Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONSELING INDIVIDUAL SENI MEMBANTU ORANG OLEH NANDANG BUDIMAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONSELING INDIVIDUAL SENI MEMBANTU ORANG OLEH NANDANG BUDIMAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2014."— Transcript presentasi:

1 KONSELING INDIVIDUAL SENI MEMBANTU ORANG OLEH NANDANG BUDIMAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2014

2 SKENARIO PELATIHAN ORIENTASI PELATIHAN (15 MENIT) MENGKAJI SECARA KRITIS KONSEP-KONSEP DASAR KONSELING INDIVIDUAL (45 MENIT) MENGKAJI CONTOH KASUS KONSELING BERDASARKAN FILM KONSELING INDIVIDUAL (45 MENIT) MENGANALISIS KETERLAKSANAAN KONSELING INDIVIDUAL (45 MENIT) BERLATIH MENGGUNAKAN INSTRUMEN MONITORING DAN FORMAT EVALUASI KETERLAKSANAAN KONSELING INDIVIDUAL (45 MENIT) REFLEKSI, EVALUASI DAN PENUTUPAN (30 MENIT)

3 KONSEP KONSELING Sumber: DEFINISI : HUBUNGAN YANG BERSIFAT MEMBANTU (HELPING RELATIONSHIP) Hubungan antara pemberi bantuan (konselor) dengan yang dibantu (konseli) ►Berhadap-hadapan ►Surat ►E-counseling (telpon, sms, ) TUJUAN : ►Perubahan perilaku ►Pengentasan masalah ►Kesehatan mental ►Keefektifan pribadi ►Pengambilan Keputusan

4 DEFINISI KONSELING Suatu hubungan antara pemberi bantuan yang terlatih dengan seorang yang mencari bantuan yang diberikan berupa keterampilan dan penciptaan suasana yang membantu orang lain agar dapat belajar untuk berhubungan dengan dirinya sendiri dan orang lain melalui cara-cara yang lebih tumbuh dan produktif Suatu hubungan antara pemberi bantuan yang terlatih dengan seorang yang mencari bantuan yang diberikan berupa keterampilan dan penciptaan suasana yang membantu orang lain agar dapat belajar untuk berhubungan dengan dirinya sendiri dan orang lain melalui cara-cara yang lebih tumbuh dan produktif

5 KUALITAS PRIBADI YANG PERLU DIMILIKI KONSELOR Memahami diri Memahami diri Penerimaan dan penghargaan terhadap orang lain Penerimaan dan penghargaan terhadap orang lain Keinginan untuk membantu orang lain Keinginan untuk membantu orang lain Empati terhadap masalah orang lain Empati terhadap masalah orang lain Keterbukaan dan ketulusan Keterbukaan dan ketulusan Kehangatan dan perhatian/kepekaan Kehangatan dan perhatian/kepekaan Stabilitas emosi Stabilitas emosi Kepercayaan dan kejujuran Kepercayaan dan kejujuran Kesabaran Kesabaran

6 1) ATTENDING 2) RESPONDING 3) PERSONALIZING 4) INITIATING

7 FONDASI KEBERHASILAN KONSELING: Altruistik Dorongan untuk membantu Empati Gerakan psikologis konselor dari ruang psikologisnya masuk pada ruang psikologis konseli Opend Mindedness Keterbukaan konselor untuk menerima konseli apa adanya Concreteness Menunjukkan diri apa adanya Realistic Melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan (konseli)

8

9 ATTENDING Proses pelibatan konseli ke dalam suasana konseling Proses pelibatan konseli ke dalam suasana konseling Attending personally Attending personally Observing Observing Listening Listening Pada tahap attending minimal ditemukan gambaran : who, what, why, when, where, how Pada tahap attending minimal ditemukan gambaran : who, what, why, when, where, how

10 RESPONDING Proses memahami permasalahan individu Proses memahami permasalahan individu Konselor memahami permsalahan konseli melalui eksplorasi, pararashing, konfrontasi, dll terhadap kronologis, perasaan, pemikiran, dan makna. Konselor memahami permsalahan konseli melalui eksplorasi, pararashing, konfrontasi, dll terhadap kronologis, perasaan, pemikiran, dan makna.

