Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Introduction to Chapter 1212 Managemenet Keuangan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Introduction to Chapter 1212 Managemenet Keuangan."— Transcript presentasi:

1 Introduction to Chapter 1212 Managemenet Keuangan

2 Analisis Rasio Keuangan Bab 10 Analisis rasio keuangan Pentingnya rasio keuangan Cara pembandingan Jenis-jenis rasio keuangan – Rasio likuiditas (liquidity ratios) – Rasio leverage (leverage ratios) – Rasio aktivitas (aktivity ratios) – Rasio profitabilitas (profitability ratios) Analisa Laporan Keuangan, 11 Mei 2008

3 Pentingnya rasio keuangan Pengertian neraca – Adalah laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada saat atau periode tertentu Pengertian rugi laba – Adalah laporan yang menunjukkan hasil kegiatan perusahaan pada suatu periode tertentu

4 Pentingnya rasio keuangan Pihak-pihak yang membutuhkan laporan keuangan perusahaan – Manajemen – Pemilik – Kreditur – pemerintah

5 Laporan Neraca PT. X Per 31 Des 2007 (000) NOKeterangan Aktiva lancar 1.1 Kas Efek Piutang dagang Persediaan Total aktiva lancar Aktiva tetap Akum. Penyusutan(80.000)( ) Aktiva tetap neto Total aktiva Hutang lancar 3.1 Hutang dagang Hutang wesel Hutang bank Total hutang lancar Hutang jangka panjang panjang Modal saham ( lembar) Laba di tahan Total pasiva

6 Laporan rugi laba PT. X per 31 Desember 2007 (000) Penjualan Hargapokok penjualan Laba kotor Biaya operasi: Biaya penjualan Biaya ADM dan umum Pembayaran Lease penyusutan Total Biaya Operasi Laba sebelum bunga & pajak (EBIT) Bunga Laba Sebelum Pajak (EBT) Pajak (40%) Laba Setelah Pajak (EAT)

7 Cara pembandingan  Ada dua cara pembandingan untuk menilai rasio-rasio yang telah diperoleh: – Membandingkan rasio sekarang dengan rasio tahun lalu perusahaan yang sama – Membandingkan rasio-rasio suatu perusahaan dengan rasio-rasio kelompok perusahaan yang sejenis (rasio industri)

8 Jenis-jenis rasio keuangan Ada dua pengelompokan jenis-jenis rasio keuangan: – Rasio menurut sumber dari mana rasio itu di buat, di kelompokkan menjadi: Rasio-rasio neraca (Balance sheet Ratios) Rasio-rasio laporan rugi laba (Income Statement Ratios) Rasio-rasio antar laporan (Inter Statement Ratios) – Rasio menurut tujuan penggunaan rasio rasio yang bersangkutan, di kelompokkan menjadi: Rasio likuiditas (Liquidity ratios) Rasio leverage (Leverage ratios) Rasio aktivitas (Aktivity ratios) Rasio keuntungan (Profitability ratios)

9 Rasio likuiditas  Rasio likuiditas  adalah kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban finansialnya yang segera jatuh tempo ▪ Ukuran likuiditas terdiri dari:

10 Rasio likuiditas Current Ratio – adalah rasio yang membandingkan antara aktiva lancar yang di miliki perusahaan dengan hutang jangka pendek perusahaan yang bersangkutan Formulasi untuk menghitung Current Ratio

11 Rasio likuiditas Quick Ratio atau acid Test Ratio – Adalah rasio antara aktiva lancar di kurangi persediaan dengan hutang lancar perusahaan Formulasi untuk menghitung Quick Ratio

12 Rasio likuiditas Cash Ratio – Adalah rasio yang membandingkan kas dan aktiva lancar yang segera menjadi uang kas dengan hutang lancar Formula untuk menghitung Kas Rasio

13 Rasio Leverage – Adalah rasio yang menunjukkan seberapa besar kebutuhan dana perusahaan di belanjai dengan hurang Ada lima rasio leverage, yaitu:

14 Rasio Leverage Total Debt To Total Asset Rasio (Debt Ratio) – Adalah rasio antara total hutang dengan total aktiva Formulasi untuk menghitung Debt Ratio

15 Rasio Leverage Debt To Equity Ratio – Adalah rasio antara hutang dengan modal sendiri Formula untuk menghitung debt to equity rasio

16 Rasio Leverage Time interest Earned Ratio (Coverage Ratio) – Adalah rasio antara laba sebelum bunga dan pajak dengan beban bunga Formula untuk menghitung Coverage rasio

