Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROFIL DAN POTENSI SKPD KECAMATAN KEPANJEN TAHUN 2013 Drs. SUWADJI, S.IP., M.Si Pembina Tk. I NIP. 19660330 198602 1 004.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROFIL DAN POTENSI SKPD KECAMATAN KEPANJEN TAHUN 2013 Drs. SUWADJI, S.IP., M.Si Pembina Tk. I NIP. 19660330 198602 1 004."— Transcript presentasi:

1

2 PROFIL DAN POTENSI SKPD KECAMATAN KEPANJEN TAHUN 2013 Drs. SUWADJI, S.IP., M.Si Pembina Tk. I NIP

3 Kepanjen mewujudkan Kabupaten Malang yang Mandiri, Agamis, Demokratis, Produktif, Maju, Aman, Tertib dan Berdaya Saing (MADEP MANTEP). LANDASAN OPERASIONAL : Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Kelurahan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2005 tentang Desa Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2008 tentang Kepanjen sebagai Ibukota Kabupaten Malang Himpunan Peraturan Daerah Nomor 12 s/d 22 Tahun 2006

4 1.Pelaksanaan pengelolaan dan pengumpulan data berbentuk data base serta analisa data untuk menyusun program kegiatan; 2.Perencanaan strategis di bidang perencanaan kegiatan kecamatan; 3.Pelaksanaan pelimpahan sebagian kewenangan Bupati; 4.Pengkoordinasiaan kegiatan pemberdayaan masyarakat; 5.Pengkoordinasian upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum; 6.Pengkoordinasian penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan; 7.Pengkoordinasian pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum; 8.Pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan desa dan/atau kelurahan ; 9.Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa dan/atau kelurahan; 10.Pelaksanaan kerjasama dan koordinasi dengan masyarakat, lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya; 11.Pengkoordinasian, integrasi dan sinkronisasi kegiatan-kegiatan lain dilingkungan kecamatan. TUGAS DAN FUNGSI CAMAT FUNGSI CAMAT TUGAS CAMAT 1.Membantu melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan Otonomi Daerah; 2.Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya menangani masalah pembangunan dan pembinaan kehidupan bermasyarakat dalam wilayah kecamatan. (Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 40 Tahun 2008)

5 LETAK GEOGRAFIS : Kecamatan Kepanjen salah satu dari 33 Kecamatan di Kabupaten Malang dan bedasarkan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2008 tentang pemindahan ibu kota Kabupaten Malang dari wilayah Kota Malang ke wilayah Kecamatan Kepanjen sekaligus sebagai ibukota Kabupaten Malang. LUAS WILAYAH : ± Ha BATAS-BATAS : Utara : Kec. Pakisaji Timur : Kec. Gondanglegi & Kec. Bululawang Selatan : Kec. Pagak Barat : Kec. Kromengan & Kec. Ngajum KONDISI TOPOGRAFI : - Ketinggian ± 440 m di atas Permukaan Laut - Karakteristik daratan di seluruh wilayah relatif datar - Curah Hujan, rata-rata mm per-tahun 1. GAMBARAN UMUM

6 2. DATA JUMLAH PENDUDUK KELURAHAN: 4 DESA: 14 DUSUN / DUKUH: 45 RUKUN WARGA (RW): 77 RUKUN TETANGGA (RT): 467 ANGGOTA BPD: 60 ANGGOTA LPMD / LPMK: 182/32 JUMLAH PENDUDUK:  LAKI-LAKI: Jiwa  PEREMPUAN: Jiwa  JUMLAH TOTAL: Jiwa TERDIRI DARI ± KK JUMLAH PENERIMA RASKIN (RTS) : KK

7 3. MATA PENCAHARIAN PENDUDUK PERTANIAN: % NON PERTANIAN: % - PETANI/BURUH TANI: orang - PENGUSAHA: 286 orang - PENGRAJIN: 220 orang - BURUH BANGUNAN : orang - BURUH INDUSTRI: orang - PEDAGANG: orang - P N S: orang - PEGAWAI SWASTA: 872 orang - TNI: 123 orang - LAIN – LAIN: 430 orang

8 4. KEADAAN PENDUDUK MENURUT AGAMA - ISLAM: orang - KATHOLIK: orang - PROTESTAN: orang - HINDU: 521 orang - BUDHA: 21 orang

