Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) ACEH.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) ACEH."— Transcript presentasi:

1 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) ACEH

2 Dasar Hukum 2

3 10 Prioritas Pembangunan Aceh (RPJM Aceh ) 1REFORMASI BIROKRASI DAN TATAKELOLA PEMERINTAHAN; 2KEBERLANJUTAN PERDAMAIAN; 3DINUL ISLAM, SOSIAL, ADAT DAN BUDAYA; 4KETAHANAN PANGAN DAN NILAI TAMBAH PERTANIAN; 5PENANGGULANGAN KEMISKINAN; 6PENDIDIKAN ; 7KESEHATAN; 8 INFRASTRUKTUR YANG TERINTEGRASI; 9 SUMBER DAYA ALAM BERKELANJUTAN; 10LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBENCANAAN. 3

4 GOAL 1 : MEMBERANTAS KEMISKINAN DAN KELAPARAN GOAL 2 : MENCAPAI PENDIDIKAN DASAR UNTUK SEMUA GOAL 3 : MENDORONG KESETARAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN GOAL 4 : MENURUNKAN KEMATIAN ANAK GOAL 5 : MENINGKATKAN KESEHATAN IBU GOAL 6 : MENGENDALIKAN HIV DAN AIDS, MALARIA DAN PENYAKIT MENULAR LAINNYA (TB)‏ GOAL 7 : MENJAMIN KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP GOAL 8 : MENGEMBANGKAN KEMITRAAN PEMBANGUNAN DI TINGKAT GLOBAL 4 8 TUJUAN MDGs 4

5 Percepatan Pencapaian MDGs di Aceh 5

6 6 Target dan Indikator Goal 6 Target 6A: Mengendalikan Penyebaran dan Mulai Menurunkan Jumlah Kasus Baru HIV/AIDS Hingga Tahun Prevalensi HIV/AIDS (persen) dari total Populasi 6.2.Penggunaan kondom pada hubungan seks berisiko tinggi terakhir 6.3. Proporsi jumlah penduduk usia tahun yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS -Menikah, belum menikah Target 6B: Mewujudkan Akses Terhadap Pengobatan HIV/AIDS Bagi Semua yang Membutuhkan S/D Tahun Proporsi penduduk terinfeksi HIV lanjut yang memiliki akses ada obat-obatan antiretroviral Proporsi penduduk terinfeksi HIV yang ditangani

7 7 INDIKATOR Angka Dasar TARGET 6A: MENGENDALIKAN PENYEBARAN DAN MULAI MENURUNKAN JUMLAH KASUS BARU HIV/AIDS HINGGA TAHUN Prevalensi HIV/AIDS dari total Populasi <1 2. Penggunaan kondom pada hubungan seks berisiko tnggi terakhir 2.7% (2005) 1.48%5%10%15%20% 3. Proporsi jumlah penduduk usia tahun yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS Menikah L:6.80% P: 4.3% L:6.80% P: 4.3% 10%15%20%25% Belum Menikah38% 45%55%65%75% TARGET 6B: MEWUJUDKAN AKSES TERHADAP PENGOBATAN HIV/AIDS BAGI SEMUA YANG MEMBUTUHKAN 1.Proporsi penduduk terinfeksi HIV lanjut yang me miliki akses ada obat-obatan antiretroviral 2.Proporsi penduduk terinfeksi HIV yang ditangani 100% 50% 100% 75% 100% 80% 100% 85% 100% 90% 100% 95%

8 8 Permasalahan Dalam Pencapaian Target 6A dan 6B: 1.Semakin meningkatnya penemuan kasus HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya. 2.Masih adanya stigma buruk dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) 3.Masih kurangnya kegiatan surveilans sebagai upaya pencegahan/penanggulangan HIV/AIDS disebabkan oleh biaya yang cukup tinggi. 4.Masih rendahnya kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan kasus HIV/AIDS. 5.Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara penyebaran/penularan HIV/AIDS. 6.Belum optimalnya koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan HIV/AIDS.

9 9 Tantangan Dalam Pencapaian Target 6A dan 6B: 1.Masih rendahnya kemampuan petugas untuk melakukan konseling, konfirmasi laboratorium pemeriksaan darah. 2.Masih rendahnya pengetahuan kelompok rentan tentang cara penularan dan pencegahan HIV/AIDs 3.Sulitnya melakukan advokasi penggunaan kondom kepada kelompok resiko tinggi yang disebabkan oleh budaya yang menganggap tabu. 4.Masih rendahnya Koordinasi lintas sektor yang terkait, sehingga diperlukan upaya penguatan institusi Komite Penanggulangan AIDs Daerah (KPAD) sebagai koordinator dalam pelaksanaan program.

10 10 Kebijakan Khusus Dalam Rangka Pencapaian Target 6A dan 6B: Kebijakan khusus dalam rangka pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS adalah sebagai berikut: 1.Meningkatkan akses pelayanan kesehatan promotif, preventif dan kuratif, untuk penderita HIV/AIDs untuk mengantisipasi dan menghadapi epidemic. 2.Memperkuat sistem informasi, sistem monitoring dan evaluasi. 3.Meningkatkan mobilisasi masyarakat untuk meningkatkan upaya pencegahan, 4.Mobilisasi sumber dana untuk penanggulangan HIV/AIDS, melalui pengintegrasian program penanggulangan HIV/AIDS ke dalam program-program pembangunan 5.Pengembangan lingkungan yang lebih kondusif untuk mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS

11 11 Strategi penanggulangan HIV/AIDS: 1.Meningkatkan koordinasi lintas sektor dan penguatan kapasitas Komite Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPAD). 2.Memperkuat aspek manajemen, hukum dan perundangan yang berkaitan dengan upaya penanggulangan HIV/AIDS, termasuk aspek perlindungan kerahasiaan dan aspek pencegahan diskriminasi/ stigmatisasi penyandang HIV/AIDs 3.Perawatan dan pengobatan HIV dan AIDS pada populasi rentan 4.Penyediaan layanan KIE terhadap infeksi HIV dan mencegah penularannya 5.Pelaksanaan penjangkauan terhadap masyarakat pada kelompok paling berisiko yang mencakup tes HIV, konseling dan layanan pengobatan serta perawatan di pusat rawat jalan dan lokasi-lokasi serupa, termasuk fasilitas kesehatan keliling dan mendorong peran serta masyarakat; 6.Peningkatan cakupan penggunaan kondom

12 12 1.Pemberantasan Penyakit Menular --  Dinas Kesehatan Aceh 2. Pembinaan dan Pemberdayaan Penyandang HIV/AIDS-  Dinas Sosial Aceh 3. Program/kegiatan yang ada pada Komisi Penanggulangan AIDS Aceh Program/Kegiatan terkait Penanggulangan HIV dan AIDS

13 13 SUMBER-SUMBER PENDANAAN: APBN APBA APBK DONOR SWASTA

14 PEMANTAUAN DAN EVALUASI Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan pemantauan dan evaluasi berkala sesuai dengan ketentuan dalam upaya percepatan pencapaian target RAD-MDGs Aceh Pemantauan dan evaluasi terhadap pencapaian target RAD-MDGs Aceh dilaksanakan oleh SKPA dan/atau SKPK terkait yang dikoordinasikan oleh Bappeda Aceh dan/atau Bappeda Kabupaten/Kota. 14

15 TERIMA KASIH


Download ppt "BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) ACEH."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google