Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Struktur Percabangan Dasar-Dasar Komputer FKIP Prodi Matematika Univ. Muhammadiyah Gresik.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Struktur Percabangan Dasar-Dasar Komputer FKIP Prodi Matematika Univ. Muhammadiyah Gresik."— Transcript presentasi:

1 Struktur Percabangan Dasar-Dasar Komputer FKIP Prodi Matematika Univ. Muhammadiyah Gresik

2 Jenis-jenis struktur percabangan Didalam bahasa pascal terdapat 2 jenis struktur percabangan, yaitu : Didalam bahasa pascal terdapat 2 jenis struktur percabangan, yaitu : Struktur percabangan IF; dan Struktur percabangan IF; dan Struktur percabangan CASE Struktur percabangan CASE

3 Struktur Percabangan IF Struktur percabangan IF dibagi menjadi 3 cara : Struktur percabangan IF dibagi menjadi 3 cara : IF untuk 1 kondisi pemecahan IF untuk 1 kondisi pemecahan IF untuk 2 kondisi pemecahan IF untuk 2 kondisi pemecahan IF bersarang (lebih dari 2 kondisi pemecahan) IF bersarang (lebih dari 2 kondisi pemecahan)

4 Struktur Percabangan IF (cont’d) IF untuk 1 kondisi pemecahan IF untuk 1 kondisi pemecahan Syntax (Aturan Penulisan) : Syntax (Aturan Penulisan) : IF ekspresi/kondisi THEN BEGIN Aksi END; Cara Kerja : AKSI akan dikerjakan jika EKSPRESI/KONDISI bernilai TRUE Contoh Kasus : Contoh Kasus : Jika nilai >= 65 maka siswa dinyatakan lulus Solusi : Solusi : IF nilai >= 65 THEN BEGIN writeln(‘Siswa dinyatakan lulus’); END;

5 Struktur Percabangan IF (cont’d) IF untuk 2 kondisi pemecahan IF untuk 2 kondisi pemecahan Syntax (Aturan Penulisan) : Syntax (Aturan Penulisan) : IF ekspresi/kondisi THEN BEGIN Aksi 1 END ELSE BEGIN Aksi 2 END; Cara Kerja : AKSI 1 akan dikerjakan jika EKSPRESI/KONDISI bernilai TRUE AKSI 2 akan dikerjakan jika EKSPRESI/KONDISI bernilai FALSE Contoh Kasus : Contoh Kasus : Jika nilai >= 65 maka siswa dinyatakan lulus; jika tidak maka siswa dinyatakan tidak lulus

6 Struktur Percabangan IF (cont’d) Solusi : Solusi : IF nilai >= 65 THEN BEGIN writeln(‘Siswa dinyatakan lulus’); ENDELSEBEGIN writeln(‘Siswa dinyatakan tidak lulus’); END;

7 Struktur Percabangan IF (cont’d) IF Bersarang (lebih dari 2 kondisi pemecahan) IF Bersarang (lebih dari 2 kondisi pemecahan) Syntax (Aturan Penulisan) : Syntax (Aturan Penulisan) : IF ekspresi/kondisi 1 THEN BEGIN Aksi 1 END ELSE BEGIN IF ekspresi/kondisi 2 THEN BEGIN Aksi 2 END ELSE BEGIN Aksi 3 END;

8 Struktur Percabangan IF (cont’d) Cara Kerja : Jika EKSPRESI/KONDISI 1 bernilai TRUE maka : Aksi 1 akan dikerjakan Jika EKSPRESI/KONDISI 1 bernilai FALSE maka : Jika EKSPRESI/KONDISI 2 bernilai TRUE maka : Aksi 2 akan dikerjakan Jika EKSPRESI/KONDISI 2 bernilai FALSE maka : Aksi 3 akan dikerjakan Contoh Kasus : Contoh Kasus : Jika nilai UAS >= 65 maka siswa dinyatakan LULUS Jika nilai UAS >= 65 maka siswa dinyatakan LULUS jika tidak maka : Jika Absensi siswa >= 80 maka siswa dinyatakan LULUS Jika Absensi siswa >= 80 maka siswa dinyatakan LULUS jika tidak maka siswa dinyatakan TIDAK LULUS