9 SOSIAL BUDAYA PRASARANA PENDIDIKAN : 1. Jmlh SD: 53 (Neg/Swasta) Jmlh Guru: 664 org Jmlh Murid: org 2.Jmlh SLTP: 18 (Neg/Swasta) Jmlh Guru: 439 org Jmlh Murid: org 3.Jmlh SLTA: 23 (Neg/Swasta) Jmlh Guru: 223 org Jmlh Murid: 3113 org 4.Jmlh PT: 3 (Swasta) ORGANISASI SOSIAL BUDAYA: Karang Taruna: 18 klp Dasa Wisma: 841 klp Jama’ah Tahlih: 467 klp Kuda Lumping: 6 klp Banthengan: 5 klp Pencak silat: 3 klp Reog: 3 klp Orkes Melayu: 7 klp Hadrah: 5 klp Sanggar Tari: 1 klp Sanggar Lukis: 7 klp Volley Ball: 18 klub Sepak Bola: 18 klub KEAGAMAAN : Masjid: 66 buah Musholla: 421 buah Gereja: 11 buah Pondok Pesantren: 17 buah Majelis Ta’lim: 68 k elompok PRASARANA KESEHATAN : RS Pemr/Swasta: 4 unit Puskesmas: 1 unit Poliklinik: 4 unit BKIA: 2 unit Pustu: 3 unit Polindes/Poskesdes: 18 unit Apotik: 8 unit Posyandu + Lansia: 108 unit Dokter Umum: 34 orang Dokter Spesialis: 18 orang Dokter Gigi: 5 orang Bidan: 44 orang Perawat: 17 orang Dukun Bayi: 22 orang Kader Kesehatan: 545 orang 5. SARANA DAN PRASARANA

10 NO.POTENSIJUMLAH Sawah Sawah Tadah Hujan Tebu Jagung Ubi kayu Kopi Pemandian Metro Sumber air (Dilem, Talangagung, Jenggolo, Panggungrejo, Mojosari, Sengguruh dan Kepanjen) Ha 10 Ha 700 Ha 300 Ha 50 Ha 4 Ha 1 buah 7 buah POTENSI SUMBER DAYA ALAM

11 No.PangkatJumlah 1.IV-a2 2.III-d4 3.III-c3 4.III-b2 5.III-a1 6.II-d1 7.II-c1 8.II-b2 9.II-a2 10.I-d- 11.I-c- 12.I-b1 13.sukwan3 Jumlah22 APARATUR KECAMATAN KEPANJEN Berdasarkan Pangkat :

12 No.PendidikanJumlah 1.S-22 2.S-16 3.SMU SMP1 5.SD1 Jumlah22 Berdasarkan Pendidikan : APARATUR KECAMATAN KEPANJEN

13 Berdasarkan APBD Kabupaten Malang TA.2012, Kecamatan Kepanjen memperoleh Anggaran sejumlah Rp ,- yang dipergunakan untuk : Program pelayanan administrasi perkantoranRp ,- Program peningkatan sarana dan prasarana aparaturRp ,- Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparaturRp ,- Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Rp ,- Total ,-

14 HASIL YANG DICAPAI TAHUN Bidang Pembangunan 2.Bidang Pemerintahan 3.Bidang Kemasyarakatan

15 1. BIDANG PEMBANGUNAN 1. Upaya Mendapatkan Adipura Tahun 2012  Agar ada perencanaan yang sinergis antar SKPD yang terlibat didalam pemenangan Adipura dan diadakan kegiatan pembinaan secara periodik terhadap masyarakat agar terbiasa peduli kebersihan,keasrian dan menciptakan lingkungan yang sehat diwilayahnya masing-masing.  Program Kecamatan dalam pemberdayaan masyarakat lewat Lurah/ Kades, RW, RT dan Tomas serta Toga agar bisa mandiri dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan sehat dengan cara : – Tersedianya sarana pengangkutan sampah di tiap RT/ RW. – Tersedianya bak sampah di tiap-tiap rumah penduduk. – Menghimbau masyarakat untuk tidak mempergunakan sungai sebagai MCK dan pembuangan sampah. – Membudayakan masyarakat untuk hidup sehat dengan memelihara saluran air (susuk wangan ). – Menggalakkan program penghijauan di lingkungan masyarakat. – Mensosialisasikan program komposting dengan alat peraga yang disediakan di Kecamatan sebagai alat demo yang bisa menghasilkan gas metan untuk bahan bakar memasak dan pupuk organik.

