Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disiapkan Oleh: Budhi Gunawan, M.A., Ph.D Jurusan Antropologi FISIP, Unpad Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Unpad.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disiapkan Oleh: Budhi Gunawan, M.A., Ph.D Jurusan Antropologi FISIP, Unpad Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Unpad."— Transcript presentasi:

1 Disiapkan Oleh: Budhi Gunawan, M.A., Ph.D Jurusan Antropologi FISIP, Unpad Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Unpad Materi untuk kegiatan Prapasca bagi mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Unpad Bandung, 6-10 Agustus 2012.

2 Publikasi Nakayama, M., Gunawan, B., Yoshida, T. and Asaeda, T “Resettlement issues of Cirata Dam project: a post-project review”. In Water Resources Development, Vol. 15, No 4: Nakayama, M., Yoshida, T. and Gunawan, B “Compensation schemes for resettlers in Indonesian dam construction projects. Application of Japanese ‘soft technology’ for Asian countries”. In Water International, Vol 24, No 4: Nakayama, M., Yoshida, T. and Gunawan, B “Improvement of compensation system for involuntary resettlers of dam construction projects”. In Water Resources Journal, ESCAP, United Nations. September: Budhi Gunawan, Kazuhiko Takeuchi, Atsushi Tsunekawa, and Oekan S. Abdoellah Community Dependency on Forest Resources in West Java, Indonesia: The Need to Re-involve Local People in Forest Management. Journal of Sustainable Forestry, 18 (4): Budhi Gunawan, Kazuhiko Takeuchi and Oekan S. Abdoellah Challenges to community participation in watershed management: an analysis of fish farming activities at Saguling Reservoir, West Java –Indonesia. Water Policy, 6 (1-16). Parikesit, H. Salim, E. Triharyanto, B. Gunawan, Sunardi, O.S. Abdoellah, R. Ohtsuka Multi- source water pollution in the Upper Citarum Watershed, Indonesia, with special reference to its spatiotemporal variation. Environmental Sciences, Vol. 12(3): Makiko Sekiyama, Mika Tanaka, Budhi Gunawan, Oekan Abdoellah, and Chiho Watanabe. (2008). Pesticide Usage and Its Association with Health Symptoms among Farmers in Rural Villages in West Java, Indonesia. Environmental Sciences.

3 Sumber Rujukan Utama: Nair, P.K.R How (not) to write research papers in agroforestry. Agroforestry Systems, 64:v-xvi Yuksel, A Writing publishable papers. Tourism Management, 24:

4 JURNAL-JURNAL INTERNASIONAL a,b ab Journal of Rural Studies World Development Human Ecology Journal of Sustainable Forestry Water Policy Environmental Science Dll. 2

5 Motivasi menulis artikel:  Pengakuan profesional dan prospek karir (Personal sense of achievement; Curriculum Vitae)  Pengembangan kemampuan menulis dan komunikasi  Pengembangan pengetahuan dalam disiplin tertentu.  Pertanggung-jawaban kepada pemberi dana. 3

6 Manuscript review process Peer review: objektif, namun sering menyebabkan penulis pemula kaget dan kehilangan motivasi untuk menulis Masalah lain misalnya: reviewers (mitra bestari) dengan latar belakang disiplin ilmu yang berbeda dapat memiliki kriteria yang berbeda Praktik yang tidak etis: Authors: menyampaikan artikel yang sama kepada beberapa jurnal 4

7 Location-specific research and applicability Artikel sering ditolak karena bersifat terlalu spesifik- lokasi; dianggap tidak relevan dengan pembaca jurnal di tingkat internasional. Kebanyakan jurnal menginginkan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang memiliki tingkat penerapan di kawasan yang lebih luas dari lokasi studi. Banyak penelitian yang berorientasi aplikasi (application- oriented), namun ini tidak berarti sama dengan bersifat spesifik-lokasi 5

8 Location-specific research and applicability Applicability dari suatu penelitian (artikel) berkaitan dengan tipe penelitian: “what type”: apa yang terjadi ketika sesuatu dilakukan? Hasil penelitian ini applicable untuk lokasi tersebut, tetapi tidak ada kepastian bahwa hasil tersebut juga applicable untuk daerah lain. “Why” and “how”: “mengapa” dan “bagaimana” hal-hal tertentu terjadi. Hasil-hasil penelitian seperti ini lebih applicable untuk wilayah yang lebih luas. Terkait dengan ini, penelitian harus diarahkan pada membangun relasi sebab- akibat dan mengeksplorasi prinsip-prinsip yang membentuk basis prilaku yang diobservasi. Application research bukan semata-mata melaporkan apa yang diamati tapi menjelaskan apa yang diamati berdasarkan pada fakta-fakta yang diketahui 6

