Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Herry Sonjaya Per. Dosen UNHAS GB 72. Tamalanrea Telp./Fax (0411)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Herry Sonjaya Per. Dosen UNHAS GB 72. Tamalanrea Telp./Fax (0411)"— Transcript presentasi:

1

2 Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Herry Sonjaya Per. Dosen UNHAS GB 72. Tamalanrea Telp./Fax (0411) HP

3 Nyalakan Terus Penelitian Kembangkan ilmu yang amaliah dan amalkan secara ilmiah di UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

4 PENGERTIAN Penelitian: merupakan kegiatan yang dilakukan orang di dalam upaya menjawab pertanyaan yang timbul dipikirannya tentang gejala yang dilihatnya, dijumpainya, dirasakannya, dialaminya, atau yang ingin diciptakannya. Penelitian adalah semua kegiatan pencarian, penyelidikan dan percobaan secara ilmiah dalam suatu bidang tertentu, untuk mendapatkan fakta-fakta atau prinsip-prinsip baru yang bertujuan untuk mendapatkan pengertian baru dan menaikkan tingkat ilmu dan teknologi Penelitian teoritik / fundamental: Penelitian eksperimental ; Penelitian Rekayasa; Penelitian kualitatif

5 Penelitian untuk apa dilakukan ? Utk mencari solusi suatu problema; Utk mengembangkan ipteks; Utk meningkatkan kredibilitas individu dan universitas Utk memenuhi rasa keingin tahuanUtk memenuhi rasa keingin tahuan

6 Penghargaan ilmiah ( Hadiah Nobel, naik pangkat dll) Pengetahuan Baru Produk ( patent) Model/Desain (termasuk software) ( hak cipta) Publication ( Jurnal akreditasi Nasional dan Internasional TOLOK UKUR PENELITIAN

7 Alur Penelitan PKP Hasil (Produk, Publikasi, Patent) Melaksanakan Riset User (Masyarakat, Industri) Menentukan Tema / TOPIK Identifikasi Problem Mengembangkan Judul Memilih Judul Merancang Penelitian (www.ristek.do.id/roadmap/riset, 10/8/07)

8 Apabila gejalanya merupakan gejala yang sudah ada, maka pertanyaannya mempunyai tujuan untuk mendapatkan kejelasan mengenai struktur dari gejala tersebut, “Apakah unsur-unsur pembentuk gejala tersebut, dan bagaimana hubungan saling pengaruh yang ada diantara unsur- unsur tersebut?” ? Penelitian Berorientasi analisis

9 Penelitian Berorientasi sintesis Apabila gejalanya merupakan gejala yang ingin diciptakan, Struktur bagaimana yang harus diciptakan agar terjadi suatu fenomena yang diinginkan keberadannya? Bagaimana cara menciptakan struktur tersebut? Bagaimana cara pengoperasian sistem dengan struktur yang diciptakan itu? ???

10 Penelitian dan kreativitas Penelitian menemukan pengetahuan baru Perlu kemampuan berkreasi Selalu bertanya-tanya terhadap hal – hal yang dihadapinya Contoh : Ahli Fisiologi Tanaman– Mangga Arkhimedes Peneliti ekologi hewan --- Cicak

11 Perkapalan, Pelayaran antar pulau, Biota laut, tambang, energi gelombang, Penangkapan ikan berbasis kelestarian, Kemiskinan masyarkat pesisir dll

12 DENGAN SEGALA PERMASALAHAN & POTENSINYA DENGAN SEGALA PERMASALAHAN & POTENSINYA PERUMUSAN MASALAH PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN PENDIDIKAN PENGABDIAN Kaitannya dengan angka kredit

13 PENELITIAN FUNDAMENTAL (PF)  Hasil reformulasi Penelitian Dasar, tahun 2004  Hasil kesepakatan berbagai bidang keilmuan  Orientasi : “penelitian untuk ilmu”, Orisinilitas tinggi.  Tidak terikat pada tema tertentu.  Pluralitas dan perubahan di bidang sosial dan kemanusian (Humaniora) merupakan penelitian yang khas (indigenous): contoh: dalam lingkup tata nilai, budaya, psikologi, seni,sosiobiologi, sosioteknologi.  Jadi, penelitian fundamental dapat didekati secara lintas – disiplin pula.

