Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DEMAM BERDARAH DENGUE TINJAUAN KLINIS PRAKTIS UNTUK LINGKUNGAN PUSKESMAS Untuk Kalangan Terbatas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DEMAM BERDARAH DENGUE TINJAUAN KLINIS PRAKTIS UNTUK LINGKUNGAN PUSKESMAS Untuk Kalangan Terbatas."— Transcript presentasi:

1 DEMAM BERDARAH DENGUE TINJAUAN KLINIS PRAKTIS UNTUK LINGKUNGAN PUSKESMAS Untuk Kalangan Terbatas

2 Demam Hari ke- 4/5 DBD + “mudah” Rawat Inap ! Hari ke- 1/2 DBD ? “sulit” Rawat Inap ?  Kasus I : Pasien anak datang saat demam hari ke-4/5, dengan tanda & gejala klinis DHF yang jelas  diagnostik : “M U D A H”  Kasus II : Pasien anak datang saat demam hari ke 1/2, dengan tanda & gejala klinis infeksi yg tdk jelas  diagnostik : “S U L I T“ (  periksa lab? : cek trombo tiap hari?; IgG & IgM anti dengue? ) ContohKasusContohKasus MudahvsSulitMudahvsSulit

3 “S U L I T” Kasus : Pasien anak datang ke puskesmas atau tempat praktek, saat demam hari ke- 1/2 I. Kapan curiga ini kasus DBD? ; gejala klinis? II. Lab apa saja yang diperiksa? ; bagaimana interpertasinya? III. ( Rawat Inap? : Tatalaksana? ) IV. OBSERVASI : Bagaimana perjalanan DBD? (dokter & perawat  bisa bikin perkiraan) V. OBSERVASI : Perburukan apa yang ditakutkan terjadi? (dokter & perawat  bisa bersiap diri) Daftar Isi ( tentukan kesepakatan diskusi )

4 Beberapa “pitfall”  Pada hari-hari awal demam, diagnosa DBD ditegakkan dengan : hitung trombosit &/ IgG+IgM anti dengue  Observasi perjalanan penyakit DBD : periksa trombosit berkala  Demam pada DBD sangat mengganggu : segera turunkan demam dengan “injeksi” dxdx dxdx txtx

5 Kapan curiga ini kasus DBD ? Pertanyaan Pertama : Demam hari-hari awal

6 Kapan curiga ini kasus DBD ??? Gejala Klinis : 1. Demam 2. Nyeri 3. Ruam 4. Manifestasi perdarahan 5. “penyulit diagnosa” : manifestasi gastro-intestinal &/ saluran napas atas

7 Demam : Timbul mendadak Timbul mendadak Kejang demam Kejang demam Tidak mau bermain Tidak mau bermain Nafsu makan ↓↓ Nafsu makan ↓↓ Nyeri : Kepala (cephalgia) Kepala (cephalgia) Belakang mata (retro-orbital pain) Belakang mata (retro-orbital pain) Otot (myalgia) Otot (myalgia) Sendi (athralgia) Sendi (athralgia) Perut (abdominal pain) Perut (abdominal pain) Ruam : (fushing) A transient, macular, generalized rash that blanches under pressure may be seen during the 1st 24–48 hr of fever (Kliegman: Nelson Textbook of Pediatrics, 18th ed, 2007) (Kliegman: Nelson Textbook of Pediatrics, 18th ed, 2007) Manifestasi Perdarahan : Tidak selalu ada Tidak selalu ada Ringan : kulit, hidung, gusi Ringan : kulit, hidung, gusi Berat : saluran cerna Berat : saluran cerna Sal. Cerna : Mual Mual Muntah Muntah Mencret Mencret Sal. Napas Atas : Batuk Batuk Pilek Pilek Radang tenggorok Radang tenggorok Apa bedanya dengan : GEA? ISPA?

8 Beberapa Pemeriksaan Fisik

9 Pada hari-hari awal demam :  Lab apa saja yang diperiksa?  Bagaimana interpertasinya? Pertanyaan Kedua : (Lab) Gejala Klinis + Pemr. Penunjang ?

10 Lab apa saja yang diperiksa?  Kesepakatan tentang “Hari Demam” ( ≈ Demam hari ke- )  Lab “Demam Hari Ke 4 / 5”  interpertasi mudah ( bbrp sejawat hanya membutuhkan “lab trombo” )  Lab “Demam Hari Ke 1 / 2”  ? ( bbrp sejawat memeriksa IgM & IgG anti dengue )

11 flushingRLLeucopeniaLFT 1 st day 73%53% 70% within 24 within 24 hrs pt will EnterCriticalphase AST rise 90% AST > 60 – PPV 80% AST > ALT (2-3 times) 2 nd day 90%90% 3 rd day 85%98% Sensitivity of Early Diagnostic Indicators of Dengue Respon Awal Penyakit Infeksi Dengue ( kapan terjadi trombositopenia? ) (  “ dx telat ” )

12 Hitung Lekosit :  Sering lekopenia atau “normal” atau lekositosis ringan Hitung Jenis : ( Eo/Ba/Stab/Seg/Lym/Mo )  An initial neutrophilic response  Followed quickly by a characteristic mononuclear response Respon Penyakit Infeksi Virus ( apa saja DD trombositopenia? )

13 IgM & IgG anti dengue ??? Usually such samples should be collected not earlier than 5 days (Kliegman: Nelson Textbook of Pediatrics, 18th ed. Copyright © 2007 Saunders, An Imprint of Elsevier )2007 Saunders, An Imprint of Elsevier