11 PERSONALIZING UPAYA KONSELOR UNTUK MEMBERI PEMAHAMAN YANG TEPAT KEPADA KONSELI/YANG DIBIMBING TENTANG MASALAH YANG DIALAMINYA UPAYA KONSELOR UNTUK MEMBERI PEMAHAMAN YANG TEPAT KEPADA KONSELI/YANG DIBIMBING TENTANG MASALAH YANG DIALAMINYA  KONSELI MEMAHAMI DENGAN TEPAT MASALAH YANG DIALAMINYA  KONSELI MEMILIKI ALTERNATIF PILIHAN JALAN KELUAR DARI MASALAH YANG DIALAMINYA  KONSELI MEMILIKI KOMITMEN UNTUK KELUAR DARI MASALAHNYA  KONSELI MAMPU MENGAMBIL SATU ATAU LEBIH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH UNTUK DIJADIKAN SOLUSI

12 INITIATING TINDAKAN UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN SOLUSI YANG DIAMBIL KONSELI/YANG DIBIMBING ADA EVALUASI TERHADAP SOLUSI YANG DIAMBIL PENGUATAN KOMITMEN UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN SOLUSI PENGEMBANGAN PROGRAM IMPLEMENTASI SOLUSI IMPLEMENTASI SOLUSI EVALUASI TERHADAP IMPLEMENTASI SOLUSI

13 TEKNIK WAWANCARA KONSELING TEKNIK EMPATI TEKNIK EMPATI Saya sangat gembira atas kedatangan Anda ke sini ? Saya sangat gembira atas kedatangan Anda ke sini ? Saya salut, meski Anda banyak dirundung masalah masih sanggup mendiskusikan hal ini dengan saya ? Saya salut, meski Anda banyak dirundung masalah masih sanggup mendiskusikan hal ini dengan saya ? Saya terharu mendengar ceritra Anda …. dan saya…mersakan apa yang Anda rasakan saat ini. Saya terharu mendengar ceritra Anda …. dan saya…mersakan apa yang Anda rasakan saat ini. Sungguh saya bisa merasakan apa yang Anda rasakan saat itu. Anda luar biasa….., dalam suasana emosional masih bisa mengendalikan diri. Sungguh saya bisa merasakan apa yang Anda rasakan saat itu. Anda luar biasa….., dalam suasana emosional masih bisa mengendalikan diri.

14 BERTANYA TERBUKA BERTANYA TERBUKA Bagaimana kejadiannya? Coba jelaskan ! Bagaimana kejadiannya? Coba jelaskan ! Saya ingin mengetahui, bagaimana Anda bisa keliru dalam melakukan tugas ? Coba jelaskan! Saya ingin mengetahui, bagaimana Anda bisa keliru dalam melakukan tugas ? Coba jelaskan! Coba jelaskan, mengapa Anda ingin membicarakan hal ini pada saya ? Coba jelaskan, mengapa Anda ingin membicarakan hal ini pada saya ?

15 BERTANYA TERTUTUP BERTANYA TERTUTUP Benarkah Anda yang bernama Nandang ? Benarkah Anda yang bernama Nandang ? Benarkah Anda sejak dulu sangat menyukai wanita bernama Leiha ? Benarkah Anda sejak dulu sangat menyukai wanita bernama Leiha ? Apakah wanita itu mendampingi Anda makan siang kemarin ? Apakah wanita itu mendampingi Anda makan siang kemarin ? Benarkah Anda dibekap dan lalu diambil semua uang Anda oleh wanita itu pada saat diperjalanan ? Benarkah Anda dibekap dan lalu diambil semua uang Anda oleh wanita itu pada saat diperjalanan ? Masih sadarkah Anda ketika diturunkan dari mobil olehnya, dengan dicampakkan begitu saja ? Masih sadarkah Anda ketika diturunkan dari mobil olehnya, dengan dicampakkan begitu saja ? Apakah Anda sekarang masih mencintainya ? Apakah Anda sekarang masih mencintainya ?

