Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Jaringan Komputer dan Database. Pengertian Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Jaringan Komputer dan Database. Pengertian Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan."— Transcript presentasi:

1 Jaringan Komputer dan Database

2 Pengertian Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit komunikasi. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.

3 Apa yang bisa dilakukan ? Pengguna harus secara eksplisit: Masuk atau log in ke sebuah mesin Masuk atau log in ke sebuah mesin Menyampaikan tugas dari jauh Menyampaikan tugas dari jauh Memindahkan file-file Memindahkan file-file Menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan Menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan

4 Tujuan Resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. Resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. High reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama. High reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama. Menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Contoh: Client- server. Menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Contoh: Client- server. Scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu. Scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.

5 Tujuan Medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi. Medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi. Akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh Akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh Komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain Komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain Hiburan interaktif Hiburan interaktif

6 Aspek Jaringan Komputer Dalam pengenalan jaringan komputer, dapat dilihat dari dua aspek: perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam perangkat keras pengenalan meliputi jenis transmisi, dan bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi. Sedangkan dalam pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan protokol dan perjalanan data dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu jaringan. Dalam pengenalan jaringan komputer, dapat dilihat dari dua aspek: perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam perangkat keras pengenalan meliputi jenis transmisi, dan bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi. Sedangkan dalam pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan protokol dan perjalanan data dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu jaringan.

7 Hardware Klasifikasi Jaringan Komputer Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi transmisi dan jarak.

8 Teknologi Transmisi a. Jaringan broadcast Memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan. Memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan. b. Jaringan point-to-point Terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. Terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.

9 Jarak LAN LAN Menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor perpusahaan, pabrik atau kampus Menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor perpusahaan, pabrik atau kampus MAN MAN Mencakup daerah geografis kota. Mencakup daerah geografis kota. WAN WAN Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara ataubenua. Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara ataubenua. Internet Internet Jaringan Global Jaringan Global

10 Software Organisasi standard ISO (International Standard Organization) pada tahun 1977 membentuk suatu komite untuk mengembangkan suatu arsitektur jaringan. Hasil dari komite tersebut adalah Model Referensi OSI (Open Systems Interconnection). Model Referensi OSI adalah System Network Architecture (SNA) atau dalam bahasa Indonesianya Arsitektur Jaringan Sistem.

11 OSI Layer 1) Physical Layer : lapisan physical mengatur pengiriman data berupa bit lewat kabel. Lapisan ini berkaitan langsung dengan perangkat keras seperti kabel, dan kartu jaringan (LAN CARD). 2) Data Link Layer :lapisan data link mengendalikan kesalahan antara dua komputer yang berkomunikasi lewat lapisan physical. Data link biasanya digunakan oleh hub dan switch. 3) Network Layer : lapisan bertanggung jawab untuk menerjemahkan alamat logis jaringan ke alamat fisik jaringan. Lapisan ini juga memberi identitas alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah jaringan misalnya pengiriman paket-paket data.

12 OSI Layer 4) Transport Layer : lapisan ini mengatur pengiriman pesan dari hos-host di jaringan. Pertama data dibagi- bagi menjadi paket-paket sebelum pengiriman dan kemudian penerima akan menggabungkan paket- paket tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan ini juga memastikan bahwa pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan paket data. 5) Session Layer : membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi tersebut. Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai dan kemudian jika ada permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga menghubungkan lagi jika sesi login terganggu sehingga terputus. 6) Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyandikan informasi. Lapisan ini membuat dua host dapat berkomunikasi. 7) Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya transfer file, , akses suatu komputer atau layanan.

13 Database Konsep Dasar Database Database  Sekumpulan data yang terdiri dari koleksi berbagai file yang berisi informasi, yang disimpan dengan cara tertentu sehingga redudansi yang tidak perlu dapat dihindarkan. Sistem Database  Kombinasi perangkat lunak dan perangkat keras komputer yang digunakan untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan tertentu atas sejumlah data besar. DBMS  Ilmu tentang bagaimana menciptakan dan memanfaatkan paket perangkat lunak yang dipakai untuk mengimplementasikan atau menerapkan suatu sistem database.