16 Penerapan Teknologi System of Rice Intensification (SRI)  Terjadi Peningkatan jumlah produksi per-Hektar sebanyak 1,5 s/d 2 ton. Yang semula hasilnya 8 ton/ha, menjadi 9,5 s/d 10 ton/ha.  Pembibitan dalam 1 hektar hanya membutuhkan 10 kg, jika pada padi biasa membutuhkan 30 kg.  Usia bibit relatif singkat, yaitu hanya 9 hari.  Persemaiannya ditempatkan di besek-besek dan tidak membutuhkan banyak air.  Penanamannya hanya satu batang benih.  Masa tanam lebih singkat yaitu 95 hari. 2. Menciptakan Kepanjen sebagai Lumbung Padi Dalam rangka menunjang program Kabupaten Malang sebagai lumbung padi telah dilakukan sosialisasi teknologi SRI (System of Rice Intensification) lewat kelompok- kelompok tani dengan melibatkan UPT Balai Penyuluhan Pertanian yang didalamnya terdiri dari PPL, Mantri Tani dan Pengamat Hama. Dengan menerapkan teknologi SRI, keuntungan yang diperoleh antara lain :

17 Rencana pengembangan budidaya Padi SRI di Kecamatan Kepanjen No.DESA PERIODE PENGEMBANGAN (Ha) TEGALSARI 510 2MANGUNREJO KEMIRI 37 4JENGGOLO 510 5MOJOSARI 25 6NGADILANGKUNG 14 Total 2666

18 Di Desa Ngadilangkung dalam upaya penerapan pola tanam padi SRi telah terbentuk kelompok tani “Wanita Sejahtera, yang dalam kegiatanya diawali dengan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) dan DEMO PLOT. Kelompok Tani Wanita Sejahtera Desa Ngadilangkung dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga juga dilakukan pembinaan yang dilakukan oleh BPTP Karangploso dalam bentuk pembuatan keripik pisang, singkong dan talas dengan berbagai variasi rasa. Selain kegiatan tersebut, di Desa Ngadilangkung telah menyiapkan tanaman sayuran dengan pola tanam organik, yang selanjutnya akan dijadikan sentra pasar sayur organik dan di tempatkan di kawasan Jalan Lingkar Barat (Jalibar). Dalam pengembangannya akan dijadikan pula sebagai Agro Kuliner.

19 3. Pemberdayaan Pengolahan Buah Markisa Di Desa Kemiri terdapat tanaman buah markisa yang selama ini hanya dijadikan tanaman hiasan dan berpotensi dijadikan minuman kemasan. Di Desa Dilem terdapat usaha pembibitan tanaman keras, buah-buahan dan sayuran yang telah menghasilkan ratusan bahkan jutaan bibit untuk kebutuhan dibeberapa daerah di wilayah Jawa Timur. 5. Pemberdayaan Pembibitan Tanaman Di Desa Kemiri telah dirintis Kebun Dapur, yaitu aneka tanaman sayuran kebutuhan sehari-hari didapur dan ditanam di sekitar rumah yang bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. 4. Perintisan Kebun Dapur 6. Pemberdayaan Industri Kerajinan Kulit Di Kecamatan Kepanjen juga terdapat Industri Kerajinan Kulit, antara lain “LUFAZ” di Desa Dilem, dengan karyawan 30 orang dan didukung oleh 20 orang industri perajin rumahan. Hasil produksinya berupa jaket, tas, sepatu, dompet dan ikat pinggang. Daerah pemasaran meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta dan Kalimantan. Selain Lufaz, terdapat pula Industri Kerajinan Kulit lain yaitu Asia Citra dan Piton.

20 7. Pemberdayaan Home Industri Shuttle Cock Di Desa Ngadilangkung terdapat home industri shuttle chock merk Nasional. Tenaga kerja sebanyak 25 orang dan didukung 20 perajin industri rumahan. Jumlah produksi 200 buah per-hari. Semuanya dikerjakan secara manual/ tanpa mesin untuk mempertahankan tenaga kerja. Daerah pemasaran meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, Bali, Kalimantan, Sumatera Dikelurahan penarukan terdapat industri perumahan dalam bentuk kopi celup yang yang produksinya setiap hari + 50 Kg dalam bentuk bubuk jadi. Produk ini merupakan produk unggulan di Kepanjen karena bentuknya dikemas dalam bentuk dicelupkan. Industri ini sangat potensi untuk dikembangkan karena sudah dipasarkan ke beberapa daerah yaitu Surabaya, Jogya, Solo, Bandung, Jakarta, Jambi, Batam, dan Aceh dikemas dengan label Kopi Uno. 8. Kopi Celup Di Kecamatan Kepanjen terdapat 7 losmen, dengan kapasitas 170 kamar. Pada tahun 2012 tingkat hunian mencapai tamu. Untuk itu perlu adanya suatu pembinaan agar ada peningkatan status. 9. Pengembangan sektor Perhotelan

