Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH AKIBAT KEBERAGAMAN BUDAYA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH AKIBAT KEBERAGAMAN BUDAYA"— Transcript presentasi:

1 ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH AKIBAT KEBERAGAMAN BUDAYA
DEWI MULYASARI, F. S.Pd NIP

2 Indikator : Keberagaman budaya dijelaskan berdasarkan masalah-masalah yang muncul Integrasi nasional dideskripsikan berdasarkan kepentingan dalam NKRI Menjaga keselarasan antarbudaya diidentifikasi berdasarkan peran pemerintah dan masyarakat

3 Tujuan Pembelajaran : Setelah pembelajaran Siswa dapat : menjelaskan masalah-masalah yang muncul akibat keberagaman budaya Mendeskripsikan integrasi nasional berdasarkan kepentingan dalam NKRI Mengidentifikasi keselarasan antara budaya berdasarkan peran pemerintah dan masyarakat

4 Masalah yang muncul akibat keberagaman Budaya
Tantangan Peluang Jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan persaingan dan pertantangan (Konflik) dan Kerusuhan Jika diarahkan dengan tepat akan menjadi kekuatan dan potensi dalam pembangunan bangsa dan negara dan akan menimbulkan integrasi nasional (penyatuan)

5 Masalah Akibat Keberagaman budaya
Pertentangan sosial / konflik sosial : munculnya kerusuhan sosial yang diwarnai konflik antar budaya diantaranya kerusuhan Jakarta, Bandung, Tasik Malaya, Situbondo, Ambon, Poso, Sambas, Aceh, Papua Tasikmalaya : kecemburuan sosial akibat perbedaan SARA Situbondo : perbedaan pandangan antara pemerintah dengan massa rakyat Ambon dan Poso : pertentangan yang disebabkan perbedaan agama antara Islam dan Kristen Sambas : konflik antara etnis suku dayak (asli) dan Madura (pendatang) Aceh dan Papua ; konflik akibat perbedaan kepentingan politik antara pemerintah pusat dan masyarakat daerah Jakarta : adanya sentimen daerah antara betawi dan pendatang (madura)

6 Dampak Negatif akibat Keberagaman budaya
1. Menimbulkan krisis keuangan/ekonomi /moneter 2. Menimbulkan konflik antar elite dan golongan politik 3. Menimbulkan konflik antar suku bangsa, antar golongan, antar kelas sosial sehingga menimbulkan perilaku anarkhisme, terorisme, sekulerisme, primordialisme, separatisme 4. Menimbulkan perubahan sosial budaya secara cepat, sehingga adanya perubahan nilai dan norma sosial, pranata sosial, lembaga sosial, perubahan pandangan hidup, perubahan sistem dan struktur pemerintahan.

7 Add 3 . Penjelasan : Anarkhisme : suatu paham yang mempercayai bahwa segala bentuk negara, pemerintahan, dengan kekuasaannya adalah lembaga-lembaga yang menumbuhsuburkan penindasan terhadap kehidupan, oleh karena itu negara, pemerintahan, beserta perangkatnya harus dihilangkan/dihancurkan. Terorisme : kegiatan yang melibatkan unsur kekerasan atau yang menimbulkan efek bahaya bagi kehidupan manusia yang melanggar hukum pidana (Amerika atau negara bagian Amerika), yang jelas dimaksudkan untuk: a. mengintimidasi penduduk sipil. b. memengaruhi kebijakan pemerintah. c. memengaruhi penyelenggaraan negara dengan cara penculikan atau pembunuhan .

8 Etnosentrisme : suatu sikap yang cenderung bersifat subyektif dalam memandang budaya orang lain. Mereka akan selalu memandang budaya orang lain dari kacamata budayanya. Primordialisme : ikatan kuat dalam sebuah kelompok karena penanaman nilai yang sudah terbiasa dari kecil (internalized value) Sekulerisme : pandangan bahawa aktivitas manusia dan keputusan, khususnya dalam berpolitik, harus berasaskan pada bukti dan fakta yang tidak terpengaruh ajaran keagamaan. Separatisme : merupakan suatu gearkan yang bertujuan untuk mendapatkan kedaulatan dan memisahkan suatu wilayah atau kelompok manusia dari sebuah negara/bangsa.

