Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

*1 By. Fauzul FAKULTAS HUKUM UPN “VETERAN” JAWA TIMUR 11 Desember 2009.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "*1 By. Fauzul FAKULTAS HUKUM UPN “VETERAN” JAWA TIMUR 11 Desember 2009."— Transcript presentasi:

1 *1 By. Fauzul FAKULTAS HUKUM UPN “VETERAN” JAWA TIMUR 11 Desember 2009

2 Pokok Bahasan Perbandingan harta kawin menurut BW Adat dan Hukum Islam 12/17/20142

3 Perbedaan pandangan timur yang lebih kekeluargaan dan barat yang cenderung individualistik ato liberlisme menemukan kekhasannya dlm berbagai ranah bidang hk perdata 12/17/20143

4 HK HARTA KAWIN MNURUT BW HK HARTA KAWIN MNURUT HK ADAT  berasaskan “persatuan dan percampuran harta scara bulat” yg tampak secara sepintas sgt ideal bg pasangan yg tlh diikat dlm ikatan suci. Dlm pandangan hidup individualitik anak yg sdh dewasa ato sdh kawin hrs lepas sama sekali dari keluarga ato famili.  berasaskan “perbedaan antara barang asal n gono gini” merupakan refleksi dari alam pikiran kekeluargaan yg menganggap anak meskipun sdh kawin namun tidak lepas dari pengawasan ato campur tangan orang tua ato keluarga mereka. 12/17/20144

5  Perkawinan dlm BW memberikan kpd pasangan suami-istri sejak hari pertama pernikahan hak atas separuh gemeenschap. Dg kata lain wlo baru satu hari menikah tanpa anak, pabila perkawinan dihapus si miskin sdh menjadi separuh jutawan. Bahkan klo satu meninggal tanpa anak, sluruh budel jatuh pd pihak yg lainnya.  Dlm Hk adat seorang janda yg tdk punya anak sering kali digugat o/ anggota keluarga suaminya ttg barang asal suami. Persoalan ini hilang jk dilahirkan anak dlm perkawinan. Dlm BW td pernah seorang janda digugat o/ keluarga pihak suami. 12/17/20145

6  P. 119 KUHPerd menyatakan kekayaan suami istri yg dibawa ke dlm perkawinan akan dicampur jadi satu menjadi harta persatuan, harta kekayaan mereka bersama.  Jika tdk tdp perjanjian, maka kekayaan kedua belah pihak dicampur menjadi satu kekayaan bersama, tanpa mengingat asalnya harta n setiap kali perkawinan diputuskan, maka masing2 berhak ats separuh bagian  Calon Istri-suami dibolhkan membuat perjanjian perkawinan tuk mngatur harta kekayaan mreka. Maksud mngadakn perjanjian perkawinn a/ slalu tuk mnyimpang dari ktentuan yg ditetapkan UU.  Cth perjanjian kawin yg dpt diadakan:  Perjanjian persatuan untung rugi (gameenschap van wins en verlies)  Harta asal masing2 terpisah, sgala pendaptan ato pemberian dari pihak ketiga selama perkawinan dicampur sedangkan pengeluaran tuk rumah tangga ditanggung bersama  Keadaan ini mirip hk adat kita  Perjanjian persatuan hasil pendapat (gemenschap van vruchten en inkomsten) 12/17/20146

7  Masing2 ttp memiliki barang asalnya atau bawaannya.  Bagian yg menjadi kekayaan ato harta bersama hanyalah apa yg mreka peroleh slama perkawinan dg usaha mreka.  Ordonansi perkawinan orang Indonesia Kristen (staatsblad 1933 No.74) tlh menetapkan perkawinan formal ats dasar BW ttp pola hk adat berlaku bg kaum nasrani mengenai harta kawin mereka (masing2 ttp memiliki barang asalnya). Wlo begitu mash dimungkinkan diadakan perjanjian kawin. 12/17/20147

8  UU Perkawinan No.1/1974 dlm mengatur harta kawin jg mengambil pola hk yg adat  P. 35 UUP menentukan bahwa harta yg dibawa o/ masing2 suami- istri (harta bawaan) ttp menjadi milik masing2, yg dicampur menjadi satu hanyalah harta yg diperoleh dari usaha bersama slama pernikahan (=gono gini, guna kaya)  Menurut UU Perkawinan ini, calon Istri-suami dibolhkan membuat perjanjian perkawinan tuk mngatur harta kekayaan mreka. Maksudnya mngadakan perjanjian perkawinan ini a/ slalu tuk mnyimpang dari ktentuan yg ditetapkan o/ UU.  Perjanjian Kawin hrs dibuat dg suatu akta notaris sebelum waktu dilangsungkannya perkawinan, tuk kemudian didaftarkan ke Pengadilan negeri setempat. 12/17/20148

9 BWHK ISLAM  P. 149 BW menyatakan perjanjian kawin tdk bisa dirubah slama perkawinan  P. 29 ayat 4 UUP dinyakan perjanjian kawin bisa dirubah selama perkawinan 12/17/20149

10  Civil code of philippines dlm pengaturan harta kawin menetapkn jika tdk terdapat perjanjian kawin maka berlaku conjugal partnership yg mirip dg gono gini.  Civil code japan dlm section ttg statutory marital property system menganut asas “perpisahan barangan asal antara suami-istri dan kewajiban menanggung bersama semua pembelanjaan rumah tangga”.  Civil N Commersial Code Thailand menetapkan dlm harta kawin berlaku persatuan harta kawin kecuali jika diperjanjiak lain dlm perjanjian kawin. 12/17/201410

11  R. Subekti, 2004, Perband. Hk Perdata, Jakarta, Pradya Paramita, Cet.ke-16.  _________, 2002, Pokok2 Hk Perdata, Jakarta, PT Intermasa, Cet.ke-30.  R. Soeroso, 2001, Perbandingan Hk Perdata, Jakarta, Sinar grafika, Cet.ke-4.  Munir Fuady, 2005, Perbandi. Hk Perdata, Bandung, Citra Aditya, Cet.ke-1.  Amiur Nuruddin n Azhari Akmal Tarigan, 2004, Hk Perdata Islam di Indonesia, Jakarta, Kencana, Cet.ke-1. 12/17/201411

12 12/17/  SEKIAN


Download ppt "*1 By. Fauzul FAKULTAS HUKUM UPN “VETERAN” JAWA TIMUR 11 Desember 2009."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google