Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PRESKRIPSI II (FAP 222) COMPOUNDING DAN DISPENSING SEDIAAN SEMISOLIDA DRA. EKARINA RATNA HIMAWATI, MKES.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PRESKRIPSI II (FAP 222) COMPOUNDING DAN DISPENSING SEDIAAN SEMISOLIDA DRA. EKARINA RATNA HIMAWATI, MKES."— Transcript presentasi:

1

2 PRESKRIPSI II (FAP 222) COMPOUNDING DAN DISPENSING SEDIAAN SEMISOLIDA DRA. EKARINA RATNA HIMAWATI, MKES.

3 Apakah Sdr. masih ingat pelajaran minggu yll.? Mari kita buktikan dengan menjawab soal kuis berikut ini: 1. Sebutkan 4 jenis sediaan semisolida berdasarkan komposisi vehikulumnya. Masing-masing jenis memiliki daya penetrasi apa? 2. Sebutkan 4 faktor yang harus diper- timbangkan dalam memilih basis sedia- an salep. Faktor apa yang menjadi pertimbangan utama? Mengapa?

4 FORMULA SEDIAAN SEMISOLIDA R/ Bahan Obat (remedium cardinale) Bahan tambahan Vehikulum m.f. ungt. 1. Bahan Obat - padat : kamfer, menthol, as. Salisilat, ZnO - ½ padat: Ekstrak kental - cair : Metil salisilat, Balsam Peru, Ichtyol

5 2. Vehikulum - Basis salep hidrokarbon - Basis salep serap - Basis salep yang dapat dicuci dengan air - Basis salep yang dapat larut dalam air 3. Bahan tambahan - stiffeners - pengawet - humektan- penetration enhancer - antioksidan- corrigens

6 KONSISTENSI KOMPONEN BASIS SALEP CAIR 1/2 PADAT PADAT Ol. Ricini Vaselin alb./flav. Cera alba/flava Ol. Olivarum Adeps lanae Cetaceum Ol. Arachidis Lanolin Parafin solidum Ol. Sesami PEG 1540 Stearil alkohol Ol. Cocos Dll. Setil alkohol Parafin liquidum PEG 4000 PEG 300 PEG 3350 PEG 400 Emulgida

7 Macam-macam Basis Salep Berdasarkan Jumlah & Kombinasi Bhn. Penyusunnya 1 KOMPONEN / FASE  ½ padat : Vaselin album/flavum Adeps lanae > 1 KOMPONEN / FASE ~ ½ padat + ½ padat: Adeps lanae + Vas. album ~ ½ padat + cair : Lanolin (Adeps lanae + Aqua) Adeps l. + Paraf. Liq. + Vaselin ~ padat + cair : Ungt. Simpleks, Ungt. Macrogol ~ padat + ½ pdt + cair : Ungt. Hydrophilic USP

8 8. Bahan Tambahan dalam Sediaan Semi- solida - Bahan pengeras (stiffeners) : cera, setil alkohol, dll. - Humektan : gliserin, prop. glikol, PEG Antioksidan : BHT, BHA, dll. - Pengawet : ester hidroksi benzoat (nipagin & nipasol), asam sorbat, dll. - Penetration (absorption) enhancer : DMSO - Emulgator (Na-lauril sulfat, TEA-stearat, dsb.) - Corrigens (odoris, saporis, coloris)

9 7. TINJAUAN TTG. BBRP.VEHIKULUM SALEP 7.1. Dasar salep Hidrokarbon A. Vaselin = Vaselinum = Petrolatum = Soft Pa- raffin - vaselin putih = Vaselinum album vaselin kuning = Vaselinum flavum - t.d. berbagai hidrokarbon semisolid yg didapat dr. petroleum - Petrolatum = vaselin kuning : massa lunak; kuning sampai kuning pucat, T.L °C - Vas. Putih = white petrolatum : petrolatum yg dihilangkan warnanya  lebih estetis

10 - Keuntungan : * sangat stabil; tidak menimbulkan OTT * konsistensi sesuai utk. salep * tidak berbau * mudah merata pada kulit * mrpk. pelindung yg. baik - Kerugian : * berlemak, terlalu lengket * tdk. dpt. menyerap/bercampur dg. air * sukar dicuci dg. Air B. Parafin cair = Paraffinum liquidum - Parafin cair dg. visk. tinggi = Paraffin Liquidum Spissum  utk. Cold cream

11 - Parafin cair dg. visk. rendah = Paraf. Liquidum tenue  utk. Vanishing cream * Dpt digunakan sbg. Levigating agent C. Parafin padat = Paraffinum solidum - digunakan sbg. pengeras - T.L °C D. Lemak bulu domba = Adeps lanae = Wool fat - mgd. kholesterol, isokholesterol, oksikholesterol, ester kholesterol & alkohol2. - Kerugian : * terlalu lengket jarang digun. sdr-an * cenderung jadi tengik * bau kurang enak * dpt. menimbulkan alergi

12 E. Malam = lilin = wax - malam putih (cera alba) & malam kuning (cera flava) - spermaceti = cetaceum - malam carnauba = carnauba wax Mengandung : - ester alkohol tinggi dg. asam lemak - asam lemak bebas  dpt. bereaksi dg. alkali membtk. sabun  emulgator F. Setil alkohol = Alcohol cetylicus Stearil alkohol = Alcohol stearylicus Setil-stearil alkohol