9 Struktur Percabangan IF (cont’d) Solusi : Solusi : IF nilai_UAS >= 65 THEN BEGIN writeln(‘Siswa dinyatakan lulus’); ENDELSEBEGIN IF absensi_siswa >= 80 THEN BEGIN writeln(‘Siswa dinyatakan lulus’); ENDELSEBEGIN writeln(‘Siswa dinyatakan tidak lulus’); END;END;

10 Struktur Percabangan CASE Hampir sama dengan struktur percabangan IF, tetapi lebih cocok digunakan jika kondisi yang diperiksa sangat banyak Kondisi yang diperiksa harus berupa data ordinal (bertipe integer atau char), dan tidak boleh bertipe real Menggunakan operator relasional = (sama dengan) untuk melakukan pemeriksaan kondisi

11 Struktur Percabangan CASE (cont’d) Syntax : Syntax : CASE variabel_yang_diperiksa OF konstanta1 : aksi 1; konstanta2 : aksi 2; konstanta3 : aksi 3;... konstantaN : aksi N; END;

12 Struktur Percabangan CASE (cont’d) Cara Kerja : Cara Kerja : Aksi 1 akan dikerjakan jika Aksi 1 akan dikerjakan jika variabel_yang_diperiksa = konstanta1 Aksi 2 akan dikerjakan jika Aksi 2 akan dikerjakan jika variabel_yang_diperiksa = konstanta2 Aksi 3 akan dikerjakan jika Aksi 3 akan dikerjakan jika variabel_yang_diperiksa = konstanta3 …… SDA …… SDA Aksi ke-N akan dikerjakan jika Aksi ke-N akan dikerjakan jika variabel_yang_diperiksa = konstantaN Contoh Kasus : Jika hari = 1 maka Tampil hari SENIN Jika hari = 1 maka Tampil hari SENIN Jika hari = 2 maka Tampil hari SELASA Jika hari = 2 maka Tampil hari SELASA Jika hari = 3 maka Tampil hari RABU Jika hari = 3 maka Tampil hari RABU Jika hari = 4 maka Tampil hari KAMIS Jika hari = 4 maka Tampil hari KAMIS Jika hari = 5 maka Tampil hari JUM’AT Jika hari = 5 maka Tampil hari JUM’AT Jika hari = 6 maka Tampil hari SABTU Jika hari = 6 maka Tampil hari SABTU Jika hari = 7 maka Tampil hari MINGGU Jika hari = 7 maka Tampil hari MINGGU

13 Struktur Percabangan CASE (cont’d) Solusi : Solusi : CASE hari OF 1 : writeln('Senin'); 2 : writeln('Selasa'); 3 : writeln('Rabu'); 4 : writeln('Kamis'); 5 : writeln('Jumat'); 6 : writeln('Sabtu'); 7 : writeln('Minggu'); END;

14 Tugas 1. Struktur percabangan dengan IF Buatlah program untuk menentukan apakah suatu bilangan bulat itu habis dibagi 3 atau tidak. Contoh tampilan: Masukkan sembarang bilangan bulat = 9 Bilangan 9 habis dibagi 3. (Petunjuk: gunakan konsep MOD dalam bilangan bulat) 2. Struktur percabangan dengan CASE Berdasarkan data berikut ini: A = TVRI D = ANTV B = RCTI E = INDOSIAR C = SCTV Buatlah program yang meminta masukan huruf saluran TV,kemudian program menampilkan nama stasiun penyiarannya.


Download ppt "Struktur Percabangan Dasar-Dasar Komputer FKIP Prodi Matematika Univ. Muhammadiyah Gresik."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google