14 Ciri Penelitian Fundamental Penelitian fundamental sering kali memerlukan waktu lama ; bisa 2 tahun Penelitian fundamental sering kali memerlukan waktu lama ; bisa 2 tahun Usulan th-2 dievaluasi oleh tim pakar pada akhir th-1 Usulan th-2 dievaluasi oleh tim pakar pada akhir th-1 Untuk dapat menjelaskan gejala atau kaidah diperlukan peneliti dengan track record yang memadai Untuk dapat menjelaskan gejala atau kaidah diperlukan peneliti dengan track record yang memadai Berorientasi pada mutu; bukan penelitian pembinaan. Berorientasi pada mutu; bukan penelitian pembinaan. Mensyaratkan gagasan dan kreativitas dengan orisinilitas tinggi S3 atau lektor kepala Mensyaratkan gagasan dan kreativitas dengan orisinilitas tinggi S3 atau lektor kepala Dana maksimum Rp ,-/tahun Dana maksimum Rp ,-/tahun Hasil menjadi acuan di arena nasional dan internasional publikasi Hasil menjadi acuan di arena nasional dan internasional publikasi Publikasi di jurnal rnasional selambat-lambatnya 1 thn setelah penelitian berakhir sanksi tidak boleh mengajukan proposal ke DP2M Publikasi di jurnal rnasional selambat-lambatnya 1 thn setelah penelitian berakhir sanksi tidak boleh mengajukan proposal ke DP2M

15 TUJUAN Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan (body of knowledge) sebagai jawaban atas pertanyaan mengapa (why). Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan (body of knowledge) sebagai jawaban atas pertanyaan mengapa (why). Mengarahkan peneliti untuk memperoleh modal ilmiah yang tidak dapat berdampak ekonomi dalam jangka pendek Mengarahkan peneliti untuk memperoleh modal ilmiah yang tidak dapat berdampak ekonomi dalam jangka pendek Mendapatkan Modal ilmiah untuk melandasi penelitian terapan Mendapatkan Modal ilmiah untuk melandasi penelitian terapan

16 TEMA Tema bebas, Tema bebas, Ada unsur kebaharuan, Ada unsur kebaharuan, Topik sesuai kreasi peneliti, Topik sesuai kreasi peneliti, Biasanya hasil penelitian ini tidak siap untuk dipakai secara langsung. Biasanya hasil penelitian ini tidak siap untuk dipakai secara langsung. PF berorientasi kepada penjelasan, kaidah, model atau postulat baru yang mendukung suatu proses, teknologi, kesehatan dll PF berorientasi kepada penjelasan, kaidah, model atau postulat baru yang mendukung suatu proses, teknologi, kesehatan dll

17 PENGUSUL S3 atau Lektor Kepala ke atas, S3 atau Lektor Kepala ke atas, Tidak ada batas maksimum sebagai peneliti, Tidak ada batas maksimum sebagai peneliti, Track record penelitian dari pengusul Track record penelitian dari pengusul Publikasi ilmiah dalam jurnal, Publikasi ilmiah dalam jurnal, Tim maksimum terdiri dari 3 (tiga) peneliti, Tim maksimum terdiri dari 3 (tiga) peneliti, Tidak merangkap sebagai ketua peneliti program DP2M lainnya pada tahun yang sama. Tidak merangkap sebagai ketua peneliti program DP2M lainnya pada tahun yang sama. Diutamakan bagi dosen yang ada relevansinya dengan bidang keilmuan dan mata kuliah yang diampu. Diutamakan bagi dosen yang ada relevansinya dengan bidang keilmuan dan mata kuliah yang diampu. Mengikuti Format yang telah ditetapkan Mengikuti Format yang telah ditetapkan

18 Monitoring dan Evaluasi DP2M mengkoordinasikan monev tahunan secara terpusat, DP2M mengkoordinasikan monev tahunan secara terpusat, Seminar hasil penelitian dilakukan terpusat Seminar hasil penelitian dilakukan terpusat Metode Seleksi DP2M mengkoordinasikan monev tahunan secara terpusat, Seminar hasil penelitian dilakukan terpusat BESARNYA DANA WAKTU PENYERAHAN Biaya Rp 40 juta Biaya Rp 40 juta Pengusulan 2006 diterima akhir Maret 2005 Pengusulan 2006 diterima akhir Maret 2005

19 Luaran Artikel ilmiah 1 tahun setelah selesai penelitian (dalam jurnal terakreditasi), Artikel ilmiah 1 tahun setelah selesai penelitian (dalam jurnal terakreditasi), Laporan penelitian, Laporan penelitian, Bahan ajar dan memperkaya Satuan Acara Perkuliahan Bahan ajar dan memperkaya Satuan Acara Perkuliahan Orientasi penelitian: Orientasi penelitian: –mekanisme –proses –fenomena Potensi menghasilkan HKI Potensi menghasilkan HKI

