Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pencampuran agregat Agregat di alam dalam berbagai bentuk dan ukuran butirannya (Gradasi) berbeda- beda Gradasi agregat merupakan salah satu sifat agregat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pencampuran agregat Agregat di alam dalam berbagai bentuk dan ukuran butirannya (Gradasi) berbeda- beda Gradasi agregat merupakan salah satu sifat agregat."— Transcript presentasi:

1 Pencampuran agregat Agregat di alam dalam berbagai bentuk dan ukuran butirannya (Gradasi) berbeda- beda Gradasi agregat merupakan salah satu sifat agregat yang menentukan kinerja perkerasan jalan. Setiap jenis perkerasan jalan mempunyai gradasi agregat tertentu yang dapat dilihat dalam setiap spesifikasi perkerasan jalan.

2 Ukuran agregat dibedakan berdasaran ukuran butitran dominan dan dikelompokkan menjadi: - fraksi agregat kasar - fraksi agregat halus - fraksi filler Agregat campuran merrupakan agregat yang diperoleh dari mencampur secara proporsional fraksi-fraksi agregat yang ada.

3 Ilustrasi Pencampuran agregat

4 Contoh Gradasi Campuran Agregat untuk Laston Gradasi VI Bina Marga SaringanSpesifikasi mm#SpekBatas AtasBatas BawahNilai Tengah 38,11½ ,4190 – ,1¾82 – ,7½72 – ,76452 – ,38840 – , – , – , – , –

5

6 Rancangan agregat campuran dengan metoda analitis P= aA + bB + cC Dengan : P = persen lolos saringan dengan bukaan d mm yang diinginkan, diperoleh dai spesifikasi A = persen lolos saringan fraksi A untuk bukaan d mm B = persen lolos saringan fraksi B untuk bukaan saringan d mm C = persen lolos saringan fraksi agregat C untuk bukaan d mm a = proporsi dari fraksi A b = proporsi dari fraksi B c = proporsi dari fraksi C Nilai a,b dan c di tentukan dengan cara trial and eror dengan ketentuan (a+b+c)=1

7 Contoh : Analisa Saringan dari masing-masing agregat Saringan SpesifikasiHasil analisa saringan mm#SpekNilai TengahFraksi AFraksi BFraksi C 38,11½100 25,4190 – ,1¾82 – ,7½72 – ,76452 – ,38840 – , – , – , – , –

8 Contoh menetukan nilai a, b dan c Jika perhitungan dimulai pada saringan No. 8 a = 0.41 dan b + c = 1 – 0.41 = 0.59 ……………………………………(1) Berdasarkan a = 0.41 maka untuk saringan no. 200 diperoleh : P = aA + bB + cC 9 = 0.41(0) + 5(b) + 85(c) ……………………………………………..(2) Dari persamaan (1) diperoleh b + c = 0.59 atau b = 0.59 – c Untuk persamaan (2) 9 = 6(0.59 – c) + 85c c = 0.06 b = 0.59 – 0.06 = 0.53

9 Saringan Hasil analisa saringan 0,41 x Fraksi A 0,53 x Fraksi B 0,06 x Fraksi C Gradasi Agregat Gabunga n Spesifikasi mm#Fraksi AFraksi BFraksi CNilai Tengah Spek 38,11½ , , , – ,1¾ , , – ,7½ ,450,35672, – 90 4, ,1550,88663, – 70 2, ,8242,4649, – 56 0, ,4126,5632, – 36 0, ,2627, – 26 0, ,65,8216, – 18 0, ,655,17,75 96 – 12 Contoh Perhitungan

10


Download ppt "Pencampuran agregat Agregat di alam dalam berbagai bentuk dan ukuran butirannya (Gradasi) berbeda- beda Gradasi agregat merupakan salah satu sifat agregat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google