Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : KURVA INTELEGENSI ANAK Sub normal IQ < 90 Normal IQ 90-120 Super normal IQ > 120.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : KURVA INTELEGENSI ANAK Sub normal IQ < 90 Normal IQ 90-120 Super normal IQ > 120."— Transcript presentasi:

1 Oleh :

2

3 KURVA INTELEGENSI ANAK Sub normal IQ < 90 Normal IQ Super normal IQ > 120

4 Atau Super normal IQ > 120 Sub normal IQ < 90 Normal IQ

5 SIAPAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS? Anak Berkebutuhan Khusus (Children with Special Needs) ialah anak yang secara fisik/sensorik, intelektual, sosial, emosional, dan/atau kemampuan berkomunikasinya menyimpang dari kriteria normal secara signifikan sehingga karena penyimpangannya tersebut membutuhkan layanan Pendidikan Khusus (Special Education)

6  Tunanetra  Tunarungu  Tunagrahita (ringan dan sedang)  Tunadaksa (ringan dan sedang)  Tunalaras  Tunawicara  Tunaganda  HIV/AIDS  Gifted  Talented  Kesulitan Belajar  Lambat Belajar  Autis  Anak Korban Penyalahgunaan Narkoba  Indigo

7 1. Kelainan Intelektual a. Tunagrahita (Intellectual Disability) b. Lantib dan Berbakat (Gifted & Talented) 2. Gangguan Sensoris a. Tunanetra b. Tunarungu 3. Gangguan Fisik (Tunadaksa) a. Epilepsi b. Cerebral Palsy 4. Gangguan Komunikasi a. Kesulitan Belajar (Learning Disability) b. Gangguan Bicara & Bahasa c. Gangguan Autistik 5. Gangguan Perilaku a. Gangguan Emosional (Emotional Disturbance) b. Gangguan Perilaku Sosial (Tunalarasa, Social Maladjustment) 6. Kelainan Jamak (Tunaganda) 7. Gangguan Penyakit Kronis

8 LAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS ABK BERSEKOLAH DI SEKOLAH SEGREGASI (SLB) SEKOLAH INKLUSI

9 Deskripsi Pendidikan Inklusif merupakan layanan pendidikan yang berupaya untuk memenuhi kebutuhan, baik permanen maupun sementara, semua siswa sesuai dengan kondisi masing-masing siswa, yang melibatkan berbagai fihak.

10 Pendidikan Integrasi Anak luar biasa dianggap sebagai tamu di kelas reguler.Anak luar biasa dianggap sebagai tamu di kelas reguler. Anak luar biasa dapat diterima bergabung apabila dianggap mampu menyesuaikan diri dengan kurikulum yang sudah ada.Anak luar biasa dapat diterima bergabung apabila dianggap mampu menyesuaikan diri dengan kurikulum yang sudah ada. Anak luar biasa lebih sering belajar di kelas khusus dan terpisah dengan temannya yang lain hampir sepanjang hari.Anak luar biasa lebih sering belajar di kelas khusus dan terpisah dengan temannya yang lain hampir sepanjang hari. Seringkali mengabaikan aksesibilitasSeringkali mengabaikan aksesibilitas Kadang-kadang assessmen tidak dilakukanKadang-kadang assessmen tidak dilakukan Pendidikan Inklusif Anak berkebutuhan khusus secara alami merupakan anggota dari kelas tersebut.Anak berkebutuhan khusus secara alami merupakan anggota dari kelas tersebut. Tanpa persyaratan (kurikulum berorientasi pada pemenuhan kebutuhan individu)Tanpa persyaratan (kurikulum berorientasi pada pemenuhan kebutuhan individu) Anak belajar bersama dengan materi pembelajaran yang disesuaikan dan ramahAnak belajar bersama dengan materi pembelajaran yang disesuaikan dan ramah Aksesibilitas menjadi bagian yang penting untuk dipertimbangkanAksesibilitas menjadi bagian yang penting untuk dipertimbangkan Assessmen dilakukan secara terprogram dan berkesinambunganAssessmen dilakukan secara terprogram dan berkesinambungan Di antaranya

11 KARAKTERISTIK LINGKUNGAN INKLUSIF DAN PEMBELAJARAN YANG RAMAH (toolkit Merangkul Keberagaman) Melibatkan semua Anak tanpa Meman dang perbedaan Klg, guru dan Masya rakat terlibat dalam pembelajaran anak Perlindungan: melindungi semua anak dr kekerasan, pelecehan dan penyiksaan Keadilan Jender dan Nondiskriminasi Senstif budaya, Menghar gai perbedaanDan mensti mulasi pembelajaran unt Semua anak Memberikan kesempatan bagi guru untuk belajar, dan mengambil manfaat dari pembelajaran Menerapkan hidup sehat Belajar disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari anak; Anak bertanggung jawab Atas pembelajarannya

12 Triwibowo Temanggung - -Tdk setuju dg inklusi >> Yg akan melakukan assesmnet siapa? >> Dg inklusi akan menimbulkan nmasalah >> Program ini kapan akan dimulai, ada UN Widodo Brebes - -Penerapannya sulit >> Kurikulum? Jumlaah ABK fluktuatif >>Jangan mengorbankan yg besar dr yg kecil Soraya Wonosobo - -ABK slow leaner lulus yg normal malah tdk lulus - -Anak B msk ke IPA - -Kurikulum?