21 10. Pengembangan Pariwisata Danau Jati Mas yang merupakan penyuplai air ke PLA Sengguruh yang berlokasi antara Desa Kemiri dengan Desa Tegalsari berpotensi untuk tempat rekreasi, budidaya ikan/kolam pancing. Danau yang terlantar banyak ditumbuhi eceng gondok ini dulu pernah dikerjasamakan dengan PT Jasa Tirta dengan desa yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan dalam bentuk kolam pemancingan, akan tetapi seiring dengan perkembanguan waktu terjadi konflik pengelolaannya antara desa Kemiri dengan desa Tegalsari yang berakibat terlantarnya danau ini. Sekarang mulai dirintis kembali dalam tahapan mencari naskah dokumen untuk dilakukan kerjasama kembali. 11. Pembangunan Tugu Batas Wilayah Kecamatan Untuk mendukung kemajuan dan pemerataan pembangunan di wilayah timur Kepanjen, perlu dibangun tugu batas antara Kecamatan Kepanjen dengan Kecamatan Pakisaji, yaitu antara Desa Curungrejo dengan Desa Wonokerso.

22 2. BIDANG PEMERINTAHAN 1. Konsolidasi Intern  Dalam mengemban tugas agar tercipta pelayanan masyarakat yang maksimal, maka perlu diadakan konsolidasi dalam bentuk kerjasama (teamwork) sehingga terjadi komitmen antar staf yang berwujud pada tanggung jawab pribadi.  Pengembangan dari tanggung jawab yang berdasarkan aturan akan menumbuhkan inovasi dan kreatifitas bagi kemajuan organisasi Kecamatan, Kelurahan dan Desa sehingga terwujud pelayanan publik yang prima.  Bekerjasama dengan Bagian Pengelolaan Data Elektronik Setda Kab. Malang dalam membuat Networking Kecamatan dengan Desa/ Kelurahan, terkait format pelayanan dibidang administrasi dan pelaporan data yang pelatihannya dilakukan setiap bulan sekali oleh Bagian PDE. 2. Paguyuban Lurah & Kepala Desa  Di Kecamatan Kepanjen terdapat paguyuban Kepala Desa/ Lurah setiap bulan sekali dengan menghadirkan unsur Muspika dan Dinas/ Instansi terkait.  Adapun materi pertemuan berdiskusi tentang program/ permasalahan di Desa/Kelurahan dan informasi-informasi dari Muspika dan Dinas/ Instansi terkait.

23 3. Mensukseskan Pilkades di 1 Desa  Pilkades Desa Kemiri Periode Pengusulan Satu Regu Satpol-PP  Kota Kepanjen sebagai Ibukota Kabupaten Malang, diperlukan satu regu Satpol-PP untuk menegakkan Perda di wilayah Ibukota Kabupaten Malang. Sedang dilakukan tahap pemberkasan Program Nasional (Prona) Tahun 2012 di Desa Tegalsari sebanyak 300 bidang. 5. Fasilitasi Program PRONA

24 TH. BBBAKU (Rp)REALISASI % 88,54 % % Kondisi terakhir tanggal 13 Maret Mensukseskan Pelunasan PBB Tahun 2012

25 2. BIDANG KEMASYARAKATAN 1. Mengoptimalkan Sinergitas Kinerja dengan Puskesmas & PLKB  Peningkatan pencapaian peserta KB baru dengan target tahun 2012 sejumlah akseptor, per- 13 Maret 2013 sudah mencapai akseptor atau 100 %.  Optimalisasi 6 Desa Siaga (Kepanjen, Cepokomulyo, Penarukan, Ardirejo, Curungrejo dan Sukoraharjo) yang didukung dengan ditetapkannya Kecamatan Kepanjen sebagai Pilot Project Desa Siaga tingkat Kabupaten Malang. Merupakan kelompok penggali ciri khas budaya Kanjuruhan yang dituangkan dalam bentuk seni batik, seni lukis dan seni pahat, diharapkan akan menjadi icon Kepanjen sebagai Ibukota Kabupaten Malang. 2. Kelompok Java Culture

26 Kota Kepanjen sebagai Ibukota Kabupaten Malang masih diwarnai dengan banyaknya Anjal dan Gepeng yang notabene merupakan dropping dari daerah lain. Untuk itu perlu ada penanganan yang serius dari Dinas/ Instansi terkait. 3. Antisipasi Anjal dan Gepeng

