Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PRINSIP-PRINSIP HEREDITAS STANDAR KOMPETENSI Memahami Konsep dasar dan prinsip- prinsip hereditas serta imlikasinya pada salingtemas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PRINSIP-PRINSIP HEREDITAS STANDAR KOMPETENSI Memahami Konsep dasar dan prinsip- prinsip hereditas serta imlikasinya pada salingtemas."— Transcript presentasi:

1

2 PRINSIP-PRINSIP HEREDITAS

3 STANDAR KOMPETENSI Memahami Konsep dasar dan prinsip- prinsip hereditas serta imlikasinya pada salingtemas

4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan konsep gen, DNA dan Kromosom

5 KROMOSOM

6 Bagian-bagian kromosom 1. kromatid. 2. senrtomer. 3. lengan pendek. 4. lengan panjang.

7

8 S UBSTANSI GENETIKA Seluruh peristiwa kimia (metabolisme) diatur oleh suatu “master” berupa makromolekul yang disebut DNA / ADN (deoxsiribo nucleic acid), dan atau RNA / ARN (ribo nucleic acid). DNA dan RNA digolongkan sebagai asam nukleat. DNA dan RNA merupakan tempat menyimpan informasi genetik.

9 KROMOSOM Kromosom adalah suatu struktur padat yang terdiri dari 2 komponen molekul, yaitu: Protein. DNA. Struktur padat kromosom hanya dapat dilihat jelas saat sel membelah pada tahap metafase. Terdapat di dalam nukleus (inti sel). Tersusun dari benang – benang kromatin yang halus.

10 NUKLEOSOM Nukleosom merupakan unit dasar kromosom.

11 PENGEMASAN KROMOSOM SECARA SINGKAT Untaian DNA di pintal pada suatu set protein yaitu histon menjadi suatu bentukan yang disebut nukleosom. Unit-unit nukleosom membentuk benang- benang yang lebih padat dan terpintal menjadi lipatan-lipatan solenoid. Lipatan solenoid membentuk benang-benang kromatin. Benang-benang kromatin tersusun membentuk kromosom.

12 KROMOSOM Pengemasan DNA dalam kromosom. DNA heliks ganda Kromosom pada tahap metafase Struktur padat yang terdiri dari protein dan DNA. Nukleosom membentuk Manik-manik Solenoid membentuk Benang-benang kromatin.

13 BAGIAN-BAGIAN KROMOSOM Kromomer adalah struktur berbentuk manik- manik yang merupakan akumulasi materi kromatin. Sentromer adalah daerah lekukan (kontriksi) disekitar daerah pertengahan kromosom, dimana juga dijumpai kinetokor. Kinetokor adalah daerah tempat perlekatan benang-benang spindel dan tempat melekatnya lengan kromosom. Satelit adalah bagian kromosom yang berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid. Telomer adalah daerah terujung kromosom fungsinya menjaga stabilitas bagian ujung kromosom agar DNA tidak terurai.

14 BAGIAN-BAGIAN KROMOSOM  A. telomer.  B. kontriksi sekunder.  C. satelit.  D. kontriksi primer : sentromer dengan kinetokornya.  E. lengan. A B C D E E

15 KROMOSOM (2) Bagian-bagian kromosom. Satu kromosom tanpa replikasi. Kromatid kembarannya. Satu kromatid. Kromosom hasil replikasi.

16 KROMOMER DAN KROMONEMA SUATU KROMOSOM. Kromomer.Kromonema. kromomer Sentromer. kromonema

17 KROMOSOM (3) Kariotipe manusia. Tampilan visual kromosom setiap Individu dinamakan Kariotipe.

18 MACAM-MACAM BENTUK KROMOSOM Metasentrik adalah kromosom yang letak sentromernya berada di ditengah-tengah kromatid, sehingga kromatid terbagi dua. Submetasentrik adalah kromosom yang letak sentromernya berada tidak di tengah-tengah kromatid sehingga kromatid tidak terbagi sama panjang. Akrosentrik adalah kromosom yang letak sentromernya dekat ujung. Telosentrik adalah kromosom yang letak sentromernya di ujung kromatid.

19 MACAM-MACAM BENTUK KROMOSOM A. metasentrik. B. submetasentrik. C. akrosentrik. D. telosentrik. A D B C

20 MACAM-MACAM KROMOSOM Autosom kromosom tubuh merupakan kromosom yang tidak menentukan jenis kelamin. Pada manusia pria dan wanita bentuk serta jumlahnya sama. (22 pasang autosom) Gonosom kromosom seks, merupakan kromosom yang menentukan jenis kelamin. Pada manusia pria (XY) dan wanita(XX), memiliki bentuk atau jenis yang berbeda.

21 TIPE DAN JUMLAH KROMOSOM Setiap sel somatik manusia memiliki kromosom sebanyak 46, kecuali sel gamet. Kromosom tersebut dapat tersusun secara berpasang- pasangan, dimulai yang terpanjang. Kromosom yang membentuk pasangan mempunyai panjang, posisi sentromer, dan pola pewarnaan yang sama, disebut kromosom homolog. Lokus adalah letak / posisi gen dalam kromosom. Terjadinya pasangan kromosom homolog dari kariotipe adalah konsekuensi asal usul seksual. Sperma dan ovum memiliki kromosom tubuh 22 buah dan kromosom sex (X) untuk ovum dan (Y) / (X) untuk sperma, sehingga dinamakan haploid. Sedangkan sel yang memiliki 23 pasang kromosom disebut diploid.

