian tertinggi adalah Puskesmas Mijen II (2,22 %) dan terendah adalah Puskesmas Mranggen II (30.30 %). Prevalensi Gizi Kurang sudah mencapai target yaitu 14,7 % (SPM 15 %). Capaian tertinggi adalah Puskesmas Mijen II (2,22 %) dan terendah adalah Puskesmas Mranggen II (30.30 %). Prevalensi Gizi Lebih sudah mencapai target yaitu 1,11 % (SPM 1,7 %). Capaian di bawah SPM adalah Puskesmas Demak III, Wedung I, dan Wedung II. Prevalensi Gizi Lebih sudah mencapai target yaitu 1,11 % (SPM 1,7 %). Capaian di bawah SPM adalah Puskesmas Demak III, Wedung I, dan Wedung II. Prevalensi Gizi Buruk (KEP Nyata) belum mencapai target yaitu 1,71 % (SPM 1,2 %). Capaian di bawah SPM adalah Puskesmas Guntur I, Sayung I, Sayung II, Demak I, Dempet, Karanganyar I, Karanganyar II, Wedung I, dan Wedung II Prevalensi Gizi Buruk (KEP Nyata) belum mencapai target yaitu 1,71 % (SPM 1,2 %). Capaian di bawah SPM adalah Puskesmas Guntur I, Sayung I, Sayung II, Demak I, Dempet, Karanganyar I, Karanganyar II, Wedung I, dan Wedung II

46 2. Penanggulangan Gangguan Akibat Garam Beryodium Tujuan: Tujuan: Mengetahui cakupan penggunaan garam beryodium di masy. Sasaran: Siswa SD/MI yg dipilih sec. acak Sasaran: Siswa SD/MI yg dipilih sec. acak KW-SPM: 70 % (desa dg garam beryodium baik) KW-SPM: 70 % (desa dg garam beryodium baik) Cak. Kab: 7,55 % (ds Tegalarum, Mangunjiwan, Kebonabatur, Banyumeneng) Hasil Pemeriksaan Garam Beryodium : Cak. Kab: 57,77% Terendah: 4,76 % (Pusk. Demak II) Tertinggi: 95,24% (Pusk. Mranggen III) Pemantauan Garam Beryodium

47

48 3. Penanggulangan Anemia Gizi Besi (AGB) Tujuan: Menurunkan prev anemi bumil Tujuan: Menurunkan prev anemi bumil (berdasarkan survey cepat th 2007 anemi bumil (berdasarkan survey cepat th 2007 anemi bumil di Kab. Demak 39, 05%) di Kab. Demak 39, 05%) Sasaran: Ibu hamil Sasaran: Ibu hamil Dosis: 90 tablet Dosis: 90 tablet KW-SPM: 90% KW-SPM: 90% Cak. Kab: 92,38% Terendah: 82,09% (Pusk. Kebonagung) Tertinggi: 104,58% (Pusk. Demak I) 3.1 Distribusi Tablet Fe Pada Ibu Hamil

49

50 3.2. Ibu Hamil KEK Yang Ditangani Tujuan: Meningkatkan status gizi ibu hamil Tujuan: Meningkatkan status gizi ibu hamil Sasaran: Ibu Hamil dg LILA <23,5 cm Sasaran: Ibu Hamil dg LILA <23,5 cm Bentuk keg: Bentuk keg: - Penyuluhansemua sasaran - PMT bumil KEK gakin PMT berupa susu ibu hamil (SUN Ibu) KW-SPM: 70% KW-SPM: 70% Cak. Kab: 68,62%

51

52 4. Penanggulangan Gizi Buruk Tuj : Menanggulangi dan mencegah terjadinya gizi buruk/ gizi krg pd Gakin Gakin Sasaran : bayi (6-11 bl) gakin balita (12-24 bl) gakin balita (12-24 bl) gakin Bentuk : Biscuit (120 gr/ bks/ hr) Waktu : 28 hr Cakupan : 100 % 4.1. Pemberian MP-ASI untuk bayi/ balita BGM Gakin 4.1. Pemberian MP-ASI untuk bayi/ balita BGM Gakin

53 4.2. Perawatan Gizi Buruk NoPerawatanJumlah Rumah sakit Puskesmas rawat inap Rumah JUMLAH32 Pada tahun 2008 ditemukan kasus sebanyak 72 kasus baru dan yang dirawat adalah 32 kasus. Sehingga cakupannya adalah 44 % (SPM 70 %).