13 Sumardi Sragen - -Setuju - -Dalam satu kelas pasti ada perbedaan - -Bagaimana mengaplikasikan pendidikan inklusi ke dalam aspek assesment Isbandiah Banyumas -Ped adalah hak semua warga negara -Pend inklusi sangat perlu

14 KURIKULUM Kurikulum yang digunakan di kelas Inklusi adalah kurikulum anak normal (reguler) yang disesuaikan (dimodifikasi) sesuai dengan kemampuan awal dan karakteristik siswa. Modifikasi dapat dilakukan dengan cara :  Modifikasi alokasi waktu  Modifikasi isi/materi  Modifikasi proses belajar mengajar  Modifikasi sarana prasarana  Modifikasi lingkungan belajar  Modifikasi pengelolaan kelas.

15 Dalam memodifikasi dan pengadaptasian kurikulum sebaiknya berdasarkan pada : 1. 1.Kebutuhan siswa 2. 2.Pengetahuan tentang teori belajar secara umum 3. 3.Pengetahuan tentang perlunya interaksi dan komunikasi untuk proses belajar 4. 4.Pengetahuan tentang apa yang harus dipertimbangkan ketika membuat penyesuaian 5. 5.Pengetahuan tentangbagaimana kondisi khusus dan kecacatan dapat mempengaruhi belajar Pengetahuan tentang pentingnya melakukan penyesuaian lingkungan 7. 7.Pengetahuan tentang yang diperoleh dari hasil penelitian.

16 Implikasi Pendidikan Inklusif 1. Bagi siswa Sejak dini siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap adanya perbedaan dan keberagamanSejak dini siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap adanya perbedaan dan keberagaman Munculnya sikap emphatic pada siswa terdorong secara alamiahMunculnya sikap emphatic pada siswa terdorong secara alamiah Munculnya budaya saling menghargai dan menghormati pada siswaMunculnya budaya saling menghargai dan menghormati pada siswa Menurunkan terjadinya stigma dan labeling kepada semua anak, khususnya pada anak tertentu.Menurunkan terjadinya stigma dan labeling kepada semua anak, khususnya pada anak tertentu. Timbulnya budaya koperatif dan kolaboratif pada siswa sehingga memungkinkan adanya saling bantu satu sama lain.Timbulnya budaya koperatif dan kolaboratif pada siswa sehingga memungkinkan adanya saling bantu satu sama lain.

17 2. Bagi guru Lebih tertantang untuk mengembangkan berbagai metode dalam mensiasati pembelajaranLebih tertantang untuk mengembangkan berbagai metode dalam mensiasati pembelajaran Bertambahnya pemahaman dan pengetahuan guru tentang keberagaman siswa termasuk potensi, keunikan, karakteristik, dan sekaligus kebutuhannya (Holistik). Terjalinnya komunikasi dan kolaborasi kemitraan antar guru (guru regular dan guru khusus) dan dengan ahli lainnya.Bertambahnya pemahaman dan pengetahuan guru tentang keberagaman siswa termasuk potensi, keunikan, karakteristik, dan sekaligus kebutuhannya (Holistik). Terjalinnya komunikasi dan kolaborasi kemitraan antar guru (guru regular dan guru khusus) dan dengan ahli lainnya. Bertambahnya pemahaman bahwa siswa memberikan informasi kepada guruBertambahnya pemahaman bahwa siswa memberikan informasi kepada guru Berkurangnya stigma dan labeling terhadap ABK yang dilakukan oleh guruBerkurangnya stigma dan labeling terhadap ABK yang dilakukan oleh guru Menumbuhkembangkan sikap emphatic guru terhadap siswa yang di dalamnya termasuk siswa berkebutuhan khusus.Menumbuhkembangkan sikap emphatic guru terhadap siswa yang di dalamnya termasuk siswa berkebutuhan khusus.