9 Criteria for manuscript acceptance Reputasi penulis yang baik Pengujian yang berhasil terhadap teori/hipotesis yang dibangun oleh si penulis Isi artikel yang berbeda dari yang biasa diterbitkan 7

10 Criteria for manuscript rejection-1  Replikasi dari studi-studi terdahulu  Miskin data (baru)  Topik studi sudah terlalu banyak dibahas  Topik tidak sesuai dengan disiplin ilmu  Hasil penelitian yang secara statistik tidak significant  sudah dipresentasikan pada pertemuan-pertemuan asosiasi profesional dan dipublikasikan di prosiding.  Manuscript bisa ditolak karena reviewer memiliki pandangan (idiologis) yang berbeda dengan penulis, tidak familiar dengan literatur atau metode yang dipakai.  Manuscript juga bisa ditolak karena reviewer tidak meluangkan cukup waktu untuk membaca manuscript. 8

11 Delapan aspek yang dilihat oleh reviewers (kasus jurnal-jurnal tourism) 1. Contribution to knowledge: artikel harus memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan 2. Innovativeness and originality: penelitian harus “baru” 3. Meeting journal objectives: artikel harus sesuai dengan misi jurnal 4. Clarity of writing: gagasan yang baik harus disajikan secara baik; concise dan coherent; harus dilakukan proofread; artikel harus dibaca oleh orang lain sebelum dikirim ke jurnal. 9

12 Delapan aspek yang dilihat oleh reviewers (kasus jurnal-jurnal tourism) 5. The use of literature: artikel harus dikonseptualisasi dalam literatur yang ada/mutakhir 6. Quality of arguments: kredibilitas dan kejelasan argumen dan penggunaan bukti yang mencukupi 7. Research methodology and data analysis 8. Research implication: artikel tidak hanya membuat penjelasan yang menghasilkan pertanyaan “so what”; misal: paper harus memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang fenomena yang dikaji. 10

13 Format artikel “ilmiah” Pola umum yang dianut oleh banyak jurnal adalah IMRAD Introduction, Methods atau Material and Methods (pada jurnal eksakta) Results, and Discussion). Bagian Results, and Discussion dapat ditulis terpisah atau disajikan bersamaan Sub-judul Results and Discussion dapat menggunakan/diganti dengan kata-kata yang sesuai 11

14 Title: Judul artikel yang bagus adalah sangat penting, bukan hanya untuk menarik pembaca tapi juga untuk membantu peneliti-peneliti lain menemukan informasi penting. Judul menggambarkan isi artikel secara akurat: menggambarkan subjek; tidak menuliskan singkatan, formula dan jargon; mudah dipahami. Beberapa yang harus diperhatikan: Ada yang menyatakan bahwa Judul tidak lebih dari 15 kata, tapi tidak terlalu singkat. Tidak menuliskan kata-kata seperti: effect of …, study of …, atau influence of …. Assessment of the possibility for revitalizing bamboo gardens in an upland village of West Java. Ganti dengan: Alternatives to bamboo talun conversion: a case study in West Java Judul harus merefleksikan isi artikel secara akurat dan memadai. Community Dependency on Forest Resources in West Java, Indonesia: The Need to Re-Involve Local People in Forest Management Judul harus menunjukkan kekinian 12

15 Authors Norma: Hanya menuliskan nama-nama orang yang memang berkontribusi terhadap artikel Semua penulis yang tercantum memberikan persetujuan akhir atas artikel yang ditulis. 13

16 Keywords Tergantung kebijakan jurnal Misal: kata-kata yang tertulis dalam judul tidak menjadi bagian dari keywords; keywords tercantum dalam abstract; jumlahnya 5-6 kata; bukan frasa kata; kata-kata yang terlalu umum harus dihindarkan 14