20 KRITERIA SELEKSI FUNDAMENTAL RESEARCH Masalah yang diteliti (15) Orientasi Penelitian (30) Metodologi Penelitian (15) Luaran Penelitian (30) Kelayakan Sumberdaya (10)

21 EVALUASI PENILAIAN USUL PENELITIAN FUNDAMENTALNOKRITERIA INDIKATOR PENILAIAN ALASAN PENOLAKAN 1.Masalah yang diteliti (15%) Kontribusi pada keilmuan Tinjauan pustaka Perumusan masalah a.Tidak ada kontribusi pada ipteks secara fundamental b.Pustaka tidak relevan dan tidak dukung substansi penelitian c. Perumusan masalah kurang tajam 2. Orientasi penelitian (30%) Makna ilmiah Makna ilmiah Orisinilitas Orisinilitas Kemutakhiran Kemutakhiran a. a. Substansi permasalahan berupa dugaan tanpa dukungan ilmiah b. Bersipat pengulangan penelitian yang sudah dipublikasikan c. Substansi penelitian tidak berorientasi pada tantangan dan persoalan aktual 3.Metode penelitian (15%) Pola pendekatan ilmiah Kesesuaian metode a. Pendekatan trial and error, tdk berbasis dan berpolakan kaidah ilmu, tetapi bersipat coba2 h. Metode yg dipilih dinilai tdk tepat utk substansi penelitiani 4.Luaran penelitian (30%) Teori/Hipotesis baru, metode & informasi dan disain baru a. Kelayakan atau kecukupan data untuk dipublikasikan di jurnal nasional atau internasional b. Tidak ditemukan nilai kebaruan 5. Kelayakan sumber daya (10%) Sumberdaya manusia Sumberdaya manusia Sumberdaya alat dan lab. Sumberdaya alat dan lab. Jadwal kerja dan rencana Jadwal kerja dan rencana anggaran biaya anggaran biaya j. Sumberdaya manusia dinilai kurang memadai utk Substasni penelitian k. Sumberdaya alat dan laboratorium kurang mendukung l. Jadwal dan rencana anggaran biaya tidak serasi dengan jenis dan volume masalah penelitian Skor=1,2,4,5; PG = 350

22 DAFTAR ISI Uraian Umum 1. Uraian Umum 2. Abstrak Rencana Penelitian 2. Abstrak Rencana Penelitian 3. Masalah yang Diteliti 3. Masalah yang Diteliti 4. Kajian Pustaka dan Kajian yang sudah Dilaksanakan 4. Kajian Pustaka dan Kajian yang sudah Dilaksanakan 5. Desain dan Metode Penelitian 5. Desain dan Metode Penelitian 6. Luaran Penelitian 6. Luaran Penelitian 7. Rincian Biaya Penelitian 7. Rincian Biaya Penelitian 8. Daftar Pustaka 8. Daftar Pustaka LEMBAR PENGESAHAN - Judul - Peneliti Utama - Pengesahan LAMPIRAN 1. Justifikasi Anggaran 2. Daftar Riwayat Hidup Peneliti 2. Daftar Riwayat Hidup Peneliti 3. Sarana dan Prasarana Penunjang Penelitian yg Telah Dimiliki 3. Sarana dan Prasarana Penunjang Penelitian yg Telah Dimiliki SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL

23 SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL 1.URAIAN UMUM 1.1. Judul Penelitian (singkat, spesifik, cukup jelas, maks.20 kata) 1.2. Ketua Peneliti (sesuai format) 1.3. Tim Peneliti (maks 3 orang, nama, bidang, institusi, waktu) 1.4. Subyek Penelitian NoNamaBidangInstitusiAlokasi NoSubyek PenelitianMaterial yg DitelitiAspek Penelitian

24 SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL 1.5. Masa Pelaksanaan Mulai Berakhir 1.6. Jumlah Biaya yang Diusulkan: Rp ……… Lokasi Penelitian 1.8. Perguruan Tinggi Pengusul No Subyek Penelitian Lokasi Penelitian

25 SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL 1.9. Instansi Lain yang Terlibat Keterangan Lain yang Dianggap Perlu Keterlibatan Dalam : InstansiNo. 2. Potensi Paten Nasional 1. InternasionalLokal Publikasi Mahasiswa Yang Terlibat No.

