Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

METODOLOGI PENELITIAN ARSITEKTUR

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "METODOLOGI PENELITIAN ARSITEKTUR"— Transcript presentasi:

1 METODOLOGI PENELITIAN ARSITEKTUR
Prof. Ir. Respati Wikantiyoso, MSA., Ph.D. S y l a b u s Kontrak Perkuliahan Satuan Acara Perkuliahan Tugas Semester Sistem Ujian semester Referensi / anjuran baan bacaan

2 Sylabus Metode Riset Aritektur
Rasional: Disain Arsitektur dan kota memerlukan pemahaman akan esensi “project” sebagai obek disain. Memahami suatu obyek diperlukan suatu upaya “inqueiry” sesuatu melalui suatu langkah penyelidikan (research) Pemahaman akan research beserta metodologinya dalam bidang Arsitektur menjadi penting untuk pelajari

3 Sylabus Metode Riset Aritektur
Peran dan Fungsi: Mempersiapkan calon arsitek untuk lebih perfikir konstruktif, sistematis, rasional, objekif. Mendukung pola pikir yang konprehensif serta memikirkan keseluruhan aspek dan aspek keseluruhan dalam kebutuhan disainnya. Membantu mengkomunikasikan temuan (kosep2) secara ilmih dan dpt dipertanggung jawabkan secara akademik.

4 Sylabus Metode Riset Aritektur
Pengertian: Metodologi penelitian arsitektur merupakan MK wajib, yang memberikan dasar pengetahuan tentang aspek-aspek metodologi research, khususnya di bidang Arsitektur. Pemahaman research sebagai proses, termasuk di dalamnya adalah pemahaman tentang tata tulis pelaporan/publikasi ilmiah dari hasil penelitian tsb.

5 Sylabus Metode Riset Aritektur
Tujuan: Mahasiswa mengetahui tentang metodologi penelitian, khususnya di bidang Arsitektur Mahasiswa mengetahui semua aspek dan tahapan penelitian serta pemilihan metodologi penelitian yang sesuai dengan obyek penelitiannya Mahasiswa mampu membuat proposal penelitian dengan metodologi yang baik Mahasiswa mampu memahami dan membuat penulisan ilmiah dengan teknik penulisan ilmiah yang benar.

6 Sylabus Metode Riset Aritektur
Kompetensi; penguasaan materi memberikan pemahaman dan keahlian di bidang riset khususnya tentang: Pengetahuan tentang metodologi penelitian, khususnya di bidang Arsitektur Pengetahuan tentang aspek2 dan tahapan penelitian serta pemilihan metodologi penelitian yang tepat. ya Kemampuan membuat proposal penelitian dengan metodologi yang baik Kemampuan menulis ilmiah dengan teknik penulisan ilmiah yang benar.

7 Sylabus Metode Riset Aritektur
Metode Pembelajaran: Tuorial dengan paparan menggunakan LCD, materi kuliah dapat “diunduh” di web (www.geocities.com/rwickan/riset1.pdf) Diskusi dengan contoh riset bidang arsitektur, Topik dari mahasiswa yang akan dijadikan topik tugas semester. Tugas: pemberian tugas semester bentuk tugas membuat proposal penelitian bidang arsitektur atau permasalahan perkotaan. Konsultasi bisa melalui internet Evaluasi: UTS, UAS dan Tugas semester dan keaktifan kuliah, dan diskusi.

8 Kontrak Perkuliahan Kuliah minimum dalam satu semester 14 kali termasuk UTS dan UAS Patisipasi mahasiswa minimal kehadiran 75 % atau setara 12 kali termasuk UTS dan UAS. Keaktifan kuliah menjadi pertimbangan utama nilai akhir. Mahasiswa wajib menyelesaikan tugas semester sesuai ketentuan Pengerjaan Tugas wajib diasistensikan minimal 4 kali, Bisa dilakukan melalui dengan mengirimkan soft copy tugas. Materi tugas apat diunduh (download) di web site add;

9 Tugas Semester Tugas semester merupakan tugas besar (1 tugas individu)
Tugas membuat proposal penelitian di bidang Arsitektur dan/atau kota Merupakan penerapan materi kuliah selama 1 semester Tugas diberikan pada minggu ke 4 dan diasistensikan secara rutin minimal 5 kali asistensi dengan bukti catatan asistensi Tugas dikumpulkan 2 hari sebelum jadwal ujian MK Metode Penelitian Ars. Nilai Tugas memiliki bobot 25 % dari nilai akhir

10 Tugas Semester Walaupun bobot 25 % dari nilai total, jika nilai tugas dapat mencapai > 80 (A), maka nilai akhir = A mhs ybs bebas UAS tetapi tetap hadir di saat ujian diselenggarakan Tugas bisa memperoleh nilai A jika, ketentuan asistensi (min 5 kali) dan substansi tugas berkualitas baik. Proposal yang baik akan dikirim ke DIKTI untuk diajukan memperoleh dana penelitian melalui SKIM PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa), setelah disempurnakan oleh pembimbing

11 Sistem Ujian semester Dalam satu semester terdapat 2 ujian (UTS dan UAS). Mahasiswa “Wajib” mengikuti keduanya Jika tidak bisa mengikuti karena alasan yang dapat diterima, mhs bisa mengajukan ujian susulan. Ujian bersifat “OPEN BOOK” dari catatan kuliah dan buku referensi. Sehingga catatan kuliah juga wajib di miliki oleh seorang mahasiswa.

12 Referensi / anjuran bacaan
Adi R & Prasadja H (1991), Langkah-Langkah Penelitian Sosial, Jakarta: Arcan Andronovic & Riposa (1993), Doing Urban Research, London: Sage publisher Aronson, Elliot, et all (1990), Methods of Research in Social Psychology, New York; McGraw Hill Publisher Blalock & Blalock (1982), Introduction to Social Research, New Jersey: prentice Hall Day, Robert (1989), How to write Publish a Scientific Paper, UK: Cambridge university press. Gilbert, Nigel (1993), Researching in social life, London: Sage Publisher Gulo (1983), Dasar-Dasar Statistika Sosial, Semarang: Satya Wacana.

13 Referensi / anjuran bacaan
Koentjaraningrat (1993),Metode-Metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: Gramedia Pustaka utama. Kartono, Kartini 91990) Pengantar metodologi Riset Sosial, Bandung: Mandar Maju. Kartodirdjo, Sartono (1992), Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metode Sejarah, Jakarta; Gramedia. Mueller, Daniel (1992), Mengukur Sikap Sosial, Jakarta: Bumi Aksara Nazir (1988), Metode Penelitian, Jakarta Ghalia. Singarimbun dan Rffendi (1989), Metode Penelitian survey, Jakarta: LP3ES. Tjiptono. F dan Santoso T.B (2000), Strategi Eiset Lewat Internet, Yogyakarta: Andi Offset. Zeizel, John (1984), Inquiry by Design, Cambridge: Cambridge univ. Press.


Download ppt "METODOLOGI PENELITIAN ARSITEKTUR"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google