17 Abstract Menggambarkan fakta Tidak menyebutkan misalnya: the paper is about …(some thing) Menyebutkan misalnya apa saja effects dari sesuatu, bukan menuliskan … the effects are described, dsb kata, tergantung jurnal. Ditulis dalam satu paragraf Mulai dengan pernyataan masalah dan tujuan (statement of rationale and objective); melaporkan methods yang dipakai, hasil penelitian yang utama dan kesimpulan yang mendasar serta signifikansinya. Memuat semua key words. Tidak memuat kutipan literatur atau merujuk ke tabel atau gambar dalam artikel. Tidak menulis kesimpulan yang tidak ada dalam artikel. Objektif dan kesimpulan harus berkaitan. 15

18 I ntroduction Menguraikan latar belakang yang diperlukan untuk memahami artikel Menjelaskan mengapa penelitian dilakukan Menyatakan ruang lingkup permasalahan yang dipelajari Mengaitkan penelitian pada penelitian-penelitian terdahulu Tidak memaparkan tinjauan pustaka secara ekstensif Menjelaskan istilah-istilah atau singkatan yang dipakai Isinya relatif ringkas ( tergantung jurnal) Tidak mengulang isi abstrak di Introduction atau isi Introduction di bagian Discussion Tidak mengulang/menulis apa yang telah dipahami secara umum atau sesuatu yang sudah jelas; misal: definisi agroforestry dan manfaatnya. 16

19 Methods Menjelaskan apa yang telah dilakukan, kapan, dan bagaimana Menjelaskan bagaimana data dianalisis dan disajikan Deskripsi meliputi: Deskripsi tentang lokasi studi, termasuk kondisi biogeofisik yang relevan Uraian disain penelitian (misalnya apabila melakukan eksperimen) 17

20 Results Merupakan bagian inti dari artikel; menyajikan data yang ditemukan Sajikan hasil penelitian secara sederhana dan jelas Tuliskan hanya data yang representatif Tidak melaporkan data yang “belum diolah”, sajikan dalam bentuk ringkasan hasil analisis (statistik). Sajikan dalam tables dan figures Ulasan dalam teks hanya temuan yang paling penting yang ada di tabel atau grafik Cantumkan table, figures, dan grafik yang perlu 18

21 Tables and figures Jangan menyajikan data yang sama sekaligus dalam table dan figure Tidak semua data harus disajikan dalam bentuk tabel atau grafik Beberapa jurnal hanya membolehkan 3-4 tables dan figures 19

22 Discussion (and conclusion)-1 Bagian yang menjelaskan arti dari hasil dan apa implikasinya. Diskusi harus bisa menjelaskan hasil penelitian, tidak sekadar hanya sampai “so what?” 20

23 Discussion (and conclusion)-2 Discussion yang baik harus: Tidak mengulang apa yang telah dikemukakan dalam bagian review literatur (pada introduction) Mengaitkan hasil penelitian dengan pertanyaan penelitian yang ditulis di introduction Memperlihatkan bagaimana hasil dan interpretasi sejalan atau tidak sejalan dengan studi-studi terdahulu Menjajikan implikasi teoritis Menunjukkan signifikansi hasil penelitian Menyarankan penelitian lanjutan Hanya membahas hasil yang dilaporkan dalam artikel Membuat kesimpulan dengan bukti untuk setiap kesimpulan yang dibuat 21

24 Discussion (and conclusion)-3 Artikel harus ‘mendiskusikan’ hasil penelitian bukan mengulang atau menyatakan hasil Permasalahan umum yang sering terjadi adalah kecenderungan untuk ‘keluar’ dari objektif studi dan mencoba ‘memecahkan semua permasalahan’ Beberapa jurnal membolehkan menulis kesimpulan pada bagian terpisah Kesimpulan harus menyatakan keluaran yang dinyatakan/diartikulasikan dengan baik dan secara singkat menyarankan penelitian lanjutan berdasarkan temuan studi. 22

25 References and style References (tergantung jurnal) English language and style (tergantung jurnal) Gaya tulisan sama pentingnya dengan substansi artikel Gaya tulisan yang baik tidak dapat memperbaiki isi tulisan yang “lemah”, namun gaya tulisan yang jelek dapat “menutupi” kualitas tulisan. 23


Download ppt "Disiapkan Oleh: Budhi Gunawan, M.A., Ph.D Jurusan Antropologi FISIP, Unpad Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Unpad."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google