22 JUMLAH KROMOSOM PADA BEBERAPA JENIS HEWAN Lalat buah = 8 / 4 ps. Nyamuk = 6 / 3 ps. Manusia =46/23ps. Orang utan =48/24ps. Simpanse = 48/24 ps. Gorila = 48 / 24 ps. 3A + XX / 3A + XY. 2A + XX / 2A + XY. 22A + XX / 22A + XY. 23A + XX / 23A + XY.

23 GEN Unit instruksi untuk menghasilkan atau mempengaruhi suatu sifat herediter tertentu. Gen dominan ditulis dengan huruf besar, gen resesif ditulis dengan huruf kecil. Karakter tinggi (dominan) T Karakter pendek (resesif) t. ALEL Variasi alternatif gen yang menjelaskan adanya variasi pada pewarisan suatu sifat.

24 KROMOSOM DAN GEN Kromosom mengandung DNA. Total informasi genetik yang disimpan dalam DNA suatu sel disebut genom. Genom DNA tersusun atas gen-gen. Satu gen mengandung satu unit informasi mengenai suatu karakter yang dapat diamati. Gen merupakan fragmen DNA di dalam kromosom.

25 LETAK DAN SIMBOL GEN Letak suatu gen di dalam kromosom disebut lokus. Dianalogikan seperti manik-manik yang berjejer pada seutas benang. Pada sel diploid memiliki 2 lokus untuk setiap karakter tertentu. D C B A d b c a kromosom gen

26 LETAK DAN SIMBOL ALEL Homozigot dominan = buah manis MM. Homozigot resesif = buah asam mm. Heterozigot = buah manis Mm. Fenotip = sifat yang tampak. Genotip = penyusun genetik dari fenotip.

27 STRUKTUR DNA Merupakan struktur heliks ganda. Terpilin ke kanan. Satu nukleutida terdiri dari: 1.Gula deoksiribosa. 2.Basa nitrogen = purin : Adenin dan Guanin ( A dan G ). Pirimidin : Sitosin dan Timin ( S/C dan T ). A selalu berpasangan dengan T. S/C selalu berpasangan dengan G. 3.Gugus phosfat.

28 STRUKTUR DNA DOUBLE HELIX Pita biru menunjukkan rantai dua Gula - phospat. Pasangan basa membentuk Penghubung horizontal diantara rantai-rantai Dua rantai bergerak dengan arah Yang berlawanan.

29 Susunan basa nitrogen pada DNA. Setiap gugus phospat menghubungkan Ujung 3” karbon pada gula ke 5” karbon Pada gula berikutnya sepanjang rangkanya. Pasangan S dan G Memiliki 3 ikatan hidrogen Pasangan A dan T memiliki 2 ikatan hidrogen Ikatan hidrogen Kedua untai bergerak dari arah 3” ke 5”, dua rantai yang anti Paralel.

30 DNA DNA merupakan makromolekul yang struktur primernya adalah polinukleutida rantai ganda terpilin (double helix). Diibaratkan sebuah tangga dimana: “Anak tangganya” adalah susunan basa nitrogen ( A – T dan S – G ). Kedua “ibutangganya” adalah gula ribosa.

31 POLARITAS Polaritas terjadi karena salah satu ujung rantai DNA merupakan gugus phospat dengan C 5”- deoksiribosa, sementara ujung DNA lain merupakan gugus hidroksil dengan C 3”- deoksiribosa. Dengan demikian rantai polinukleutida merupakan suatu polaritas polinukleutida 3” ” dan 5” ” Maka jika digambarkan adalah sbb: 5”- A T T G T S G A G G – 3” 3”- T A A S A G S T S S – 5”

32 DNA (2) Ikatan fosfodiester yang menghubungkan molekul mononukleotida. Polaritas rantai polinukleotida. D A B C

33 Polaritas A. basa nitrogen. B. gula. C. phospat. D. ikatan phospodiester.

34 KETENTUAN CHARGAFF Basa nitrogen dalam nukleotida tidak berjumlah sama rata,prosentase berbeda antara satu spesies dengan spesies lainnya. Tetapi jumlah Adenin akan selalu sama dengan jumlah Timin dalam setiap molekul DNA. Jumlah Guanin selalu sama dengan jumlah Citosin dalam setiap molekul DNA.

35 Replikasi DNA Konservatif Semi-konservatif Dispersif

36 RNA Struktur kimia urasil dan ribosa pada RNA. Struktur RNAt. Makromolekul penyimpan dan penyalur informasi genetik Ada 3 tipe RNA: RNAd  membawa kode genetik ke ribosom RNAr  komponen utama ribosom RNAt  membawa asam amino ke ribosom Rantai RNAd.

37 Perbedaan DNA dan RNA

38 Kode Genetik Keterangan: Phe: Fenilalanin Leu: Leusin Ser: Serin Tyr: Tirosin Cys: Sistein Trp: Triptofan Pro: Prolin His: Histidin Gln: Glutamin Arg: Arginin Ice: Isoleusin Met: Metionin Thr: Treonin Asn: Asparagin Lys: Lisin Ser: Serin Val: Valin Ala: Alanin Asp: Asam aspartat Glu: Asam glutamat Gly: Glisin

39 Ekspresi Gen: Sintesis Protein Tahapan transkripsi.

40 Mekanisme dasar translasi. Inisiasi translasi.

41 Elongasi translasi.

42 Terminasi translasi.

43 Anatomi ribosom.


Download ppt "PRINSIP-PRINSIP HEREDITAS STANDAR KOMPETENSI Memahami Konsep dasar dan prinsip- prinsip hereditas serta imlikasinya pada salingtemas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google