Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Berfikir Logis Indri Sudanawati Rozas Maret 2012.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Berfikir Logis Indri Sudanawati Rozas Maret 2012."— Transcript presentasi:

1 Berfikir Logis Indri Sudanawati Rozas Maret 2012

2 Proses berpikir Proses berpikir yang terjadi pada saat menarik kesimpulan dari pernyataan- pernyataan yang diketahui benar atau dianggap benar biasanya disebut dengan penalaran atau (reasoning). Proses berpikir logis dan sistematis ini berguna untuk membentuk dan mengevaluasi keyakinan kita terhadap suatu pernyataan.

3 Penalaran Penalaran berguna untuk menentukan secara logis dan objektif apakah suatu pernyataan valid (benar atau salah) sehingga pantas untuk diyakini atau dianut. Struktur penalaran itu sendiri terdiri atas masukan (input), proses (process) dan keluaran (output).

4 Logika Logika merupakan suatu studi tentang metode-metode dan prinsip-prinsip yang digunakan dalam membedakan penalaran yang tepat dari penalaran yang tidak tepat (Hayon, 2000). Logika tidak hanya menyangkut soal pengetahuan, tetapi juga terkait dengan kemampuan dan keterampilan. Tidak semua penalaran merupakan hasil dari pemikiran namun tidak semua pemikiran adalah penalaran.

5 Penalaran Penalaran (reasoning, jalan pikiran) adalah suatu proses berpikir yang berusaha menghubung-hubungkan fakta-fakta atau evidansi-evidansi yang diketahui menuju kepada suatu kesimpulan (Keraf, 1994). Penalaran sangat penting peranannya bagi peneliti dalam melakukan suatu penelitian. Pada umumnya terdapat dua macam bentuk penelitian yaitu penelitian dengan cara deskriptif dan juga penelitian dengan cara kausal.

6 Penelitian Deskriptif dan Kausal. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan suatu karakter atau fungsi dari sesuatu hal. Penelitian kausal bertujuan untuk menentukan hubungan sebab akibat dari suatu hal.

7 Penalaran deduktif dan induktif. Penalaran deduktif adalah penalaran yang berdasarkan pada pengetahuan sebelumnya yang bersifat umum serta menyimpulkan pengetahuan baru yang bersifat khusus. Penalaran induktif alur pikirnya dimulai dari hal yang spesifik (khusus) ke arah yang lebih umum.

8 Penalaran deduktif

9 Penalaran induktif

10 Case Study POLA PENYEBARAN PENCEMARAN LINDI TERHADAP AIR TANAH DI SEKITAR LANDFILL , Master Theses oleh ENDANG SETYANINGRUM (NIM ); Pembimbing: Prof.Dr.Ir. Harun Sukarmadijaya, M.Sc., 8 filePOLA PENYEBARAN PENCEMARAN LINDI TERHADAP AIR TANAH DI SEKITAR LANDFILL PEMODELAN KOMUNITAS BELAJAR DENGAN PRINSIP PSIKOLOGIS LEARNER-CENTERED DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN TASK (Studi Kasus : Forum Tugas Akhir) , Undergraduate Theses oleh AMAHL ABDAL KARIM SALIM (NIM ); Pembimbing: Dr. Ir. Husni Setiawan Sastramihardja, M.T., 8 filePEMODELAN KOMUNITAS BELAJAR DENGAN PRINSIP PSIKOLOGIS LEARNER-CENTERED DENGAN PENDEKATAN PEMODELAN TASK (Studi Kasus : Forum Tugas Akhir)

11 Case Study SISTEM PAKAR DIAGNOSIS DAN TERAPI PENYAKIT UMUM DENGAN INDUCT/MCRDR , Undergraduate Theses oleh RAY ADITYA ISWARA (NIM ); Pembimbing: Ir. Windy Gambetta dan Masayu Leylia Khodra, S.T., M.T., 7 fileSISTEM PAKAR DIAGNOSIS DAN TERAPI PENYAKIT UMUM DENGAN INDUCT/MCRDR STUDI DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK METODE AVERAGE DIRECTIONAL INDEX DAN REGRESI LINEAR UNTUK ANALISIS PERGERAKAN PORTOFOLIO SAHAM , Undergraduate Theses oleh NESSYA CALLISTA (NIM ), 7 fileSTUDI DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK METODE AVERAGE DIRECTIONAL INDEX DAN REGRESI LINEAR UNTUK ANALISIS PERGERAKAN PORTOFOLIO SAHAM

12 Pertanyaan?


Download ppt "Berfikir Logis Indri Sudanawati Rozas Maret 2012."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google