14 PENYIMPANAN DATA KONVENSIONAL

15 PENYIMPANAN DATA SEKARANG

16 Solusi Database Masalah-masalah yang dapat diatasi dalam penyusunan database : 1. Redudansi Dan Inkonsistensi Data 2. Kesulitan Pengaksesan Data 3. Isolasi Data Untuk Standarisasi 4. Multiple User (Keterlibatan Banyak Pemakai Database) 5. Masalah Keamanan Data 6. Masalah Integrasi (Kesatuan) Data 7. Masalah Independence (Kebebasan) Data

17 Reliationship Relationships terbagi atas Relationships terbagi atas One-to-oneOne-to-one One-to-manyOne-to-many Many-to-manyMany-to-many Sebuah garis vertikal tunggal menggambarkan satu Sebuah garis vertikal tunggal menggambarkan satu Sebuah lingkaran merupakan nol atau tidak Sebuah lingkaran merupakan nol atau tidak 3 garis berarti banyak 3 garis berarti banyak

18 MS-Access 2000 SQL Server 2000

19 Normalisasi Normalisasi adalah transformasi pandangan pengguna kompleks dan data untuk satu set yang lebih kecil, stabil, dan struktur data yang mudah dipelihara Normalisasi adalah transformasi pandangan pengguna kompleks dan data untuk satu set yang lebih kecil, stabil, dan struktur data yang mudah dipelihara Normalisasi memastikan data yang disimpan hanya sekali pada sebuah file Normalisasi memastikan data yang disimpan hanya sekali pada sebuah file Pengecualian untuk kunci field Pengecualian untuk kunci field Menghilangkan penyimpanan data yang redundan Menghilangkan penyimpanan data yang redundan Menyediakan penyimpanan ideal data untuk sistem database Menyediakan penyimpanan ideal data untuk sistem database

20

21 First Normal Form Tidak diperbolehkan adanya : Tidak diperbolehkan adanya : Atribut yang bernilai banyak (Multivalued attribut). Atribut yang bernilai banyak (Multivalued attribut). Attribut komposit atau kombinasi dari keduanya. Attribut komposit atau kombinasi dari keduanya. Contoh: tabel unnormalisasi Tabel ternormalisasi I (1NF)

22 Second Normal Form Pada bentuk normal kedua tersebut masih terjadi permasalahan yaitu pada relasi Faktur, yaitu : Pada bentuk normal kedua tersebut masih terjadi permasalahan yaitu pada relasi Faktur, yaitu : Atribut Quantitas pada relasi Faktur, tidak tergantung pada kunci utama, atribut tersebut bergantung fungsi pada Kode Barang + no_faktur, hal ini dinamakan ketergatungan transitif dan haruslah dipilah menjadi dua relasi.Atribut Quantitas pada relasi Faktur, tidak tergantung pada kunci utama, atribut tersebut bergantung fungsi pada Kode Barang + no_faktur, hal ini dinamakan ketergatungan transitif dan haruslah dipilah menjadi dua relasi. Masih terdapat pengulangan, yaitu setiap kali satu faktur yang terdiri dari 5 macam barang maka 5 kali juga dituliskan no_faktur, tanggal, dan jatuh_tempo. Hal ini harus dipisahkan bila terjadi penggandaan tulisan berulang-ulang.Masih terdapat pengulangan, yaitu setiap kali satu faktur yang terdiri dari 5 macam barang maka 5 kali juga dituliskan no_faktur, tanggal, dan jatuh_tempo. Hal ini harus dipisahkan bila terjadi penggandaan tulisan berulang-ulang.

23 Second Normal Form

24 Third Normal Form Bentuk normal ketiga mempunyai syarat, setiap relasi tidak mempunyai atribut yang bergantung transitif, harus bergantung penuh pada kunci utama dan harus memenuhi bentuk normal kedua (2 NF). Bentuk normal ketiga mempunyai syarat, setiap relasi tidak mempunyai atribut yang bergantung transitif, harus bergantung penuh pada kunci utama dan harus memenuhi bentuk normal kedua (2 NF). Untuk memenuhi bentuk normal ketiga (3 NF), maka pada relasi faktur harus didekomposisi (dipecah) lagi menjadi dua relasi yaitu relasi faktur dan relasi transaksi barang, sehingga hasilnya adalah sebagai berikut ini: Untuk memenuhi bentuk normal ketiga (3 NF), maka pada relasi faktur harus didekomposisi (dipecah) lagi menjadi dua relasi yaitu relasi faktur dan relasi transaksi barang, sehingga hasilnya adalah sebagai berikut ini:

25 Third Normal Form

26 TERIMA KASIH


Download ppt "Jaringan Komputer dan Database. Pengertian Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google