Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Komunikasi Lisan. Cara bernafas yang benar -Tarik nafas panjang beberapa kali sebelum mulai berbicara -Selama berbicara, pastikan jumlah udara yang anda.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Komunikasi Lisan. Cara bernafas yang benar -Tarik nafas panjang beberapa kali sebelum mulai berbicara -Selama berbicara, pastikan jumlah udara yang anda."— Transcript presentasi:

1 Komunikasi Lisan

2 Cara bernafas yang benar -Tarik nafas panjang beberapa kali sebelum mulai berbicara -Selama berbicara, pastikan jumlah udara yang anda hirup dan keluarkan seimbang Cara mengontrol rahang, lidah, dan bibir Buat rahang, lidah, dan bibir sesantai mungkin agar suara yg dihasilkan jelas. Jangan kaku/tidak bergerak. Meningkatkan Kualitas Suara

3 Menggunakan Suara Secara Efektif [1] Pitch (tinggi/rendahnya suara) – Menggunakan pitch lebih tinggi/rendah dari pitch normal akan berdampak buruk pada pita suara anda Volume – Pakai volume yang pas agar tidak mengganggu. Kecepatan: Sesuaikan kecepatan berbicara dengan pendengar Nada: menggunakan nada tinggi/rendah untuk mengutarakan maksud Intonasi: penekanan yang berbeda bisa membawa pengertian yang berbeda

4 Using Your Voice Effectively [2] Pelafalan: gunakan pelafalan yang baik dan benar contoh: ‘pergi’ dan bukan’pegi’ Analisis: kenali dan pelajari suara anda, baik dengan bantuan teman bicara ataupun alat perekam.

5 Percaya Diri – Kurang percaya diri/percaya diri berlebihan akan berdampak kurang baik. Kuncinya adalah fokus pada apa yang anda bicarakan dan gunakan sudut pandang orang kedua saat berbicara. Antusiasme – Pendengar tidak akan antusias jika anda sendiri nampak kurang antusias Ketulusan, Keramahan, Kontak Mata Bahasa Tubuh Penampilan Memperkuat Pengaruh/Keberadaan

6 Manuscript Memorized Impromptu Extemporaneous Jenis Presentasi Lisan

7 Manuscript / Verbatim MEMBACA Kelebihan: Cocok untuk penonton besar Cocok untuk pidato yang membutuhkan pemakaian kata yg tepat Tidak perlu menghafal Kekurangan: Tidak ada kontak mata Terkesan kurang alami Kesulitan saat ada kendala teknis Pidato Kenegaraan

8 Memorized MENGHAFAL Kelebihan: Tidak perlu catatan/pointer Terkesan penuh persiapan Kekurangan: Lupa Konsentrasi mungkin terpecah oleh interupsi Kata Sambutan

9 Impromptu SPONTAN Kelebihan: Terkesan alami Ada kontak mata Kekurangan: Organisasi isi kurang baik Bisa gugup saat kehabisan kata-kata Tidak ada alat bantu visual/peraga Pidato Kemenangan

10 Extemporaneous PERSIAPAN + CATATAN Kelebihan: Presentasi terlihat hidup. Penonton melihat anda dan juga alat peraga yang anda gunakan Kekurangan: Terkadang sulit untuk memprediksi waktu yang anda butuhkan MENGAJAR

11 Tentukan tujuan Siapkan Pendahuluan Siapkan Isi Siapkan Kesimpulan Dukung pidato anda dengan janji/ eksperimen / cerita / pertanyaan / hadiah, dsb MEMPERSIAPKAN PRESENTASI LISAN

12 CARA MENDAPATKAN PERHATIAN PENDENGAR [1] 1.Janji ” Pada akhir presentasi ini, saya jamin anda akan.. ” 2.Drama Cerita sedih, kisah2 inspiratif, dll 3.Kontak Mata Buat kontak mata dengan sebanyak mungkin pendengar anda 4. Pergerakan Sesekali bergeraklah dari tempat anda berbicara.