9 Pemecahan Masalah konflik sosial budaya
B. Alternatif Pemecahan Masalah Akibat Konflik antarbudaya Pemecahan Masalah konflik sosial budaya Metode Kompetisi (Competition) teknik persaingan Contoh : pihak yang berkuasa akan memberikan alternatif siapa tidak setuju mundur Metode menghindari (Avoidance) Salah satu pihak yang berkonflik menarik diri atau menghindari konflik Contoh : elite politik zaman orba menarik diri dan tidak ikut lagi dalam kegiatan polotik pemerintahan reformasi

10 Pemecahan Masalah konflik sosial budaya
Metode Akomodasi (accomodation) Menciptakan kondisi damai untuk sementara, ini diterapkan kalau ada tuntutan dari pihak yang berkonflik dan pihak lain mengalah Contoh : konflik Dayak dan madura di Sambas diselesaikan oleh pemerintah dengan menyediakan penampungan sementara bagi pengungsi suku Madura sampai ada kesepakatan Metode Kolaborasi (Collaboration) Memberikan keuntungan yang sama pada pihak yang berselisih

11 Pemecahan Masalah konflik sosial budaya
Metode kompromi (Compromise) Melakukan perundingan secara damai untuk menentukan kesepakatan Metode Pengurangan konflik Menekan atau mengurangi antagonisme yang ditimbulkan dengan cara : Mengganti tujuan yang menimbulkan konflik dengan tujuan yang dapat diterima oleh dua pihak yang berkonflik Mempersatukan kedua pihak yang bertentangan dengan menimbulkan ancaman dari luar

12 C. Tahapan Integrasi Sosial dan Nasional
Integrasi Nasional : proses bersatunya unsur sosial yang berbeda sehingga tercipta kehidupan sosial dan nasional yang serasi dan teratur. Intergrasi nasional terwujud melalui : tahapan tertib sosial ---- Order Sosial ---- Keajegan Sosial --- keteraturan sosial Budaya

13 (keteraturan masyarakat )
Tertib Sosial (berupaya mematuhi dan menerapkan nilai-nilai dan norma yang berlaku) artinya bertindak sesuai dengan peran dan status) Tindakan Sosial (pola perilaku anggota masyarakat dalam interaksi sosial) yang didasari nilai dan norma sesuai fungsi dan peran Order Sosial (norma yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat), sifatnya melekat dan mengaturn masyarakat tertulis : UUD 1945, UU, PP, Kepres, Perda Tidak tertulis : kebiasaan , adat, konvensi, tata krama, etika Pola Sosial (Bentuk hubungan sosial yang bersifat tetap atau berpola ) Contoh : Gotong royong, musyawarah, tolong menolong, toleransi, kerja bakti) Keajegan Sosial (keteraturan masyarakat )

14 Tahapan proses sosial budaya menuju integrasi sosial
Perilaku/tindakan sosial Siswa pergi sekolah untuk menuntut ilmu Pola Siswa belajar dimbimbing guru Order Siswa belajar di sekolah sesuai dengan tata tertib Keajegan Siswa setiap harinya pergi sekolah untuk belajar dengan gurunya Tertib sosial PBM belajar lancar keteraturan Keteraturan sosial di lingkungan sekolah

15 Faktor pendorong Integrasi Sosial
Menurut Charles Coolay, integrasi anasionalakan timbul jika kelompok orang memiliki tujuan yang sama. Adapun bentuk kerjasama sebagai dasar integrasi menurut coolay antara lain : Adanya kerjasama spontan (spontaneus cooperation) Hubungan kerjasama yang terjadi secara spontan Kerjasama langsung (direction cooperation) Hubungan kerjasama hasil perintah atasan ke bawahan Kerjasama kontrak (Contractual cooperation) Kerjasama atas dasar kontrak atau perjanjian Kerjasama tradisional (tradisional cooperation) Kerjasama atas hubungan kebiasaan atas dasar nilai adat istiadat

16 Faktor pendorong Integrasi Sosial
Seluruh anggota masyarakat menyadari manfaat integrasi Adanya program masyarakat yang jelas dan terarah Berkembangnya semangat kerjasama, kekeluargaan dan gotong royong Adanya faktor ancaman dari luar (out-group) sehingga memperkukuh integrasi Adanya pranata dan lembaga sosial yang mewadahi seluruh aktivitas manusia

17 D. Peranan Masyarakat dan Pemerintah dalam menjaga Keselarasan antar Budaya
Pengembangan budaya di Indonesia terus dilakuan oleh pemerintah karena merupakan amanat UUD 1945 pasal 32 ” Pemerintah memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia” Adapun peran masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan budaya antara lain : Memelihara kebudayaan nasional Menghidupkan budaya Memperkaya budaya nasional Membina ketahanan kebudayaan Nasional Menyebarluaskan dan memanfaatkan kebudayaan

18 TERIMAKASIH

19 TERIMAKASIH


Download ppt "ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH AKIBAT KEBERAGAMAN BUDAYA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google