Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STARTING SYSTEM. Berfungsi untuk memutarkan mesin (poros engkol) sebelum terjadinya proses pembakaran campuran oleh busi di dalam ruang bakar untuk memulai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STARTING SYSTEM. Berfungsi untuk memutarkan mesin (poros engkol) sebelum terjadinya proses pembakaran campuran oleh busi di dalam ruang bakar untuk memulai."— Transcript presentasi:

1 STARTING SYSTEM

2 Berfungsi untuk memutarkan mesin (poros engkol) sebelum terjadinya proses pembakaran campuran oleh busi di dalam ruang bakar untuk memulai proses kerja mesin.

3 Jenis-jenis Motor Stater 1.Dilihat dari tegangan yang digunakan:  6 volt  12 volt  24 volt

4 2. Dilihat dari konstruksinya:  Konvensional  Reduction Gear

5 Bagian-bagian Utama System Stater

6

7 Prinsip Kerja Motor DC 1.Kumparan Medan 2.Armature 3.Brush 4.Komutator

8 Over Running Clutch Assy Berfungsi untuk menghubungkan putaran motor ke fly wheel dan memutus putaran fly wheel ke motor ketika mesin sudah hidup.

9 Prinsip Kerja Over Running Clutch Saat menghidupkan motor stater: Motor berputar dan memutar tabung penggerak searah putaran jarum jam. Bola peluru terdesak ke bagian ruangan sempit, menahan poros pinion sehingga roda gigi pinion ikut berputar dan memutar fly wheel. Saat engine mulai hidup: Putaran roda gigi pinion lebih cepat dibandingkan dengan putaran rotor. Bola peluru terdesak ke bagian ruangan yang luas, melepas hubungan tabung penggerak sehingga putaran mesin tidak diteruskan ke motor stater.

10 Sirkuit Kelistrikan Motor Stater

11

12 Ketika Switch ST Dihubungkan (Step 1)

13 Ketika Switch ST Dihubungkan (Step 2)

14 Ketika Switch ST Diputuskan (Step 3)

15 Armature Brake Berfungsi untuk mengerem sisa putaran armature shaft setelah pinion gear terlepas dari fly wheel.

16 Melepas Bagian-bagian Motor Stater 1. Buka dan lepaskan kabel motor dari magnetic switch 2. Lepaskan baut yang mengikat magnetic switch dan lepaskan magnetic switch 3. Lepaskan skrup, trhough bolt dan rear end cover. 4. Lepaskan pegas dan brush.

17 5. Lepaskan brush holder. 6. Lepaskan yoke assy. 6. Lepaskan armature assy 7. Lepaskan bushing dan snap ring penahan oinion,

18 Pemeriksaan 1. Periksa hubungan komutator dengan armature core. 2. Periksa hubungan antar segmen komutator. 3. Ukur ketidakrataan komutator. 4. Ukur diameter luar komutator.

19 5. Periksa kedalaman celah antara segmen. 6. Periksa hubungang singkat pada armature dengan growler tester. 7. Ukur panjang brush dengan vernier caliper. 8. Periksa hubungan plat brush holder dengan brush.

20 9. Periksa kerja Ove running clutch. 10. Periksa hubungan antar brush. 10. Periksa hubungan brush dengan body yoke.

21 Bagian-bagian Yang Dilumasi

22 Pengetesan Magnetic Switch 1. Periksa kelancaran kerja plunger.

23 Pengetesan Kerja Motor Stater

24

25 Kemungkinan Kerusakan Motor Stater NOKOMPONENKERUSAKAN 1Magnetic Switch Main kontak plate kotor/aus Pull-in coil putus/short Hold-in coil putus/short Pluger macet Ground terlepas 2Motor Stator coil putus/short coil putus/short Armatur coil putus/short Brush aus (pendek) Komutator short/celah dangkal Insulator pada brush holder bocor Brush spring lemah Bushing aus 3Over Running Clutch Slip 4Pinion Gear Gigi cacat 5Stater Relay Rusak 6Kunci Kontak Kontak tidak sempurna 7Baterai Terminal kotor Lemah


Download ppt "STARTING SYSTEM. Berfungsi untuk memutarkan mesin (poros engkol) sebelum terjadinya proses pembakaran campuran oleh busi di dalam ruang bakar untuk memulai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google