13 CARA MENDAPATKAN PERHATIAN PENDENGAR [2] 5. Pertanyaan Minta pendengar mengangkat tangan / tanya pada beberapa org 6. Demonstrasi/Simulasi Libatkan pendengar 7. Hadiah/Souvenir Beri hadiah pada sukarelawan/pemenang quiz 8. Alat Peraga Gunakan alat peraga sebagai pembantu 9. Manfaat Jelaskan manfaat pidato anda pada pendengar

14 MENDESAIN DAN MENGGUNAKAN GRAFIK Pilih alat yang digunakan Garis bawahi ide utama Pastikan grafik terlihat jelas Pastikan pendengar mengerti Berlatih sebelum menggunakan

15 Pertimbangkan ukuran penonton, tingkat formalitas, biaya, tingkat kesulitan persiapan, dan efektivitas alat peraga visual anda. Ex: Penyuluhan di desa lebih efektif menggunakan alat peraga/gambar daripada handout Memilih Alat

16 Jangan berlebihan dalam menggunakan perangkat visual karena bisa mengalihkan perhatian orang dari inti pembicaraan. GARIS BAWAHI IDE UTAMA

17 Pastikan pantulan LCD cukup tinggi untuk semua orang. Gunakan OHP/slide besar. PASTIKAN GRAFIK TERLIHAT JELAS

18 Beri pendengar waktu untuk mempelajari gambar anda. Jelaskan dengan kata2 anda sendiri, jangan membaca. PASTIKAN PENDENGAR MENGERTI

19 Jangan lupa untuk menghadap penonton dan bukan layar LATIHAN SEBELUM MULAI

20 ALAT PRESENTASI OHP Flipchart Papan Tulis Slide Projector Komputer Makalah/Handout

21 – Biaya: Rendah – Jumlah penonton: – Tingkat formalitas: Formal /Informal Overhead Projector [OHP]

22 – Biaya: Rendah – Jumlah Penonton: – Tingkat formalitas: Informal Flipchart

23 – Biaya: Rendah – Jumlah penonton: 2-50 – Tingkat formalitas: Informal Papan Tulis

24 – Biaya: Cukup Mahal – Jumlah penonton: – Tingkat formalitas: Formal Slide Projector

25 – Biaya: Rendah – Jumlah penonton: – Tingkat formalitas: Formal /Informal KOMPUTER

26 – Biaya: bervariasi – Jumlah penonton: tidak terbatas – Tingkat formalitas: Formal /Informal MAKALAH / HANDOUT

27 DEMAM PANGGUNG GEJALA SOLUSI

28 – Perut mulas – Jantung berdegup kencang – Asma kumat/sukar bernafas – Tangan berkeringat – Tenggorokan kering – Suara tidak stabil – Tangan gemetaran – Lutut lemas – Lidah kaku Gejala Demam Panggung

29 1. Pilih topik yg familiar dengan anda. Persiapkan dengan baik. 2. Perkatakan kata2 positif terhadap diri anda sendiri. 3. Anggap rasa takut anda hanyalah bagian dari besarnya antusiasme anda. 4. Perhatian tidak selalu tertuju pada anda, tetapi seringkali pada slide anda. 5. Jangan takut membuat kesalahan. CARA MENGATASINYA

30 6. Jika salah mengucapkan suatu kata, lanjut saja. Jangan berhenti dan jangan meminta maaf. 7. Anggap pendengar anda sebagai mitra anda. Biarkan mereka ikut terlibat/berpartisipasi. 8. Sebelum berbicara, ambil nafas panjang.

31 PANGGILAN TELEPON YANG EFEKTIF Menelepon Menerima Telepon

32 1. Siapkan catatan kecil 2. Pakai 3 Perkenalan; Nama, Afiliasi, dan Alasan Menelepon 3. Terdengar ceria dan akurat 4. Penelepon yang berhak mengakhiri pembicaraan. Jika lawan bicara berbelit2, pastikan anda punya cara yang efektif untuk mengakhiri pembicaraan tanpa menyinggungnya. 5. Jika orang yang anda cari tidak ada, tanya kapan dia bisa dihubungi dan hubungi dia sesuai waktu yang disebutkan. Jika anda meninggalkan pesan agar dia menghubungi anda kembali, sebutkan waktunya dan pastikan anda menerima panggilannya. MENELEPON

33 1. Perkenalkan diri anda 2. Bersikaplah responsif dan membantu 3. Berhati2lah jika menerima telepon untuk orang lain. Jangan memberi informasi yang sifatnya personal tanpa persetujuan orang yang bersangkutan. 4. Catat pesan dengan hati2 5. Jika anda ingin mengalihkan panggilan ke orang lain, jelaskan dulu alasannya MENERIMA TELEPON


Download ppt "Komunikasi Lisan. Cara bernafas yang benar -Tarik nafas panjang beberapa kali sebelum mulai berbicara -Selama berbicara, pastikan jumlah udara yang anda."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google