18 3. Bagi Otoritas Pendidikan Memberikan kontribusi yang sangat besar bagi program penuntasan wajar dikdas 9 tahunMemberikan kontribusi yang sangat besar bagi program penuntasan wajar dikdas 9 tahun Memberikan peluang terjadinya pemerataan pendidikan bagi semua kelompok masyarakatMemberikan peluang terjadinya pemerataan pendidikan bagi semua kelompok masyarakat Menggunakan biaya yang relative lebih efisienMenggunakan biaya yang relative lebih efisien Mengakomodasi kebutuhan masyarakat danMengakomodasi kebutuhan masyarakat dan Meningkatkan kualitas layanan pendidikanMeningkatkan kualitas layanan pendidikan

19 Manfaat Inklusi Memperluas kesempatan ABK untuk memasuki sekolah reguler lokal Memungkinkan ABK dan teman-temannya saling berinteraksi, memahami dan menghormati perbedaan mereka sehingga mendorong terwujudnya generasi yang lebih demokratis

20 Kemungkinan Ancaman bagi Inklusi Ide yang didasarkan atas penghormatan pada hak asasi manusia Sebagian besar masyarakat lebih menghargai produktivitas atau aspek ekonomi dari pada kemanusiaan 1.Cenderung mengistimewakan warga negara yang dianggap memiliki potensi untuk produktif 2.Mengabaikan hak-hak warga negara lain yang dianggap tidak memiliki potensi untuk produktif, seperti ABK

21 TUGAS GURU DAN SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM INKLUSI Mengajak semua anak (tanpa terkecuali) bersekolahMengajak semua anak (tanpa terkecuali) bersekolah Menciptakan lingkungan inklusif dan ramah terhadap pembelajaranMenciptakan lingkungan inklusif dan ramah terhadap pembelajaran Melaksanakan Assesmen terhadap siswaMelaksanakan Assesmen terhadap siswa Memberikan layanan pendidikan tanpa diskriminasiMemberikan layanan pendidikan tanpa diskriminasi

22 Mensosialisasikan EFA (terutama usia wajar dikdas)Mensosialisasikan EFA (terutama usia wajar dikdas) Melaksanakan bimbingan dalam upaya menciptakan lingkungan inklusif dan ramah terhadap pembelajaran.Melaksanakan bimbingan dalam upaya menciptakan lingkungan inklusif dan ramah terhadap pembelajaran. Membantu memecahkan permasalahan penyelenggaraan pendidikan inklusiMembantu memecahkan permasalahan penyelenggaraan pendidikan inklusi TUGAS PENGAWAS SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM INKLUSI

23 Membantu mensosialisasikan EFA (terutama usia wajar dikdas)Membantu mensosialisasikan EFA (terutama usia wajar dikdas) Membantu guru menciptakan lingkungan inklusif dan ramah terhadap pembelajaran.Membantu guru menciptakan lingkungan inklusif dan ramah terhadap pembelajaran. Membantu guru melaksanakan Assesmen terhadap siswaMembantu guru melaksanakan Assesmen terhadap siswa Membantu guru dalam memberikan layanan pendidikan bagi ABK baik secara klasikal maupun individualMembantu guru dalam memberikan layanan pendidikan bagi ABK baik secara klasikal maupun individual TUGAS GPK DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM INKLUSI

24 Manakah kelas yang inklusif dan ramah terhadap pembelajaran? Coba diskusikan! (in pair) Kelas A 40 siswa duduk di kursi dengan posisi berbanjar ke belakang. Mereka menyalin materi pelajaran yang sedang ditulis guru di papan tulis. Sesekali guru melihat ke belakang. Siswa-siswa yang duduk di baris sebelah kanan menyalin teks yang ditulis, sementara yang duduk di jajaran kiri terdiam, dan sebaliknya. Mengapa? Seorang siswa yang duduk di belakang bolak balik ke depan mendekati papan tulis untuk meyakinkan kata/kalimat yang akan disalin. Guru membiarkan anak tersebut. Setelah selesai menulis, guru berkeliling memastikan bahwa semua siswa menyalin apa yang ia tulis. Selanjutnya guru menyuruh semua siswa bergiliran membaca kembali apa yang telah ditulis dari papan tulis.

25 Kelas B Dalam kelas nampak siswa duduk berkelompok memperhatikan guru yang sedang menjelaskan beberapa bentuk ruang. Di kelas nampak pula beberapa Orang tua siswa membantu guru. Selanjutnya masing-masing kelompok diberi tugas yang berbeda untuk membuat salah satu bentuk ruang dengan menggunakan benda-benda yang di bawa dari rumah masing-masing berdasarkan diskusi kelas sehari sebelumnya. Dalam diskusi tersebut Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Dalam salah satu kelompok nampak seorang siswa kesulitan untuk membuat segi enam. Temannya membantu siswa tersebut. Guru menepuk pundak siswa yang membantu sambil berkata “Bagus. Terima kasih telah membantu saya dan temanmu!” Seorang siswa dengan suara yang kurang dapat dimengerti menunjukkan hasil kerja kelompoknya. Sambil tersenyum guru mendekati kelompok tersebut, dan berkata: “Bagus, sudah selesai,ya? Namun masih ada yang kurang, coba diskusikan lagi apa yang masih kurangnya? Orang tua tadi membantu menjelaskan pada kelompok ini dengan suara lambat tapi jelas.

26 Anak belajar bersama- sama secara klasikal

27 Bljr Berpasangan

28 a Pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar

29

30 TES SUMATIF BERSAMA

31

32

33 Oleh :


Download ppt "Oleh : KURVA INTELEGENSI ANAK Sub normal IQ < 90 Normal IQ 90-120 Super normal IQ > 120."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google