16 DORONGAN MINIMAL DORONGAN MINIMAL …..lalu……? …..lalu……? Selanjutnya…..? Selanjutnya…..? Setelah itu ……? Setelah itu ……? Kemudian …….? Kemudian …….?

17 MENYIMPULKAN SEMENTARA (PRAPRASHING) MENYIMPULKAN SEMENTARA (PRAPRASHING) Tampaknya Anda cukup kecewa oleh atasan Anda, apakah saya salah ? Tampaknya Anda cukup kecewa oleh atasan Anda, apakah saya salah ? Setelah menyimak pembicaraan Anda, saya berkesimpulan bahwa Anda ingin segera naik pangkat. Betulkah seperti itu ? Setelah menyimak pembicaraan Anda, saya berkesimpulan bahwa Anda ingin segera naik pangkat. Betulkah seperti itu ? Kelihatannya Anda ingin segera menikah. Betulkah begitu ? Kelihatannya Anda ingin segera menikah. Betulkah begitu ? Tampaknya Anda merasa berdosa atas kelakuan yang telah dilakukan. Benarkah begitu ? Tampaknya Anda merasa berdosa atas kelakuan yang telah dilakukan. Benarkah begitu ?

18 TEKNIK KONFRONTASI TEKNIK KONFRONTASI Anda menyatakan bersedih, tapi raut muka Anda menunjukan sangat gembira dengan kematian teman Anda ? Bukankah ini kebongan? Anda menyatakan bersedih, tapi raut muka Anda menunjukan sangat gembira dengan kematian teman Anda ? Bukankah ini kebongan? Anda keliru. Masa kriminal seperti ini dianggap sederhana. Tahukah anda bahwa pencurian itu termasuk krimial berat ? Anda keliru. Masa kriminal seperti ini dianggap sederhana. Tahukah anda bahwa pencurian itu termasuk krimial berat ? Bagaimana mungkin Anda sedang sakit parah dapat menolong orang lain ? Bagaimana mungkin Anda sedang sakit parah dapat menolong orang lain ?

19 TEKNIK PENGUATAN TEKNIK PENGUATAN Bagus.., itu merupakan sikap jantan. Bagus.., itu merupakan sikap jantan. Baik, saya tahu pasti kamu akan mampu melakukannya? Baik, saya tahu pasti kamu akan mampu melakukannya? Jika kamu memutuskan akan mengubah diri lebih baik, saya sangat menghargai keinginanmu. Jika kamu memutuskan akan mengubah diri lebih baik, saya sangat menghargai keinginanmu. Baik …., saya dukung keputusanmu. Baik …., saya dukung keputusanmu. Kamu hebat…., meski penuh dengan tantangan, kamu masih sanggup menghadapi hid up dan menata masa depan lebih baik. Kamu hebat…., meski penuh dengan tantangan, kamu masih sanggup menghadapi hid up dan menata masa depan lebih baik.

20 MENGAJAK BERPIKIR MENGAJAK BERPIKIR Mengapa kamu harus kecewa, bukankah kamu punya Tuhan ? Mengapa kamu harus kecewa, bukankah kamu punya Tuhan ? Coba cek kembali pekerjaanmu! Saya yakin pasti ada yang keliru. Coba cek kembali pekerjaanmu! Saya yakin pasti ada yang keliru. Coba pikirkan kembali keputusanmu, jangan-jangan terlalu berisiko ! Coba pikirkan kembali keputusanmu, jangan-jangan terlalu berisiko !

21 MATERI MONITORING DAN EVALUASI PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL DATA PESERTA DIDIK/ KONSELI DATA PESERTA DIDIK/ KONSELI o Diidentifikasi dari hasil asesmen o Patut mendapatkan layanan konseling individual o Ada spesifikasi masalah yang dialami dan alternatif strategi /cara konselingnya o Perimbangan jumlah konselor-konseli PANDUAN KONSELING INDIVIDUAL PANDUAN KONSELING INDIVIDUAL o Panduan tertulis dan didisain secara menarik o Panduan minimal terdiri atas rasional, tujuan, asas, mekanisme, waktu, tempat.