26 3. MASALAH YANG DITELITI (Maks. 1 halaman, 1.5 spasi) - Singkat, jelas dan komprehensif - Dapat berupa : target baru, identifikasi atau eksplorasi terarah SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL 2. ABSTRAK RENCANA PENELITIAN (Maks.400 kata, 1 spasi) - Target khusus yang ingin dicapai - Metode yang akan dipakai untuk mencapai target - Diskripsi singkat dan akurat tentang rencana kegiatan yang akan dilakukan

27 4. KAJIAN PUSTAKA/HASIL YANG SUDAH DICAPAI DAN KAJIAN PENDAHULUAN YANG SUDAH DILAKSANAKAN (Maks. 8 halaman, 1.5 spasi) a. Dikelompokkan ke dalam SUBJEK PENELITIAN dan ASPEK PENELITIAN yang sedang dikaji b. Kemukakan secara runtut munculnya gagasan penelitian ini berdasarkan penelitian terdahulu c. Pustaka terbaru, relevan dan asli dari jurnal d. Menguraikan teori, temuan dan bahan penelitian sendiri/lain yang dijadikan gagasan/landasan/ acuan untuk melakukan penelitian yang diusulkan 5. DESAIN DAN METODE PENELITIAN (Sesuai keperluan, 1.5 spasi) SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL

28 6. LUARAN PENELITIAN (Sesuai format, 1.5 spasi) - Mengacu pada metode penelitian - Meliputi : berbagai hasil identifikasi, eksplorasi disesuaikan dengan tema 5. DESAIN DAN METODE PENELITIAN - Diuraikan secara rinci/urut dan layak/tepat dipakai - Buat skema urut-urutan metode/cara mencapai tujuan penelitian - Di setiap subjek penelitian, dirinci : a. Tujuan/target penelitian b. Metode (Diskripsi singkat dan akurat tentang rencana kegiatan yang akan dilakukan, macam variabel yang digunakan, model yang digunakan, rancangan penelitian, teknik pengumpulan data, analisis data, cara penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian) c. Waktu dan tempat penelitian SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL

29 SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL 7. RINCIAN ANGGARAN BIAYA 8. DAFTAR PUSTAKA gunakan sistem nama dan bukan nmr PERINCIAN PENGELUARAN UANGJUMLAH (Rp) 1. Gaji dan Upah (maksimum 30%) 2. Bahan Habis Pakai (Material Penelitian) 3. Biaya Perjalanan 4. Biaya Pengeluaran Lain-lain, meliputi Biaya Pemotretan/Scanning Sampel Biaya Dokumentasi dan Pembuatan Laporan Fotokopi dan Penjilidan Administrasi Surat-Menyurat Biaya Pemeliharaan Alat JUMLAH

30 3. SARANA DAN PRASARANA PENUNJANG PENELITIAN a. Laboratorium b. Peralatan utama (daftar alat utama penting yang tersedia di lokasi penelitian) c. Keterangan tambahan (informasi lingkungan tempat kegiatan penelitian dilakukan) 1. JUSTIFIKASI ANGGARAN PENELITIAN a. Anggaran Komponen Pelaksana (Gaji/HR) b. Anggaran Komponen Bahan Aus/Peralatan c. Anggaran Komponen Perjalanan d. Anggaran Komponen Lain-lain 2. DAFTAR RIWAYAT HIDUP PENELITI a. Nama lengkap dan gelar b. Pendidikan (dari sarjana muda/yang sederajat ke atas) c. Pengalaman kerja dalam penelitian dan pengalaman profesional serta kedudukan saat ini d. Daftar publikasi yang relevan dengan proposal yang diajukan SISTEMATIKA USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL

31 BEBERAPA CONTOH USUL PENELITIAN FUNDAMENTAL YANG DITERIMA DP3M TAHUN 2005  Pengaruh Faktor Kepribadian,Strategi Bisnis dan Ketidak Pastian Lingkungan Terhadap Penggunaan Informasi Auntansi Manajemen dan Prestasi Perusahaan  Madat di Kota Bengawan : Perdagangan Candu di Surakarta pada Masa Revolusi  Model Perilaku Belajar Masyarakat Mantan Petani dalam Mengembangkan Usaha Nonpertanian sebagai Akibat dari Pengalihan Fungsi Lahan Pertanian untuk Keperluan Nonpertanian Model Sistem Pengukuran Kinerja Baru, Kriteria Performasi (Kompetitif Strategi) dan Sistem Kinerja Baru Pada Perusahaan Jamu Yang Tergabung di Dalam Gabungan Perusahaan Jamu Indonesia Daerah Jawa Timur (GP Jamu INJATIM) Kesantunan Berbahasa Murid dan Wali Murid Sekolah Dasar Etnik Madura dalam Berinteraksi Dengan Guru Etnik Non Madura.