14 TATALAKSANA :  Rawat Inap?  “debatable”  Terapi Rasional? Pertanyaan Ketiga : Gejala Klinis Pemr. Penunjang S. Infeksi Dengue

15 Terapi Rasional  Terapi Cairan & Elektrolit (?)  diskusi  Analgesik & antipiretik (?)  demam adalah musuh?  Analgesik & antipiretik (?)  nyeri perut ?  Antagonis reseptor H2 (?)  nyeri perut ?  Sedasi (?)  Anti kejang (?)  Anti-emetics (?)  Antibiotika (?) [antibotics in viral diseases]  just like a welcome-drink in a loby hotel Terapi tidak rasional ≈ over-treated ≈ kokehan jamoe-ne

16 Antipyretics should be used to keep body temperature <40°C (104°F). Analgesics or mild sedation may be required to control pain. Parasetamol ? Metamizole ? ( antrain inj, dll ) Galaudengandemam?!?! kokehan jamoe-ne jamoe-ne

17 ( injeksi dexametason? ) ( injeksi metamizole? ) ( injeksi dexametason? ) ( injeksi metamizole? ) DBD  terapi cairan kurang tepat  DSS (Dengue Shock Syndrome) DBD  “kokehan jamoe-ne”    DDS (Dedel Duel Syndrome)

18 O B S E R V A S I :  Bagaimana perjalanan penyakit DBD? (dokter & perawat  bikin perkiraan) Pertanyaan Keempat : Rawat Inap (Terapi Rasional) Perjalanan Penyakit Perjalanan Penyakit ≈ course of illness ≈ course of dengue illness ≈ “nogodino DHF”

19 Bagaimana Perjalanan Penyakit DBD ? Perbedaan antara DF & DHF ??

20 “nogodino” DHF (non-DF) Galau dengan demam ?!?! Early Diagnostic ?? Bagaimana Perjalanan Penyakit DBD ? grading?grading?

21 Vasculopathy Plasma leakage CoagulopathyDIC Thrombopathy Thrombo- cytopenia Platelet dysfunction Perjalanan Penyakit DBD : Trombosit ? Apakah pasien dengan trombosit lebih sedikit selalu lebih jelek? Apakah pasien dengan trombosit lebih sedikit selalu lebih jelek? Apakah pasien dengan trombosit lebih banyak selalu lebih baik? Apakah pasien dengan trombosit lebih banyak selalu lebih baik? Dapatkah lab trombosit utk observasi perkembangan penyakit DBD? Patogenesa DBD :

22 OBSERVASI (WHO Guidelines for DHF, 2011)

23 Rujukan : MRS di RSUD dg kondisi baik hasil lab : demam hari ke-7  Infus “penyancang” Rujukan : MRS di RSUD dg kondisi baik hasil lab : demam hari ke-7  Infus “penyancang” Non – Rujukan : MRS di RSUD dg kondisi syok MRS / lab : demam hari ke-4  Infus 2 jalur, “terapi agresif” Non – Rujukan : MRS di RSUD dg kondisi syok MRS / lab : demam hari ke-4  Infus 2 jalur, “terapi agresif” Hb = ? Hct = ? Lekosit?Hit.jenis?Trombo? Hb = ? Hct = ? Lekosit?Hit.jenis?Trombo?

24 O B S E R V A S I : Perburukan apa yang sering terjadi ? (dokter & perawat  bersiap diri )  Perdarahan yang banyak  Kebocoran plasma yang banyak Pertanyaan kelima : III. Tata- laksana IV. Perjalanan Penyakit V. Hati-hati Perburukan

25 Perdarahan Lokasi Perdarahan Tersering :  Kulit (petekie)  Hidung (epistaxis)  Gusi (gum bleeding)  Saluran Cerna (hematemesis – melena), bisa berasal dari epistaxis yg tertelan Komplikasi Perdarahan : ??? 

26 Perdarahan Lokasi Perdarahan Tersering :  Komplikasi Perdarahan :  Perdarahan namun tetap normovolemik (?) : anemia gravis dengan segala akibatnya (terapi?)  Perdarahan sehingga hipovolemik (?) : syok dengan segala akibatnya (terapi?)  Lokasi perdarahan di intrakranial (terapi?)

27 Kebocoran Plasma  PCV / Hct meningkat > 20%  ( Hct ≈ 3 X Hb )  Efusi Pleura (batuk?)  Asites (nyeri perut?)  S Y O K

28 DHF gr I/II Hb= ↑ Hct= ↑ Terapi Rehidrasi DHF gr III/IV Terapi Syok Hb=n Hct=n Kebocoran Plasma Hb= ↓ Hct=n Perdarahan Kebocoran Plasma atau Perdarahan ? Kebocoran Plasma atau Perdarahan ? Hb = ? Hct = ? Hb = ? Hct = ?

29 Semoga Bermanfaat

30

31

32 Course of dengue illness

33 Laboratorium  DL, urutan lapor : Hb, Hct/PCV Hb, Hct/PCV Lekosit, Hitung Jenis Lekosit, Hitung Jenis Trombosit Trombosit  LFT (?)  IgM & IgG anti dengue (?) Hct/PCV ≈ 3 X Hb  Kebocoran Plasma  Peningkatan Hct/PCV > 20%  Biasanya terjadi pada demam hari ke : 3 – 4 – 5


Download ppt "DEMAM BERDARAH DENGUE TINJAUAN KLINIS PRAKTIS UNTUK LINGKUNGAN PUSKESMAS Untuk Kalangan Terbatas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google