54 PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN MASALAH

55 PERMASALAHAN 1. Laporan rutin dari Pusk sering terlambat 2. Terbatasnya sarana penunjang kerja (komputer, kendaraan) 3. Kurang tenaga gizi (6 pusk) 4. Terbatasnya sarana gizi (dacin, leaflet, lenght board, microtoise, food model)

56 5. Sebagian besar pusk blm punya klinik gizi 6. Meja IV Posyandu belum berjalan dengan baik

57 PEMECAHAN MASALAH 1. Bimbingan teknis TPG (26 pusk) 2. Usulan Rekruitmen petugas Gizi 3. Pengadaaan Sarana Gizi (bertahap) 4. Usulan rehab/ pembangunan klinik gizi 5. Refresing kader dan pembinaan rutin 6. Meja IV posyandu diaktifkan

58 RENCANA KEGIATAN TAHUN 2009

59 NoKegiatan PokokUraian KegiatanSasaranVolume Harga Satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp) Pelaksana 1 Penanggulangan Balita Gizi Buruk Pelatihan penanganan gizi buruk di rumah Balita gizi buruk 1keg DKK Pelacakan kasus gizi buruk Balita gizi buruk 160OH DKK + Puskesmas Perawatan balita gizi burukdi rumah Balita gizi buruk gakin 10kasus Puskesmas Perawatan balita gizi buruk di puskesmas Balita gizi buruk gakin 5kasus Puskesmas Pemantauan pasca perawatan oleh TPG Balita gizi buruk gakin 30OK Puskesmas Pemantauan pasca perawatan oleh Kab Balita gizi buruk gakin 60OK DKK Konsultasi gizi buruk ke SpA Balita gizi buruk gakin 30OK Puskesmas PMT Balita Gizi Buruk Balita gizi buruk gakin 170paket DKK + Puskesmas Jumlah

60 NoKegiatan PokokUraian KegiatanSasaranVolume Harga Satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp) Pelaksana 2 Upaya Perbaikan Gizi Keluarga Peningkatan kapasitas linsek & linprog dalam Inisiasi Menyusu Dini Linsek & Linprog terkait 1keg DKK Pemantauan Status Gizi Balita156desa Puskesmas Pemantauan Konsumsi Gizi KK156desa Puskesmas Validasi PSG/PKGPuskesmas26OH DKK Pemantauan distribusi Vit. A dan Fe Puskesmas52OH DKK Bintek klinik giziPuskesmas10OH DKK Jumlah

61 NoKegiatan PokokUraian KegiatanSasaranVolume Harga Satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp) Pelaksana 3 Upaya Perbaikan Gizi Institusi Peningkatan kapasitas linsek dalam upaya peningkatan gizi anak sekolah Linsek terkait1keg DKK PSG-ASSiswa SD/MI52OH Puskesmas Validasi data PSG- AS Puskesmas52OH DKK Pengolahan data PSG-AS Hasil PSG-AS Pusk 2080sampel DKK Pengadaan susu anak sekolah Siswa SD/MI4800botol DKK Pembinaan gizi anak sekolah Siswa SD/MI24OH Tim Kab Jumlah

62 NoKegiatan PokokUraian KegiatanSasaranVolume Harga Satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp) Pelaksana 4 Penanggulangan Anemi Gizi Besi Pemeriksaan Hb remaja putri siswi SMA1keg DKK PMT ibu hamil anemi Bumil anemi gakin 325kotak DKK Jumlah Penanggulangan Akibat Kekurangan Iodium Pemeriksaan garam di SD/MI siswa SD/MI104OH Puskesmas Pemetaan garam beryodium oleh kader KK14OH Kader posyandu Pengadaan iodina testpuskesmas1000botol DKK Pembinaan Gaky - Petugas gol IISD/MI80OH DKK + Puskesmas - Prtugas gol IIISD/MI42OH DKK + Puskesmas Pembinaan PWS Konsumsi Garam Beryodium puskesmas8OH DKK Jumlah

63 NoKegiatan PokokUraian KegiatanSasaranVolume Harga Satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp) Pelaksana 6 Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi Pengumpulan data SKPG TPG Pusk + Kec 21OH Tim SKPG Kec Validasi data SKPG Data SKPG Kec 14OH Tim SKPG Kab Analisa data SKPG - Tingkat kecamatan Hasil pengump data 14OH Tim SKPG Kec - Tingkat kabupaten Hasil pengump data 3OH Tim SKPG Kab Bintek SKPG Tim SKPG Kec 28OH Tim SKPG Kab PMT Balita Gizi buruk Balita gizi buruk gakin 25kasus DKK + Pusk Jumlah JUMLAH KESELURUHAN

64 Saran Perlu Alokasi/ dukungan dana dari JAMKESMAS untuk kegiatan : Perlu Alokasi/ dukungan dana dari JAMKESMAS untuk kegiatan : 1. Perawatan Gizi Buruk yang ditemukan, 2. PMT Bayi/ Balita BGM dan 2 T, 3. Sarana dan Prasarana program gizi,

65 maturnuwun


Download ppt "A. HASIL KEGIATAN PROGRAM INKES (Institusi Kesehatan) TAHUN 2008 1. PROGRAM Upaya Kesehatan Masyarakat: a. Upaya Kesehatan Dasar a. Upaya Kesehatan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google