32 Analisis Keragaman Genetik Cendawan Penyebab Penyakit Layu pada Pisang (Fusarium oxysporum f.sp. cubense) Isolat Sulawesi Selatan dengan Metode RAPD-PCR. Variasi Genetik Mycobacterium lepraer dari Beberapa Isolat Klinik Asal Banda Aceh Isolasi Senyawa Bioaktif Ekstrak Daun dan Bunga Paitan (Tithonia diversifolia A Gray) (Asteraceae) Dari Lokasi Tempat Tumbuh yang Berbeda dan Pengaruhnya Terhadap Hama Plutella xylostella Linn.dan Parasitoid Diadegma Semiclausum Hellen  Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Komplek dari Ion-ion Logam Transisi Bivalen (Mn2 Fe2, Co2, Ni2 dan Cu) dengan Ligan-Ligan N Heterosiklik (Quinolina, Isoquinolina, 8 Hidroksiqunolina) dan Ligan NCN2 atau N3 sebagai bahan Dasar Materal Magnetik  Identifikasi Penanda Molekuler RAPD untuk Ketahanan Genotipe Plasma Nutfah Kedelai terhadap CMMV (Cowpea Mild Mottle Virus)  Modifikasi Minyak sawit Sebagai Monomer Untuk Polimerisasi Radikal dan Polimerisasi Kondensasi

33 1.Kajian Rasio Ekspresi Protein Bcl-2/Bax pada Gangguan Spermatogenesisi Pasca Pemaparan 2,5 -Hexanadione, pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) 2.Penentuan Berat Volume dan Berat Jenis Tanah Mineral sedara tidak langsung dari Data Kontinyu Pengukuran Tensiogravimetris. 3.Uji Kemampuan Senyawa Bioaktif Jahe (Zingiber officianale Roscue) Dalam Meningkatkan Nisbah Molekul Permukaan Sel T (CD4+/CD+8) Secara In Vitro 4.Karakterisasi Senyawa-senyawa Fenolik Berkhasiat Sitotoksik dari Akar Ketepeng (Cassia alata L) Obat Tradisional Masyarakat Dayak

34  Apakah Proposal ?  PROPOSAL PADA HAKEKATNYA SEBAGAI : 1. ALAT KOMUNIKASI, 1. ALAT KOMUNIKASI, yang menyambung HUBUNGAN antara PENGUSUL (Peneliti) yang menyambung HUBUNGAN antara PENGUSUL (Peneliti) dengan PIMPINAN LEMBAGA PENYEDIA DANA dengan PIMPINAN LEMBAGA PENYEDIA DANA 2. RENCANA KEGIATAN, 2. RENCANA KEGIATAN, yang menjelaskan LATAR BELAKANG, MANFAAT, LANGKAH- yang menjelaskan LATAR BELAKANG, MANFAAT, LANGKAH- LANGKAH APA YANG AKAN DIKERJAKAN dan BAGAIMANA LANGKAH APA YANG AKAN DIKERJAKAN dan BAGAIMANA CARA MENGERJAKAN serta SARANA PENDUKUHGNYA CARA MENGERJAKAN serta SARANA PENDUKUHGNYA 3. KONTRAK KERJA, 3. KONTRAK KERJA, yang merupakan JANJI yang akan DILAKSANAKAN oleh PENGUSUL yang merupakan JANJI yang akan DILAKSANAKAN oleh PENGUSUL  PROPOSAL YANG BAIK HARUS MEMENUHI: 1. Standar Akademik 1. Standar Akademik 2. Layak Jual 2. Layak Jual KIAT-KIAT MENYUSUN PROPOSAL YANG BAIK ???

35 6 KIAT SUKSES MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN YANG BAIK DAN BENAR  Memahami Faktor Penentu Diterima/Ditolaknya Suatu Usulan  Melakukan Persiapan yang Baik  Memperhatikan Penampilan Suatu Usulan  Hal-hal Penting yang Perlu Ditonjolkan dalam Usulan  Mengacu pada Penilaian Suatu Usulan Penelitian  Strategi Menulis Usulan Penelitian

36 TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN ANDA … semoga menjadi peneliti yang andal … be a winner … … and acts like winners


Download ppt "Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Penyusunan Proposal Penelitian Fundamental Herry Sonjaya Per. Dosen UNHAS GB 72. Tamalanrea Telp./Fax (0411)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google