13 - Fungsi : * sebagai emolien/pelembut * menstabilkan emulsi  emulsi a/m * pengeras G. Minyak tumbuh-tumbuhan - menurunkan T.L. & melunakkan salep - me + efek emolien & mengurangi efek penge- ringan dsr. salep hidrokarbon Kerugian : - konsistensi cair diperbaiki dg. proses - mudah tengik hidrogenasi Ol. Arachidis, Ol. Cocos, Ol. Olivae, Ol. Ricini, Ol. Sesami

14 7.2. Dasar Salep serap - dasar salep hidrokarbon + emulgator a/m  dapat menyerap air - Lemak bulu domba dan Lanolin Ungt. Simplex F.I. Ed. III & Ned. Ph. V Hydrophilic Petrolatum USP XXIV Vaselinum Hydrophyllum Formularium Nas.II Simple Ointment BP 1993 Ungt. Cetylicum C.M.N. Dasar salep emulsi a/m : * Ungt. Leniens Ned. Pharm. V * Ungt. Leniens Ned. Pharm. VI * Ungt. Leniens C.M.N. * Ungt. Leniens = Salep Sejuk Form. Nas. II

15 7.3. Dasar Salep Tercucikan dg. Air - emulsi m/a Keuntungan : - memberikan efek obat yg. lebih cepat - memberikan rasa dingin - pemakaian enak  selaput tipis pada kulit - mudah dicuci dg. air atau dilap basah Kerugian : - mudah mengering dan menjadi keras - mudah terkontaminasi mikroba ---> perlu pengawet

16 A. Krim emulgida - dpt. menyerap banyak air - reaksinya basa  OTT dg. asam atau zat yg. bereaksi asam - dpt. dinetralkan dg. : 200mg Na 2 HPO 4 utk. 10g Emulgida 25mg KH 2 PO 4 utk. 1g Emulgida 750mg NaH 2 PO 4 utk. 10g Emulgida Contoh Formula : I II Emulgida Minyak Nipagin 0,2 0,2 Air suling sampai

17 B. Hydrophilic Ointment USP XXIII R/ Methyl paraben 0,25 g (1) Propyl paraben 0,15 g (2) Sodium lauryl sulfate 10 g (3) Propylene glycol 120 g (4) Stearyl alcohol 250 g (5) White petrolatum 250 g (6) Purified water 370 g (7) To make about 1000 g Cara : Lelehkan (5) & (6) di atas penangas air, dan hangatkan ad 75º. Bahan-bahan lain dilarutkan & hangatkan ad 75º, campur dg. lelehan (5&6)  aduk ad dingin.

18 C. Vanishing cream R/ Asam stearat 15 (1) Malam putih 2 (2) Vaselin putih 8 (3) Trietanolamin 1,5 (4) Propilenglikol 8 (5) Air suling 68,5 (6) Cara : i. (1), (2), & (3) dilebur di atas penangas air. ii. (4) dilarutkan dlm. (5+6)  panaskan sampai suhu ± sama. iii. Tambahkan ii ke dlm. i sambil diaduk. iv. Diaduk sampai dingin

19 7.4. DASAR SALEP YANG LARUT DALAM AIR A. Dasar salep polietilenglikol Rumus p.e.g. : HOCH 2 -(CH 2 -O-CH 2 )n-CH 2 - Macrogol Ointment BP 1988 R/ Macrogol g Macrogol g - Polyethyleneglycol Ointment USNF R/ Polyethyleneglycol g Polyethyleneglycol g

20 B. Gel = Jeli - Bahan yg. mengembang/larut dlm. air  konsistensi setengah padat. - Bahan pembentuk gel : a. Anorganik : Bentonit 7-20% b. Organik : * Pati = Amylum = Starch Salep Gliserin = Ungt. Glycerini C.M.N., Formularium Ind. I R/ Pati 10 Gliserin 90 Air 5 CP : campuran dipanaskan di atas api sam- bil diaduk ad kental + air ad 100g.

21 * Turunan Selulosa : - CMC-Na (Mucilago Carboxymethylcellulose 5% FNA) R/ CMC-Na M 5 (1) Solutio Sorbitol 15 (2) Nipagin 0,2 (3) Aqua ad 100 (4) - CP: i. Larutkan (3) dlm. (2+4) dg. pemanasan. ii. Tambahkan (1) ke dlm. lar. panas (i) sam- bil diaduk. iii. Panaskan campuran ad mendidih, biarkan dingin. iv. + air ad 100 g  aduk ad homogen.

22 TUGAS: Carilah komposisi formula salep di bawah ini, dan tuliskan cara pembuatannya: 1. Hydrophilic Petrolatum USP XXIV 2. Vaselinum Hydrophyllum Form. Nas. II 3. Simple Ointment BP White Ointment USP XXIV 5. Ungt. Cetylicum CMN 6. Ungt. Leniens Ned. Pharm. V 7. Ungt. Leniens Ned. Pharm. VI 8. Ungt. Leniens CMN 9. Salep Sejuk Form. Nas. II 10. Bentonit Magma USP XXIV


Download ppt "PRESKRIPSI II (FAP 222) COMPOUNDING DAN DISPENSING SEDIAAN SEMISOLIDA DRA. EKARINA RATNA HIMAWATI, MKES."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google