27 PENGHARGAAN YANG DIRAIH TAHUN 2012  Piala Adipura Tahun  Piala Adi Wiyata Mandiri Tahun 2012 oleh SMPN 5 Kepanjen.  Piala Adi Wiayata Tahun 2012 oleh SDN Panggungrejo 4  Juara 1 Lomba Sanimas Tingkat Propinsi Jawa Timur oleh Sanimas Molek Kelurahan Cepokomulyo.  Juara Umum Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kabupaten Malang Tahun 2012, Juara III (Ketiga).  Juara I (Pertama) Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kab. Malang Tahun 2012 Bidang K-3.  Juara II (Kedua) Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kab. Malang Tahun 2012 Bidang Lingkungan Hidup.

28  Juara II (Kedua) Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kab. Malang Tahun 2012 Bidang Kesehatan.  Juara II (Kedua) Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kab. Malang Tahun 2012 Bidang Keluarga Berencana.  Juara II (Kedua) Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kab. Malang Tahun 2012 Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  Juara III (Ketiga) Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kab. Malang Tahun 2012 Bidang UMKM.  Juara III (Ketiga) Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kab. Malang Tahun 2012 Bidang Seni Budaya.

29 PROGRAM UNGGULAN BIDANGPROGRAM UNGGULAN KETERANGAN 1. Kesekretariatan 1.Pelayanan Prima Pelayanan masyarakat sesuai Standart Operasional Pelayanan; 2. Pemerintahan 1.Tertib Administrasi Kependudukan 2.Pemilihan Kepala Desa Tahun Laporan Bulanan Evaluasi Penduduk Per- Desa/Kelurahan; 2.Pencetakan KTP dan Pengantar KK; 1. Mensukseskan Pilkades Tahun 2013 di 11 (sebelas) Desa; 3. Ekonomi, Pembangunan dan PP 1.Persiapan Lomba Adipura Tahun Lomba Desa 1.Meraih Piala Adipura Ke-6 Tahun 2013; 1.Mengikuti Lomba Desa Tahun 2013, untuk Kecamatan Kepanjen dipersiapkan Desa Panggungrejo; 4. Pertanahan dan Asset 1.Pelunasan PBB Tahun PBB Tahun 2013 lunas sebelum jatuh tempo. 5. Kesos dan Kepemudaan 1.Persiapan Lomba Adiwiyata Tahun SMPN 03 Sukoraharjo - Kepanjen; 6. Ketentaraman dan Ketertiban Umum 1.Penegakan Perda 1.Mendukung Lomba Adipura Tahun 2013.

30 Dalam rangka mempercepat Program Pembangunan di wilayah Kecamatan Kepanjen dalam upaya mempercepat peningkatan Kesejahteraan Masyarakat diperlukan Hal-hal sbb: 1.Terjalinnya Komunikasi, Koordinasi & Kerjasama yg baik antar Dinas/Instansi, Tokoh-tokoh & Pihak Ketiga/ Pengusaha di wilayah Kecamatan Kepanjen. 2.Peningkatan & Pengembangan SDM & SDA yang ada. 3.Pembinaan secara Terpadu terhadap beberapa Program Prioritas. 4.Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat, menumbuhkan Semangat Gotong Royong & Swadaya Masyarakat. 5.Peningkatan Pelayanan di bidang Kesehatan dan Pendidikan. 6.Upaya Terobosan dalam mengatasi/menanggulangi Kemiskinan & Pengangguran. 7.Pengendalian & Pengawasan serta Evaluasi setiap Program Kegiatan yang ada. 8.Menciptakan Kondisi Stabilitas Keamanan, Ketertiban, Ketentraman & Kerukunan yang mantap serta Kondusif.

31 SEKIAN dan TERIMA KASIH

32

33 PROSES PERSIAPAN PENILAIAN ADIPURA

34 KOMPOSTING PENGHASIL GAS METAN

35 INDUSTRI KULIT “LUFAZ” DESA DILEM

36 INDUSTRI SHUTTLE COCK “NASIONAL” DESA NGADILANGKUNG

37 PEMBIBITAN TANAMAN DESA DILEM

38 KEBUN DAPUR DESA KEMIRI

39 SEKIAN dan TERIMA KASIH


Download ppt "PROFIL DAN POTENSI SKPD KECAMATAN KEPANJEN TAHUN 2013 Drs. SUWADJI, S.IP., M.Si Pembina Tk. I NIP. 19660330 198602 1 004."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google