Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Purposiveness, Tujuan yang jelas; Exactitude, Dilakukan dengan hati-hati, cermat, teliti; Testability, Dapat diuji atau dikaji; Replicability, Dapat diulang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Purposiveness, Tujuan yang jelas; Exactitude, Dilakukan dengan hati-hati, cermat, teliti; Testability, Dapat diuji atau dikaji; Replicability, Dapat diulang."— Transcript presentasi:

1 Purposiveness, Tujuan yang jelas; Exactitude, Dilakukan dengan hati-hati, cermat, teliti; Testability, Dapat diuji atau dikaji; Replicability, Dapat diulang oleh peneliti lain; Precision and Confidence, Memiliki ketepatan dan keyakinan jika dihubungkan dengan populasi atau sampel; Objectivity, Bersifat objektif; Penelitian dikatakan baik :

2 Generalization, Berlaku umum; Parismony, Hemat, tidak berlebihan; Consistency, data/ungkapan yang digunakan harus selalu sama bagi kata/ungkapan yang memiliki arti sama; Coherency, Terdapat hubungan yang saling menjalin antara satu bagian dengan bagian lainnya. Penelitian dikatakan baik :

3 Penelitian Survei: Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada; Mencari keterangan secara faktual dari suatu kelompok, daerah dsb. Melakukan evaluasi serta perbandingan terhadap hal yang telah dilakukan orang lain dalam menangani hal yang serupa; Dilakukan terhadap sejumlah individu/unit, baik secara sensus maupun secara sampel; Hasilnya untuk pembuatan rencana dan pengambilan keputusan;

4 Penelitian Exploratif (Penjajagan).  Terbuka, mencari-cari, pengetahuan peneliti tentang masalah yang diteliti masih terbatas.  Pertanyaan dalam studi penjajagan ini misalnya: Apakah yang paling mencemaskan anda dalam hal infrastruktur di daerah Kalbar dalam lima tahun terakhir ini? Menurut anda, bagaimana cara perawatan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik.

5 Penelitian Deskriptif  Mempelajari masalah dalam masyarakat, tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi, sikap, pandangan, proses yang sedang berlangsung, pengaruh dari suatu fenomena; pengukuran yang cermat tentang fenomena dalam masyarakat.  Peneliti mengembangkan konsep, menghimpun fakta, tapi tidak menguji hipotesis.

6 Penelitian Evaluasi.  Mencari jawaban tentang pencapaian tujuan yang digariskan sebelumnya.  Evaluasi di sini mencakup : - Formatif (melihat dan meneliti pelaksanaan program), - Sumatif (dilaksanakan pada akhir program untuk mengukur pencapaian tujuan).

7 Penelitian Eksplanasi (Penjelasan). Menggunakan data yang sama, menjelaskan hubungan kausal antara variabel melalui pengujian hipotesis. Penelitian Prediksi: Meramalkan fenomena atau keadaan tertentu; Penelitian Pengembangan Sosial. Dikembangkan berdasarkan survei yang dilakukan secara berkala: Misal: Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Kalbar, ;

8 POPULASI DAN SAMPEL Populasi adalah keseluruhan unit yg akan diselidiki karakteristiknya Populasi dapat dibagi atas populasi terget dan populasi terjangkau Populasi terjangkau terdiri dari keseluruhan unit yg benar-benar mendapat kesempatan untuk dipilih sbg sampel Populasi target adalah populasi yg menjadi daerah generalisasi hasil penelitian

9 MENGAPA SAMPLING ? Sampel adalah sebagian dari unit-unit yg ada di populasi yg benar-benar dipelajari atau diselidiki dalam suatu penelitian Alasan menggunakan sampel karena: Keterbatasan tenaga, waktu & biaya Perubahan parameter menurut waktu Ada statistika inferensial yg dapat digunakan untuk membuat kesimpulan ttg populasi berdasarkan data sampel

10 UKURAN SAMPEL Salah satu faktor penentu kualitas hasil penelitian adalah ukuran sampel Ada empat pertimbangan yg digunakan dalam menentukan ukuran sampel Heterogenitas karakteristik populasi Tingkat presisi yg dikehendaki Persyaratan teknik statistik yg digunakan dalam analisis data Ketersediaan sumber (tenaga, waktu & biaya)

11 TEKNIK DASAR PENGAMBLAN SAMPEL Random Sistematik Stratified (berstrata) Cluster (Gugus) Multi stage

12 INSTRUMEN PENELITIAN Tes - Tes tertulis - Tes lisan - Tes perbuatan Kuesioner Skala Sikap Skala Penilaian Format observasi

13 LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN INSTRUMEN Mengkaji konsep Konstruk - definisi konsep - definisi operasional Mengembangkan dimensi & indikator Membuat kisi-kisi Menetapkan rentang parameter Identifikasi ciri kutup Menulis butir instrumen

14 LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN INSTRUMEN (LANJUTAN) Proses validasi konsep - telaah/jastifikasi pakar - panel Perbaikan/revisi Proses validasi empiris - uji coba instrumen - analisis data hasil uji-coba (uji validitas) Seleksi butir valid Perakitan instrumen

15 TEKNIK PENGUMPULAN DATA Kuesioner (mengukur variabel faktual) Wawancara - Wawancara mendalam - Wawancara terstruktur Observasi Dokumentasi Focus Group Discussion

16 TERIMA KASIH


Download ppt "Purposiveness, Tujuan yang jelas; Exactitude, Dilakukan dengan hati-hati, cermat, teliti; Testability, Dapat diuji atau dikaji; Replicability, Dapat diulang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google