Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ATIK WIDARTI, 4101403041 Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share terhadap Hasil Belajar Pokok Bahasan Segiempat Pada.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ATIK WIDARTI, 4101403041 Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share terhadap Hasil Belajar Pokok Bahasan Segiempat Pada."— Transcript presentasi:

1 ATIK WIDARTI, Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share terhadap Hasil Belajar Pokok Bahasan Segiempat Pada Siswa Kelas VII Semester 2

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : ATIK WIDARTI - NIM : PRODI : Pendidikan Matematika - JURUSAN : Matematika - FAKULTAS : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - hayyina_qana pada domain yahoo.com - PEMBIMBING 1 : Dr. S.T. Budi Waluya - PEMBIMBING 2 : Isnarto S.Pd, M.Si - TGL UJIAN :

3 Judul Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair- Share terhadap Hasil Belajar Pokok Bahasan Segiempat Pada Siswa Kelas VII Semester 2

4 Abstrak Matematika adalah ilmu dasar yang berkembang pesat baik materi maupun kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Banyak siswa yang secara sadar mengakui pentingnya matematika, bahkan para orang tua sering memaksa anak mereka untuk mengikuti pelajaran tambahan. Ini membuat anak merasa terpaksa mempelajari matematika, sehingga membenci matematika. Akibatnya ia akan kesulitan memahami dan menguasai matematika. Disinilah peranan guru sangat penting dalam dunia pendidikan. Hal ini dikarenakan, guru berhubungan langsung dengan para siswa. Guru harus bisa merencanakan suatu pembelajaran matematika yang menarik, efektif, dan bermakna. Salah satu model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan segi empat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Adakah perbedaan rata-rata pada tiga aspek hasil belajar antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran menggunakan metode ekspositori? (2) Apakah rata-rata pada tiga aspek hasil belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share lebih baik dari pada rata-rata pada tiga aspek hasil belajar dengan pembelajaran menggunakan metode ekspositori?(3) Apakah rata-rata pada tiga aspek hasil belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share mencapai ketuntasan belajar? (4) Bagaimana aktivitas siswa selama diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata pada tiga aspek hasil belajar antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dengan siswa yang diajar dengan metode ekspositori (2) untuk mengetahui apakah rata-rata pada tiga aspek hasil belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share lebih baik dari pada rata-rata pada tiga aspek hasil belajar dengan pembelajaran menggunakan metode ekspositori (3) untuk mengetahui apakah rata-rata pada tiga aspek hasil belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share mencapai ketuntasan belajar (4) untuk mengetahui bagaimana aktivitas siswa selama diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 11 Semarang tahun pelajaran 2006/2007. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cara cluster random sampling diambil sampel sebanyak 2 kelas yaitu siswa kelas VII A sebagai kelompok kontrol yang dikenai pembelajaran dengan metode ekspositori dan siswa kelas VII D yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair- Share. Pada akhir pembelajaran, kedua kelompok sampel diberi tes dengan menggunakan instrumen yang sama yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran dan daya pembedanya. Metode Pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan tes. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas data hasil tes dari kedua kelompok, diperoleh bahwa data kedua kelompok sampel normal dan homogen, sehingga untuk pengujian hipotesis pertama digunakan uji t dua pihak dan untuk pengujian hipotesis kedua digunakan uji t satu pihak (pihak kanan). Dari hasil perhitungan dengan uji t dua pihak pada ketiga aspek hasil belajar diperoleh bahwa thitung > ttabel sehingga H0 ditolak dan hipotesis diterima. Hal ini berarti, terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan. Pada pengujian hipotesis kedua diperoleh thitung > ttabel maka Ho ditolak dan hipotesis diterima. Jadi rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh bahwa ada perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Sehingga Pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share lebih efektif daripada pembelajaran dengan metode ekspositori. Disarankan guru dapat mengembangkan pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share dan menerapkan pada pokok bahasan lain.

5 Kata Kunci model pembelajaran kooperatif think-pair-share

6 Referensi Ahmadi, A. dan Supriyono, W Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. Arifin, Z Evaluasi Instruksional: Prinsip-Teknik-Prosedur. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Arikunto, S Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara. Cholik, M. A. dan Sugijono Matematika untuk SMP kelas VII. Jakarta: Erlangga. Darsono, M. dkk Belajar dan Pembelajaran. Semarang: Semarang Press. Depdiknas Kurikulum tingkat satuan pendidikan SMP (2006) mata pelajaran matematika. Eddy, M. W. dkk Panduan Penulisan Karya Ilmiah. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Suherman, E. dkk Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer (Edisi Revisi). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. Maesuri, S Cooperative Learning In The Mathematics Classroom.. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. Hudojo, H Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika (Edisi Revisi). Malang: Universitas Negeri Malang. Muslimiin, I. dkk Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: University Press. Junaidi, S. dan Siswono, E Matematika SMP untuk kelas VII. Jakarta: Esis. Lie, A Coopertive Learning Mempraktikkan Cooperative Learningdi Ruang- Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo. Nur, M Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA. Poerwadarminta, W.J.S Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka: Jakarta. Purwati, H Keefektifan Pembelajaran Berdasarkan Masalah Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Pokok Aljabar dan Aritmatika Sosial Pada Siswa Kelas VII SMP 7 Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006. Skripsi. Perpustakaan Jurusan Matematika UNNES. Slameto Belajar dan Faktor-Faktor yang mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta. Sudjana, N. dan Ibrahim Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Sudjana Metode Statistika. Bandung: Tarsito. Suharyono, T, dkk Strategi Belajar Matematika. AMP Matematika Jakarta: Konsultan dan TIM Pengembangan PKG Matematika Dirjen Dikdasmen Depdikbud. Suhito Model Pembelajaran Matematika. Semarang: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah. Suyitno, A Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika I. Semarang Zulaiha, R Petunjuk Teknis Mata Pelajaran Matematika. Jakarta: Depdiknas.

7 Terima Kasih


Download ppt "ATIK WIDARTI, 4101403041 Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share terhadap Hasil Belajar Pokok Bahasan Segiempat Pada."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google