Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGELOLAAN TERBITAN BERKALA ILMIAH BERDASARKAN INSTRUMEN AKREDITASI JURNAL NASIONAL Moh Yasir Alimi, PhD Workshop Artikel Ilmiah dan Pengelolaan Jurnal.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGELOLAAN TERBITAN BERKALA ILMIAH BERDASARKAN INSTRUMEN AKREDITASI JURNAL NASIONAL Moh Yasir Alimi, PhD Workshop Artikel Ilmiah dan Pengelolaan Jurnal."— Transcript presentasi:

1 PENGELOLAAN TERBITAN BERKALA ILMIAH BERDASARKAN INSTRUMEN AKREDITASI JURNAL NASIONAL Moh Yasir Alimi, PhD Workshop Artikel Ilmiah dan Pengelolaan Jurnal di UNISNU, 8 April 2014

2 PEDOMAN HUKUM 1.Surat Edaran Dirjen Dikti No. 152/E/T/2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah 2.Surat Edaran Dirjen DIKTI No. 2050/E/T/2011 tentang Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal 3.Permendiknas No. 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat diPerguruan Tinggi 4.Permendiknas No. 22 Tahun 2011 tentang Terbitan Berkala Ilmiah 5.Peraturan Dirjen DikFNo. 49/DIKTI/Kep/2011 tentang Pedoman Akreditasi Berkala Ilmiah

3 1. FUNGSI JURNAL Registrasi, pendaftaran terhadap adanya penemuan baru. Diseminasi, penyebarluasan hasil penemuan baru tersebut. Arsip, membentuk koleksi dari penemuan- penemuan yang ada.

4 2. MENGURUS ISSN

5 3. PENGELOLA JURNAL 1. EDITORIAL BOARD Menentukan mitra bestari yang akan menelaah suatu naskah Mencermati komentar atau catatan dari mitra bestari tentang naskah tersebut Meminta komentar lanjutan dari mitra bestari atas naskah hasil revisi Menerbitkan jurnal

6 2. MANAGING EDITOR Memasukkan naskah yang masuk ke jurnal ke dalam database  Mencetak lembar disposisi  Membuat arsip naskah tersebut  Mengirimkan naskah ke mitra bestari untuk proses penelaahan  Mengirimkan pemberitahuan kepada penulis  Mengirimkan laporan mitra bestari ke penulis untuk revisi  Meminta komentar lanjutan dari mitra bestari atas naskah hasil revisi (bersama dengan ketua dewan redaksi)  Jika naskah masih harus direvisi, komentar lanjutan akan dikirimkan ke penulis  Melakukan penyuntingan naskah sesuai dengan format standar jurnal  Mengirimkan naskah ke penulis untuk final reading  Melakukan final editing  Menerbitkan jurnal (bersama dengan ketua dewan redaksi)

7 3. PENILAIAN AKREDITASI

8 4. STANDAR TAMPILAN, SISTEMATIKA & ISI JURNAL 4.1 Standar Tampilan 4.2 Sistematika Penampilan Bagian Majalah Ilmiah 4.3 Format Isi Naskah Ilmiah 4.4 Gaya selingkung Naskah Ilmiah

9 Standar Tampilan COVER

10

11 STANDAR TAMPILAN HALAMAN DALAM

12

13 TAMPILAN LAMAN JURNAL KOMUNITAS

14 E-journal-unisnu.com

15 SISTEMATIKA 1.Judul 2.Identitas Penulis dan afiliasi kelembagaan 3.Abstrak (Inggris dan Indonesia) 4.Keywords 5.Pendahuluan 6.Metode Penelitian 7.Pembahasan 8.Simpulan 9.Ucapan Terimakasih 10.Daftar Bacaan

16 Kaidah Selingkung

17 INDEXATION

18 IMPACT FACTOR 1. IF(Impact Factor) (ThomsonReuters) 2. SJR dan SNIP(Scimago, Scopus) 3.H-index(Scimago,Scopus,Google Scholar) 4. i10-index(GoogleScholar) 5.NumberofPublishedArticlesperx- year 6.NumberofCitationsperx-year 7. %RejectionRates(informally) 8. AkreditasiJurnalIlmiah(A atau B)

19 Istiadi, 2010

20 INDIKATOR JURNAL YANG BAIK Pedoman akreditasi terbitan berkala ilmiah terdiri atas 122 indikator yang menjadi penjati diri sebuah terbitan berkala ilmiah, yang merupakan kriteria untuk menentukan peringkat dan status akreditasi suatu terbitan berkala ilmiah

21 1. PENAMAAN

22 2. KELEMBAGAAN

23 3. PENYUNTINGAN

24 PENYUNTINGAN 2

25 4. PENAMPILAN

26 5. GAYA PENULISAN

27 GAYA PENULISAN 2

28 6. SUBSTANSI ISI

29 SUBSTANSI ISI 2

30 7. KEBERKALAAN

31 8. PENYEBARLUASAN

32 9. DISINSENTIF

33 19 Indikator Jurnal Ilmiah Internasional Menurut Dikti 1.Bahasa yang digunakan adalah bahasa PBB (Inggris, Perancis, Spanyol, Arab, Cina). 2.Pengelolaan naskah sedemikian rupa sehingga naskah yang diterima cepat terbit (rapid review) dan ada keteraturan terbit. 3.Jurnal berkualitas (prestige), bisa dilihat dari daftar penelaah naskahnya dan Editorial Board-nya yaitu pakar di bidangnya dalam dan luar negeri. 4.Dibaca oleh banyak orang di bidangnya, bisa dilihat dari distribusi/peredarannya (circulation). 5.Menjadi acuan bagi banyak peneliti (citation). 6.Tercantum dalam Current Content dan sejenisnya (di PDII ada juga majalah abstrak yang disebut Fokus, tapi berbahasa Indonesia). 7.Artikel yang dimuat berkualitas, bisa dilihat dari kemutakhiran topik dan daftar acuannya. 8.Penyumbang artikel/naskah berasal dari banyak negara 9.Penelaah berasal dari banyak negara yang terkemuka di bidangnya. 10.Menawarkan off-prints/reprints.

34 1.Terbit teratur sesuai dengan jadwal yang ditentukan. 2.Penerbitan jurnal tidak terkendala oleh dana. 3.Bukan jurnal Jurusan, Fakultas, Universitas atau Lembaga yang mencerminkan derajat kelokalan. Seyogyanya diterbitkan oleh himpunan profesi. 4.Memberi kesempatan penulis artikel membaca contoh cetak 5.Artikel yang dominan (kalau bisa > 80%), berupa artikel orisinil (hasil penelitian), bukan sekadar review atau ulasan. 6.Kadar sumber acuan primer >80%, derajat kemutakhiran acuan >80%. 7.Tersedia Indeks di setiap volume. 8.Ketersediaan naskah tidak menjadi masalah. Angka penolakan ± 60% 9.Mempertimbangkan Impact Factor, yaitu :Faktor ini dihitung tahunan.

35 INDEKSASI 1. DOAJ (109) 2. GOOGLE SCHOLAR 3. DOI/CROSSREFF 4. SCOPUS

36 THANK YOU


Download ppt "PENGELOLAAN TERBITAN BERKALA ILMIAH BERDASARKAN INSTRUMEN AKREDITASI JURNAL NASIONAL Moh Yasir Alimi, PhD Workshop Artikel Ilmiah dan Pengelolaan Jurnal."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google