17 Rasio Leverage Fixed Charge Coverage Rasio – Rasio yang di gunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk menutup beban tetapnya termasuk pembayaran deviden saham preferen, bunga, angsuran pinjaman dan sewa Formula untuk menghitung Fixed charge coverage ratio

18 Rasio Leverage Debt Service Ratio – Adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi beban tetapnya termasuk angsuran pokok pinjaman Formula yang digunakan

19 Rasio Aktivitas Rasio aktivitas – Adalah rasio yang di gunakan untuk mengukur seberapa besar efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan sumber dananya – Rasio aktivitas pada umumnya di ukur dari perputaran masing-masing elemen aktiva

20 Rasio Aktivitas Perputaran persediaan (Inventory Turn over) – Adalah rasio untuk mengukur tingkat perputaran persediaan Formula yang di gunakan Rata-rata persediaan di peroleh dengan menjumlahkan persediaan awal tahun di tambah dengan persediaan akhir tahun di bagi dua

21 Rasio Aktivitas Perputaran persediaan – Untuk mengetahui berapa lama rata-rata persediaan tersimpan dalam gudang sebelum di jual atau masuk proses produksi, di hitung dengan formula:

22 Rasio Aktivitas Perputaran piutang (receivable turnover) – Rasio yang di gunakan untuk mengukur seberapa besar efektivitas perusahaan dalam pengelolaan piutang Formula untuk menghitung perputaran piutang Rata-rata piutang di peroleh dengan menjumlahkan piutang awal tahun dan akhir tahun di bagi dua

23 Rasio Aktivitas Perputaran piutang (Receivable tunover) – Untuk mengetahui lamanya piutang tertagih atau receivable collection period digunakan formula:

24 Rasio Aktivitas Perputaran aktiva tetap (Fixed Asset Turnover) – Rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas penggunaan aktive tetap dalam mendapatkan penghasilan Formulasi untuk menghitung perputaran akriva tetap

25 Rasio Aktivitas Perputaran Aktiva (Asset Turnover) – Formulasi untuk menghitung perputaran aktiva

26 Rasio keuntungan Rasio keuntungan (Profitabilitas) – Adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar tingkat keuntungan yang di peroleh perusahaan Rasio keuntungan di ukur dengan beberapa indikator, antara lain: – Profit margin » Gross profit margin » Profit margin » Net profit margin – Return On Asset (ROA) – Return On Equity (ROE) – Return On Investment (ROI) – Earning Per Share (EPS)

27 Rasio keuntungan Gross profit margin (GPM) – Adalah ukuran kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan di bandingkan dengan penjualan yang di capai Formulasi yang di gunakan

28 Rasio keuntungan Profit Margin (PM) – Formula yang di gunakan

29 Rasio keuntungan Net Profit Margin (NPM) – Formula yang di gunakan

30 Rasio keuntungan Return On Asset (ROA) – Formula untuk menghitung ROA

31 Rasio keuntungan Return On Equity (ROE) – Formula yang di gunakan

32 Rasio keuntungan Return On Investment (ROI) – Formula yang di gunakan

33 Rasio keuntungan Earning Per Share (EPS) – Formula yang di gunakan

34 Laporan Neraca PT. Bagong 31 Desember 2007 Laporan Rugi Laba PT. Bagong 31 Desember 2007 Aktiva Aktiva lancar Kas $ Surat berharga Piutang dagang Persediaan Total aktiva lancar Aktiva tetap Bangunan dan peralatan Akumulasi penyusutan Total aktiva tetap Total aktiva $ Pasiva Hutang lancar Hutang dagang Wesel bayar Total hutang lancar $ Kewajiban jangka panjang Equitas Saham (10.000) lembar Cadangan Laba di tahan Total equitas $ Total pasiva $ Penjualan bersih$ Harga pokok penjualan$ Laba kotor $ Biaya penjualan $ Biaya umum & ADM $ Total biaya operasi $ EBIT $ Biaya bunga$ EBT $ Pajak $ EAT $ Asumsi beban pokok pinjaman $ Diminta : Rasio Likuiditas rasio Leverage Rasio Aktivitas Rasio profitabilitas

35 Rasio-rasio keuangan Rasio Likuiditas Metode perhitungan Interpretasi Current Rasio Setiap Rp.1.- hutang lancar dijamin dengan Rp. 2,3 aktiva lancar Quick Rasio Setiap Rp.1.- hutang lancar dijamin dengan Rp.1,- Quick asset Cash Rasio Setiap Rp.1.- hutang lancar dijamin dengan Rp.0,7 Kas dan efek

36 Rasio-rasio keuangan Rasio Leverage Metode Perhitungan interpretasi


Download ppt "Introduction to Chapter 1212 Managemenet Keuangan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google