22 MATERI MONITORING DAN EVALUASI PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL JADWAL PELAYANAN KONSELING INDIVIDUAL JADWAL PELAYANAN KONSELING INDIVIDUAL o Tertulis dan didisain secara menarik o Mudah dicek atau dilihat o Sudah online FORMAT JURNAL KONSELING INDIVIDUAL FORMAT JURNAL KONSELING INDIVIDUAL o Identitas konseli o Waktu konseling o Deskripsi maslah konseli o Strategi konseling yang dilakukan o Deskripsi hasil (perubahan konseli) o Dukungan dan/atau hambatan o Tindak lanjut

23 MATERI MONITORING DAN EVALUASI PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL FORMAT RUJUKAN ATAU ALIH TANGAN KASUS FORMAT RUJUKAN ATAU ALIH TANGAN KASUS o Identitas konseli o Identitas ahli / sejawat yang dirujuk o Deskripsi maslah konseli o Penanganan yang pernah dialmi o Isi referal o Titi mangsa disertai tanda tangan konselor dan kepala sekolah FORMAT LAPORAN HASIL KONSELING INDIVIDUAL FORMAT LAPORAN HASIL KONSELING INDIVIDUAL o Identitas konseli o Deskripsi masalah yang dialami o Strategi konseling yang dipilih o Hasil konseling/ perubahan perilaku o Tindak lanjut o Titi mangsa dan tanda tangan konselor

24 INSTRUMEN MONITORING PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL NO.INDIKATOR MONITORING KETERSE- DIAAN DUDU HMHM LMLM YATDK a.TERSEDIA DATA PESERTA DIDIK YG DIIDENTIFIKASI DARI ASESMEN PATUT MENDAPATKAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL b.TERSEDIA PANDUAN TERTULIS DAN JADWAL PELAYANAN KONSELING INDIVIDUAL

25 INSTRUMEN MONITORING PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL NO.INDIKATOR MONITORING KETERSE- DIAAN DUDU HMHM LMLM YATDK c.TERSEDIA FORMAT JURNAL KONSELING INDIVIDUAL UNTUK MENCATAT LAYANAN KONSELING YANG TELAH DILAKSANAKAN d.TERSEDIA FORMAT RUJUKAN ATAU ALIH TANGAN KASUS d.TERSEDIA DAN TERISI FORMAT LAPORAN HASIL KONSELING INDIVIDUAL DENGAN TETAP MEMPERHATIKAN ASAS KONFIDENSIALITAS

26 INSTRUMEN EVALUASI PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL Skala 1 : tidak tersedia Skala 2 : tersedia namun banyak aspek yang perlu diperbaiki Skala 3 : tersedia namun masih perlu dianalisis secara manual Skala 4 : tersedia dan diolahdengan program komputer

27 INSTRUMEN EVALUASI PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL No. INDIKATOR EVALUASI SKALA 1234 a.DATA PESERTA DIDIK YG DIIDENTIFIKASI DARI ASESMEN PATUT MENDAPATKAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL b.PANDUAN TERTULIS DAN JADWAL PELAYANAN KONSELING INDIVIDUAL

28 INSTRUMEN EVALUASI PRAKTIK PELAYANAN PEMINATAN MELALUI KONSELING INDIVIDUAL NO.INDIKATOR EVALUASISKALA 1234 c.FORMAT JURNAL KONSELING INDIVIDUAL UNTUK MENCATAT LAYANAN KONSELING YANG TELAH DILAKSANAKAN d.FORMAT RUJUKAN ATAU ALIH TANGAN KASUS e.FORMAT LAPORAN HASIL KONSELING INDIVIDUAL DENGAN TETAP MEMPERHATIKAN ASAS KONFIDENSIALITAS

29 Di Irian ada cendrawasih Sekian dan terima kasih Di Irian ada cendrawasih Sekian dan terima kasih Kunci Sukses : Beberja keras, cerdas, dan ihlas


Download ppt "KONSELING INDIVIDUAL SENI MEMBANTU ORANG OLEH NANDANG BUDIMAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google